Bandung Conference Series: Communication Management
Bandung Conference Series: Communication Management (BCSCM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen Komunikasi dengan ruang lingkup diantaranya adalah Awareness, Brand equity, Brand Image, Connecting Community Building, Content Creation, Content Sharing, Daya Tarik Iklan, Drama Televisi, Event, Gaya Hidup, Interior Display, Jingle, Kampanye, Keputusan Pembelian, Keterikatan Pelanggan, Komunikasi antar pribadi, Komunikasi Pemasaran, Konsep Diri, Kredibilitas Komunikator, Kualitas Pelayanan, Literasi Media, Loyalitas Konsumen Manajemen branding, Media Sosial, Minat Beli Konsumen, Online Review, Pemasaran Konten, Penjualan produk, Persepsi Budaya, Personal Branding, Promosi online, Sikap, Store Atmospheredan Layout, Tagline, Terpaan Media, Tindakan Membeli, Transportasi Online, Ujaran Kebencian, Website, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles
1 Documents
Search results for
, issue
"761 - 768"
:
1 Documents
clear
Artificial Intelligence dan Daya Kritis Mahasiswa Ilmu Komunikasi
Nisrina Nuraini;
Rita Gani
Bandung Conference Series: Communication Management 761 - 768
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcscm.v6i2.25135
The development of Artificial Intelligence (AI) technology has significantly influenced various aspects of life, including higher education. University students increasingly utilize AI to support academic activities such as searching for information, generating ideas, understanding course materials, and completing assignments. However, the widespread use of AI has raised concerns regarding its potential impact on students' critical thinking skills. This study aimed to determine the effect of AI use in academic activities on the critical thinking skills of students at the Faculty of Communication Sciences, Universitas Islam Bandung. This research employed a quantitative correlational method involving 99 respondents selected through proportionate stratified random sampling from a population of 897 students. Data were collected using Likert scale questionnaires and analyzed using Pearson Product Moment correlation and simple linear regression. The results indicated that both AI use and students' critical thinking skills were categorized as high. However, there was no significant effect of AI use on students' critical thinking skills (r = -0.031; Sig. = 0.764; R² = 0.001). Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan tinggi. Mahasiswa semakin banyak memanfaatkan AI untuk mendukung kegiatan akademik seperti mencari informasi, memahami materi perkuliahan, dan menyelesaikan tugas. Namun, meningkatnya penggunaan AI menimbulkan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap daya kritis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan AI dalam kegiatan akademik terhadap daya kritis mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan 99 responden yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling dari populasi 897 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson serta regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dan daya kritis mahasiswa berada pada kategori tinggi. Namun, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan AI terhadap daya kritis mahasiswa (r = -0,031; Sig. = 0,764; R² = 0,001).