Articles
88 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 3 (2018)"
:
88 Documents
clear
Pengaruh locus of control internal terhadap kinerja karyawan dengan etika kerja islam sebagai variabel moderasi
Risahayu Umiyaroh;
Tetra Hidayati;
Rabiatul Adawiyah
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v3i3.3420
This study aims to examine the effect of internal locus of control on employee performance with Islamic work ethics as a moderating variable. The first hypothesis examines whether the internal locus of control affects employee performance. The second hypothesis examines whether Islamic work ethics affects employee performance. The third hypothesis examines whether Islamic work ethics is a moderating variable in terms of internal locus of control and employee performance. Population in this research is all employees of Bank Syariah Mandiri Branch Office of Samarinda. In determining the number of samples, the authors used a saturated census (census) technique in which all members of the population were used as a total sample size of 40 people. Research data were collected by survey method and analyzed using moderation regression with the help of data management system computerized program SPSS 23. From the results of the study showed that the internal locus of control positive effect on employee performance. And the Islamic work ethic also shows a positive influence on employee performance. Another result that can be concluded is that Islamic work ethic variable is a moderation variable and at the same time become independent variable (predictor) in relation between locus of control internal and employee performance. Internal locus of control variable is an independent variable (predictor) in relation to employee performance.
Faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan retribusi pengujian kendaraan bermotor dan kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah kabupaten berau
Hendra Syaifuddin;
Eny Rochaida;
Anis Rachma Utary
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v3i3.3682
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, jumlah kendaraan bermotor roda empat dan roda enam terhadap penerimaan retribusi pengujian kendaraan bermotor dan pendapatan asli daerah di Kabupaten Berau. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Keynes, yang menjadi landasan utama pentingnya peran pemerintah dalam perekonomian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series dari tahun 2007 – 2016, sedangkan alat analisis yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) Pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif akan tetapi tidak signfikan terhadap penerimaan retribusi pengujian kendaraan bermotor, 2) Jumlah jumlah kendaraan bermotor roda empat dan roda enam berpengaruh signifikan terhadap penerimaan retribusi pengujian kendaraan bermotor, 3) Penerimaan retribusi pengujian kendaraan bermotor berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah, 4) pertumbuhan ekonomi, jumlah kendaraan bermotor roda empat dan roda enam berpengaruh tidak langsung terhadap pendapatan asli daerah melalui penerimaan retribusi pengujian kendaraan bermotor.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan asli daerah (pad) sebagai pendorong kemandirian keuangan daerah pada kota bontang
Defri Kurniawan
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v3i3.3236
Tujuan penulisan ini adalah (1) untuk mengetahui perkembangan kemandirian keuangan daerah di Kota Bontang; (2) untuk mengetahui Jumlah Penduduk,Belanja Pembangunan Pemerintah dan Investasi Swasta berpengaruh secara simultan dan secara signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB); dan (3) untuk mengetahui Jumlah Penduduk,Belanja Pembangunan Pemerintah, Investasi Swasta dan PDRB berpengaruh secara simultan dan secara signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).Penelitan ini dilaksanakan di Kota Bontang dengan kurun waktu tahun 2005-2015. Berdasarkan hasil rumusan masalah dan hipotesis, maka data yang dikumpulkan dianalisis secara kuantitatif untuk membuktikan hipotesis.Perkembangan kemandirian keuangan daerah dihitung menggunakan rasio kinerja keuangan daerah, sedangkan besaran pengaruh antar variabel dihitung menggunakan analisa jalur, menggunakan SPSS versi 20.Hasil analisis rasio kinerja keuangan daerah menunjukkan Derajat Desentralisasi Fiskal Kota Bontang sebesar 5,62 % berada dalam kategori sangat kurang (DDF10%).Investasi Swasta adalah faktor dominan yang berpengaruh langsung dan signifikan terhadap PDRB. Jumlah Penduduk dan Belanja Pembangunan Pemerintah berpengaruh langsung namun tidak signifikan terhadap PDRB. Jumlah Penduduk berpengaruh langsung dan signifikan terhadap PAD, Belanja Pembangunan Pemerintah berpengaruh langsung namun tidak signifikan. Investasi Swasta dan PDRB berpengaruh langsung namun tidak signifikan.Jumlah Penduduk,Belanja Pembangunan Pemerintah dan Investasi Swasta berpengaruh tidak langsung terhadap PAD melalui PDRB
Analisis pergeseran struktur ekonomi dan daya saing komoditas ekspor dalam perekonomian wilayah kabupaten malinau
Mastika Mastika;
Theresia Militina;
Warsilan Warsilan
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v3i3.2972
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk sektor unggulan, pola pergeseran struktur sektor ekonomi dan daya saing ekspor masyarakat terhadap perekonomian Kabupaten Malinau. Jenis penelitian eksploratif kuantitatif, dimana jenis data yang digunakan adalah data sekunder (time series) dengan pendekatan kuantitatif 2005-2014 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Perencanaan dan Pembangunan di Malinau atau Kalimantan Utara. Berdasarkan Analisis Lokasi Kuantitas (LQ) di Kabupaten Malinau ada enam sektor: pertanian; listrik, gas dan air minum; bangunan dan konstruksi; perdagangan, hotel dan restoran; juga oleh layanan sebagai leading sector. Hasil Analisis Struktur Shift Share (SSA) yang telah diklasifikasikan telah mengubah struktur ekonomi Kabupaten Malinau dari sektor sekunder ke sektor tersier dan primer dalam 10 tahun. Sedangkan daya saing ekspor masyarakat daya saing Kabupaten Malinau melalui Revealed Comparative Advantage (RCA), lihat apakah produk ekspor batubara dan mineral (tipe A, B dan C) terbukti memiliki keunggulan komparatif yang lebih tinggi dengan keunggulan komparatif komoditi yang sama. di tingkat Provinsi Kalimantan Utara.
Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana bagi hasil terhadap belanja modal serta pertumbuhan ekonomi kabupaten berau
Yusuf Rahmatullah;
Michael Michael;
Anis Rachma Utary
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v3i3.3609
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah dan dana bagi hasil terhadap belanja modal dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Berau. Penelitian ini adalah penelitian kausalitas yang menganalisa pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung beberapa variable bebas terhadap variable terikat. Variable yang digunakan adalah variable pendapatan asli daerah dan dana bagi hasil terhadap belanja modal dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Berau. Data yang digunakan adalah data sekunder time series tahun 2007-2016, model analisis yaitu Path Analisys. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara langsung variable pendapatan asli daerah memiliki hubungan positif namun tidak signifikan terhadap belanja modal Kabupaten Berau sedangkan dana bagi hasil berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal Kabupaten Berau. Pendapatan asli daerah berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Berau sedangkan dana bagi hasil berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal Kabupaten Berau. Secara tidak langsung pendapatan asli daerah berpengaruh negative terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Berau melalui belanja modal, sedangkan dana bagi hasil secara tidak langsung berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Berau melalui belanja modal.
Pengaruh investasi dan inflasi serta kurs terhadap pertumbuhan ekonomi di indonesia
Sanawiyah Septiani;
Theresia Militina;
Nurjanana Nurjanana
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v3i3.3461
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel Investasi dan Inflasi serta Kurs terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan alat analisis Regresi Linier Berganda dengan sistem komputerisasi yang menggunakan program SPSS 22 yang mengacu pada data-data sekunder. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series dari tahun 2006-2015.Hasil dari penelitian adalah: (1) Variable Investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi selama kurun waktu 2006-2015. (2) Inflasi berpengaruh positif dan tidak signifikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi selama kurun waktu 2006-2015,. (3) Kurs berpengaruh negatif dan signifikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi selama kurun waktu 2006-2015.
Pengaruh pertumbuhan ekonomi dan pengangguran serta inflasi terhadap kemiskinan di kalimantan timur
I Putu Tedy Suepa;
Irwan Gani;
Muliati Muliati
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v3i3.3753
Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisi pengaruh variabel pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran dan tingkat inflasi terhadap tingkat kemiskinan di tiga kota di Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan metode Least Square Dummi Variabel (LSDV) yang menggunakan data antar ruang (cross section) dan time series tahun 2006 sampai dengan 2015 di tiga kota di Kalimantan Timur dengan bantuan software Eviews 8.0. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di tiga kota di Kalimantan timur, tingkat pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di tiga kota di Kalimantan Timur, dan tingkat inflasi berpengaruh positif dan tidak sigifikan terhadap tingkat kemiskinan di tiga kota di Kalimantan Timur.
Pengaruh jumlah unit usaha, investasi, dan upah terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri kecil pengaruh kurs valuta asing dan inflasi terhadap nilai ekspor non migas serta pertumbuhan ekonomi kalimantan timur
Eko Prasetyo;
Michael Michael;
Andriawan Kustiawan
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v3i3.3288
Pengaruh Kurs Valuta Asing Dan Inflasi Terhadap Nilai Ekspor Non Migas Serta Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Timur. Dibimbing oleh Michael sebagai pembimbing I dan Andriawan sebagai pembimbing II. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kurs valuta asing dan inflasi terhadap nilai ekspor non migas serta pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur pada tahun 2000 sampai 2015. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan alat analisis jalur dengan menggunakan program SPSS 21. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurs valuta asing berpengaruh signifikan terhadap ekspor non migas serta pertumbuhan ekonomi, inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap ekspor non migas tetapi inflasi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, ekspor non migas berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi
Pengaruh belanja pembangunan sektor pariwisata dan investasi serta promosi sektor pariwisata terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan pendapatan asli daerah di kabupaten berau
Maria Margareta Ita Dewanti Saptorini;
Theresia Militina;
Jiuhardi Jiuhardi
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v3i3.3652
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja pembangunan sektor pariwisata dan investasi serta promosi sektor pariwisata terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan pendapatan asli daerah di Kabupaten Berau. Penelitian ini adalah penelitian kausalitas yang menganalisa pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung beberapa variabel eksogen terhadap variabel endogen. Variabel yang digunakan adalah variabel belanja pembangunan sektor pariwisata dan investasi serta promosi sektor pariwisata terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan pendapatan asli daerah di Kabupaten Berau. Data yang digunakan adalah data sekunder time series tahun 2007-2016, model analisis yaitu Path Analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara langsung variabel belanja pembangunan sektor pariwisata dan promosi sektor pariwisata tidak berpengaruh signifikan terhadap kunjungan wisatawan, sedangkan investasi berpengaruh signifikan terhadap kunjungan wisatawan. Belanja pembangunan sektor pariwisata, investasi, promosi sektor pariwisata dan kunjungan wisatawan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah. Secara tidak langsung Belanja pembangunan sektor pariwisata berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah melalui kunjungan wisatawan, sedangkan investasi dan promosi sektor pariwisata tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah melalui kunjungan wisatawan.
Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana bagi hasil serta dana alokasi khusus terhadap belanja pembangunan dan tingkat kesenjangan daerah
Hesty Sapriana;
Theresia Militina;
Aji Sofyan Effendi
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 3 (2018): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jiem.v3i3.3148
Tujuan Penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil dan Dana Alokasi Khusus secara langsung maupun tidak langsung terhadap Belanja Pembangunan di Provinsi Kalimantan Timur, dan pengaruhnya secara keseluruhan terhadap kesenjangan daerah di provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian dokumentasi (archeival) dengan pendekatan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan data sekunder pada kurun waktu 2007 – 2016. Hasil penelitian menunjukkan pada model pertama, Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil dan Dana Alokasi Khusus secara langsung tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Belanja Pembangunan di Provinsi Kalimantan Timur. Model kedua Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil dan Dana Alokasi Khusus secara langsung berpengaruh secara signifikan terhadap Tingkat Kesenjangan Daerah di provinsi Kalimantan Timur. Belanja Pembangunan secara langsung berpengaruh secara signifikan terhadap Tingkat Kesenjangan Daerah di Provinsi Kalimantan Timur. Pengaruh tidak langsung Pendapatan Asli Daerah terhadap Tingkat Kesenjangan Daerah melalui Belanja Pembangunan, diperoleh koefisien positif sebesar 0,042354, kemudian Dana Bagi Hasil memiliki pengaruh langsung secara positif sebesar 0,005694 terhadap Tingkat Kesenjangan Daerah, namun Dana Alokasi Khusus memiliki pengaruh tidak langsung secara negative sebesar - 0,002925 terhadap Tingkat Kesenjangan Daerah, sehingga tidak dapat didukung hipotesisnya.