cover
Contact Name
-
Contact Email
ijphn@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijphn@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
F5 Building, Department of Public Health, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang Sekaran Campus, Gunung Pati, Semarang City, Central Java, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition
ISSN : 27984265     EISSN : 27769968     DOI : https://doi.org/10.15294/ijphn
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition contains scientific writings in the form of research reports of qualitative and quantitative research articles with a focus on Public Health Nutrition
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue" : 40 Documents clear
Kondisi Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Transmisi Tuberkulosis Satu Rumah di Kota Semarang Mubarok, M. Nur Alvin; Siwiendrayanti, Arum
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48078

Abstract

Succes Rate Kota Semarang selama kurun waktu 5 tahun terakhir tidak pernah mencapai target nasional sebesar 90%, pada tahun 2018 hanya mencapai 74,7% dan tertinggi pada tahun 2016 sebesar 86%, maka penyakit tuberkulosis telah ditetapkan untuk menjadi tujuan dan sasaran yang akan dicapai oleh Dinas Kesehatan sampai pada akhir tahun 2021. Kondisilingkungan fisik rumah merupakan salah satu faktor risiko terhadap kejadian transmisi tuberkulosis satu rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan fisik rumah dengan kejadian transmisi tuberkulosis satu rumah di Kota Semarang.
Analisis Tingkat Kepuasan Masyarakat berdasarkan Kebijakan Penanggulangan Penyebaran Virus Covid 19 wardhani, iga kusuma; Raharjo, Bambang Budi
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48301

Abstract

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1501/Menkes/Per/X/2010 tentang Jenis Penyakit Menular Tertentu Yang Dapat Menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangan. Untuk itu dalam rangka upaya penanggulangan dini wabah COVID-19, Menteri Kesehatan telah mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/104/2020 tentang Penetapan Infeksi Novel Coronavirus (Infeksi 2019-nCoV) sebagai jenis penyakit yang dapat menimbulkan wabah dan upaya penanggulangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat di Perumnas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi deskriptif. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah Informan utama adalah 5 warga masyarakat dan informan pendukung yaitu anggota gugus tugas Covid-19. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat merasa puas dengan kebijakan yang berlaku di Perumnas Desa Katonsari, Kecamatan Demak. Namun masyarakat kurang puas dengan pelaksanaan kebijakan yang dirasa kurang serius dalam mengawasi jalannya kebijakan.
Perilaku Pencegahan COVID-19 pada Discarded Ainy, Qurrotu; Indarjo, Sofwan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48592

Abstract

Latar Belakang: Kelurahan Mlajah termasuk kelurahan tertinggi kasus COVID-19 di Kecamatan Bangkalan dengan prevalensi sebesar 2.01%. Discarded sangat mungkin untuk terinfeksi COVID-19 kembali sehingga penting untuk tetap menerapkan perilaku pencegahan COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19. Metode: Jenis penelitian berupa observasional dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional. Teknik sampling random sampling dengan sampel sebanyak 116 responden. Instrumen menggunakan kuesioner dan menggunakan uji chi square dan uji fisher. Hasil: Variabel yang berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada discarded yaitu jenis kelamin (p = 0,016), pengetahuan COVID-19 (p = 0,023), persepsi kerentanan (p = 0,004), persepsi keseriusan (p = 0,000), persepsi manfaat (p = 0,040), persepsi hambatan (p = 0,002), akses informasi (p = 0,020), dan dukungan keluarga (p = 0,000). Variabel yang tidak berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada discarded yaitu umur (p = 0,376), tingkat pendidikan (p = 0,982), dan pekerjaan (p = 0,853). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, pengetahuan COVID-19, persepsi kerentan,persepsi keseriusan, persepsi manfaat,pesepsi hambatan, akses informasi dan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada discarded.
Rancangan Pengendalian Potensi Bahaya Panas Pembuatan Tahu di Sentra Tahu Desa Jomblang Kota Semarang Faturahman, Toriq; Wahyuningsih, Anik Setyo
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48605

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor fisik yang sering ditemui oleh pekerja adalah suhu. Kondisi suhu lingkungan kerja yang terlalu panas dapat menimbulkan masalah kesehatan dan keselamatan pada pekerja. Kota Semarang memiliki cakupan pelayanan kesehatan pekerja baik sektor formal maupun informal sebanyak 205.231 terdiri dari kasus penyakit umum pada pekerja sebesar 168.743, kasus penyakit akibat kerja sebesar 2.524, kasus kecelakaan kerja sebesar 575, dan kasus lainnya sebesar 16.296. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan penilaian risiko serta memberikan model/rancangan pengendalian risiko bahaya panas. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan level 1 dengan 7 informan yang ditentukan dengan teknik purpossive sampling. Instrumen penelitian berupa human instrument, pedoman wawancara, angket dan lembar observasi. Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan angket. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kedua validator ahli menilai bahwa produk rancangan pengendalian potensi bahaya panas sudah baik. Kesimpulan: Produk rancangan pengendalian potensi bahaya panas telah memenuhi syarat untuk diberikan kepada pemilik pabrik.
Perilaku Pencegahan COVID-19 pada Klien Kontak Erat Riskiyanto, Azi; Indarjo, Sofwan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48715

Abstract

Background: Someone with a history of close contact has a high risk of being infected with COVID-19, based on research has a proportion of 42% to be infected. At the Kajen II Health Center, it showed that 77 close contacts, 31 of them were declared infected with COVID-19. This study aims to analyze factors related to COVID-19 prevention behavior in close contacts. Methods: This type of research uses an analytical survey with a cross-sectional design. The population in this study was 77 close contacts and a sample of 47 respondents, with purposive sampling technique. Instrument using a questionnaire, data analyzed used chi square test and logistic regression. Results: There is a relationship between geder (p = 0,024), knowledge (p = 0,013), perceived suspectibility (p = 0,020), perceived bariers (p = 0,000), self-efficacy (p = 0,000), family support (p = 0,003), and information access (p = 0,002). Strong contributing factors are information access (OR = 15,957), perceived bariers (OR = 33,842), dan self-efficacy (OR = 25,696). Conclusion: There is a relationship between gender, knowledge, perception suspectibility, family support, where access to information, perceived barriers and self-efficacy are variables that are strongly related to COVID-19 prevention behavior in close client contacts.
Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Lansia Penderita Hipertensi Rahman, Annida Octavia; Indarjo, Sofwan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48732

Abstract

Latar belakang : Hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Pudakpayung, Kota Semarang pada tahun 2018 sebanyak 822 jiwa, tahun 2019 meningkat menjadi 951 jiwa dan pada tahun 2020 kasusnya terus meningkat setiap bulannya. Terdapat 2 kasus COVID-19 meninggal merupakan lansia dengan komorbid hipertensi. Metode : Jenis penelitian ini obsevasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah populasi 862 jiwa, dengan teknik purposive sampling. Didapatkan jumlah sampel yang ditetapkan sebesar 45 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap (p = 0,012), kepercayaan (p = 0,028), dukungan keluarga (p = 0,004) dan sumber informasi (p = 0,010) dengan perilaku pencegahan COVID-19. Dan tidak ada hubungan antara pengetahuan (p = 1,000), dukungan petugas kesehatan (p = 1,000), dukungan tokoh masyarakat (p =1,000 ) dan fasilitas kesehatan (p = 0,779) dengan perilaku pencegahan COVID-19. Kesimpulan : Perlunya peningkatan peran dari petugas kesehatan dan tokoh masyarakat dalam pendekatan dan pemberian edukasi terkait COVID-19 pada lansia untuk meningkatkan perilaku pencegahan COVID-19.
Kesiapsiagaan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dalam Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Rosiani, Dwi Anisa; Maharani, Chatila
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48898

Abstract

Latar Belakang: Jumlah kasus COVID-19 selalu meningkat setiap harinya sehingga membuat Kabupaten Madiun menjadi berstatus kuning (data per 24 Februari 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dalam pencegahan dan penanganan COVID-19. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah staf Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun. Pemilihan informan menggunakan metode purposive sampling sehingga didapatkan 7 informan terpilih. Indikator penelitian ini antara lain sumber daya manusia, sarana prasarana, pembiayaan, program, dan capaian. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, studi dokumentasi, dan observasi lalu dianalisis dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil: Kesiapsiagaan sumber daya manusia mencapai 88,67%, kesiapsiagaan sarana dan prasarana mencapai 66,67%, kesiapsiagaan pembiayaan mencapai 100%, kesiapsiagaan program mencapai 92,29%, dan kesesuaian capaian kinerja dengan Pedoman P2 COVID-19 mencapai 66,67%. Kesimpulan: Tingkat kesiapsiagaan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun yaitu sangat siap (82,36%) dalam pencegahan dan penanganan COVID-19. Disarankan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun untuk melakukan peningkatan sumber daya manusia dan sarana prasarana serta evaluasi program, sehingga epidemi COVID-19 di Kabupaten Madiun dapat terkendali dan membuat wilayah Kabupaten Madiun menjadi zona hijau dan terbebas dari COVID-19.
Pemanfaatan Kembali Pelayanan Kesehatan pada Masa Pandemi COVID-19 Risnaningtyas, Arinda Kusuma; Maharani, Chatila
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48941

Abstract

Latar Belakang: Penurunan jumlah kunjungan di Puskesmas Mranggen 1 terjadi ketika awal pandemi COVID-19 pada Bulan April 2020 sekitar 50% perbulan. Sehingga mengakibatkan menurunnya deteksi terhadap suatu penyakit serta meningkatnya angka kesakitan di wilayah kerja Puskesmas Mranggen 1. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebesar 364 responden dengan teknik purposive sampling. Menggunakan instrumen kuesioner dan analisis uji chi square serta uji regresi logistic. Hasil: Variabel yang berhubungan dengan pemanfaatan kembali pelayanan kesehatan dalam penelitian ini yaitu sikap, aksesibilitas, persepsi sakit, kemudahan informasi, dampak ekonomi, dan tingkat kecemasan masyarakat. Faktor yang paling mempengaruhi pemanfaatan kembali pelayanan kesehatan adalah sikap (p = 0,027; Exp (B) = 2,032), aksesibilitas (p = 0,030; Exp (B) = 0,524), kemudahan informasi (p = 0,029; Exp (B) = 1,974), dampak sosial (p = 0,000; Exp (B) = 0,169). Kesimpulan: Sikap, aksesibilitas, kemudahan informasi dan dampak sosial merupakan faktor yang paling mempengaruhi pemanfaatan kembali pelayanan kesehatan pada masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Mranggen 1.
Perilaku Ibu dalam Pemberian Isoniazid untuk Pencegahan Penularan Tuberkulosis Anak S, Priskila Ayu Pratama; Indarjo, Sofwan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.49000

Abstract

Latar Belakang: Kejadian tuberkulosis anak usia 0-4 tahun di Puskesmas Telogosari Wetan tertinggi diantara semua Puskesmas Kota Semarang, dari 10 kasus naik menjadi 24 kasus ditahun 2019. Pemberian PP INH di wilayah kerja Puskesmas Telogosari Wetan sebanyak 2 anak. Anak yang tinggal serumah dengan penderita BTA(+) mempunyai resiko lebih besar menderita TB. 50% anak yang menderita TB di wilayah kerja Puskesmas Telogosari Wetan merupakan anak yang kontak serumah dan tidak mendapatkan PP INH. Tujuan penelitian ini menganalisis perilaku ibu dalam pemberian obat isoniazid untuk pencegahan penularan tuberkulosis anak 0-4 tahun. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan desainkualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan dipilih secara purposive sampling yang terdri dari 2 informan utama dan 5 informan triangulasi. Pengambilan data menggunakan wawancara mendalam kemudian data dianalisis data dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil : pengetahuan ibu cukup baik, keyakinan baik, konsekuensi baik, persepsi baik, motivasi baik, norma masyarakat baik, dan perilaku baik. Kesimpulan: Perilaku ibu dalam pemberian isoniazid untuk pencegahan penularan TB anak masih kurang baik dan perlu ditingkatkan.
Analisis Tingkat Stres Terkait Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Haryono, Melina; Handayani, Oktia Woro Kasmini
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.49018

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus adalah penyakit kronis berupa gangguan metabolisme yang ditandai dengan kadar gula darah di atas normal. Komplikasi Diabetes Melitus bisa timbul dari ujung kepala hingga ke ujung kaki, mulai dari penyakit jantung, stroke dan gagal ginjal yang membahayakan. Kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya yaitu stres. Stres yang terjadi pada penderita Diabetes Melitus mengakibatkan produksi kortisol menjadi berlebih sehingga keadaan gula darah mejadi tidak normal dan terjadi Diabetes Melitus. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik pengamiblan sampel consecutive sampling. Jumlah subjek sebanyak 85 pasien Diabetes Melitus. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Depression, Anxiety, and Stress Scale (DASS) 21 dan glukometer. Kategori stres yang diteliti adalah stres normal, stres ringan dan stres sedang. Sedangkan pemeriksaan gula darah yang digunakan adalah gula darah sewaktu dan dikatakan gula darah normal apabila 80-200 mg/dl dan tinggi apabila >200 mg/dL. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi-square. Hasil: Terdapat hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe II (p=0,011). Kesimpulan: Terdapat hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Secang I.

Page 2 of 4 | Total Record : 40