Bandung Conference Series: Communication Management
Bandung Conference Series: Communication Management (BCSCM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen Komunikasi dengan ruang lingkup diantaranya adalah Awareness, Brand equity, Brand Image, Connecting Community Building, Content Creation, Content Sharing, Daya Tarik Iklan, Drama Televisi, Event, Gaya Hidup, Interior Display, Jingle, Kampanye, Keputusan Pembelian, Keterikatan Pelanggan, Komunikasi antar pribadi, Komunikasi Pemasaran, Konsep Diri, Kredibilitas Komunikator, Kualitas Pelayanan, Literasi Media, Loyalitas Konsumen Manajemen branding, Media Sosial, Minat Beli Konsumen, Online Review, Pemasaran Konten, Penjualan produk, Persepsi Budaya, Personal Branding, Promosi online, Sikap, Store Atmospheredan Layout, Tagline, Terpaan Media, Tindakan Membeli, Transportasi Online, Ujaran Kebencian, Website, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles
1 Documents
Search results for
, issue
"537 - 546"
:
1 Documents
clear
Narasi dan Visual Meme dalam Membentuk Kesamaan Persepsi dengan Audiens Generasi Z
Salma Wahyuni;
Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management 537 - 546
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcscm.v6i2.24456
As digital natives, Generation Z has experienced changes in information consumption patterns due to the rapid development of digital technology and social media, leading them to prefer information presented in concise, visual, and entertaining formats. This condition encourages content creator to utilize meme narratives and visuals as a strategy for delivering information to Generation Z audiences. This study aims to analyse the use of meme narratives and visuals by the YouTube channel @Caveine in fostering shared understanding among Generation Z audiences through the application of Communication Accommodation Theory in the digital environment. This research adopts a constructivist paradigm with a qualitatives methodology using a case study approach. The research subjects consisted of the content creator, community administrator, and Generation Z audiences of @Caveine’s YouTube channel. Data were collected through ocservation, in-depth interviews, and documentation, and their validity was ensured through method and source triangulation. The findings indicate that the use of meme narratives and visuals helps simplify viral information, making it easier to understand while fostering shared understanding between the creator and Generation Z audiences regarding the discussed phenomena. Generasi Z sebagai digital native mengalami perubahan pola konsumsi informasi akibat perkembangan teknologi digital dan media sosial, sehingga cenderung mengonsumsi informasi dalam format ringan, visual, dan menghibur. Kondisi tersebut mendorong content creator untuk memanfaatkan narasi dan visual meme sebagai strategi penyampaian informasi kepada audiens Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik penggunaan narasi dan visual meme yang dilakukan oleh akun YouTube @Caveine dalam membentuk kesamaan persepsi dengan audiens Generasi Z melalui penerapan Teori Akomodasi Komunikasi di ranah digital. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan metodologi kualitatif melalui pendekatan studi kasus, dengan subjek penelitian kreator, admin komunitas, dan audiens Generasi Z YouTube @Caveine. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta diuji menggunakan triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan narasi dan visual meme membantu menyederhanakan informasi viral sehingga lebih mudah dipahami serta mampu membentuk kesamaan persepsi antara kreator dan audiens Generasi Z terhadap fenomena yang dibahas.