cover
Contact Name
Luqman Qurata Aini
Contact Email
luqman.fp@ub.ac.id
Phone
+6281252663348
Journal Mail Official
jurnalhpt@ub.ac.id
Editorial Address
Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23384336     EISSN : 25806459     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jurnalhpt
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan (Jurnal HPT) memuat naskah artikel yang berkaitan dengan hama dan penyakit tumbuhan, termasuk karakterisasi, deteksi, identifikasi, fisiologi, biokimia, ekologi, epidemiologi, biologi molekuler hama dan patogen tumbuhan, serta pengendaliannya secara kimia dan biologi. Artikel dapat berupa hasil penelitian mutakhir atau temuan terbaru mengenai hama dan penyakit tumbuhan. Naskah artikel yang diterima adalah naskah yang belum pernah dimuat atau tidak sedang dalam proses publikasi pada berkala ilmiah nasional maupun internasional lainnya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 4 (2022)" : 5 Documents clear
PENGARUH TUMBUHAN LIAR BERBUNGA TERHADAP KEANEKARAGAMAN MUSUH ALAMI PADA EKOSISTEM TANAMAN TEBU Nurlinda Nurlinda; Bambang Tri Rahardjo; Mochammad Syamsul Hadi
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 10 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2022.010.4.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tumbuhan liar berbunga terhadap keanekaragaman, kemerataan, kekayaan, dan dominansi musuh alami pada ekosistem tanaman tebu. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 – April 2022 di lahan tanaman tebu di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas), Karangploso, Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan perangkap berupa yellow sticky trap dan farmcop. Hasil penelitian dianalisis menggunakan Indeks  Keanekaragaman (H’), Indeks Kemerataan (E), Indeks Kekayaan (R), Indeks Dominasi (D), dan menggunakan Uji T dengan taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 16 jenis musuh alami pada lahan tebu dengan tumbuhan liar berbunga dan 9 jenis musuh alami pada lahan tebu tanpa tumbuhan liar berbunga. Indeks keanekaragaman pada lahan tebu dengan dan tanpa tumbuhan liar berbunga memiliki nilai H’ termasuk kategori sedang, nilai E termasuk kategori hampir merata, nilai R termasuk kategori rendah, dan nilai D kategori rendah. Berdasarkan hasil Uji T terdapat perbedaan rerata populasi musuh alami pada lahan tebu dengan dan tanpa tumbuhan liar berbunga yang berbeda nyata (t hitung > t tabel) yaitu t hitung sebesar 6,343 dan t tabel 2,144.
PERTUMBUHAN POPULASI DAN PERKEMBANGAN Corcyra cephalonica (Stainton) PADA BEBERAPA PROPORSI BENTUK BERAS HITAM Novia Nikmatul Chikmah; Ludji Pantja Astuti; Akhmad Rizali
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 10 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2022.010.4.2

Abstract

Salah satu hama yang menyerang beras simpanan ialah Corcyra cephalonica. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan populasi dan perkembangan C. cephalonica pada beras hitam dengan proporsi bentuk yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hama Tumbuhan, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Penelitian ini terdiri dari 12 perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali untuk pengamatan pertumbuhan populasi dan sepuluh kali untuk pengamatan perkembangan. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pada pengamatan pertumbuhan populasi diinfestasikan 100 butir telur pada 100 g pakan perlakuan, sedangkan pada pengamatan perkembangan digunakan 1 butir telur pada 6 g pakan perlakuan. Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu pengamatan jumlah larva, pupa, imago, fekunditas, fertilitas, stadium telur, larva, pupa, praoviposisi, oviposisi, pascaoviposisi, pradewasa, dan siklus hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan proporsi bentuk beras hitam tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah larva, pupa, imago, stadium telur, stadium pupa, praoviposisi, oviposisi, pascaoviposisi, fertilitas, dan lama hidup imago, namun berpengaruh nyata terhadap stadium larva, pradewasa, fekunditas dan siklus hidup.
EKSPLORASI JAMUR TANAH YANG BERPOTENSI SEBAGAI BIOREMEDIATOR FUNGISIDA BERBAHAN AKTIF PROPINEB PADA TANAMAN JERUK (Citrus reticulata L.) Muhamad Ihsal Mahendra; Mintarto Martosudiro; Fery Abdul Choliq
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 10 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2022.010.4.3

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan jamur pada lahan jeruk yang tercemar fungisida propineb yang mampu beradaptasi pada berbagai konsentrasi dan berpotensi menurunkan toksisitas fungisida propineb. Penelitian dilakukan dengan 3 tahap. Tahap pertama yaitu eksplorasi jamur pada tanah tercemar fungisida propineb. Tahap kedua yaitu uji adaptasi jamur menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 kali ulangan. Parameter pengamatan yakni diameter koloni jamur dan Tingkat Hambatan Relatif (THR). Tahap ketiga yaitu uji degradasi fungisida propineb oleh jamur menggunakan Rancangan Acak Lengkap 3 kali ulangan dengan 9 perlakuan meliputi 7 perlakuan isolat jamur, 1 perlakuan kontrol positif dengan penambahan fungisida dan 1 perlakuan kontrol negatif tanpa penambahan fungisida maupun jamur. Parameter pengamatan yakni diameter Colletotrichum capsici. Jamur S2 (Trichoderma sp.) memiliki potensi sebagai agens bioremediasi yang baik dibandingkan dengan jamur lain yang ditemukan karena mampu beradaptasi dan mengurangi toksisitas fungisida berbahan aktif propineb.
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI POC-PLUS TERHADAP SERANGAN HAMA KEDELAI EDAMAME Muhammad Ronny Hakim; Jumar Jumar; Untung Santoso
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 10 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2022.010.4.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi POC-Plus terhadap serangan hama kedelai edamame dan mengetahui konsentrasi POC-Plus terbaik yang dapat mengakibatkan serangan  hama kedelai edamame paling rendah. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2021 hingga Maret 2022 di Lahan Pertanian Pondok Pesantren Nurul Muhibbin, Kecamatan Binjai Punggal, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Penelitian dilaksanakan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas lima perlakuan konsentrasi POC-Plus, yakni k0 = tanpa pemberian POC-Plus (kontrol), k1 = POC-Plus 50 ml L-1 air, k2 = POC-Plus 100 ml L-1 air, k3 = POC-Plus 150 ml L-1 air dan k4 = POC-Plus 200 ml L-1 air. Hasil penelitian menunjukkan pemberian berbagai konsentrasi POC-Plus berpengaruh sangat nyata, dimana pemberian POC-Plus sebanyak 100 ml L-1 air merupakan konsentrasi terbaik dengan tingkat serangan hama berkategori sedang, baik terhadap variabel intensitas serangan hama perusak daun (36,66%; 46,89%; 50,28%) dan persentase polong terserang (22,34%; 37,44%).
EFEKTIVITAS PEMBERIAN EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP INTENSITAS SERANGAN HAMA PADA TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.) Ici Piter Kulu; Dewi Sri Rahayu; Panji Surawijaya
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 10 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2022.010.4.5

Abstract

Proses budidaya tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) rentan terserang oleh hama. Salah satu upaya pengendalian hama adalah dengan menggunakan insektisida nabati berbahan dasar daun pepaya (Carica papaya L.). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian ekstrak daun pepaya terhadap intensitas serangan hama pada tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan pada bulan April–Juli 2020 di Desa Bukit Pinang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari empat perlakuan dan diulang sebanyak lima kali sehingga didapatkan 20 satuan percobaan. Tanaman tomat ditanam di lahan dan dilakukan pemeliharaan hingga berbuah. Pada 49 dan 67 hari setelah tanam, tanaman tomat disemprot dengan ekstrak daun pepaya. Setelah aplikasi, dilakukan pengamatan mortalitas hama selama lima hari berturut-turut. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian ekstrak daun pepaya pada tanaman tomat dapat meningkatkan mortalitas dan menurunkan intensitas serangan hama lalat buah (Dacus sp.) dan ulat grayak (Spodoptera litura). Ekstrak daun pepaya dengan konsentrasi 600 mL/L efektif digunakan sebagai insektisida nabati untuk menekan serangan hama.

Page 1 of 1 | Total Record : 5