cover
Contact Name
Muhammad Galib Ishak
Contact Email
galibishak@yahoo.co.id
Phone
+62811452537
Journal Mail Official
galibishak@yahoo.co.id
Editorial Address
Sekretariat Pascasarjana Universitas Tadulako, Jl. Sukarno-Hatta km 9 Tondo, Kecamatan Mantikulere Kota Palu, Sulawesi Tengah KP 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 20898630     EISSN : 29625696     DOI : https://doi.org/10.22487/jstt
JSTT (Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako) is a peer-reviewed journal that aims to publish and disseminate original research articles on the latest developments in all fields of engineering science and technology. The journal publishes original papers in Indonesian or in English, which contribute to understanding engineering science and improving engineering technology and science. The articles may be theoretical (including computational), experimental or both. The contribution should be unpublished before and not under consideration for publication elsewhere.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 2 (2024): Agustus 2024" : 5 Documents clear
STUDI KOMPARATIF PASANG SURUT METODE LEAST SQUARE DAN METODE ADMIRALTY DI PELABUHAN DONGGALA Setiyawan, Dr.
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 10 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jstt.v10i2.583

Abstract

Pelabuhan Donggala merupakan pelabuhan bongkar muat barang yang terhubung dengan Kota Donggala terletak di Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala. Gempa dan tsunami Tahun 2018 menyebabkan kerusakan fasilitas pelabuhan, termasuk dermaga di Pelabuhan Donggala. Oleh karena itu, diperlukan pembuatan rencana pengembangan pelabuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan jenis pasang surut dan membandingkan hasil pengolahan pasang surut menggunakan Metode Kuadrat Terkecil dan Metode Admiralty. Analisis data menggunakan data pengamatan pasut periode 15 hari di Pelabuhan Donggala. Jenis pasang surut didasarkan pada perhitungan Bilangan Formzhal dengan menggunakan Metode Kuadrat Terkecil dan Metode Admiralty yaitu pasang campuran cenderung berlipat ganda setiap hari. Berdasarkan konstanta pasut harmonik, elevasi muka air kuadrat terkecil adalah HHWL 249.682 cm, MHWL 200.437 cm, MSL 128.957 cm, MLWL 57.457 cm dan LLWL 8.212 cm. Sedangkan pada metode Admiralty tinggi muka air adalah HHWL 221.373 cm, MHWL 167.522 cm, MSL 128.540 cm, MLWL 89.558 cm dan LLWL 35.708 cm. Berdasarkan hasil perbandingan perhitungan RMSE data pengamatan dan data sekunder, diperoleh nilai RMSE metode least square sebesar 4,204 cm dan nilai RMSE metode Admiralty sebesar 8,636 cm. Agar analisis pasut lebih akurat bila menggunakan metode least square karena nilai RMSE yang didapat lebih rendah dibandingkan dengan metode Admiralty.
ANALISIS PERSYARATAN TEKNIS RUMAH TINGGAL WARGA DI DESA LOLU KECAMATAN SIGI BIROMARU BERDASARKAN UNDANG UNDANG NO. 28 TAHUN 2002 Asnudin, Andi
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 10 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jstt.v10i2.662

Abstract

Abstrak: Pada tanggal 28 september 2018 di Palu, Donggala dan Sigi telah terjadi gempa yang mengakibatkan likuefaksi di beberapadaerah dan kerusakan infrastruktur. Salah satu daerah yang terkena dampak gempa tersebut, yaitu Desa Lolu yang mengalami kerusakan infrastruktur seperti banyaknya rumah yang retak sedang, retak besar dan bahkan ada rumah yang runtuh. Sehingga banyak rumah yang dibangun dan di rehabilitasi kembali. Oleh karena itu, perlu dilakukan penilaian kelayakan bangunan salah satunya mengenai persyaratan teknis pada bangunan rumah tinggal yang berada di Desa Lolu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis persyaratan teknis rumah tinggal warga yang ada di Desa Lolu Kecamatan Sigi Biromaru Berdasarkan UndangUndang No. 28 Tahun 2002. Data primer berupa survey menggunakan daftar simak, wawancara, dan dokumentasi. Data sekunder berupa data jumlah rumah dari kantor desa. Analisa data digunakan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persyaratan intensitas bangunan memenuhi nilai KDB yaitu 86,52% dan nilai KLB 100 % yang telah memenuhi persyaratan teknis. Persyaratan tata bangunan dinyatakan layak fungsi/huni pada penampilan bangunan secara umum didapatkan tidak mengalami kerusakan. Tata ruang dalam bangunan diperoleh kategori rusak ringan maksimum pada penutup lantai danpenutup plafon dengan nilai 7,9%. Keseimbangan, Keserasian dan Keselarasan dengan Lingkungan dimanfaatkan sebagai area parkir. Persyaratan keandalan bangunan dinyatakan layak fungsi/huni karena memenuhi persyaratan teknis aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN POWER SHORE CONNECTION PADA TERMINAL PETIKEMAS MAKASSAR rukmini, rukmini
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 10 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jstt.v10i2.695

Abstract

Abstrak Power Shore Connection yang beroperasi pada terminal petikemas berfungsi mengalirkan aliran listrik yang bersumber dari darat ke kapal, sehingga kapal-kapal yang sandar di Pelabuhan TPM dapat men-standby kan genset kapal sambil tetap menggunakan peralatan listrik yang ada di kapal. Kemampuan Power Shore Connection yang dimiliki Pelabuhan Terminal Petikemas Makassar masih terbatas yakni hanya berkapasitas 1000 kVA dan terbagi ke dalam 3 bahagian yakni dengan frekwensi 60 HZ untuk berdaya di bawah 100 kVA dan di atas 100 kV, sedangkan yang sisanya adalah untuk berfrekwensi 50 Hz. Tujuan Penelitian adalah untuk menganalisis pemanfaatan optimal dari Power Shore Connection; Perbandingan konsumsi bahan bakar dan biaya energi listrik antara penggunaan energi listrik dari kapal dibandingkan dengan penggunaan listrik dari dermaga (Power Shore Connection). Analisis data, diantaranya: Menghitung BOR (Berth Occupancy Ratio); Memprediksi kebutuhan daya listrik kapal berdasarkan typenya; Memprediksi jumlah daya listrik yang dimintakan ke PLN; Menghitung perbandingan biaya antara penggunaan bbm solar dibanding kWh listrik PLN. Diperoleh hasil penelitian bahwa untuk sampel kapal yang diteliti, generator kapal yang menghasilkan daya 680 kW, apabila menjalankan genset kapal maka biaya bbm yang diperlukan adalah Rp. 3.262.980,- per jam. Sedangkan apabila menggunakan power shore connectionmaka biaya yang diperlukan adalah Rp. 1.035.558,- per jam. Sehingga penghematan yang diperoleh adalah Rp. 2.227.422,- per jam.
Kajian Parameter Hidrologi DAS Rawasari Kota Tarakan Menggunakan HEC-HMS Amiruddin, Aswar; Widiyanti, Aneza Ferdani
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 10 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jstt.v10i2.697

Abstract

Kota Tarakan merupakan kota pulau, sehingga dalam penyediaan air bersih mengandalkan sistem konservasi dengan membangun beberapa embung untuk menampung air saat musim hujan. Permasalahan saat ini yang terjadi di Kota Tarakan adalah meningkatnya pertambahan jumlah penduduk yang berpengaruh pada peningkatan alih fungsi lahan dan berkurangnya daya resap air pada setiap daerah tangkapan air di Tarakan. Diperlukan perencanaan yang didukung oleh studi awal terkait analisis hidrologi daerah tangkapan Embung Rawasari. Penelitian ini bertujuan mengkaji parameter hidrologi dan debit limpasan langsung pada daerah aliran sungai (DAS) Rawasari dengan periode ulang 10, 20 dan 50 tahun. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan model HEC-HMS sebagai tools yang membantu mengalasis hujan limpasan. Berdasarkan simulasi HEC-HMS diperoleh beberapa parameter DAS seperti luas DAS sebesar 2.99 km2 dengan panjang sungai 1.4 km. Hasil lain yang diperoleh dengan menggunakan HEC-HMS ini adalah nilai debit aliran sebagai alihragam hujan menjadi aliran dimana debit puncak aliran yang diperoleh sebesar 2.672 m3/dtk untuk periode ulang 10 tahun, 2.885 m3/dtk periode ulang 20 tahun dan 2.987 m3/detik periode ulang 50 tahun
PENGARUH PILAR SEGITIGA DAN PILAR SETENGAH LINGKARAN TERHADAP KEDALAMAN GERUSAN Zukaenah, Khoriana; Herman, Rudi
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 10 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jstt.v10i2.700

Abstract

Pilar merupakan bagian dari struktur bawah jembatan yang senantiasa terdampak pada aliran sungai sehingga rentan terhadap gerusan sekitar pilar. Gerusan mengakibatkan pengikisan disekitar pilar. Adapun faktor yang mempengaruhi gerusan lokal pada pilar jembatan yaitu bentuk geometrik pilar, karakteristik aliran dan jenis sedimen. Penelitian bertujuan untuk mengetahui seberapa besar gerusan dan pola gerusan disekitar pilar segitiga dan pilar setengah lingkaran. Ukuran pilar yang digunakan adalah panjang 50 cm, lebar 10 cm dan tinggi 50 cm. Sedangkan untuk aliran menggunakan ketinggian muka air 4,5 cm dan 7,6 cm dengan debit aliran 10,376 liter/detik. Sedimen yang digunakan adalah pasir yang lolos saringan No. 10 dan tertahan saringan No. 20 dengan nilai d50 = 0,62 mm; untuk setiap kali percobaan dilakukan selama 120 menit. Hasil yang diperoleh dimana kedalaman gerusan maksimum pada pilar segitiga untuk tinggi muka air 4,5 cm adalah 3,3 cm, dan tinggi muka air 7,6 cm adalah 2.9 cm. Untuk pilar setengah lingkaran untuk ketinggian muka air 4,5 cm kedalaman gerusan maksimum sebesar 3 cm, dan untuk tinggi muka air 7,6 cm adalah 2.7 cm. Disimpulkan bahwa dengan debit yang sama, semakin rendah tinggi muka air maka semakin besar kedalaman gerusan yang terjadi. Pola gerusan yang terjadi pada pilar segitiga dan pilar setengah lingkaran akibat aliran yang berasal dari hulu dan terbentuk akibat perbedaan geometrik pilar.

Page 1 of 1 | Total Record : 5