Review of Accounting and Business
Review of Accounting and Business publishes research articles from various topics in functional areas of accounting and business, including but is not limited to the following topics: 1. Financial Accounting 2. Public Sector Accounting 3. Management Accounting 4. Islamic Accounting and Financial Management 5. Accounting Information System 6. Taxation 7. Auditing 8. Accounting Education 9. Behavioural Accounting 10. Corporate Reporting 11. Corporate Governance 12. Ethics and Professionalism of Accountant 13. Corporate Finance 14. Capital Market 15. Banking
Articles
62 Documents
Asset Structure and Business Orientation of Regional Government-Owned Enterprises (BUMD) in Indonesia: Evidence from Correspondence Analysis
Homan, Hery Syaerul;
Sani Susanto
Review of Accounting and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Review of Accounting and Business
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52250/reas.v5i2.1078
Introduction/Main Objectives: The research examines how the structure of assets in Regional Government-Owned Enterprises (BUMDs) in Indonesia reflects their orientation in the sector they operate in. Background Problems: The paper addresses the problem of whether asset composition is significantly associated with business sectors and how such distribution patterns reveal the underlying public or commercial orientation of BUMDs in Indonesia. Novelty: This paper offers a novel empirical mapping of asset orientation using Correspondence Analysis, a method rarely applied in public sector financial research. Research Methods: A descriptive quantitative approach was utilized using secondary data from the report by Statistics Indonesia about BUMDs in 2023. The data were analyzed at the sectoral level of BUMD companies, originally expressed as percentage composition of four types of assets. The original percentage data were then converted into a contingency table format to be utilized for Correspondence Analysis and the Chi-square Test to determine the significance of the relation between various sectors and assets. Finding/Results: The study finds a statistically significant relationship between asset types and business sectors, with visual mappings showing that commercial sectors cluster around current assets while public-oriented sectors concentrate on fixed assets. Sectors such as finance, trade, and information emphasize liquidity, whereas construction and health prioritize infrastructure-heavy capital. Conclusion: Asset structures of BUMDs align with sectoral mandates and business orientations. These findings offer insights for regulators and enterprise managers to better align financial planning with institutional mission and to encourage the use of multivariate visual tools in public finance research.
Analisis Fraud Pentagon Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan
Anna, Yane Devi;
Nareswari Cantika Nurmansyah
Review of Accounting and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Review of Accounting and Business
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52250/reas.v5i2.1082
Pendahuluan/Tujuan Utama: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fraud pentagon yang terdiri dari pressure, opportunity, rationalization, capability, dan arrogance terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Permasalahan Penelitian: Kecurangan laporan keuangan menurut laporan Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) yang sering terjadi yaitu korupsi, penyalahgunaan aset, dan penipuan laporan keuangan. Kebaruan (Novelty): Penelitian dilakukan pada perusahaan Farmasi di Indonesia, karena ditemukan kecurangan laporan keuangan pada sektor tersebut dengan mengganalisis fraud pentagon. Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif dengan populasi perusahaan farmasi yang berjumlah 14 perusahaan menggunakan teknik sampling dengan menggunakan purposive sampling dengan total 10 perusahaan pada periode tahun 2021-2024. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis regresi linear berganda. Temuan/Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pressure, opportunity, dan rationalization berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan capability dan arrogance tidak berpengaruh pada perusahaan pada sektor farmasi. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa tekanan keuangan, kelemahan sistem pengawasan, serta pembenaran moral yang dilakukan manajemen merupakan determinan utama terjadinya manipulasi laporan keuangan. Kemampuan individu dalam struktur manajemen maupun kecenderungan arogansi pimpinan perusahaan tidak mendorong seseorang melakukan kecurangan laporan keuangan. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan yaitu memberikan perhatian pada penguatan sistem pengendalian internal, serta pembentukan budaya etika yang kuat untuk meminimalkan tindakan kecurangan. Bagi auditor dan investor, hasil ini dapat dijadikan sebagai sinyal awal dalam mendeteksi potensi kecurangan laporan keuangan, khususnya melalui indikator tekanan dan kelemahan pengawasan.
Pengaruh Likuiditas dan Thin Capitalization terhadap Agresivitas Pajak Perusahaan Semen dan Beton periode 2020–2024
Ilham Ramadhan;
Vania Rakhmadhani
Review of Accounting and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Review of Accounting and Business
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52250/reas.v5i2.1085
Pendahuluan/Tujuan Utama: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh likuiditas dan thin capitalization terhadap agresivitas pajak perusahaan semen dan beton yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Permasalahan Penelitian: Variabel independen yang digunakan meliputi likuiditas dan thin capitalization sedangkan agresivitas pajak sebagai variable dependen Kebaruan (Novelty): penelitian ini terletak pada penggunaan kombinasi variabel likuiditas dan thin capitalization dalam konteks perusahaan semen dan beton, yang masih relatif terbatas diteliti. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari BEI. Metode Penelitian: Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh sebanyak 35 sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan Software EViews 12. Tahapan analisis meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Temuan/Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial likuiditas berpengaruh terhadap agresivitas pajak, dan thin capitalization juga berpengaruh secara parsial terhadap agresivitas pajak. Selain itu, secara simultan likuiditas dan thin capitalization terbukti berpengaruh terhadap agresivitas pajak.Kesimpulan: Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai sebesar 12,25%, yang berarti variasi agresivitas pajak dapat dijelaskan oleh likuiditas dan thin capitalization, sedangkan sisanya sebesar 87,75% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Persepsi Akuntan Mengenai Dampak Artificial Intelligence
Prakoso, Eko Aldi;
Willy, Siska;
Novianty, Fitri
Review of Accounting and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Review of Accounting and Business
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52250/reas.v5i2.1120
Pendahuluan/Tujuan Utama: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi akuntan publik di Kota Bandung terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam praktik audit serta menganalisis pengaruh faktor-faktor demografis terhadap persepsi tersebut. Permasalahan Penelitian: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat penerapan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan Kantor Akuntan Publik (KAP) di Indonesia, yang umumnya disebabkan oleh keterbatasan literasi teknologi, minimnya pemahaman teknis, serta adanya resistensi dari sumber daya manusia terhadap perubahan teknologi yang semakin cepat. Kebaruan (Novelty): Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih banyak menyoroti kesiapan infrastruktur dan sistem informasi, penelitian ini menitikberatkan pada aspek kesiapan kognitif auditor serta karakteristik demografis di tingkat daerah yang relatif belum banyak dikaji secara empiris. Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif terhadap auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung sebagai responden penelitian. Temuan/Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Artificial Intelligence (AI) secara umum dipersepsikan sebagai peluang untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas proses audit, namun masih terdapat keraguan dalam implementasinya akibat keterbatasan pengetahuan teknis yang dimiliki auditor. Selain itu, faktor usia dan tingkat literasi digital terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap persepsi auditor terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam praktik audit. Kesimpulan: Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan adopsi Artificial Intelligence (AI) tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan strategi pelatihan dan peningkatan literasi digital yang terarah dan berkelanjutan guna mendukung transformasi audit di era digital.
Pengaruh Free Cash Flow dan Efisiensi Operasional terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Sub Sektor Jasa Konsumen Periode 2019-2024
Nia Kusnuramdani
Review of Accounting and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Review of Accounting and Business
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52250/reas.v5i2.1128
Pendahuluan/Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh free cash flow dan efisiensi operasional terhadap kinerja keuangan perusahaan pada perusahaan sub sektor jasa konsumen yang terdaftar di BEI periode 2019–2024. Permasalahan Penelitian: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan, khususnya pada sub sektor jasa konsumen yang memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia. Kondisi persaingan usaha yang semakin ketat serta perubahan lingkungan bisnis mendorong perusahaan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan dan operasionalnya. Kebaruan Penelitian: Kebaruan penelitian terletak pada analisis pengaruh free cash flow dan efisiensi operasional terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sub sektor jasa konsumen dengan menggunakan data periode 2019–2024 yang mencerminkan perubahan kondisi bisnis sebelum dan sesudah pandemi COVID-19, sehingga memberikan gambaran empiris mengenai adaptasi kinerja keuangan perusahaan dalam menghadapi dinamika ekonomi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan 23 perusahaan sub sektor jasa konsumen yang terdaftar di BEI, dengan total 138 sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Temuan/Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa free cash flow dan efisiensi operasional secara simultan berpengaruh terhadap kinerja keuangan, serta secara parsial masing-masing variabel berpengaruh signifikan dan memberikan kontribusi nyata. Kesimpulan: Pengelolaan free cash flow dan efisiensi operasional yang efektif menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan secara berkelanjutan.
The Effect of NPM and EPS Profitability Signals on Stock Return in the Post-Pandemic Pharmaceutical Sector
Faiz Said Bachmid
Review of Accounting and Business Vol. 6 No. 1 (2026): Review of Accounting and Business (on progress)
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52250/reas.v6i1.1015
Introduction/Main Objectives: This study examines the effect of profitability signals, namely Net Profit Margin (NPM) as a measure of operational efficiency and Earnings per Share (EPS) as an indicator of shareholder value, on stock returns in Indonesia’s pharmaceutical sector during the post-pandemic period (2021–2023). The study aims to identify how investors respond to profitability information under changing market conditions. Background Problems: Previous studies have reported inconsistent findings regarding the effects of NPM and EPS on stock returns. This study investigates whether investors prioritize operational performance or direct financial value signals during a period of industry transition and uncertainty. Novelty: This research extends signaling theory by examining investor behavior during post-pandemic market disruption, reducing cross-industry variation through a homogeneous sector sample, and proposing an empirical framework for investor signal prioritization. Research. Methods: A quantitative ex post facto approach was employed using panel data from seven listed pharmaceutical companies, resulting in 21 firm-year observations selected through purposive sampling. Data were analyzed using a Fixed Effect Model panel regression based on audited financial statements and year-end stock prices. Finding/Results: The results show that EPS has a significant positive effect on stock returns (p < 0.01), while NPM has no significant effect (p > 0.05). Together, both variables significantly influence stock returns with an Adjusted R² of 0.571. ,Conclusion: The findings support signaling theory and indicate that investors prioritize direct value-related indicators over operational efficiency measures.
Pengaruh Pertumbuhan Penjualan dan Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2021 - 2024
Dita Cintia Maharani
Review of Accounting and Business Vol. 6 No. 1 (2026): Review of Accounting and Business (on progress)
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52250/reas.v6i1.1129
Pendahuluan/Tujuan Utama: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Permasalahan Penelitian: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih beragamnya kondisi keuangan BUMN di Indonesia, di mana sebagian perusahaan mampu menunjukkan kinerja keuangan yang baik, sementara sebagian lainnya masih menghadapi permasalahan seperti tingginya tingkat utang dan rendahnya profitabilitas. Kebaruan (Novelty): Kebaruan penelitian terletak pada pengintegrasian variabel pertumbuhan penjualan dan pengungkapan CSR dalam menganalisis kinerja keuangan BUMN menggunakan pendekatan data panel pada periode terkini, sehingga mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pengaruh faktor ekonomi dan sosial terhadap kinerja perusahaan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 15 perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI selama periode 2021–2024, sehingga diperoleh 60 unit observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Temuan/Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Sebaliknya, pengungkapan CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan secara parsial. Namun, secara simultan pertumbuhan penjualan dan CSR terbukti berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja keuangan BUMN tidak hanya ditentukan oleh kemampuan perusahaan dalam meningkatkan pendapatan, tetapi juga dipengaruhi oleh sinergi antara aspek ekonomi dan tanggung jawab sosial perusahaan. Oleh karena itu, implementasi CSR perlu diintegrasikan dengan strategi bisnis dan efisiensi operasional agar dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi Perusahaan.
Asset Structure and Business Orientation of Regional Government-Owned Enterprises (BUMD) in Indonesia: Evidence from Correspondence Analysis
Hery Syaerul Homan;
Sani Susanto
Review of Accounting and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Review of Accounting and Business
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52250/reas.v5i2.1078
Introduction/Main Objectives: The research examines how the structure of assets in Regional Government-Owned Enterprises (BUMDs) in Indonesia reflects their orientation in the sector they operate in. Background Problems: The paper addresses the problem of whether asset composition is significantly associated with business sectors and how such distribution patterns reveal the underlying public or commercial orientation of BUMDs in Indonesia. Novelty: This paper offers a novel empirical mapping of asset orientation using Correspondence Analysis, a method rarely applied in public sector financial research. Research Methods: A descriptive quantitative approach was utilized using secondary data from the report by Statistics Indonesia about BUMDs in 2023. The data were analyzed at the sectoral level of BUMD companies, originally expressed as percentage composition of four types of assets. The original percentage data were then converted into a contingency table format to be utilized for Correspondence Analysis and the Chi-square Test to determine the significance of the relation between various sectors and assets. Finding/Results: The study finds a statistically significant relationship between asset types and business sectors, with visual mappings showing that commercial sectors cluster around current assets while public-oriented sectors concentrate on fixed assets. Sectors such as finance, trade, and information emphasize liquidity, whereas construction and health prioritize infrastructure-heavy capital. Conclusion: Asset structures of BUMDs align with sectoral mandates and business orientations. These findings offer insights for regulators and enterprise managers to better align financial planning with institutional mission and to encourage the use of multivariate visual tools in public finance research.
Analisis Fraud Pentagon Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan
Yane Devi Anna;
Nareswari Cantika Nurmansyah
Review of Accounting and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Review of Accounting and Business
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52250/reas.v5i2.1082
Pendahuluan/Tujuan Utama: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fraud pentagon yang terdiri dari pressure, opportunity, rationalization, capability, dan arrogance terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Permasalahan Penelitian: Kecurangan laporan keuangan menurut laporan Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) yang sering terjadi yaitu korupsi, penyalahgunaan aset, dan penipuan laporan keuangan. Kebaruan (Novelty): Penelitian dilakukan pada perusahaan Farmasi di Indonesia, karena ditemukan kecurangan laporan keuangan pada sektor tersebut dengan mengganalisis fraud pentagon. Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif dengan populasi perusahaan farmasi yang berjumlah 14 perusahaan menggunakan teknik sampling dengan menggunakan purposive sampling dengan total 10 perusahaan pada periode tahun 2021-2024. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis regresi linear berganda. Temuan/Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pressure, opportunity, dan rationalization berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan capability dan arrogance tidak berpengaruh pada perusahaan pada sektor farmasi. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa tekanan keuangan, kelemahan sistem pengawasan, serta pembenaran moral yang dilakukan manajemen merupakan determinan utama terjadinya manipulasi laporan keuangan. Kemampuan individu dalam struktur manajemen maupun kecenderungan arogansi pimpinan perusahaan tidak mendorong seseorang melakukan kecurangan laporan keuangan. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan yaitu memberikan perhatian pada penguatan sistem pengendalian internal, serta pembentukan budaya etika yang kuat untuk meminimalkan tindakan kecurangan. Bagi auditor dan investor, hasil ini dapat dijadikan sebagai sinyal awal dalam mendeteksi potensi kecurangan laporan keuangan, khususnya melalui indikator tekanan dan kelemahan pengawasan.
Pengaruh Likuiditas dan Thin Capitalization terhadap Agresivitas Pajak Perusahaan Semen dan Beton periode 2020–2024
Ilham Ramadhan;
Vania Rakhmadhani
Review of Accounting and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Review of Accounting and Business
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52250/reas.v5i2.1085
Pendahuluan/Tujuan Utama: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh likuiditas dan thin capitalization terhadap agresivitas pajak perusahaan semen dan beton yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Permasalahan Penelitian: Variabel independen yang digunakan meliputi likuiditas dan thin capitalization sedangkan agresivitas pajak sebagai variable dependen Kebaruan (Novelty): penelitian ini terletak pada penggunaan kombinasi variabel likuiditas dan thin capitalization dalam konteks perusahaan semen dan beton, yang masih relatif terbatas diteliti. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari BEI. Metode Penelitian: Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh sebanyak 35 sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan Software EViews 12. Tahapan analisis meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Temuan/Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial likuiditas berpengaruh terhadap agresivitas pajak, dan thin capitalization juga berpengaruh secara parsial terhadap agresivitas pajak. Selain itu, secara simultan likuiditas dan thin capitalization terbukti berpengaruh terhadap agresivitas pajak.Kesimpulan: Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai sebesar 12,25%, yang berarti variasi agresivitas pajak dapat dijelaskan oleh likuiditas dan thin capitalization, sedangkan sisanya sebesar 87,75% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.