cover
Contact Name
Erna Meiliana
Contact Email
ernameiliana@trisakti.ac.id
Phone
+6287840093703
Journal Mail Official
jurnal_dimensi@trisakti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti Jl.Kyai Tapa No.1 Grogol Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 25275666     EISSN : 25497782     DOI : https://doi.org/10.25105/dim
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain diterbitkan oleh Fakultas seni Rupa dan Desain. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu Februari dan September. Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain merupakan jurnal bidang seni dan desain yang terbilang aktif sejak pertama kali diterbitkan dari tahun 2003 sampai sekarang. Menjadi salah satu jurnal seni dan desain yang banyak diminati oleh para penulis dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2013)" : 8 Documents clear
ESTETIKA JEAN FRANCOIS LYOTARD SEBAGAI "ESTETIKA RUANG KETIDAKSADARAN FREUDIAN' Akhyar Yusuf Lubis
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 10 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1331.325 KB) | DOI: 10.25105/dim.v10i2.302

Abstract

Abstract The term postmodern was born in the world of art. Now, though, the term has found a widesperad use in other field. Francois Loytard was a Philosoper who helped popularise the term among the academic community. He wrote an interesting , yet relatively unknown theory postmodern aesthetics. At a glance, Lyotard seemed to ignoe aesthetics theories in favour of merely enjoying works of art, for to him, art has to be able to mesmerize and make someone enjoy it. AbstrakIstilah posmodern lahir dari dunia seni dan pengguanaan istilah itu sekarang telah merambah ke berbagai bidang ilmu pengetahuan. Francois Lyotard, termasuk pemikir yang mempopulerkan istilah posmodern di lingkungan akademis. Francois Lyotard juga menulis tentang teori estetika posmodern yang sangat menarik, namun relatif belum dikenal 
THE TRANSFORMATION OF HOUSES IN KAUMAN YOGYAKARTA SETTLEMENT AS A FORM OF CULTURAL STAGES Cama Juli Rianingrum
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 10 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1452.581 KB) | DOI: 10.25105/dim.v10i2.303

Abstract

AbstrakManusia menerima alam dengan segala kondisinya karena memang bukan manusia yang menciptakan alam, namun dengan akalnya manusia mencari pemecahan masalah dari berbagai persoalan hidup sehari-harinya dan berusaha mengendalikan alam agar sesuai dengan keinginannya.Bangunan dalam pemukiman Kauman Yogyakarta mengalami pergeseran dan perubahan bentuk, yang menurut teori Peursen terjadi dalam tiga tahap kebudayaan, yaitu tahap mistis ( alam pikiran), tahap ontologis dan tahap fungsionil. Selama peradaban manusia berlangsung selalu tampil dalam sebuah kebudayaan, sebagai hasil budi daya akal manusia terhadap suatu perubahan peradaban atau perubahan jaman. AbstractHuman received nature with all of it's condition because it was not human who created nature , but with their intelligence human seeked for resolution of their various everyday life's problems and tried to control the nature for their own desire. The building on Kauman Yogyakarta settlement had experecienced shifts and alterations to it's form, with according to the the Peursen's theory happened in three cultural stages, the mystical stage ( the mind), the ontological stage and the functional stage.
RANCANGAN KEBAYA CASUAL UNTUK PEREMPUAN URBAN BERDASARKAN KEBAYA TRADISI BETAWI Retno Purwanti Murdaningsih; Yuke Ardhiati; Yuuf Affendi Djalari
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 10 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1101.329 KB) | DOI: 10.25105/dim.v10i2.305

Abstract

AbstractAs a capital city and part of global now, Jakarta make consequence and cultural influence for the urban society, the fast influence can be look at the fashsion. The came of popular culture with the tradition background finally make the abstrud of the tradition culture itself, because by a half and instan adoption the tradition knowledge with hegemoni all the items Abstark Jakarta sebagai Ibukota negara dan bagian dari masyarakat global di masa kini memberi konsekuensi dan pengaruh pada budaya masyarakatnya. Pengaruh paling cepat sangat terasa pada perkembangan fesyen yang terjadi dalam masyarakat urban
SENI DAN DESAIN YANG MINIM PENELITIAN Farid Abdullah
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 10 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.482 KB) | DOI: 10.25105/dim.v10i2.469

Abstract

AbstractIn short this book is called " visualizing reserach". The book 's content is how to learn to make a research, especialy in Art and Design studies. The introduction of the book, aims to guide postgraduate students in Art and Design through the research process, an it might be used in conjuction with a formal study programme.This book explains how to make a rsearch in master to do doctoral level, from the storage of development until implementation of a research process. The most important points from this book are that every researcher must require three things: Passion, self-confidence, and method AbstrakSecara singkat buku ini disebut  sebagai " memvisualkan penelitian" . Buku ini membahas bagaimana belajar dalam suatu penelitian, khususnya di bidang Seni dan Desain. tujuan yang tercantum dalam pengantar buku ini adalah untuk memandu para peserta didik pasca sarjana di bidang Seni dan Desain, melalui sebuah proses penelitian dan buku ini juga dapat dipergunakan pada sebuah program  syudi formal. Buku ini menjelaskan bagaimana membuat sebuah penelitian dari ingkat magister (S2) hingga doktoral (S3) Seni dan Desain. Dari tahap pengembangan hingga tahap penerapan dari sebuah proses penelitian.
PERANCANGAN BAJU RENANG PENGAPUNG UNTUK PELATIHAN BERENANG BAGI ANAK BERUSIA 4-6 TAHUN Sigit Subiantoro; Michele Agustine
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 10 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1977.91 KB) | DOI: 10.25105/dim.v10i2.470

Abstract

AbstractSwimming is one kind of water sport which is fun and has many benefits for children. Some of benefits are:improving intelengence, strengthening the body's immune system, prevent obesity, and improve kids self-confidence. However , based on the survey result, there are still many childen who are reluctant to swim. Most of children at age 4-6 years are afraid of drowning when they are going to practice swimming for the first time. Not only the fear which was exprienced by children, even the parents often feel worried about the safety of their children at thethe swimming pool.AbstrakBerenang merupakan salah satu jenis olahraga air yang menyenangkan dan memiliki banyak manfaat bagi anak-anak. Beberpa manfaatnya antara lain yaitu : meningkatkan kecerdasan, memperkuat daya tahan tubuh, memcegah obesitas, dan meningkatkan rasa percaya diri. Akan tetapi, berdasarkan hasil survey , masih banyak anak yang enggan berenang. Sebagian besar anak pada usia 4-6 tahun merasa takut tenggelam ketika pertama kali akan berlatih berenang . Tidak hanya rasa takut yang dialami anbak, bahkan orangtua seringkali merasa khawatir akan keamanan anak di kolam renang
PERANAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA SENI DAN DESAIN Hery Santosa
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 10 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1028.915 KB) | DOI: 10.25105/dim.v10i2.471

Abstract

Abstract This study begins from thre problem of motivation in the learning process of students in Art and Design study. The background of each student are different from each other, in the process of learning, interacting, and lectures tasks, greatly influenced by personal motivation. The background motivation in the course of time, be increased or decreased, due to many factors. The pusposes of education in the academic process, including in the field of Art and Design, is spawned be become solid, mature, and confident as the end of result. Abstark Penelitian ini berawal dari permasalahan motovasi mahasiswa dalam proses belajar di perguruan tinggi. Latar belakang setiap mahasiswa yang berbeda satu sama lain, dalam proses belajar, berinteraksi, dan mengerjakan tigas perkuliahan , sangat dipengaruhi motivasi pribadi. Latar  motivasi ini dalam perjalanan waktu , dapat meningkat atau menurun, disebabkan oleh banyak faktor. Tujuan proses pendididkan di perguruan tinggi , termasuk di bidang seni dan desain, adalah melahirkan alumni yang kokoh, matang dan dewasa pada hasil akhirnya. Melalui proses belajar di perguruan tinggi yang tepat dan mampu meningkatkan motivasi untuk menyelesaikan proses belajar dengan aik, diharapkan dapat diperoleh lulusan perguruan tinggi seni dan desain yang terbaik pula
FASILITAS DUDUK DI AREA PUBLIK TAMAN KOTA DAN PLAZA GEDUNG PERKANTORAN Setiadi GS
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 10 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.072 KB) | DOI: 10.25105/dim.v10i2.472

Abstract

Abstract Par and rest area are inseperable from human's need to simply sit down and socialize . Although seats in Indonesia have develoved quite far, if wasn't actually originate in Indonesia. Originally, Indonesia traditional houses are " Rumah Panggung" with every day activities conduct oh the flour. " Budaya Melantai" such as dinning, sleeping, consiercing the existences of seat. They was built on stilts and people went about their daily activities, such as eating and sleeping, on the floor. It was the European settlers that first introduced chairs to Indonesia.  Abstraktaman dan sarana fasilitas duduk bagian yang tidak terpisahkan dengan kebutuhan manusia untuk duduk dan melaksanakan interaksi sosial. Di tengah perkembangan berbagai macam fasilitas dduk, jenis kursi di Indoensia, sarana tersebut di Indonesia tidak memiliki sejarah tentang kursi di Indonesia. Rumah-rumah tempo dulu di indoensia todak memiliki kursi. Pada zaman dahulu rumah-rumah di Indoensia adalah berupa rumah panggung dan memiliki budaya melantai.
PERANCANGAN DESAIN PRODUK DENGAN KONSEP SILANG BUDAYA: Studi Kasus Perancangan Tas Dengan Konsep Silang Budaya Cina Peranakan dan Kontemporer Devanny Gumulya; Merdy Batangtaris; Nathalisa Octavia
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 10 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2024.394 KB) | DOI: 10.25105/dim.v10i2.473

Abstract

Abtract Local culture applied to product design great potential for value enhancement and global market recognition, this known as cross cultural design. The purpose of this paper is to explore the meaning of cultural objects from cultures and to extract their cultural values into design elements. The particular cultural object chosen for this study was fashion objects of China cross breed with study focuses on analyzing the apperance , how they are used and their cultural symbolic meaning. Finally , this paper establishes a study case to provide product designers with a valuable reference for designing a succesful cross cultural product. The results presented herein are framework for designer to use cultural objects as inspiration in the design process Abstrak Seni budaya lokal diaplikasikan pada desain produk semakin digemari di pasar global, hal ini berisi penjabaran metode bagaimana proses transformasi nilai dan makna dari objek budaya menjadi elemen desain. Busana Cina Perankan diambil sebagai contoh objek budaya dengan kajian fokus pada tampilan, kegunaan dan makna simbolik budaya dan aplikasinya dalam proses perancangan deain produk. Hasil akhir yang dalam mendesain produk berkonsep silang budaya yang baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 8