cover
Contact Name
Satriyo Pamungkas
Contact Email
istoria.unbari@gmail.com
Phone
+6285266457808
Journal Mail Official
istoria.unbari@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari, FKIP Universitas Batanghari Jambi, Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi, kodepos: 36122
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Istoria : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari
ISSN : -     EISSN : 25978845     DOI : http://dx.doi.org/10.33087/istoria
Core Subject : Education, Social,
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, setiap bulan April dan September yang berisi hasil penelitian (lapangan atau studi pustaka) kajian teoretis maupun kajian kritis. Jurnal ini merupakan salah satu media publikasi bagi penelitian dengan kajian terkini dalam bidang sejarah dan pendidikan sejarah yang meliputi ranah sejarah dan pembelajaran sejarah itu sendiri. Dalam penelitian sejarah teoritis dan kritis mencakup sejarah dunia, sejarah Indonesia, dan sejarah lokal sedangkan pada bidang pendidikan sejarah mencakup strategi pembelajaran sejarah, metode pembelajaran sejarah, evaluasi pembelajaran sejarah, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan sejarah.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021): September" : 11 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA KUIS INTERAKTIF BERBASIS POWERPOINT PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMA NEGERI 7 TANJUNG JABUNG TIMUR TA. 2021/2022 Deki Syaputra ZE, Rosaliza Agus Dina,
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.319 KB) | DOI: 10.33087/istoria.v5i2.124

Abstract

AbstrakPenelitian dan pengembangan ini berawal dari permasalahan yang terjadi di SMA Negeri 7 Tanjung Jabung Timur, karena proses evaluasi pembelajaran dilakukan dengan cara mengerjakan tugas di buku latihan sehingga siswa merasa bosan pada saat proses pembelajaran. Media evaluasi bisa menjadi alternatif pada permasalahan yang terjadi. Penelitian ini telah menghasilkan produk media berupa media kuis interaktif berbasis PowerPoint materi Imperialisme dan Kolonialisme di Indonesiadan menerapkannya di SMA Negeri 7 Tanjung Jabung Timur.Penelitian ini menggunakan model pengembangan yang terdiri dari lima tahap yaitu: 1). Analysis, 2) Design, 3) Development 4) Implementation, dan 5) Evaluation. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 7 Tanjung Jabung Timur dengan subjek siswa kelas XI IPA 2 yang berjumlah 3 orang untuk uji coba perorang, 10 orang siswa kelas XI IPA 1 untuk uji coba kelompok dan 30 orang siswa kelas XI IPA 1 untuk uji coba lapangan. Dari hasil validasi ahli media mendapatkan nilai 92% yang termasuk kategori sangat baik, dan mendapatkan nilai 98% dari hasil validasi ahli materi yang termasuk kategori sangat baik, setelah diperoleh hasil validasi selanjutnya dilakukan uji coba perorang, uji coba kelompok dan uji coba lapangan. Nilai uji coba perorang mendapatkan rata-rata presentase 87%, uji coba kelompok dengan rata-rata nilai presentase 98% dan nilai uji coba lapangan dengan rata-rata presentase 99%. Dari hasil uji coba produk yang dilakukan maka, media pembelajaran termasuk dalam kategori Sangat Baik.Kata Kunci: Media, Kuis Iteraktif, PowerPoint AbstractThis research and development started from the problems that occurred in SMA Negeri 7 Tanjung Jabung Timur, because the learning evaluation process was carried out by doing assignments in the exercise book so that students felt bored during the learning process. Evaluation media can be an alternative to the problems that occur. This research has produced media products in the form of interactive quiz media based on PowerPoint material on Imperialism and Colonialism in Indonesia and implemented it in SMA Negeri 7 Tanjung Jabung Timur. This research uses a development model consisting of five stages, namely: 1). Analysis, 2) Design, 3) Development 4) Implementation, and 5) Evaluation. This research was conducted at SMA Negeri 7 Tanjung Jabung Timur with 3 students in class XI IPA 2 for individual trials, 10 students in class XI IPA 1 for group testing and 30 students in class XI IPA 1 for field trials. From the results of the validation of the media experts, they got a value of 92% which was included in the very good category, and got a value of 98% from the validation results of the material experts which were included in the very good category. After the validation results were obtained, individual trials, group trials and field trials were carried out. Individual trial scores get an average percentage of 87%, group trials with an average percentage value of 98% and field trials with an average percentage of 99%. From the results of product trials carried out, the learning media is included in the Very Good category.Keywords: Media, Iteractive Quiz, PowerPoint
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR HANDOUT PADA MATERI MASUKNYA ISLAM DI NUSANTARA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS X DI SMA NEGERI 2 BAYUNG LENCIR Ulul Azmi, Ik Reza Candra,
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.013 KB) | DOI: 10.33087/istoria.v5i2.111

Abstract

AbstrakPenelitian dan pengembanga ini berangkat dari permasalahan yang terjadi di SMA Negeri 2 Bayung Lencir dimana pembelajaran yang dilakukan monoton dan kurang bervariasi sehingga siswa cepat bosan. Media pembelajaran dapat menjadi alternative dalam pemecahan masalah yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajran yaitu media Handout dan menerapkannya pada pelajaran Sejarah kelas X di SMA Negeri 2 Bayung Lencir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ADDIE yang dikembangkan oleh Ick and Carey pada tahun 1996. Model ADDIE terdapat beberapa tahapan diantaranya: Analyze (Analisis), Design (Perancangan), Devolepment (Pengembangan), Implementation (Penerapan), Evaluation (Penilaian). Penelitian dilakukan di SMA Negeri 2 Bayung Lencir dengan subjek penelitian siswa kelas X IPS yang berjumlah 10 orang. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran Handout persentase media 83,8 yang tergolong valid. Pada penilaian tim ahli media dan ahli materi. Pada ahli media pencapaian nilai skor 80 yang tergolong valid, dan ahli materi pencapaian nilai skor 89,23 yang tergolong sangat valid. Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan media Handout dalam pembelajaran Sejarah pada materi masuknya Islam ke Nusantara sesuai dengan langkah-langkah pengembangan media. Media tergolong sangat valid berdasarkan hasil pencapaian skor pada kualitas media dan pencapaian skor dari tim ahli.Kata Kunci: Pengembangan Media, Handout, Masuknya Islam. AbsractThis research and development departs from the problem that occur in SMA N 2 Bayung lencir where the learning is monotonous and less varied so that student get bored quickly. Learnig media can be an alternative in solving problem that occur. This study aims to produce a learning media product, namely Handout media and its application to the class X history lesson at SMA N 2 Bayung lencir. The method used in this research In ADDIE which wis developed by Ick dan Carey in 1996. The ADDIE model has several stage including : Analyze, design, Development, Implementation, Evaluation. The research was conducted at SMA N 2 Bayung lencir whit the research subject being 10 student of class X IPS. The result of the research on the development of learning media handout the propotion of media is 83.8 which is classified as valid. On the assessment of a team of media experts and material experts. On the media experts assessment score of 80 which is classified as valid, and the media experts assessment score of 89.23 which is classified as valid. The conclusion of the research and development of handout media in history learning on the materal of the entri of Islam to the archipelago is in accordace with the step’s of media development. The media is classified as very valid based on the result of the score and the quality of media and the assessment of expert team.Keyword: Development Media, Handout, The entri of Islam.
ANALISIS BAHAN AJAR IPS BERBASIS PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DAN KEARIFAN LOKAL DAERAH DALAM MEWUJUDKAN INTEGRASI NASIONAL Wira Fimansyah, Rini Setyowati,
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.607 KB) | DOI: 10.33087/istoria.v5i2.125

Abstract

Abstract. Salah satu tujuan pembelajaran IPS adalah mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang baik. Salah satu hal yang perlu dipersiapkan dalam mata pelajaran IPS guna mencapai fungsi ini adalah bisa memilih dan menggabungkan materi sesuai dengan local content masyarakat Indonesia. Pemilihan bahan ajar yang sesuai dengan masyarakat Indonesia yang beragam akan menjadi rujukan peserta didik untuk mempelajari berbagai keragaman yang ada dalam masyarakat Indonesia. Sehingga bisa mencegah radikalisme di tengah tengah kehidupan bernegara. Penelitian ini menggunakan studi literature dalam menganalisis bahan ajar IPS berbasis pendidikan multikultural dan kearifan lokal daerah dalam mewujudkan integrasi nasional. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa bahan ajar IPS berbasis pendidikan multikultural dan kearifan lokal daerah terbukti efektif dalam mewujudkan integrasi nasional.Keywords: Bahan ajar IPS, pendidikan multikultural, kearifan lokal, integrasi nasional
STRATEGI PEMBELAJARAN IPS MASA PANDEMI COVID-19 DI SMP LABORATORIUM KOTA JAMBI Satriyo Pamungkas, Herlina Andriani,
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.282 KB) | DOI: 10.33087/istoria.v5i2.112

Abstract

AbstrakPeneltian berawal dari fenomena non alam yang terjadi berupa virus covid-19 yang berdampak pada pendidikan untuk melaksanakan proses pembelajaran secara daring atau belajar dari rumah yang diterapkan pada setiap lembaga pendidikan termasuk di SMP Laboratorium Kota Jambi. Penelitian ini bertujaun untuk mengetahui strategi pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran IPS sudah efektif dan mengetahui strategi yang diterapkan guru dan pihak sekolah dalam mengatasi kendala dalam pelaksanaan pembelajaran.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMP Laboratorium Kota Jambi. Subjek dalam  penelitian  ini adalah guru, siswa, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa, strategi yang digunakan guru IPS dalam pelaksanaan pembelajaran memanfaatkan produk teknologi, strategi pembelajaran yang digunakan yaitu strategi ekspositori, Strategi Pembelajaran Inkuiri, dan strategi pengembangan berpikir. Kurangnya sarana dan prasarana yang disebabkan oleh faktor ekonomi sekolah, dan adanya biaya anggaran tambahan yang harus dikeluarkan orang tua siswaKata Kunci: Pembelajaran Daring, Mata Pelajaran IPS. AbstractThe research started from a non-natural phenomenon that occurred in the form of the covid-19 virus which had an impact on education to carry out the online learning process or study from home which was applied to every educational institution, including the Jambi City Laboratory Junior High School. This study aims to find out the learning strategies applied in social studies learning have been effective and to find out the strategies applied by teachers and schools in overcoming obstacles in the implementation of learning. The research method used in this research is descriptive qualitative which was carried out at the Jambi City Laboratory Junior High School. The subjects in this study were teachers, students, and school principals. Data collection techniques were carried out by observation, interviews, and documentation. Based on the results of the research conducted, it shows that the strategies used by social studies teachers in implementing learning utilize technology products, the learning strategies used are expository strategies, inquiry learning strategies, and thinking development strategies. Lack of facilities and infrastructure caused by school economic factors, and additional budget costs that must be paid by parentsKeywords: Online Learning, Social Studies Subjects.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL BERBASIS SEJARAH LOKAL PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI DI SMA NEGERI 1 TANJUNG JABUNG TIMUR TA. 2021/2022 Nur Agustiningsih, Berta Septia Ningrum,
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.506 KB) | DOI: 10.33087/istoria.v5i2.126

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar modul dengan menggunakan aplikasi microsoft word 2010 untuk mendukung pembelajaran pada mata pelajaran sejarah dan mengetahui kelayakan bahan ajar modul. Penelitian dan pengembangan ini berawal dari permasalahan yang terjadi di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur, pembelajaran sejarah lokal tidak ada di terapkan dalam pembelajaran sejarah indonesia dan pembelajaran dilakukan menggunakan media itu-itu saja sehingga siswa merasa bosan pada saat proses pembelajaran. Media pembelajaran bisa menjadi alternatif pada permasalahan yang terjadi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and development) menggunakan model ADDIE yang dikembangkan oleh Lee and Owen yang terdiri dari lima tahap yaitu: 1). Analysis, 2) Design, 3) Development 4) Implementation, dan 5) Evaluation. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur dengan subjek siswa kelas XI IPS 2 yang berjumlah 3 orang untuk uji coba perorang, 10 orang siswa kelas XI IPS 2 untuk uji coba kelompok dan 30 orang siswa kelas XI IPS 2 untuk uji coba lapangan. Dari hasil validasi ahli media mendapatkan nilai 70% yang termasuk kategori baik, validasi ahli materi mendapatkan nilai 84% yang termasuk kategori baik dan validasi ahli bahasa mendapat nilai 85% yang termasuk kategori sangat baik baik, serta hasil uji coba reapon siswa mendapatkan nilai 81% yang masuk ke dalam kategori baik untuk diterapkan pada pembelajaran sejarah.Kata Kunci: Modul, Sejarah Lokal.AbstractThis study aims to develop module teaching materials using the Microsoft Word 2010 application to support learning in history subjects and determine the feasibility of module teaching materials. This research and development started from problems that occurred in SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur, local history learning was not applied in Indonesian history learning and learning was carried out using the same media so that students felt bored during the learning process. Learning media can be an alternative to the problems that occur. This research is a type of research and development using the ADDIE model developed by Lee and Owen which consists of five stages, namely: 1). Analysis, 2) Design, 3) Development 4) Implementation, and 5) Evaluation. This research was conducted at SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur with 3 students in class XI IPS 2 for individual trials, 10 students in class XI IPS 2 for group testing and 30 students in class XI IPS 2 for field trials. From the results of the validation of the media expert, it got a score of 70% which was included in the good category, the validation of the material expert got a score of 84% which was included in the good category and the validation of the linguist got a score of 85% which was included in the very good category, and the results of the student response test got a score of 81%. which fall into the good category to be applied to history learning.Keywords: Module, Local History.
PEMANFAATAN MUSEUM LAMPUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN TEMPAT DESTINASI WISATA DI LAMPUNG Wawat Suryati, Aurora Nandia Febrianti,
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.483 KB) | DOI: 10.33087/istoria.v5i2.132

Abstract

Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah selain untuk mengetahui manfaat museum sebagai sumber belajar sejarah yaitu juga untuk mengetahui manfaat museum lainnya yakni sebagai tempat destinasi wisata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dimana penelitian ini akan membahas keberadaan Museum Lampung yang merupakan salah satu museum yang menyimpan berbagai macam koleksi bersejarah Lampung. Bagi dunia pendidikan museum lampung sangat bermanfaat karena dapat dijadikan sebagai media dan sumber belajar dalam pembelajaran sejarah, baik dari peserta didik tingkat sekolah dasar sampai universitas, untuk mahasiswa sendiri khususnya pada program studi pendidikan sejarah. Kunjungan peserta didik ke museum lampung merupakan model pembelajaran out class atau belajar di luar kelas yang dapat membuat sistem pembelajaran lebih menyenangkan dan mampu mengembangkan kreativitas peserta didik. Selain sebagai sumber belajar dikalangan peserta didik, museum lampung juga bermanfaat sebagai tempat destinasi wisata bagi masyarakat umum. Karena dapat menambah wawasan masyarakat tentang warisan budaya dan museum lampung juga sebagai destinasi wisata sejarah yang mengedukasi. Kata kunci: Museum Lampung, Sumber Belajar, Destinasi Wisata Abstrac: The purpose of this study is to find out the benefits of museums as a source of learning history, which is also to find out the benefits of other museums, namely as tourist destinations. This study uses a qualitative descriptive method, where this study will discuss the existence of the Lampung Museum which is one of the museums that stores various kinds of historic Lampung collections. For the world of education, the Lampung museum is very useful because it can be used as a medium and source of learning in history learning, both from elementary school to university level students, for students themselves, especially in the history education study program. The visit of students to the Lampung museum is a model of out-class learning or learning outside the classroom that can make the learning system more fun and be able to develop students' creativity. Aside from being a source of learning among students, the Lampung museum is also useful as a tourist destination for the general public. Because it can add to the public's insight about the cultural heritage and the Lampung museum as well as an educational historical tourist destinationKey Word: Lampung Museum, Learning Resources, Tourist Destinations
SEJARAH INDUSTRI GULA AREN DI DESA PULAU MENTARO KECAMATAN KUMPEH KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN 1980 – 2010 Siti Heidi Karmela, Susilawati,
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.651 KB) | DOI: 10.33087/istoria.v5i2.113

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengambarkan sejarah Industri Gula Aren di Desa Pulau Mentaro Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi 1980 - 2010. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif sejarah meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interprestasi dan historiografi. Sumber sejarah yang digunakan berupa dokumen ataupun laporan resmi, buku-buku, artikel makalah, lewat studi perpustakaan, serta ditambah dengan hasil wawancara. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan sosial ekonomi, mengacu pada pembahasan prilaku yang berorientasi pada employment dan alokasi sumber daya yang langka, dan pendekatan sosiologi untuk melihat hubungan atau relasi yang terbentuk diantara pihak yang terlibat, yaitu antara sesama pembuat gula aren, perajin dengan intitusi pelingkup, serta pembuat gula aren dengan konsumen, pedagang besar, maupun pedagang kecil sebagai unsur pendukung dari industri gula aren di Desa Pulau Mentaro. Sedangkan pendekatan antropologi menjelaskan tentang manilisa, baik dari segi budaya maupun keanekaragaman dalam kehidupan masyarakat di Desa Pula Mentaro. Hasil penelitian menunjukan bahwa industri gula aren cendrung mengalami peningkatan, hal ini disebabkan kondisi harga dan pendapatan yang selalu meningkat 1980-2010. inisiatif,  pemerintah harus lebih memperhatikan perkembangan industri gula aren di Desa Pulau Mentaro Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi.Kata Kunci :Industri Kecil, Industri Gula Aren  AbstractThis study aims to describe the history of the Palm Sugar Industry in Pulau Mentaro Village, Kumpeh District, Muaro Jambi Regency 1980 - 2010. The research method used is a historical qualitative method including heuristic stages, source criticism, interpretation and historiography. Historical sources used in the form of documents or official reports, books, paper articles, through library studies, and added with the results of interviews. The approach used is a socio-economic approach, referring to the discussion of employment-oriented behavior and the allocation of scarce resources, and a sociological approach to see the relationships or relationships that are formed between the parties involved, namely between palm sugar makers, craftsmen and institutional scoping, as well as palm sugar makers with consumers, wholesalers, and small traders as supporting elements of the palm sugar industry in Mentaro Island Village. Meanwhile, the anthropological approach describes manilisa, both in terms of culture and diversity in people's lives in Pula Mentaro Village. The results show that the palm sugar industry tends to increase, this is due to the condition of prices and incomes that always increase from 1980 to 2010. As an initiative, the government should pay more attention to the development of the palm sugar industry in Pulau Mentaro Village, Kumpeh District, Muaro Jambi Regency.Keywords:Small Industry, Palm Sugar Industry 
KEHIDUPAN EKONOMI PENYADAP KARET DI DESA KEBON IX KABUPATEN MUARO JAMBI 1990-2010 Ferry Yanto, Eka Lestari Anggraini,
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.09 KB) | DOI: 10.33087/istoria.v5i2.127

Abstract

AbstrakPenelitian ini menggunakan metode sejarah yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan aktivitas penyadap karet di Desa Kebon IX khususnya sektor perkebunan karet yang telah lama ditekuni. Keberadaan perkebunan karet di Desa Kebon IX sudah sejak lama ditekuni oleh sebagian besar masyarakat sekitar, selain menjadi petani karet sebagian besar masyarakatnya adalah para penyadap yang bekerja harian. Komoditas ini menjadi  penompang utama kehidupan para buruh sadap yang ada di Desa Kebon IX untuk mencukupi kebutuhan keluarga, baik itu kebutuhan perekonomian maupun kebutuhan pendidikan anak. Buruh merupakan orang yang bekerja untuk orang lain yang mempunyai suatu usaha kemudian mendapatkan upah atau imbalan sesuai dengan kesepakatan sebelumnya. Upah biasanya diberikan secara mingguan maupun bulanan tergantung dari hasil kesepakatan yang telah disetujui. Perkebunan karet yang ada di Desa Kebon IX merupakan salah satu usaha perkebunan yang dapat mensejahterakan kehidupan petani dan para buruh masyarakat sekitar Desa Kebon IX. Meskipun penghasilan yang diperoleh para buruh tidak begitu banyak, namun dengan penghasilan itulah mereka dapat mencukupi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari bahkan dapat memenuhi kebutuhan sekunder seperti pembelian Sepeda motor dan alat-alat elektronik lainnya. Keberadaan perkebunan karet di Desa Kebon IX sangat mempengaruhi kehidupan perekonomian para buruh penyadap karet, kebutuhan hidup sehari-hari dapat tercukupi, pendidikan anak terbayarkan, dan kebutuhan sekunder lainnyapun terpenuhi.Kata Kunci : Buruh, kebun karet, desa kebon IX  AbstractThis study uses historical methods, namely heuristics, criticism, interpretation, and historiography. The purpose of this study is to explain the activities of rubber tappers in Kebon IX Village, especially the rubber plantation sector which has been occupied for a long time. The existence of rubber plantations in Kebon IX Village has long been occupied by most of the surrounding communities, apart from being rubber farmers, most of the people are tappers who work daily. This commodity is the main support for the lives of tap workers in Kebon IX Village to meet the needs of their families, both economic needs and children's educational needs. Workers are people who work for other people who have a business and then get wages or rewards in accordance with the previous agreement. Wages are usually given on a weekly or monthly basis depending on the agreed results. The rubber plantation in Kebon IX Village is one of the plantation businesses that can prosper the lives of farmers and community workers around Kebon IX Village. Although the income earned by the workers is not that much, but with this income they can meet the daily needs of their families and even fulfill secondary needs such as buying motorbikes and other electronic equipment. The existence of rubber plantations in Kebon IX Village greatly affects the economic life of the rubber tapper workers, their daily needs can be fulfilled, children's education is paid for, and other secondary needs are met.Keywords: Labor, rubber plantation, village garden IX
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING-PROMPTING TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS X SMA NEGERI 9 TANJUNG JABUNG TIMUR Arif Rahim, Rini Rahmaniah,
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.15 KB) | DOI: 10.33087/istoria.v5i2.114

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Apakah ada pengaruh model pembelajaran Probing-Prompting terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah, (2) Apakah ada perbedaan rata-rata hasil belajar Sejarah pada siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaraan Probing-Prompting.  Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 195 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling, sehingga terpilih 36 orang siswa kelas X IPA 1 sebagai kelas Kontrol dan 36 orang siswa kelas X IPA 2 sebagai kelas Eksperimen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menyebarkan soal kepada responden penelitian serta dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah Uji t dengan menggunakan program SPSS for Windows Version 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Probing-Prompting memperoleh rata-rata hitung (mean) adalah 69,86 (2) Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Ceramah memperoleh rata-rata hitung (mean) adalah 60,42 dan (3) Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Probing-Prompting lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis Ceramah dengan nilai 0,000>0,05. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti peroleh, maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh terhadap penggunaan model pembelajaran Probing-Prompting terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah di kelas X SMA Negeri 9 TanjungJabung Timur.Kata Kunci: Pembelajaran Probing Prompting, Hasil Belajar AbstractThis study aims to determine (1) Is there an effect of the Probing-Prompting learning model on student learning outcomes in History subjects, (2) Is there a difference in the average learning outcomes of History in students whose learning uses the Probing-Prompting learning model. This type of research is a quasi-experimental research. The total population in this study was 195 people. The sampling technique in this study was purposive sampling, so that 36 students of class X IPA 1 were selected as the control class and 36 students of class X IPA 2 were selected as the experimental class. The technique of collecting data in this research is by distributing questions to research respondents and documentation. The data analysis technique in this study was the t-test using the SPSS for Windows Version 16 program. The results showed that (1) student learning outcomes in the History subject taught using the Probing-Prompting learning model obtained the arithmetic mean (mean) was 69.86 (2) Student learning outcomes in History subjects taught using the Lecture learning model obtained an average count (mean) of 60.42 and (3) Student learning outcomes in History subjects taught using the Probing learning model -Prompting is higher than student learning outcomes in History subjects taught using the Lecture-based learning model with a value of 0.000> 0.05. Based on the results of the research that the researchers obtained, it can be concluded that there is an influence on the use of the Probing-Prompting learning model on student learning outcomes in History subjects in class X SMA Negeri 9 Tanjung Jabung Timur.Keywords: Probing Prompting Learning, Learning Outcomes
KEPOLISIAN DAERAH JAMBI (1996 – 2008) Ermayanti, Dewi
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.03 KB) | DOI: 10.33087/istoria.v5i2.128

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui, dan memberikan penjelasan tentang bagaimana peranan Kepolisian Daerah Jambi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam kurun waktu 1996 – 2008. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah, meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interprestasi, dan historiografi. Sumber sejarah yang digunakan berupa dokumen ataupun laporan resmi, buku-buku, artikel makalah, lewat studi kepustakaan, serta ditambah dengan hasil wawancara. Pendekatan yang digunakan yaitu langkah-langkah dan arah analisisnya, oleh karena itu sebagai landasan konseptual penulis menggunakan konsep Kepolisian Daerah Jambi dalam kurun waktu 1996 – 2008. Perilaku individu dalam kesehariannya hidup bermasyarakat berhubungan erat dengan peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa demokratisasi dan civil society menjadi dambaan masyarakat. Masyarakat menginginkan Polisi yang profesional. Polisi sipil yang humanis dan bersahabat dengan masyarakat menjadi sesuatu yang mutlak. Polda Jambi dituntut melakukan berbagai perubahan dengan menghadirkan strategi perubahan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Apabila Polda Jambi tidak melakukan strategi perubahan mengikuti perkembangan masyarakat, maka sudah bisa dipastikan kamtibmas yang diinginkan oleh masyarakat Jambi sulit tercapai.Kata Kunci :  Kepolisian, Daerah, JambiAbstractThis study aims to determine, and provide an explanation of how the role of the Jambi Regional Police in providing services to the community in the period 1996 – 2008. The research method used is the historical method, including heuristic stages, source criticism, interpretation, and historiography. The historical sources used are in the form of documents or official reports, books, paper articles, through literature studies, and added with the results of interviews. The approach used is the steps and direction of the analysis, therefore as a conceptual basis the author uses the Jambi Regional Police concept in the period 1996 - 2008. Individual behavior in daily life in society is closely related to roles. The results of the study show that democratization and civil society are the people's dreams. People want professional police. Civilian police who are humanist and friendly to the community are an absolute must. The Jambi Regional Police are required to make various changes by presenting a change strategy in providing protection, protection, and services to the community. If the Jambi Police do not implement a change strategy following the development of the community, it is certain that the Kamtibmas desired by the Jambi people will be difficult to achieve.Keywords: Police, Region, Jambi

Page 1 of 2 | Total Record : 11