cover
Contact Name
Suparna Wijaya
Contact Email
sprnwijaya@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
jurnalku.org@gmail.com
Editorial Address
Plaza Cordoba G/03, Serpong, Tangsel
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnalku
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28089030     DOI : https://doi.org/10.54957/jurnalku.v2i4.300
Core Subject : Economy,
Jurnalku merupakan media penyebarluasan hasil penelitian di keuangan umum, termasuk, namun tidak terbatas pada topik ekonomi, bisnis, keuangan, manajemen, akuntansi, kebijakan publik, dan keuangan umum lainnya. Jurnalku terbit empat kali dalam setahun.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 4 (2021): Desember 2021" : 12 Documents clear
Kesiapan Auditor Internal Dalam Menghadapi Era Digital: (Studi Kasus BUMN X) Tjahjo Winarto
Jurnalku Vol 1 No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.991 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v1i4.50

Abstract

Sudah banyak penelitian yang membahas mengenai belum siapnya auditor internal dalam menghadapi era digital. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman mengenai tantangan yang dihadapi unit satuan pengawasan intern (SPI) untuk menjalankan fungsi audit di era digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi kasus dengan wawancara sebagai instrument untuk mengumpulkan data. Selain itu digunakan pula studi literatur sebagai triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kendala anggaran dan independensi menjadi tantangan pemenuhan. Terdapat dua solusi yang ditawarkan agar SPI siap melakukan tugas audit di era digital. Solusi jangka pendek dapat dilakukan dengan melakukan rotasi pegawai di bidang IT di bagian lain. Solusi jangka Panjang dengan melakukan pelatihan terhadap seluruh auditor dan penggunaan tenaga ahli untuk audit teknologi informasi yang rumit dan kompleks.
Paradigma Pengenalan Aplikasi Akuntansi Dalam Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Lestari Kurniawati
Jurnalku Vol 1 No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.436 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v1i4.54

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memberi kontribusi 60% dari Pendapatan Domestik Bruto Indonesia. Jumlah pelaku UMKM juga meliput 99,99% jumlah pelaku usaha di Indonesia. Data menunjukkan bahwa banyak pelaku usaha tidak melakukan penyusunan laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran atas perilaku pelaku usaha UMKM terhadap penyusunan laporan keuangan serta respon yang muncul atas pengenalan aplikasi bantuan untuk menyusun laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan interpretif fenomenologi. Hasi penelitian menunjukkan bahwa kedua obyek penelitian menunjukkan perilaku yang berbeda terhadap penyusunan laporan keuangan CV Vivo Karya Mandiri telah menyusun laporan keuangan karena terdapat kebutuhan demi kelaberangsungan usaha. Sedangkan Kupiku Cafe belum melakukan penyusunan laporan keuangan karena belum membutuhkan dan adanya keterbatasan sumberdaya. Namun demikian kedua obyek memberi respon yang sama atas pengenalan aplikasi bantuan untuk menyusun laporan keuangan. Pengenalan aplikasi bantuan penyusunan laporan keuangan juga berhasil mengikis persepsi bahwa sulit untuk melakukan penyusunan laporan keuangan karena kerumitan proses dan sulit untuk memahami makna, simbol dan angka dalam pencatatan akuntansi.
Pengaruh Tata Kelola Perusahaan, Manajemen Laba Riil, Dan Kepemilikan Pemerintah Terhadap Kualitas Laba Pada Perusahaan Di Indeks LQ-45 Jeremi Martinus; Rahayu Kusumawati
Jurnalku Vol 1 No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.209 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v1i4.58

Abstract

Pentingnya informasi laba dalam iklim bisnis di zaman modern seperti ini menuntut setiap perusahaan untuk menghasilkan laba yang berkualitas demi memenuhi keinginan investor. Oleh karena itu, diperlukan tata kelola yang dapat mengatasi permasalahan manajemen laba untuk dapat menghasilkan laba yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tata kelola perusahaan, manajemen laba riil, dan kepemilikan pemerintah terhadap kualitas laba. Analisis dalam penelitian ini dilakukan terhadap 23 perusahaan yang konsisten berada dalam indeks LQ45 sepanjang periode 2016 hingga 2020 yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling, sehingga didapatkan total sebanyak 115 observasi. Penelitian ini menggunakan model regresi data panel. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel tata kelola perusahaan, yang diproksikan oleh kepemilikan manajerial dan komite audit berepngaruh positif sedangkan kepemilikan institusional dan dewan komisaris independen berpengaruh negatif terhadap kualitas laba. Untuk variabel manajemen laba riil, hanya manipulasi arus kas saja yang berpengaruh negatif, sedangkan manipulasi beban diskresioner dan biaya produksi berpengaruh positif terhadap kualitas laba. Sedangkan kepemilikan pemerintah memiliki pengaruh negatif terhadap kualitas laba.
Penerapan PSAK 109 Pada BAZNAS Kota Magelang Dan Faktor-Faktor Yang Memengaruhinya Aulia Nur Latifah; Moh Mahrus
Jurnalku Vol 1 No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.041 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v1i4.62

Abstract

This study aims to analyze the implementation of PSAK 109 and the factors that influence it at BAZNAS Magelang City. This research was conducted in Magelang in February-April 2021. This research is a qualitative research with interview method to obtain primary data and literature study method to obtain secondary data. The results of this study indicate that BAZNAS Magelang City is still doing traditional zakat and infaq/alms accounting records and has not yet fully implemented PSAK 109, particularly related to the measurement, presentation, reporting, and disclosure of ZIS funds. As for the factors that influence the implementation of PSAK 109 at BAZNAS Magelang City, there are four factors that can be identified, namely differences in perceptions of the urgency of PSAK 109, limitations of information technology systems, limited human resources, and limited support from local governments. This study indicates that local governments need to provide adequate support for the implementation of PSAK 109, both policy support and financial support, which can accommodate the needs of information technology systems and human resource competencies. In addition, this study indicates that the central BAZNAS and the Indonesian Institute of Accountants (IAI) need to increase socialization and assistance to regional BAZNAS regarding the application of PSAK 109.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PSAK 109 dan faktor-faktor yang memengaruhinya pada BAZNAS Kota Magelang. Penelitian ini dilakukan di Magelang pada bulan Februari-April 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode wawancara untuk memperoleh data primer dan metode studi pustaka untuk memperoleh data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Magelang masih melakukan pencatatan akuntansi zakat dan infak/sedekah secara tradisional dan belum sepenuhnya menerapkan PSAK 109, khususnya terkait pengukuran, penyajian, pelaporan, dan pengungkapan dana ZIS. Adapun terkait faktor-faktor yang memengaruhi penerapan PSAK 109 pada BAZNAS Kota Magelang, terdapat empat faktor yang dapat diidentifikasi, yaitu perbedaan persepsi terhadap urgensi PSAK 109, keterbatasan sistem teknologi informasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan keterbatasan dukungan dari pemerintah daerah. Penelitian ini mengindikasikan bahwa pemerintah daerah perlu memberikan dukungan secara memadai terhadap penerapan PSAK 109, baik dukungan kebijakan maupun dukungan dana, yang dapat mengakomodasi kebutuhan sistem teknologi informasi dan kompetensi sumber daya manusia. Selain itu, penelitian ini mengindikasikan bahwa BAZNAS pusat dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) perlu meningkatkan sosialisasi dan asistensi kepada BAZNAS daerah terkait penerapan PSAK 109.
Apakah PT Rekayasa Industri Merekayasa Laporan Keuangan? Sebuah Analisis Menggunakan Beneish M-Score Kodirin
Jurnalku Vol 1 No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.836 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v1i4.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah laporan keuangan PT Rekayasa Industri (Rekind) tahun 2018 terindikasi dimanipulasi atau tidak.  Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan data sekunder. Laporan keuangan komparatif Rekind tahun 2018 yang tersedia di website Rekind menjadi objek penelitian ini.  Rekind mengalami kesulitan keuangan akibat perselisihan dengan PT Amara Panca Utama terkait proyek Banggai Ammonia Plant (BAP).  Model Beneish M-Score digunakan untuk mengukur potensi manipulasi pada laporan keuangan. Dugaan penelitian ini adalah PT Rekayasa Industri terindikasi memanipulasi laporan keuangan tahun 2018 mengingat kesulitan keuangan yang dialami. Hasil analisis menyimpulkan bahwa berdasarkan model Beneish M-Score laporan keuangan Rekind tahun 2018 terindikasi telah dimanipulasi.  Kesimpulan ini diambil berdasarkan nilai Beneish M-Score laporan keuangan Rekind tahun 2018 sebesar -1,49, lebih besar daripada nilai patokan, -2,22.  Temuan ini sejalan dengan temuan Y. A. Nugroho (2017) bahwa perusahaan melakukan manipulasi laporan keuangan sebagai salah satu cara untuk memperbaiki kondisi perusahaan yang buruk akibat mengalami kesulitan keuangan dan Haq et al (2017) bahwa financial distress berpengaruh negatif terhadap integritas laporan keuangan.  Terdapat dua rasio yang mengindikasikan telah dimanipulasi yaitu GMI dan TATA; tiga  rasio yang mengindikasikan tidak dimanipulasi yaitu  DSRI, AQI, dan SGAI; dan tiga rasio yang berada pada “grey area” yaitu SGI, DEPI, dan LVGI.   This study aims to test whether there is an indication of manipulation in the financial statements of PT Rekayasa Industri (Rekind) in 2018 or not. This research is descriptive using secondary data. The object of this research is the 2018 Rekind comparative financial Report available on the Record website. Rekind has experienced financial difficulties due to disputes with PT Amara Panca Utama regarding the Project of the Banggai Ammonia Plant. The method used to measure manipulation potential is the Beneish M-Score model. Rekind allegedly conducted manipulation to "improve" financial statements in 2018 as a way out of financial difficulties that hit. The results of the analysis concluded that the account was indicated to carry out manipulation for the financial statements of 2018. This conclusion was taken based on the value of the Beneish M-score of the 2018 financial statement of -1.49, greater than the benchmark value, -222. This finding is in line with the research before which concludes that the company conducts financial statements manipulation as one way to cover the condition of a bad company due to experiencing financial difficulties and that financial distress influencing the integrity of financial statements negatively. There are two indexes that are indicated to be manipulated, namely GMI and TATA; three indexes indicated that are not manipulated, namely DSRI, AQI, and SGAI; and three indexes that are on gray area, SGI, DEPI, and LVGI.
Kebijakan Keuangan Dan Siklus Pelaksanaan Anggaran Belanja Pemerintah Daerah Untuk Penanganan Pandemi Covid-19 Iklima Rahmadian Adi Wibowo; Iskandar
Jurnalku Vol 1 No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.74 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v1i4.67

Abstract

Kondisi darurat yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 menuntut perlunya respon pemerintah, baik aspek kebijakan keuangan maupun pelaksanaannya secara cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan kebijakan keuangan dalam penanganan Covid-19 dan melakukan tinjauan terhadap siklus pelaksanaan anggaran belanja Pemerintah Daerah Kabupaten “ABC” untuk penanganan pandemi Covid-19. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan metode studi lapangan berupa wawancara serta observasi dalam pengumpulan data pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten “ABC” untuk kemudian diolah dan dianalisis secara kualitatif dengan metode interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten “ABC” terhadap pandemi Covid-19 terdiri atas percepatan refocusing/realokasi anggaran, dan rasionalisasi anggaran pendapatan, serta optimalisasi penggunaan belanja tidak terduga yang dianggarkan terpusat pada SKPKD. Rangkaian aktivitas yang dilakukan dalam siklus pelaksanaan anggarannya melibatkan PPKD dan pengelola kegiatan dan/atau keuangan pada SKPD yang terkait dengan penangan Covid-19. Tahapan dalam siklus hampir sama dengan proses belanja non penanganan Covid-19, tetapi berbeda dalam hal penyiapan penyesuaian dokumen pelaksanaan, dan percepatan dalam pencairan dana. Hasil penelitian dapat menjadi pembelajaran dalam mengantisipasi keadaan yang mendesak/darurat. The emergency conditions caused by the Covid-19 pandemic require the government to respond, both in terms of financial policy and its implementation quickly. This study aims to identify the application of financial policies in handling Covid-19 and to review the implementation cycle of the "ABC" Regency Regional Government budget for handling the Covid-19 pandemic. Data collection was carried out through literature study and field study methods in the form of interviews and observations in data collection at the "ABC" Regency Regional Finance Agency to then be processed and analyzed qualitatively with interactive methods. The results showed that the "ABC" District Government's financial policy towards the Covid-19 pandemic consisted of accelerating budget refocusing/reallocation, and rationalizing the revenue budget, as well as optimizing the use of unexpected expenditures that were budgeted centered on SKPKD. The series of activities carried out in the budget implementation cycle involve PPKD and activity and/or financial managers at SKPD related to Covid-19 handling. The stages in the cycle are almost the same as the non-Covid-19 spending process, but differ in terms of preparing the adjustment of implementation documents, and in accelerating the disbursement of funds. The results of the research can be a lesson in anticipating urgent/emergency situations.
Model Bisnis Peternakan Kambing Perah Rakyat Di Lingkungan Penyandang Disabilitas : (Studi Kasus Desa Karangpatihan) Muhammad Syahrul Fuady; Joko Sumantri
Jurnalku Vol 1 No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.594 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v1i4.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat model bisnis kanvas beternak  kambing perah dalam rangka pemberdayaan masyarakat di lingkungan penyandang disabilitas di Desa Karangpatihan. Model bisnis kanvas peternakan kambing perah di lingkungan masyarakat Desa Karangpatihan diharapkan dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan pendapatan bagi peternak kambing perah non disabilitas maupun disabilitas . Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan proses pengumpulan data dan infromasi menggunakan metode participatory rural appraisal (PRA), kami menemukan bahwa masyarakat Desa Karangpatihan berkeinginan melakukan ternak kambing perah yang nantinya bisa ditularkan untuk penyandang disabilitas. Dalam mengelola bisnis ternak kambing perah, masyarakat desa Karangpatihan mengalami  kendala dalam penyimpanan dan pemasaran susu kambing, curah hujan yang relatif sedikit sehingga menyebabkan kekeringan, dan sulitnya warga mendapatkan pakan ternak natural di musim kemarau serta keterbatasan pengetahuan dalam menangani penyakit pada kambing.
Analisis Hubungan Kausalitas Konsumsi Energi (Terbarukan Dan Tidak Terbarukan) Dengan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Khairunas Nurdin; Muhammad Syahrul Fuady
Jurnalku Vol 1 No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.912 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v1i4.83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis estimasi jangka pendek dan jangka panjang serta hubungan kausalitas antara konsumsi energi terbarukan dan energi tidak terbarukan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia menggunakan data tahunan dari tahun 1990 hingga 2019. Metode Ordinary Least Square (OLS) dan Error Correction Term (ECT) digunakan untuk menganalisis estimasi model jangka pendek maupun jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi energi terbarukan dan energi tidak terbarukan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. Dalam jangka pendek, hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi energi tidak terbarukan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan konsumsi energi terbarukan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil uji kausalitas Granger menunjukkan tidak adanya hubungan kausalitas antara konsumsi energi terbarukan dan pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek, serta antara konsumsi energi tidak terbarukan dan pertumbuhan ekonomi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Selain itu, terdapat kausalitas dua arah antara konsumsi energi terbarukan dan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.
Apakah Laporan Keuangan Koperasi X Telah Sesuai Dengan SAK ETAP? Defina Karunia Putri; Arifah Fibri Andriani
Jurnalku Vol 1 No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.161 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v1i4.85

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengulas penerapan standar akuntansi keuangan dalam laporan keuangan Koperasi Pegawai Republik Indonesia X yang berlokasi di Kota Tegal. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis konten yang bersumber dari laporan keuangan entitas. Data penelitian berupa laporan keuangan tahun 2019 yang diperoleh langsung dari pengurus entitas. SAK ETAP dan Permen KUMK No. 13 Tahun 2015 digunakan sebagai rujukan dalam melakukan analisis lebih lanjut berdasarkan data dan informasi yang telah diperoleh dari analisis konten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara umum KPRI X telah menyajikan laporan keuangan sesuai dengan SAK ETAP maupun Permen KUMK No. 13 Tahun 2015. Penelitian ini juga menyarankan kepada Ikatan Akuntansi Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk melakukan koordinasi dalam penyusunan standar akuntansi keuangan untuk koperasi di Indonesia.
Analisis Pengaruh Belanja Iklan terhadap Kinerja Perusahaan dengan Corporate Social Responsibility sebagai Variabel Moderasi Dyah Rizki Anggita; Rahayu Kusumawati
Jurnalku Vol 1 No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.133 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v1i4.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja iklan terhadap kinerja perusahaan yang diukur dengan penjualan dan profitabilitas perusahaan dengan pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja iklan dan pengungkapan CSR terhadap kinerja perusahaan. Penelitian ini menggunakan data dari 40 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sektor Consumer Non-Cyclicals pada periode 2015 s.d. 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode regresi linier berganda dengan menggunakan aplikasi STATA 16. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa belanja iklan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penjualan perusahaan, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa CSR memoderasi secara tidak signifikan hubungan belanja iklan dengan kinerja perusahaan.

Page 1 of 2 | Total Record : 12