cover
Contact Name
Hermansyah
Contact Email
jurnal.alqisthi@gmail.com
Phone
+6285255868284
Journal Mail Official
jurnal.alqisthi@gmail.com
Editorial Address
Jln. Teuku Umar No.8 Kelurahan Biringere Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai
Location
Kab. sinjai,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JAQ
ISSN : 23016876     EISSN : 27154750     DOI : https://doi.org/10.47030
Core Subject : Humanities, Social,
Al Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik menerima artikel dari hasil penelitian (original research article) dan artikel telaah (review article) dari para akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang ilmu sosial dan politik, yang fokus dan ruang lingkupnya meliputi kajian: Ilmu Pemerintahan; Ilmu Politik Kebijakan Publik; Administrasi Publik; Manajemen Publik; Administrasi Pembangunan; Pembangunan Daerah.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "VOLUME 14 NOMOR 1, 2024" : 5 Documents clear
GOVERNABILITY PENGELOLAAN DANA DESA DI DESA ARABIKA KABUPATEN SINJAI Faiz Fakhruddin; Rasyid Thaha; A. Lukman Irwan
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 14 NOMOR 1, 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/aq.v14i1.198

Abstract

Penelitian ini fokus pada governability pengelolaan dana desa di desa arabika kab.sinjai dengan tujuan untuk mengetahui seperti apa kempampuan pemerintah desa arabika dalam mengelola dana desa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mencapai tujuan tersebut maka penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasipemerintah desa arabika dalam melakukan pengelolaan dana desa telah di lakukan dengan baik di tinjau dari pembuatan regulasi pedistribusian serta responsif pemerintah desa, meskipun terdapat kekurangan seperti lambatnya realisasi dana desa.Kapasitas regulatif pemerintah Desa Arabika dalam merencanakan pengelolaan Dana Desa tercermin melalui keberadaan regulasi desa seperti Peraturan Desa mengenai (RKPDesa) dan Peraturan Desa mengenai (APBDesa) Kemampuan distributif pemerintah Desa Arabika dalam perencanaan pengelolaan Dana Desa ) mencakup distribusi lokasi pembangunan desa yang didanai oleh Dana Desa, dan telah merata dan seimbang Kapasitas responsif pemerintah desa dalam perencanaan dan pelaksanaan pengelolaan Dana Desa mencakup tanggapan atau respons yang diberikan pemerintah desa terhadap implementasi perencanaan dan pelaksanaan pengelolaan dana desa.
SISTEM PENGAWASAN DAN PENGANGGARAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG DALAM PELAYANAN MASYARAKAT Abdul Barii Syukur; Muliani S; Erfina Erfina
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 14 NOMOR 1, 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/aq.v14i1.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Sistem Pengawasan dan Penganggaran DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang dalam pelayanan masyarakat serta mengetahui faktor-faktor yang menghambat Sistem Pengawasan dan Penganggaran DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang dalam pelayanan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif, Teknik Pengumpulan data diperoleh melalui kegiatan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian secara interaktif mulai dari reduksi data, penyajian data hingga penarikan kesimpulan dengan memanfaatkan triangulasi data sebagai teknik pengecekan keabsahan temuan. Pengelolaan data dengan menggunakan Software Nvivo 12 Plus Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sistem Pengawasan Dewan perwakilan rakyat daerah Kabupaten Sidenreng Rappang dalam pelayanan masyarakat menggunakan teori manajaemen Menurut G.R Terry dalam (Hasibuan, 2014) menunjukkan 4 Indikator manajemen yakni Perencanaan, Pengorganisasian, Penggerakan dan Pengawasan sudah berjalan dengan baik sesuai dengan tupoksi yang berlaku akan tetapi pada indikator Penggerakan yang dilakukan DPRD belum maksimal dalam penggerakan pengawasan peraturan daerah. Begitupun dengan sistem Penganggaran Dewan perwakilan rakyat daerah Kabupaten Sidenreng Rappang dalam pelayanan masyarakat dengan menggunakan 4 Indikator manajemen yakni Perencanaan, Pengorganisasian, dan Penggerakan sudah berjalan dengan baik sesuai dengan tupoksi yang berlaku akan tetapi pada indikator Pengawasan Penganggaran yang dilakukan DPRD dinilai masih perlu nya perhatian dewan perwakilan rakyat daerah untuk mendengar keluhan serta aspirasi masyarakat. Terdapat 2 Faktor yang mempengaruhi proses pengawasan dan penganggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kabupaten Sidenreng Rappang dalam Pelayanan Masyarakat yakni, Kurangnya Penggerakan pengawasan sosialisasi Peraturan Daerah dalam masyarakat dan Kurangnya kepercayaan masyarakat dalam pengawasan penganggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kabupaten Sidenreng Rappang.
ANALISIS PENGEMBANGAN ORGANISASI KANTOR AREA PELAYANAN VI PERUMDA AIR MINUM Siti Zaleha Soebarini
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 14 NOMOR 1, 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/aq.v14i1.200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengembangan Organisasi dan masalah-masalah yang dihadapi dalam pengembangan organisasi pada kantor Area Pelayanan VI Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif. Pendekatan Penelitian adalah Studi Kasus. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan organisasi pada kantor Area Pelayanan VI Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar, sudah dilakukan melalui: a) Pengembangan SDM; b) Pengembangan teknologi; (c) Struktur organisasi sudah ada berdasarkan visi dan misi kantor. d) Penataan fisik sudah cukup baik. Masalah-masalah yang dihadapi dalam Pengembangan organisasi pada Kantor Area Pelayanan VI Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar, antara lain : a) kurangnya komunikasi dan koordinasi, b) faktor alam dan musibah, c) adanya konflik dan kesalahpahaman antar pegawai, d) penyalahgunaan terhadap fungsi material, e) terjadinya kebocoran air, masih adanya penggunaan meter air yang tua (seharusnya sudah menggunakan yang baru), f) kurangnya pelatihan, g) kecemburuan sosial antar pegawai, dan g) tidak tersedianya dana darurat bagi peningkatan kinerja pegawai.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL NANCY PELOSI DI KONGRES AMERIKA SERIKAT (2007-2011) Adinda Reyna Putrisalma
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 14 NOMOR 1, 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/aq.v14i1.201

Abstract

Penelitian ini mengkaji kepemimpinan Nancy Pelosi sebagai Ketua Kongres Amerika Serikat (2007-2011) dalam konteks perjuangan kesetaraan gender dan dampaknya terhadap kebijakan pro marjinal. Sebagai perempuan pertama yang menjabat posisi tersebut, Pelosi memainkan peran penting dalam membentuk kebijakan nasional, termasuk reformasi kesehatan dan tindakan stimulus ekonomi. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif untuk menganalisis upaya atau peran Pelosi memobilisasi dukungan lintas partai dan mempromosikan kebijakan yang mendukung kelompok rentan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional Pelosi, yang melibatkan motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, dan pertimbangan individual, telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan representasi perempuan dalam politik dan pengurangan kesenjangan gender dalam akses ke pelayanan kesehatan. Studi ini juga menyoroti tantangan struktural dan budaya yang dihadapi perempuan dalam politik Amerika Serikat, serta pentingnya representasi substantif untuk mencapai kesetaraan gender yang lebih adil.
MODIFIKASI WAKTU LUANG PEKERJA PEREMPUAN DI KAFE (STUDI DESKRIPTIF DI RUANG JURNALIS PEREMPUAN MAKASSAR) Zulkifli Arifin; Rahma Amin
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 14 NOMOR 1, 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/aq.v14i1.202

Abstract

Nongkrong di coffee shop bagi kaum perempuan di sejumlah literasi dan beberapa hasil penelitian yang pernah dilakukan, dianggap sebagai perilaku gaya hidup konsumtif untuk memanfaatkan waktu luang untuk sejenak merefresh pikiran dari penatnya aktivitas dan rutinitas pekerjaan. Coffee shop bahkan bagi kalangan perempuan sosialita dianggap sebagai tempat untuk bersantai, nongkrong dan bersosialisasi, hiburan, serta menunjukkan eksistensi diri sebagai perempuan kelas atas dan modern. Namun berbeda dengan kelompok pekerja perempuan yang tergabung dalam Ruang Jurnalis Perempuan (RJP), hampir setiap hari jurnalis perempuan ini mengunjungi kafe yang satu ke kafe yang lainnya, bukan untuk bersantai dan menikmati waktu luang, melainkan mencari tempat yang lebih nyaman untuk menyelesaikan tulisan liputan. Penelitian ini menggunakan tipe studi kasus di Komunitas Juang Jurnalis Perempuan (RJP) dari berbagai platform media di Makassar, menggunakan wawancara semi terstruktur. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana modifikasi waktu uang dan perilaku konsumtif tidak menjadi satu-satunya motivasi seseorang mengunjungi kafe dan nongkrong berjam-jam lamanya, melainkan seiring semakin kompleksnya jenis pekerjaan baru dengan sistem kerja lebih fleksibel, ruang-ruang bersantai untuk mengisi waktu libur kini menjadi tempat paling nyaman untuk bekerja.

Page 1 of 1 | Total Record : 5