cover
Contact Name
Nur Evira Anggrainy
Contact Email
nur.bahrain@iain-manado.ac.id
Phone
+6285398951811
Journal Mail Official
jiva.pi@iain-manado.ac.id
Editorial Address
JL. Dr.S.H. Sarundajang Kawasan Ring Road I, Malendeng, Manado 95128
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health
ISSN : -     EISSN : 27234363     DOI : http://dx.doi.org/10.30984/jiva
JIVA: Journal of behavior and mental health adalah jurnal peer-reviewed yang diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Program Studi Psikologi Islam. JIVA merupakan kumpulan artikel yang memuat hasil-hasil penelitian maupun buah pikiran yang berdasarkan keilmuan psikologi. Keilmuan psikologi mengkaji tentang perilaku manusia serta hubungan manusia dengan sekitarnya. Oleh karena itu, JIVA hadir sebagai jurnal yang akan meneliti dan mengkaji masalah maupun fenomena yang dihadapi oleh manusia. JIVA menerima tulisan yang mengkaji keilmuan psikologi, dan setiap naskah tulisan yang masuk kepada para editor diminta untuk mengikuti format yang telah ditentukan. Semua naskah yang masuk, telah melalui peer-reviewer sebelum diterbitkan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2020)" : 5 Documents clear
PENGARUH IKLIM ORGANISASI TERHADAP BURNOUT PADA PERAWAT RUMAH SAKIT DI LEBAK DALAM MASA COVID-19 Fera Verentina Marpaung; Endro Puspo Wiroko; Seta Wicaksana
JIVA : Journal of Behavior and Mental Health Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiva.v1i2.1390

Abstract

ABSTRACTThis study aims to find effect from organizational climate to burnout in hospital nurses in Lebak during the COVID-19. Nurses who worked during the COVID-19 were at the forefront of cutting infected tissues and this resulted in quite high suffering. The main fatigue is emotional or better known as burnout. One of the causes of burnout is organizational climate. A high organizational climate can produce a positive work environment so that nurses don’t feel a threat at work. Respondents in this study were nurses who worked at the hospital in Lebak as many as 177 respondents who were selected through purposive sampling technique. The measuring instruments used in this research were CLIOR Scale Short Version and Maslach Burnout Inventory. The results of the calculation of the regression analysis technique show that the significance value is 0.283 (p> 0.05). This means that there is no effect from organizational climate to burnout in hospital nurses in Lebak during the COVID-19.Keywords : Organizational Climate, Burnout, Nurse, COVID-19 ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh iklim organisasi terhadap burnout pada perawat rumah sakit di Lebak dalam masa COVID-19. Perawat yang bekerja dalam masa COVID-19 ini menjadi salah satu garda terdepan bagi pemutusan jaringan tertular dan hal tersebut mengakibatkan kelelahan yang cukup tinggi. Kelelahan yang paling utama adalah secara emosional atau lebih dikenal dengan istilah burnout. Salah satu penyebab terjadinya burnout adalah iklim organisasi. Iklim organisasi yang tinggi dapat menghasilkan lingkungan kerja yang positif sehingga perawat tidak merasa adanya ancaman dalam bekerja. Responden dalam penelitian ini merupakan perawat yang bekerja di rumah sakit di Lebak sebanyak 177 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah CLIOR Scale Short Version dan Maslach Burnout Inventory. Hasil perhitungan teknik analisis regresi menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0.283 (p > 0.05). Hal tersebut berarti tidak terdapat pengaruh iklim organisasi terhadap burnout pada perawat rumah sakit di Lebak dalam masa COVID-19.Kata kunci : Iklim Organisasi, Burnout, Perawat, COVID-19
PENINGKATAN PEMAHAMAN PENANGANAN KESEHATAN MENTAL INTEGRATIF (PSIKOLOGI DAN KEISLAMAN) MELALUI VIDEO PROMOTIF Fuji Astutik
JIVA : Journal of Behavior and Mental Health Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiva.v1i2.1391

Abstract

ABSTRACTThis research aims to find out the improved understanding of integrative mental health treatment (psychological and islamic) through promotive videos. This research method uses the one group pretest-posttest design experiment. The research sample is 61 people which is 25% of the population. The result of the study confirms that there is a significant increase indicated by the significance of 0.001<0.005. In addition, the t-count is also greater than the t-table which is 3,521 and the t count is 2,660. The conclusion of this study is that the promotion of mental health treatment that is integrated between science and islam is proven effective by using promotive video.Keywords: Understanding, Mental Health, Video, Integration  ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pemahaman penanganan kesehatan mental integrative (psikologi dan keislaman) melalui video promotif. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen the one group pretest-posttest design. Sampel dari penelitian berjumlah 61 orang yang merupakan 25% dari populasi. Hasil penelitian menemukan bahwa ada peningkatan yang signifikan ditunjukkan dengan angka signifikansi 0,001<0,005. Selain itu t hitung juga lebih besar dari t tabel yaitu 3,521 dan t hitung sebesar 2,660. Kesimpulan dari penelitian ini adalah promosi penanganan Kesehatan mental yang terintegrasi antara sains dan keislaman terbukti efektif dilakukan dengan menggunakan video promotif.Kata Kunci: Pemahaman, Kesehatan mental, Video, Integrasi
METODE PEMBELAJARAN DISCRETE TRIAL TRAINING (DTT) UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERWUDHU BAGI ANAK AUTIS Mauliya Nandra Arif Fani
JIVA : Journal of Behavior and Mental Health Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiva.v1i2.1392

Abstract

ABSTRACTEducation is the right of every citizen regardless of any physical abnormality to form people who are faithful and devoted to God Almighty, have a noble character, are healthy, knowledgeable, capable, creative, independent, and become democratic and responsible citizens. Thus, children with special needs have the right to get an education, including religious education as a solution in order to achieve these goals. Therefore, this study aims to train the ability of ablution for children with autism so that they can worship like children in general. This study uses the literature study method, namely by making observations on relevant library books and scientific articles and then concluding. The results of this study indicate that the Discrete Trial Training learning method has a positive impact on practicing ablution for children with autism, marked by a good response. In this method, there is a repetition of the behavior. Appropriate behavior is rewarded, while inappropriate behavior does not receive a reward, thus stimulating to show the expected behavior.Keywords: Discrete Trial Training, Wudu, Autism ABSTRAKPendidikan merupakan hak setiap warga negara tanpa memandang kelainan fisik apapun dengan tujuan membentuk manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dengan demikian, anak berkebutuhan khusus memiliki hak untuk mendapat pendidikan, termasuk pendidikan agama sebagai solusi dalam rangka mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melatih kemampuan berwudhu bagi anak autis agar dapat beribadah seperti anak pada umumnya. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, yaitu dengan melakukan observasi pada buku-buku perpustakaan dan artikel ilmiah yang relevan kemudian disimpulkan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran Discrete Trial Training memberi dampak positif dalam melatih kemampuan berwudhu bagi anak autis ditandai dengan adanya respon yang baik. Dalam metode ini terdapat pengulangan tingkah laku. Tingkah laku yang sesuai mendapat hadiah sedangkan tingkah laku yang tidak sesuai tidak mendapat hadiah sehingga merangsang untuk menunjukkan tingkah laku yang diharapkan.Kata Kunci: Discrete Trial Training, Berwudhu, Autis
DAMPAK MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE PADA PENDIDIKAN ISLAM MTs AL MUHAJIRIN MANADO DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI ANAK DI ERA COVID-19 Nur’ain Pakaya; Faudzan Azhar Kida; Wirahayu Atas
JIVA : Journal of Behavior and Mental Health Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiva.v1i2.1393

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the impact of online learning on Islamic education at Madrasah Al Muhajirin Manado in the covid-19 era. This study uses qualitative methods by collecting observation and interview data. The result is the online learning is less effective because several subjects are difficult to understand since every child has psychological and background differences when viewed in terms of student attitudes or behavior. In online learning, the teacher only provides material and assignments, so that the process that occurs is only teaching, while there is no moral education. Besides, several students cannot afford the internet quota to do online learning. So, the conclusion of this research is that method isn't effective.Keywords: Online Learning, Covid-19 ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembelajaran online pada pendidikan Islam di Madrasah Al Muhajirin Manado pada era covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara pengumpulan data observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran online kurang efektif, karena ada beberapa mata pelajaran yang sulit dipahami apalagi melihat setiap anak memiliki latar belakang dan psikologis yang berbeda-beda apabila dilihat dari segi sikap atau perilaku siswa. Dalam pembelajaran online, guru hanya memberikan materi dan tugas, sehingga proses yang terjadi hanya pengajaran saja, sedangkan pendidikan akhlak tidak ada. Selain itu, dari segi ekonomi keluarga, dimana siswa yang tidak mampu membeli kuota internet untuk belajar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode ini tidak efektif.Kata Kunci: Pembelajaran Online, Covid-19
DAMPAK PHYSICAL DISTANCING TERHADAP KEMAMPUAN SOSIAL PEMUDA Mirnawati A. Mauludu
JIVA : Journal of Behavior and Mental Health Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiva.v1i2.1394

Abstract

ABSTRACTThis research aims to study the impact of physical distancing on the youth's social abilities. This research using a qualitative approach by observation, interviews, and documentation to data collects. This study involved those who participated in youth organizations (PMRD) in Sindulang Satu Lingkungan I Village, Tuminting District, Manado City. The results show that the physical distancing on the youth's social abilities is that they do not get obstacles to communicating and educating the public regarding Covid-19 by utilizing social media. In terms of social interaction, there is still a lack of youth interest in participating in youth organizations (PRMD), whether there is physical distancing or not. Regarding youth socialization (PRMD), it has an active role in minimizing the spread of Covid-19 by distributing free masks to the public and collaborating with the Ansor Youth to spray disinfectant liquid in the Darussalam Sindulang I Mosque environment.Keywords: Impact, Physical Distancing, Covid-19, Social Ability, Youth. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak physical distancing terhadap kemampuan sosial pemuda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan pemuda yang ikut serta dalam organisasi kepemudaan (PMRD) di Kelurahan Sindulang Satu Lingkungan I Kecamatan Tuminting Kota Manado. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa physical distancing tidak menghalangi kemampuan sosial pemuda di Kelurahan Sindulang Satu Lingkungan I Kecamatan Tuminting Kota Manado untuk berkomunikasi dan mengedukasi masyarakat terkait Covid-19 dengan memanfaatkan media sosial. Dalam hal interaksi sosial masih kurangnya minat pemuda untuk ikut serta dalam organisasi kepemudaan (PRMD) baik ada atau tidaknya pemberlakuan physical distancing. Terkait dengan sosialisasi pemuda (PRMD) sangat berperan aktif dalam meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat dan bekerjasama dengan Pemuda Ansor untuk penyemprotan cairan desinfektan di lingkungan Masjid Darussalam Sindulang I.Kata Kunci: Dampak, Physical Distancing, Covid-19, Kemampuan Sosial, Pemuda.

Page 1 of 1 | Total Record : 5