cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+62274487711
Journal Mail Official
jai@uajy.ac.id
Editorial Address
Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Atma Inovasia
ISSN : 27759385     EISSN : 27759113     DOI : https://doi.org/10.24002/jai
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2021)" : 34 Documents clear
Identifikasi Potensi Desa dan Kebutuhan Pengajaran Anti Hoax (Studi Kasus Desa Pucanganom, DIY) Pangestika, Leonie Margaretha Widya; Hariyanto, Felix Nola Rixcky; Danianta, Johan Bagus; Putra, Andreas Tri; Tamba, Catrin; Julyana, Avilia Rosa; De Fatima Temu, Maria Laurdes; Ratih, Gabriella Kumala; Febriliana, Jenissa Mellaneta; Wijayanti, Diyah Hayu; Sembiring, Bobby Pranata
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i1.3915

Abstract

Desa Pucanganom merupakan sebuah desa yang berada di Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Hampir sama dengan kebanyakan desa di Indonesia, masyarakat desa Pucanganom memiliki sebuah potensi yang dimiliki oleh desanya yakni berupa kesenian daerah. Desa Pucanganom dapat dikatakan sebagai desa yang masih sangat menjunjung tinggi nilai – nilai kebudayaan yang dimiliki di tengah himpitan globalisasi budaya lain. Namun begitu tidak dapat dipungkiri globalisasi yang masuk ke tengah masyarakat bukan hanya melalui budaya yang berupa kesenian saja melainkan melalui perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Perkembangan TIK di Indonesia sekarang ini sangat pesat sehingga menimbulkan permasalahan lain yaitu maraknya berita bohong (hoax). Melihat hal tersebut tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat desa Pucanganom tentang bahaya dan cara mengatasi hoax. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan hasil berupa informasi bahwa terdapat 3 media  dalam kasus penyebaran hoax di Indonesia, yaitu media sosial, aplikasi chatting, dan website berita. Untuk mengantisipasi hal tersebut kami membuat penyuluhan berbasis online melalui ebook dan video buku ajar. 
Edukasi pengolahan dan pemasaran sebagai bentuk pemanfaatan tanaman bambu di desa Melikan Pangestika, Leonie Margaretha Widya; Setiawan, Guruh Welly; Susanto, Steven Dherry; Rachmadi, Maharani Eka; Enda, Brigita Marchia; Adevita, Favian Toni; Puspitasari, Clearesta; Kusuma, Darlian Angga; Liwun, Agnes Fitriana; Alexander, Dyllan; Ginting, Berry Permana
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i1.3925

Abstract

Desa Melikan adalah salah satu desa yang berlokasi di Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satu potensi yang ada di desa Melikan adalah bambu. Dikarenakan kekurangan air bersih dan tanah yang mengandung kapur, sulit bagi Desa Melikan untuk memperoleh hasil pertanian. Penduduk desa memanfaatkan bambu untuk dijadikan kerajinan dan dijual di sekitar desa. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini ialah mengedukasi penduduk Desa Melikan mengenai potensi desa Melikan khususnya bambu yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan. Tahapan program pengabdian yaitu, 1) pengumpulan data mengenai potensi yang dimiliki Desa Melikan, 2) perancangan kegiatan untuk mengembangkan potensi bambu, 3) pelaksanaan program pengabdian berupa edukasi mengenai macam pengolahan bambu menjadi produk kerajinan. Selain diolah menjadi kerajinan dan anyaman, bambu juga banyak dimanfaatkan sebagai dekorasi seperti lampu dan vas bunga. Teknik pemasaran kerajinan bambu dengan memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce juga disampaikan pada kegiatan ini. Kegiatan pengabdian diharapkan dapat memberikan informasi dan menyulut semangat masyarakat untuk mengembangkan potensi yang ada di desa Melikan, sehingga akhirnya dapat  membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pemanfaatan Buah Mangrove menjadi Olahan Makanan/Minuman di Desa Jangkaran, Kulon Progo Kristianto, Ignatius Indra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i1.3926

Abstract

Mangrove adalah salah satu ekosistem utama yang dapat ditemukan di wilayah pesisir pantai di Desa Jangkaran, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta yang menjadi tempat belajar kelompok mahasiswa di mana desa tersebut memiliki beragam tempat wisata mangrove. Dari segi ekonomi, mangrove dapat dimanfaatkan menjadi aneka olahan makanan, minuman, serta bahan pangan. Tujuan dari tulisan ini untuk memberikan informasi bagi warga desa Jangkaran yang selama ini belum memanfaatkan buah mangrove yang ada di sekitar pantai menjadi aneka olahan makanan. Selain itu dengan dimanfaatkannya buah mangrove tersebut nantinya hasil olahan tersebut dapat dijual dan menambah pemasukan bagi warga desa Jangkaran di sektor ekonomi. Untuk mendapatkan data dari jurnal ini maka digunakan data primer dan sekunder dapat diperoleh dari pustaka yang menunjang seperti textbook, jurnal, dokumentasi, dan artikel yang berkaitan dengan mangrove terutama pengelolaan mangrove menjadi makanan/minuman dan bahan pangan. Penulisan laporan ini bersifat induktif dengan cara mengumpulkan data dari berbagai sumber, Setelah data dikumpulkan, maka data-data yang ada akan disusun dan dirangkai menjadi sebuah informasi yang berguna. Informasi yang telah terbentuk akan digunakan untuk mendeskripsikan, menggambarkan, menjelaskan dari suatu obyek permasalahan yang ada. Adapun jenis makanan/minuman serta bahan pangan yang dapat dihasilkan dari buah mangrove antara lain adalah sirup dan selai dari buah perepat, keripik dari daun jeruju, dodol dari buah pidada, kolak dari buah nipah, teh dari daun jeruju, tepung mangrove dari mangrove lindur dan kopi.
Strategi Pemasaran Keripik Ikan Layur sebagai Pendukung Perekonomian Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo, Gunung Kidul Harsono, Harsono
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i1.3930

Abstract

Salah satu cara untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Desa Songbanyu adalah dengan memaksimalkan potensi desa. Desa Songbanyu terkenal dengan sektor kelautan dan perikanannya. Oleh karena itu, kami ingin memanfaatkan sektor perikanan untuk menciptakan sebuah produk baru sebagai wajah baru dari Desa Songbanyu dan untuk membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi desa. Salah satu cara untuk mendukung produk ini dikenal dan mendukung penjualannya adalah dengan merencanakan strategi pemasaran. Tujuan dalam merencanakan pemasaran ini tidak hanya untuk membuat desa lebih dikenal, tetapi juga untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat Desa Songbanyu. Produk yang dihasilkan adalah Keripik Ikan Layur yang dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat karena produknya dapat mengikuti tren pasar masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi literatur. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini secara keseluruhan adalah bahwa strategi pemasaran keripik ikan layur harus memperhatikan kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman produk, sehingga target dapat dicapai dengan mudah. Dengan demikian, strategi pemasaran keripik ikan layur dapat menjadikan keberhasilan produk.

Page 4 of 4 | Total Record : 34