Bandung Conference Series: Communication Management
Bandung Conference Series: Communication Management (BCSCM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen Komunikasi dengan ruang lingkup diantaranya adalah Awareness, Brand equity, Brand Image, Connecting Community Building, Content Creation, Content Sharing, Daya Tarik Iklan, Drama Televisi, Event, Gaya Hidup, Interior Display, Jingle, Kampanye, Keputusan Pembelian, Keterikatan Pelanggan, Komunikasi antar pribadi, Komunikasi Pemasaran, Konsep Diri, Kredibilitas Komunikator, Kualitas Pelayanan, Literasi Media, Loyalitas Konsumen Manajemen branding, Media Sosial, Minat Beli Konsumen, Online Review, Pemasaran Konten, Penjualan produk, Persepsi Budaya, Personal Branding, Promosi online, Sikap, Store Atmospheredan Layout, Tagline, Terpaan Media, Tindakan Membeli, Transportasi Online, Ujaran Kebencian, Website, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles
1 Documents
Search results for
, issue
"803 - 810"
:
1 Documents
clear
Refleksi Kritis sebagai Faktor Literasi Digital Dominan pada Parenting Gadget Anak
Anisa Julpa Sakinah;
Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Communication Management 803 - 810
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcscm.v6i2.25207
The rapid development of digital technology has transformed parenting practices, particularly in relation to children's gadget usage. Parents are required to possess adequate digital literacy in order to guide, supervise, and educate children in using digital devices responsibly. This study aims to determine the influence of parents’ digital literacy knowledge on parenting styles in children's gadget usage and identify the most dominant digital literacy dimension affecting parenting practices. This study employed a quantitative explanatory method using a multiple regression analysis approach. The respondents consisted of 121 parents of students at MI Daarul Hikmah Al-Qorni selected through proportional cluster sampling. The independent variables included technological awareness, technical skills, socio-cultural understanding, and critical reflection, while the dependent variable was parenting style in children's gadget usage. The findings indicate that parents’ digital literacy knowledge significantly influences parenting style. Simultaneously, all dimensions of digital literacy contribute significantly to parenting practices. Among the dimensions examined, critical reflection emerged as the most dominant factor influencing parenting style. Parents with higher critical reflection abilities tend to implement more adaptive, communicative, and participatory parenting approaches in supervising children's gadget use. Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam pola pengasuhan orang tua, khususnya dalam penggunaan gadget pada anak. Orang tua dituntut memiliki pengetahuan literasi digital yang memadai agar mampu membimbing, mengawasi, dan mengarahkan anak menggunakan teknologi secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan literasi digital orang tua terhadap gaya parenting dalam penggunaan gadget pada anak serta mengidentifikasi dimensi literasi digital yang paling dominan memengaruhi gaya parenting. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori dan analisis regresi linear berganda. Responden penelitian berjumlah 121 orang tua siswa MI Daarul Hikmah Al-Qorni yang dipilih menggunakan teknik proportional cluster sampling. Variabel independen terdiri atas kesadaran teknologi, keterampilan teknis, pemahaman sosial budaya, dan refleksi kritis, sedangkan variabel dependen adalah gaya parenting dalam penggunaan gadget pada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan literasi digital orang tua berpengaruh signifikan terhadap gaya parenting. Secara simultan seluruh dimensi literasi digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap gaya parenting. Di antara seluruh dimensi yang diteliti, refleksi kritis merupakan dimensi yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap gaya parenting. Orang tua yang memiliki kemampuan refleksi kritis yang tinggi cenderung menerapkan pola pengasuhan yang lebih komunikatif, adaptif, dan partisipatif dalam mendampingi penggunaan gadget pada anak.