cover
Contact Name
Hidayat
Contact Email
hidayat@umg.ac.id
Phone
+6281216316363
Journal Mail Official
hidayat@umg.ac.id
Editorial Address
Jl. Sumatera No.101, Gn. Malang, Randuagung, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61121
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri)
ISSN : 27454010     EISSN : 27460835     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/justicb.v2i4
Jurnal Sistem Dan Teknik Industri (JUSTI) merupakan jurnal mahasiswa yang berkomitmen untuk menerbitkan karya ilmiah dengan tema di bidang teknik industri, manajemen dan produksi. JUSTI mendedikasikan diri sebagai wadah bagi para penulis untuk mempublikasikan ide dan karya ilmiahnya. JUSTI adalah portal jurnal terbuka (Open Access Journal) yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Gresik.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2020): Justi" : 15 Documents clear
PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN MENGGUNAKAN SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCES (SCOR) DI PT. RAVANA JAYA Samrotul Fikriyah; Eko Budi Leksono; Dzakiyah Widyaningrum
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.791 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2608

Abstract

PT. Ravana Jaya merupakan perusahaan yang bergerak dibidang general contractor. Perusahaan yang menerapkan system make to order ini memproduksi berbagai macam olahan baja. Dalam menjalankan aktivitas rantai pasoknya, PT. Ravana Jaya sering mengalami masalah. Pada proses pengadaan, perusahaan ini sering mengalami keterlambatan raw material sehingga berpengaruh pada pada keterlambatan penyelesaian order sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Selain itu juga belum adanya indikator-indikator penilaian kinerja rantai pasok yang disajikan dalam Key Performance Indicator (KPI) di PT. Ravana Jaya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merancang system pengukuran kinerja supply chain menggunakan Supply Chain Opertion References (SCOR). Dalam penelitian ini dibahas mengenai pengukuran kinerja supply chain menggunakan Supply Chain Operation Referece (SCOR). Pengukuran dilakukan berdasarkan 5 proses inti (plan, source, make, deliver, dan return), dan beberapa dimensi (reliability,responsiveness, flexibility, coet, dan Asset). Beberapa dimensi tersebut akan didekomposisi dalam beberapa Key Performance Indikator (KPI). Selain itu juga dilakukan pembobotan tiap proses inti, dimensi dan KPI dengan menggunakan Analytical Hierarchy Process. Sedangakan normalisasi snorm de bour digunakanuntuk menyamakan nilai KPI. Pengukuran kinerja supply chain di PT. Ravana Jaya ini diperoleh 24 KPI. Pegukuran kinerja dilakukan pada project yang ditangani PT. Ravana Jaya pada tahun 2018 dengan total 4 project. Adapun nilai kinerja supply chain perusahaan di tahun 2018 pada project 1 adalah 61,91 (average), project 2 sebesar 61,21 (average), project 3 sebesar 54,09 (average), dan pada project 4 sebesar 75,62 (good)
PERENCANAAN PRODUKSI PADA PRODUK PESTISIDA MENGGUNAKAN METODE GOAL PROGRAMMING (Studi Kasus: Plant WP Pabrik I PT Petrokimia Kayaku) Siti Zuriatul Fittriyah; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.791 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.3856

Abstract

PT Petrokimia Kayaku merupakan salah satu anak perusahaan PT Petrokimia Gresik yang bergerak di sektor agrokimia. Hingga saat ini PT Petrokimia Kayaku sudah memiliki 3 plant pada pabrik I guna memenuhi permintaan produk agrokimia yang kaya jenis dan kaya manfaat sesuai kebutuhan petani. Dari produk yang dihasilkan tersebut, permintaan produk mempunyai karakteristik berfluktuatif, dikarenakan kebutuhan pestisida yang tidak setiap harinya dibutuhkan. Pola data yang berfluktuatif membuat perusahaan mengalami overstock dan understock, akibatnya perusahaan kesulitan menyeimbangkan perencanaan produksinya dengan realisasi produk yang ada.Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan produksi yang optimal oleh perusahaan untuk mengimbangi fluktuasi permintaan yang ada. Tahapan pertama untuk memulai penelitian adalah melakukan peramalan permintaan dengan bantuan software Minitab 16, metode yang digunakan pada peramalan ini adalah metode dari time series (single exponential smoothing dan double exponential smoothing) untuk selanjutnya dilakukan pembuatan model matematika goal programming dan diselesaikan dengan bantuan software Lingo 17.0.Dari penelitian ini didapatkan hasil yakni optimalnya peramalan permintaan periode September 2018-Februari 2019 dan perencanaan produksi dari penyelesaian menggunakan model goal programming. Dengan prioritas pertama pada kendala kebijakan safety stock, prioritas kedua kapasitas fasilitas dan prioritas ketiga ada pada kendala permintaan.
ANALISIS KINERJA FASILITAS PRODUKSI DIOCTYLE PHTALATE DAN DIISONONYL PHTHALATE DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DI PT. PETRONIKA Kiki Amilia; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.199 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2600

Abstract

PT. Petronika, Adalah salah satu perusahaan yang memproduksi bahan kimia pembantu dalam pembuatan barang-barang plastik. Produk kimia yang di hasilkan ada dua jenis yaitu Dioctyle Phtalate (DOP) dan Diisononyl Phthalate (DINP) kedua produk tersebut memiliki fungsi yang sma namun DINP memiliki kualitas yang lebih baik karna lebih mengkilap dibanding DOP. Untuk mengetahui tingkat efektifitas mesin di lakukan pengukuran menggunkan metode OEE. Metode OEE memiliki tiga faktor utama dalam OEE yaitu Availability (A), Performance Efficiency (P) dan Quality Product (R). Jika nilai OEE belum memenuhi ideal OEE , maka akan dilakukan perhitungan Six big losses, kemudian dilakukan analisis menggunkan diagram fishbone. Tingkat Efektifitas mesin Hot Oil Circulation Pump, Neutr Feed Pump dan Reaktor Agitator dapat dilihat bedasarkan nilai OEE. Rata-rata nilai OEE mesin Hot Oil Circulation Pum sebesaar 69,52 % unttuk mesin Neutr Feed Pum adalah sebesar 80,22% dan untuk mesin Reaktor Agitator sebesar 75,18% hasil dari perbandingan nilai rata-rata OEE dengan nilai IdealOEE ketiga mesin pada fasilitas Reaksi ketiga mesin belum memenuhi nilai Ideal OEE. Hasil Six big losses dan analisis fishbone diagram menunjukan bahwa faktor terbesar yang mempengaruhi ketiga mesin pada fasilitas reaksi tersebut adalah faktor Equipment failure(Breakdown Loss),Setup adjustment loss dan Reduce Sepeed Losspermasalahn yang sering terjadi adalah kebocoran body mesin dan motor terbakar serta sering ganti filter.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROSES FABRIKASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE HIRARC (STUDI KASUS : PT. RAVANA JAYA) Tutut Nur Asih; Nina Aini Mahbubah; M. Zainuddin Fathoni
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.903 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2609

Abstract

PT Ravana Jaya adalah perusahaan yang bergerak pada bidang konstruksi dan fabrikasi plat baja yang memiliki 8 tahapan proses, mulai dari marking, cutting, grinding, drilling, assembling, welding, sandblasting, dan painting. Pada bulan oktober 2017 sampai oktober 2018 terdapat 43 kasus kecelakaan kerja yang terjadi pada perusahaan. Penelitian ini menganalisis risiko menggunakan metode Hazard Identification Risk assesment and Risk Control (HIRARC). Pada tahap identifikasi bahaya penelitian ini menggunakan metode Job Safety Analisis (JSA). Dari hasil identifikasi bahaya, risiko pada bahaya yang teridentifikasi akan dilakukan penilaian severity dan likelihood untuk menentukan risk level. Dari penilaian risiko yang telah dilakukan, potensi bahaya diklasifikasikan menjadi 4 level yaitu low risk, medium risk, high risk dan extreme risk. Penelitian menunjukan pada proses marking terdapat 1 bahaya extreme risk, 1 bahaya high risk, dan 6 bahaya moderate risk, pada proses cutting terdapat 4 bahaya extreme risk, 5 bahaya high risk, 4 bahaya moderate risk dan 3 bahaya low risk, pada proses grinding terdapat 7 bahaya extreme risk, 6 bahaya high risk, 3 bahaya moderate risk dan 2 bahaya low risk, pada proses drilling terdapat 1 bahaya extreme risk, 5 bahaya high risk, 1 bahaya moderate risk dan 4 bahaya low risk, pada proses assembling terdapat 1 bahaya extreme risk, 1 bahaya high risk, 3 bahaya moderate risk dan 1 bahaya low risk, pada proses welding terdapat 6 bahaya extreme risk, 8 bahaya high risk, 2 bahaya moderate risk dan 1 bahaya low risk, pada proses sandblasting terdapat 1 bahaya extreme risk, 2 bahaya high risk, 1 bahaya moderate risk dan 6 bahaya low risk sedangkan pada proses painting terdapat 3 bahaya high risk dan 6 bahaya low risk. Pengendalian risiko menggunakan acuan OHSAS 18001.
USULAN STRATEGI PEMASARAN DALAM UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN KERUPUK PADA UKM “DWI PUTRA” GRESIK DENGAN MENGGUNAKAN MATRIKS SWOT DAN QSPM (Quantitative Strategic Planning Matriks) Agus Ari Kurniawan; Elly Ismiyah; Dzakiyah Widyaningrum
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.565 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2603

Abstract

UD. Dwi Putra merupakan salah satu UKM yang bergerak dibidang pembuatan kerupuk bawang. Dalam proses pemasaran produknya UD. Dwi Putra mengalami permasalahan, yaitu ketidaksatabilan dalam penjualan. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT Matriks IFE-EFE dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) dengan pendekatan Matriks IFE-EFE untuk mengidentifikasi faktor-faktor Internal dan Eksternal yang berpengaruh dalam penjualan produk. Tujuan dari Matriks IFE-EFE untuk mngetahui nilai peringkat dan nilai bobot untuk diteruskan pada metode berikutnya yaitu QSPM (Quantitative Strategic Planning Matriks). Dari metode diatas diperoleh hasil strategi pemasaran produk kerupuk bawang yaitu terdapat di kelas Lima yang mana pada kelas ini yaitu strategi mempertahankan dan memelihara (hold and maintain). Kelas tersebut berasal dari nilai total skor bobot matrik IFE (2,388) dan nilai total skor bobot matriks EFE (2,367).
PENERAPAN METODE TAGUCHI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK UKM MAKANAN KHAS SIDAYU BONGGOLAN Abdul Muid; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.454 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2610

Abstract

Bonggolan adalah salah satu kuliner jajanan khas Sidayu, Kota Gresik, tepatnya di daerah Kecamatan Sidayu. UKM Bu Yuyun mengalami penurunan pada penjualan dikarenakan terjadi keluhan dari para konsumen diantaranya seperti keluhan tentang rasa, aroma dan teksur yang belum sesuai dengan keinginan konsumen. Metode taguchi adalah metode yang digunakan untuk perbaikan dan pengendalian kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bonggolan dengan mengidentifikasi faktor dan level yang berpengaruh dan menentukan perbandingan komposisi yang sesuai dengan keinginan konsumen. Faktor-faktor yang digunanakan yaitu tepung tapioka, ikan, garam, bawang putih dan lama pemasakan. Level yang digunakan yaitu 2 level dengan karakteristik kualitas yang digunakan pada respon rasa adalah LTB (Large The Better) untuk karaktteristik respon aroma dan respon tekstur adalah STB (Small The Better). Perbandingan faktor dan level yang terpilih pada respon rasa yaitu tepung tapioka level 1, ikan level 2, garam level 1, bawang putih level 1 dan lama pemasakan level 1. Perbandingan faktor dan level yang terpilih pada respon aroma yaitu tepung tapioka level 2, ikan level 1, garam level 2, bawang putih level 2 dan lama pemasakan level 2. Perbandingan faktor dan level yang terpilih pada respon tekstur yaitu tepung tapioka level 2, ikan level 1, garam level 2, bawang putih level 2 dan lama pemasakan level 2.
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN PIER HEAD DI LOKASI JALAN TOL KRIAN – MANYAR GRESIK DENGAN METODE FUZZY LOGIC APPLICATION FOR SCHEDULING DAN PERT Rifki Apriyoga Prasetyo; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.479 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2596

Abstract

Perencanaan dan penjadwalan merupakan bagian penting untuk menentukan keberhasilan suatu proyek. Masalah yang sering dihadapi dalam sebuah proyek adalah terjadinya ketidaksesuaian antara rencana awal dengan realisasi yang ada dalam pelaksanaan proyek, seberapa baik pun perencanaan awal tidak menutup kemungkinan terjadi perubahan yang mengakibatkan keterlambatan penyelesaian. Penelitian ini menggunakan metode penjadwalan dengan mengakomodasi ketidakpastian durasi menggunakan metode Fuzzy Logic Application For Scheduling (FLASH) untuk mengetahui kemungkinan terselesainya proyek. FLASH merupakan metode penjadwalan dengan tetap mengakomodasi ketidakpastian, FLASH menggunakan terminologi posibilitas dari pada probabilitas untuk mengekspresikan ketidakpastian. Hal ini menjadikan. FLASH lebih terbuka dalam hal ketidakpastian, FLASH juga menganalisis semua jalur untuk menghasilkan posibilitas suatu total durasi proyek yang diharapkan dan melakukan perbandingan hasil perhitungan dengan metode PERT. Hasil akhir dari pengembangan penelitian menggunakan metode fuzzy didapatkan waktu dari jadwal yang dihasilkan waktu pelaksanaan proyek Pier head seksi II Bunder dapat diketahui bawah proyek tersebut dapat diselesaikan dalam waktu (51,69,89) hari kerja, dengan nilai defuzzyfikasi 62 hari dari 65 hari kerja yang telah ditentukan kontraktor, dari hasil analisis perbandingan antara metode Fuzzy dengan PERT didapat waktu penyelesaian yang berbeda akan tetapi selesai waktu dari kedua penyelesaian tidak terlalu jauh. Untuk metode PERT menghasilkan durasi pengerjaan selama
USULAN STRATEGI PEMASARAN UKM SARUNG TENUN DI UD.RIDHO SALSA DENGAN METODE SWOT DAN STP (Segmentation, Targeting, Positioning) Rizki Fajar Nugroho; Deny Andesta; Dzakiyah Widyaningrum
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.53 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2604

Abstract

UD.Ridho Salsa merupakan salah satu UKM yang bergerak dibidang konveksi sarung tenun dan sarung tenun sutra. dalam proses pemasaran produknya UD.Ridho Salsa tidak lepas dari penjualan produk.permasalahan yang dihadapi adalah penjualan produk naik turun dari awal tahun 2018 sampai pertengahan tahun 2018.Pada penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT Matriks IFE-EFE dan STP (Segmentation, Targeting, Positioning) dengan pendekatan Matriks IFE-EFE untuk mengidentifikasi faktor-faktor Internal dan Eksternal ang berpengaruh dalam penjualan produk. Tujuan dari Matriks IFE-EFE untuk mngetahui nilai peringkat dan nilai bobot untuk diteruskan pada metode berikutnya yaitu STP (Segmentation, Targeting, Positioning).dari metode diatas diperoleh hasil strategi pemasaran produk sarung tenun yaitu terdapat di kelas Lima yang mana pada kelas ini yaitu strategi pertahanan dan peliharaan (hold and maintain). Kelas tersebut berasal dari nilai total skor bobot matrik IFE (2,68) dan nilai total skor bobot matriks EFE (2,38)
USULAN PERBAIKAN LOADING RATE DI FASILITAS AUTOMATIC LINE PACKER MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN FAULT TREE ANALYSIS (Studi Kasus: PT. Cemindo Gemilang Gresik) Ardiansyah Armawan; Deny Andesta; Dzakiyah Widyaningrum
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.914 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2611

Abstract

Kinerja loading rate tahun 2017 menunjukkan performa mesin matik yang lebih kecil dari performa mesin manual, hal ini dapat mengganggu target produksi semen sebesar 53 ton/jam pada line packer otomatis. Dari permasalahan ini, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penurunan otomatis kinerja tingkat pembebanan dan bagaimana perbaikan yang diusulkan. Untuk dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan kinerja laju pembebanan otomatis dan usulan perbaikan digunakan metode seven tools and fault tree analysis dan metode seven tools yang digunakan yaitu check sheet, fishbone diagram, map control (kontrol). grafik) dan diagram pareto (analisis pareto). Dari tujuan penelitian ini untuk menentukan faktor-faktor yang menyebabkan laju pembebanan pada pengemas jalur otomatis dan untuk menentukan usulan perbaikan laju pembebanan dengan menggunakan metode tujuh alat dan analisis pohon kesalahan. Untuk dapat mengoptimalkan kinerja laju pembebanan maka diterapkan metode seven tools dan analisis pohon kesalahan dengan bantuan metode 5 W + 1 H. Dari hasil studi kasus pada PT. Cemindo Gemilang pada bagian dispatch menemukan bahwa pengaruh penurunan laju muat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah setting truk lama sebesar 23,64% dan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kinerja laju muat. Mengusulkan perbaikan kecepatan muat dengan melakukan pelatihan, membuat regulasi, melakukan sosialisasi, perawatan berkala serta penambahan 8 spout dan 2500 rpm
ANALISIS KERUSAKAN JEMBATAN TIMBANG UNIT 1 di PT.PETROKIMIA GRESIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE and EFFECT ANALYSIS dan METODE LOGIC TREE ANALYSIS Ahmad Husamuddin; Pregiwati Pusporini; Deny Andesta
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.85 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2597

Abstract

Sistem perawatan preventive maintenance di jembatan timbang unit 1 PT. Petrokimia Gresik masuk belum efektif. Terbukti mulai bulan Juni 2017 sampai dengan bulan Nopember 2018 telah terjadi 32 kali kerusakan yang menyebabkan berhentinya proses penimbangan, sehingga hasil penimbangan di jembatan timbang unit 1 tidak mampu memenuhi rata-rata 6.500.000 – 7.000.000 Kg perbulan yang telah ditetapkan oleh manajemen PT. Petrokimia Gresik. Untuk itu, dalam penelitian ini dilakukan analisa untuk mengidentifikasi penyebab kerusakan di jembatan timbang unit 1 PT. Petrokimia Gresik dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis dan untuk mengetahui jenisjenis kerusakan dengan menggunakan metode Logic Tree Analysis dalam menentukan prioritas penanganan penyebab kerusakan jembatan timbang unit 1 PT. Petrokimia Gresik. Dari penelitian ini diketahui terdapat 17 penyebab kerusakan di jembatan timbang unit 1 dan didapatkan failure mode indikator load cell rusak dengan failure cause overload penimbangan memiliki nilai RPN tertinggi yakni 45. Terdapat 6 penyebab kerusakan dengan kategori B atau jenis outage problem yang artinya mempunyai konsekuensi terhadap operasional mesin yang menyebabkan kerugian ekonomi secara signifikan. Untuk itu antar unit kerja perlu dilakukan preventive maintenance secara bersinergi dan evaluasi jenis material eksisting yang terpasang di jembatan timbang unit 1 PT. Petrokimia Gresik.

Page 1 of 2 | Total Record : 15