cover
Contact Name
Slamet Muchsin
Contact Email
mia@unisma.ac.id
Phone
+628123395966
Journal Mail Official
mia@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono, 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Ji_Mild (Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi)
ISSN : 2337697X     EISSN : -     DOI : 10.33.474
Core Subject : Education, Social,
JI_MILD adalah Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi. JI_MILD merupakan jurnal ilmiah yang pengelolaanya berada di bawah Program Pascasarjana Universitas Ialam Malang. JI_MILD merupakan kumpulan karya ilmiah mahasiswa berupa resensi hasil penelitian (Tesis) dalam penyelesaian Strata 2 maupun hasil penelitian dosen pada Program Pascasarjana Universitas Islam Malang untuk program studi Magister Ilmu Administrasi. JI_MILD milik Program Studi Magister Ilmu Administrasi Program Pascasarjana Universitas Islam Malang terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Sehubungan dengan penerbitan JI_MILD tersebut, kami memberikan peluang kepada dosen dan mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi untuk bergabung mengirimkan artikel supaya dapat kami terbitkan di JI_MILD.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2019): Ji_Mild" : 5 Documents clear
Analisis Optimalisasi Pelayanan Public Dalam Pengembangan Potensi Destinasi Pariwisata Berbasis Syariah (Halal Tourism) (Multisitus Dikuta Mandalika Lombok Tengah) Alfian Sani
Ji_Mild (Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi) Vol 10, No 2 (2019): Ji_Mild
Publisher : Ji_Mild (Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.341 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisisi dan mengkaji potensi objek wisata halal di Lombok khususnya Kuta Mandalika Lombok Tengah dan untuk menganalisis pelayana publik terhadap potensi pengembangan destinasi berbasis halal turism di Kuta Mandalika.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yaitu dengan memberikan urian secara deskriptif terhadap optimalisasi pelayanan publik dan pengembangan potensi.   Sedangkan jenis penelitiannya menggunakan deskripsi kualitatif. Dimana peneliti mendeskripsikan atau mengkonstruksi wawancara mendalam terhadap subyek penelitian dan studi kepustakaan, Untuk jenis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis data primer dan sekunder, Teknik pengumpulan data digunakan; metode observasi, deep interview, dokumentasi, Dalam Teknik analisis data melalui data reduction, data display,conclusion: verifying/drawing. Dari hasil penelitian di Kuta Mandalika memiliki banyak potensi wisata yang belum dimamfaatkan secara optimal, salah satunya adalah pengembangan destinasi pariwisata Syariah, maka perlu adanya  dukungan atau kerjasama dengan badan atau organisasi yang berkaitan langsung dengan pengembang sector pariwisata halal. Factor penghambat dalam strategi optimalisasi wisata halal di Kuta Mandalika adalah rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pariwisata halal, persaingan industri wisata dan rendahnya antusias pengelola objek wisata dalam standarilasi wisata halal.
DAMPAK SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT KAMPUNG WARNA WARNI JODIPAN KOTA MALANG Moh Najib Abdillah
Ji_Mild (Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi) Vol 10, No 2 (2019): Ji_Mild
Publisher : Ji_Mild (Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.456 KB)

Abstract

Dampak Sosial dan Ekonomi Masyarakat Kampung Warna Warni Jodipan Kota Malang. Salah satu permasalahan kota besar yang paling terlihat mencolok adalah permasalahan lingkungan kumuh. Kota Malang juga tidak luput dari permasalahan tersebut. Salah satu yang paling sering mendapat perhatian adalah kampung Jodipan yang lokasinya berada di dekat gerbang kedatangan di Kota Malang. Bermula dari ide pewarnaan kampung oleh delapan orang mahasiswa yang tergabung dalam kelompok “Guys Pro” dan respon positif dari warga kampung Jodipan, serta bantuan dari P.T Indana Paint yang menjadi CSR, maka proses perubahan dari kampung kumuh menjadi kampung wisata dapat terlaksana. Perubahan dari kampung kumuh menjadi kampung wisata Jodipan membawa perubahan besar dan membawa berbagai dampak dalam kehidupan masyarakatnya, baik dalam dampak sosial maupun dampak ekonomi.Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengidentifikasi dan menganalisa proses perubahan kampung warna-warni kelurahan Jodipan Kota Malang dan Mengidentifikasi serta menganalisa dampak sosial masyarakat kampung warna warni Jodipan Malang dan menganalisa dampak ekonomi masyarakat kampung warna warni Jodipan Malang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan dengan pendekatan fenomenologi. Dengan Obyek penelitian yaitu kampung wisata warna-warni Jodipan Kota Malang. Tekhnik yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi, setelah data diperoleh peneliti menyaring dan memilih-milih data mana yang akan dimasukkan kedalam penulisan penelitian, selanjutnya data dipaparkan dan ditarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses perubahan kampung warna-warni didukung oleh kerjasama yang baik antar warga masyarakatnya. Dampak sosial perubahan yang nyata terjadi adalah pola pandang warga terhadap kebersihan lingkungannya, perubahan tersebut sangat signifikan dan menuju kearah yang lebih baik. Kebersamaan warga kampung juga semakin baik daripada sebelumnya, warga mulai sadar bahwa pendidikan itu penting. Dampak ekonomi yang terlihat adalah banyaknya lapangan pekerjaan yang tercipta akibat adanya sektor wisata di kelurahan Jodipan yang berakibat pada peningkatan pendapatan dan taraf hidup masyarakat.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DANA DESA UNTUK PENGEMBANGAN POTENSI DESA Luvia Intan S.A
Ji_Mild (Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi) Vol 10, No 2 (2019): Ji_Mild
Publisher : Ji_Mild (Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.112 KB)

Abstract

Implementasi Kebijakan Dana Desa untuk pengembangan potensi desa (Studi Kasus di Desa Pujon Kidul Kecamatan Pujon Kabupaten Malang).  Latar belakang Dana Desa merupakan dana yang berasal dari pemerintah yang berguna bagi kesejahteraan masyarakat, dan salah satu desa yang menerima dana desa adalah desa Pujon Kidul yang mana dalam proses implementasinya telah mampu dan berhasil mengembangkan potensi desa yang selama ini belum terjamah. Desa Pujon Kidul yang awalnya hanya desa biasa telah berhasil menjadi desa percontohan dan rujukan bagi desa-desa lain yang ingin mengembangkan potensi desanya melalui dana desa. Rumusan masalah tentang bagaimana Implementasi kebijakan Dana Desa di desa Pujon Kidul, faktor pendukung yang mempengaruhi implementasi kebijakan dana desa untuk pengembangan potensi desa dan faktor penghambat yang mempengaruhi implementasi kebijakan dana desa untuk pengembangan potensi desa. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa Implementasi kebijakan Dana Desa di desa Pujon Kidul serta mengidentifikasi dan menganalisa faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi implementasi kebijakan dana desa untuk pengembangan potensi desa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan Obyek penelitian yaitu Desa Pujon Kidul Kabupaten Malang. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi, setelah data diperoleh peneliti menyaring dan memilih-milih data mana yang akan dimasukkan kedalam penulisan penelitian, selanjutnya data dipaparkan dan ditarik kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi kebijakan dana desa untuk pengembangan potensi desa di desa Pujon Kidul secara garis besar dapat dikatakan berjalan dengan lancar, terlihat dari tahapan persiapan proses pemetaan permasalahan dan potensi desa, langkah awal yang dilakukan oleh pemerintah desa untuk memetakan permasalahan dan potensi yang dimiliki sebelum melakukan musyawarah desa. Berkaitan dengan sumberdaya manusia, masih menjadi salah satu faktor penghambat atau kendala dari adanya program implementasi kebijakan dana desa yang dilaksanakan oleh pemerintah desa
Peran Pendampingan Dalam Pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) Sasak Maiq Ahmad Zubaidi
Ji_Mild (Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi) Vol 10, No 2 (2019): Ji_Mild
Publisher : Ji_Mild (Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.685 KB)

Abstract

The research objective was to examine the role of mentoring in developing business, to find out how the mentoring model in developing the business and to know what were the obstacles and supporting implementation of assistance in developing the Sasak Maiq small business in Senteluk Village. The research method uses qualitative methods because it is very suitable to solve a research problem that has no known variables and needs to be explored. The process of data analisis isydataycollection, ydata reduction, data display and conclusions or verification.The result of the research is the role of mentoring in developing a business that is providing capital in running a business by means of a loan system without interest, guiding the procedures for managing finances in order to disperse where the money from the same money is used daily, providing empowerment and marketing by guiding that become a strong and active UKM in the people's bazaar to be seen by the community. The mentoring model in the implementation is to give motivation to its members to be sincere in their efforts, to provide education and training by looking at the needs of most of their members, providing guidance and consultation in a way that each member must be consulted and ready to be guided. yInhibiting andysupporting factors in the implementation of mentoring, inhibiting factors namely Distance is always a complaint of members from outside the village of Senteluk, Time is also an obstacle for members, supporting factors namely the place or location of assistance is very supportive and supporting facilities in terms of fostering facilities and training facilities.
DAMPAK RUANG TERBUKA PUBLIK BAGI PEDAGANG KAKI LIMA Anisa Rifqi Shofia
Ji_Mild (Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi) Vol 10, No 2 (2019): Ji_Mild
Publisher : Ji_Mild (Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.462 KB)

Abstract

Dampak Ruang Terbuka Publik Bagi Pedagang Kaki Lima (Studi pada Car Free Day di Jalan Suromenggolo Kabupaten Ponorogo).Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanyaundang-undang nomor 16 tahun 2017 terkait penataan ruang. Penataan ruang kota sendiri memiliki tujuan untuk mencitakan suasana yang aman, nyaman, bersih, produktif dan berkelanjutan. Tapi saat ini yang dipermasalahkan, keberadaan raung publik tersebut mengalami banyak masalah sehingga dapat dikatakan jauh dari tujuan penataan ruang kota yang sebenarnya. Saat ini, dengan semakin cepat tanggapnya pemerintah mengatasi permasalahan tersebut, maka muncul strategi baru berupa ruang terbuka publik. Salah satunya melalui kegiatan carfree day(CFD). Salah satu daerah yang melakukan kegiatan CFD ada di kabupaten Ponorogo. Sehingga dalam penelitian ini nantinyapeneliti menggunakan metode penelitian deskriptif dengan melakukan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kegiatan CFD, pedagang melakukan transaksi dengan pengunjung atau bisa disebut konsumen. Barang dagangan yang diperjual belikan yaitu makanan, minuman, kebutuhan rumah tangga, kebutuhan sekolah dll. Para pedagang tersebut menjual dagangannya dengan tetap menjaga kualitas dan tanpa menaikkan harga barang yang dijualnya. Dampak yang timbul berupa dampak positif yaitu penghasilan bertambah dan pengunjung memiliki banyak alternatif pilihan, serta dampak negatif dari kegiatan tersebut yaitu banyaknya sampah dan suasana yang kurang kondusif.  Adapun saran yang diberikan penulis adalah perlu adanya penelitian lanjutan dan perbaikan teori tentang dampak dari Gorys Kerap dalam Soemarwoto (1998) karena tidak semua penelitian bisa menggunakan teori tersebut, serta adanya regulasi tersendiri yang mengatur kegiatan Car Free Day di Kabupaten Ponorogo.

Page 1 of 1 | Total Record : 5