cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.fib@ugm.ac.id
Phone
+62274513096
Journal Mail Official
deskripsi.fib@ugm.ac.id
Editorial Address
Department of Languages and Literatures, Building R. Soegondo, second Floor, Sosiohumaniora Street No. 1, Bulaksumur, Universitas Gadjah Mada
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Deskripsi Bahasa
ISSN : 26157349     EISSN : 26866110     DOI : https://doi.org/10.22146
Deskripsi Bahasa [DB] merupakan jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian atau pemikiran bahasa yang diterbitkan sebanyak 2 nomor dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan Oktober oleh Departemen Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya UGM bekerja sama dengan Forum Linguistik. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ini difokuskan pada bidang linguistik deskriptif, linguistik sosial, dan penerjemahan. Dosen, mahasiswa, dan peneliti bahasa diharapkan dapat memanfaatkan jurnal ini untuk berbagi pengetahuan hasil penelitian atau pemikirannya. DB mencakup naskah luaran kegiatan penelitian dengan kajian khusus linguistik.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2019): 2019 - Issue 2" : 12 Documents clear
Nama-Nama Jajanan Khas Arab Afifatul Munjidah
Deskripsi Bahasa Vol 2 No 2 (2019): 2019 - Issue 2
Publisher : Department of Languages and Literature, Faculty of Cultural Sciences, UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.199 KB) | DOI: 10.22146/db.v2i2.359

Abstract

Penamaan makanan merupakan salah satu sistem budaya yang dimiliki setiap etnis. Penamaan tersebut dilatarbelakangi sistem kehidupan serta kebiasaan adat budaya yang dimiliki. Salah satu penamaan yang unik yakni jajanan khas dari Arab. Data dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik sadap dari sumber tertulis berupa buku dan laman internet. Selanjutnya data dianalisis dengan metode padan referensial. Setelah dilakukan analisis terhadap data, ditemukan bahwa penamaan yang dipakai dalam jajanan khas Arab yakni berdasarkan bahan, cara pembuatan, tempat, penyebutan sifat khas, metafora atau keserupaan, metonimi pembuat serta tokoh, dan penamaan baru atau arbitrer.
Kontruksi Gaya Hidup Syar’i Perkotaan: Analisis Semiotika Sosial pada Iklan Baliho di Yogyakarta Cut Irna Liyana; Sajarwa Sajarwa; Irwan Abdullah
Deskripsi Bahasa Vol 2 No 2 (2019): 2019 - Issue 2
Publisher : Department of Languages and Literature, Faculty of Cultural Sciences, UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.76 KB) | DOI: 10.22146/db.v2i2.388

Abstract

Gaya hidup syar’i dewasa ini menjadi trend gaya hidup baru di perkotaan yang muncul melalui simbol-simbol tertentu dalam sebuah iklan. Iklan sebagai alat untuk mengkomunikasikan produk, juga merupakan media penyampaian pesan. Studi ini berupaya menggali bagaimana penggunaan bahasa dan gambar dalam iklan baliho di Yogyakarta dikonstruksikan dan kemudian digunakan sebagai simbol untuk merepresentasikan gaya hidup syar’i perkotaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan dokumentasi pada iklan baliho di Yogyakarta. Analisis data dilakukan dengan analisis semiotika sosial. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tiap memeliki struktur generik yang berbeda. Adapun dalam iklan baliho di Yogyakarta, struktur generik yang ada yaitu komponen visual terdiri dari: (1). Lead, (2). Display, dan (3) Emblem. Sedangkan komponen verbal terbagi menjadi: (a). Announcement, (2). Enhancer, (3). Tag, (4). Emblem. Gaya hidup syar’i dipresentasikan dalam iklan baliho di Yogyakarta dalam bentuk verbal dan visual. Bentuk verbal ditandai dengan penggunaan kata tertentu, yaitu kata serapan dari Bahasa Arab, istilah yang digunakan dalam Islam, Bahasa Arab, menunjukkan nuansa Arab (ke-Arab-araban). Sedangkan bentuk visual ditunjukkan dengan penggunaan gambar atau simbol, yaitu dengan Pakaian yang Islami dan Aktivitas keagamaan. Bahasa iklan digunakan tidak hanya sebagai alat untuk mengajak konsumen membeli produk tetapi sebagai alat komodifikasi agama.

Page 2 of 2 | Total Record : 12