cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsme@unisba.ac.id
Phone
+6282120524105
Journal Mail Official
bcsme@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Mining Engineering
ISSN : -     EISSN : 28282140     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsme.v2i2
Bandung Conference Series: Mining Engineering (BCSME) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Teknik Pertambangan dengan ruang lingkup Analisis sensitivitas Net Present Value (NPV), Anggaran Biaya Crushing Plant, API 5L Grade B, Belt Conveyor, BESR II, Crude Oil, Crushing plant, Dimensi Paritan, Discounted Cash Flow (DCF), Dump Truck, Economic SR, Efisiensi Kerja Cassiterite, Gas, Korosi, Hopper, Internal Rate of Return (IRR), Kapasitas Sump Jalan Angkut, Lifetime Biaya Produksi, Loosematerials, Payback Periode (PBP), Pemompaan, Peringkat Batubara, Pipa Baja Karbon, Crude Oil, Pipa Baja, Pipa Transportasi, Pit Design BWE, Productin Rate Index Crushing Plant, Produktivitas Debit Air, Rencana Reklamasi, Roller, Sisa Umur Pakai Pipa Baja Karbon, Sisa Umur Pakai Pipa Reflektan Vitrinit, Sisa Umur Pakai, Sistem Dewatering, Target Ban, KPH, TUR, Variable Crushing Plan. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "133 - 140" : 1 Documents clear
Evaluasi Kegiatan Peledakan untuk Meminimalisir Dampak Negatif Getaran Tanah di Pt Antareja Mahada Makmur Jobsite Pt Multi Harapan Utama Ryan Andika; Zaenal; Noor Fauzi Isniarno
Bandung Conference Series: Mining Engineering 133 - 140
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsme.v6i2.24796

Abstract

Abstract. Blasting activities are conducted to break rock or to separate mineral deposits from the host rock through chemical means using explosives. One of the negative impacts of blasting is ground vibration, which can influence slope stability. Therefore, this study aims to evaluate and analyze the effects of ground vibration on slope stability based on PPV (mm/s), PPA (g), and Amaks (g). This research employed two analytical methods: the non-linear power trendline method and Multiple Linear Regression. Both methods were used to predict vibration levels using distance and explosive charge per delay as variables. Ground vibration measurements were conducted at 31 points with varying distances. The analysis refers to the company's allowable vibration threshold, which is 0.06 g. Vibration analysis was carried out by examining the relationship between PPA and PPV with SD to determine the maximum explosive charge per delay that can be safely used. The results show that the vibration levels remain within safe limits, as the highest recorded PPA was 0.15 g, below the threshold of 0.06 g. The charge that can be used in each blasting with a distance of at least 300 m with an explosive content of more than 50 kg/delay will produce a value that exceeds the limit. Abstrak. Kegiatan peledakan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memberaikan batuan atau memisahkan bahan galian dari batuan induknya dengan cara kimiawi menggunakan bahan peledak. Salah satu dampak negatif dari peledakan adalah getaran tanah.Getaran tanah akan mempengaruhi kestabilan. Oleh karena itu adanya penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh getaran tanah terhadap kestabilan lereng berdasarkan nilai PPA (mm/s),PPV (g), dan Amaks (g). Kajian analisis pada penelitian ini menggunakan metode analisis non linier (Tredline Power) dan metode Multipe Linier Regression. Pada kedua metode yang digunakan yaitu untuk mengetahui prediksi dari nilai getaran dengan parameter jarak dan bahan peledak per waktu tunda. Pengukuran tingkat getaran peledakan dilakukan sebanyak 31 titik dengan jarak yang bervariasi. Analisis dilakukan berdasarkan trial and eror dengan tingkat getaran maksimum adalah 0,06 g. Analisis getaran dilakukan berdasarkan pada hubungan (PPA) dan (PPV) terhadap SD untuk mendapatkan muatan bahan peledak maksimum per waktu tunda yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat getaran terdapat nilai yang melebihi getaran maksimum nilai PPA tertinggi sebesar 0,15 g dan nilai ambang batas PPA sebesar 0,06 g. Muatan yang dapat digunakan pada setiap peledakan dengan jarak paling dekat 300 m dengan isian bahan peledak lebih dari 50 kg/delay akan menghasilkan nilai yang melebihi batas.

Page 1 of 1 | Total Record : 1