cover
Contact Name
Usep Sahrudin
Contact Email
jptt.fapet@gmail.com
Phone
+628156006706
Journal Mail Official
jptt.fapet@gmail.com
Editorial Address
Departemen Produksi Lantai 2 Gedung 5, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran Jln. Raya Bandung Sumedang Km. 21. Jatinangor 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Produksi Ternak Terapan (JPTT)
ISSN : -     EISSN : 27226611     DOI : https://doi.org/10.24198/jptt
Jurnal Produksi Ternak Terapan (JPTT) covers concepts, models, innovations and implementations in the field of animal husbandry and biosciences in a broad sense, which include: livestock production, livestock breeding and biometrics, as well as livestock reproduction and artificial insemination, which have been considered and approved by the Editorial Board, as efforts to improve scientific quality in the development of livestock production.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2020): Oktober" : 5 Documents clear
KURVA PRODUKSI SUSU HARIAN SAPI FRIESIAN HOLSTEIN KETURUNAN PEJANTAN IMPOR PADA LAKTAI 1 DAN 2 (Studi Kasus di BPPIB-TSP Bunikasih) MAULA HABIBAH
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 1, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.197 KB) | DOI: 10.24198/jptt.v1i2.31501

Abstract

Penelitian mengenai “Kurva Produksi Susu Harian Sapi Friesian Holstein Keturunan Pejantan Impor Pada Laktasi 1 dan 2” telah dilaksanakan pada bulan Maret 2020 di BPPIB-TSP (Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Perah ) Bunikasih.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk kurva produksi susu dan mengetahui rata-rata dugaan produksi susu harian dari sapi betina Friesian Holstein keturunan pejantan impor pada laktasi 1 dan 2 berdasarkan persamaan Ali-Schaeffer di BPPIB-TSP Bunikasih.  Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Maret 2020.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif.  Data yang digunakan didapat dari 23 ekor sapi perah betina keturunan pejantan impor berdasarkan catatan Test Day pada laktasi 1 dan 2 dari tahun 2016 – Maret 2020.  Terdapat 526 data laktasi yang terkumpul dari 23 ekor ternak sapi betina.  Bentuk kurva dugaan produksi susu sapi perah keturunan pejantan impor mengikuti suatu pola teratur, yaitu diawali dengan volume laktasi yang rendah lalu meningkat sampai puncak laktasi pada minggu ketiga, kemudian turun perlahan sampai sapi dikeringkan.  Rata-rata dugaan produksi susu harian yaitu sebesar 9,69 kg/hari pada periode laktasi 1 dan sebesar 11,35 kg/hari pada periode laktasi 2.
Sustainabilitas Sumber Daya Genetik Sapi Pasundan Berdasarkan Nilai Effective Population Size Di Kawasan Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat HILMAWAN YUSUF HABIBIE
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 1, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.433 KB) | DOI: 10.24198/jptt.v1i2.27622

Abstract

Jawa Barat memiliki Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu yang terdaftar di UNESCO sebagai Unesco Global Geopark (UGG). Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu menjadi salah satu wilayah basis Sapi Pasundan di Kabupaten Sukabumi.  Sapi Pasundan menjadi bagian penting bagi peternak sebagai sumber pencaharian, status sosial, dan tabungan.  Sapi Pasundan merupakan sumber potensi genetik yang patut dipertahankan dan dikembagkan menjadi bagian kekayaan sumber daya alam di Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu.  Perlu dilakukan eksplorasi mengenai keberlanjutan populasi Sapi Pasundan berdasarkan nilai effective population size (EPS).  Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebaran populasi, struktur populasi, dan nilai EPS Sapi Pasundan di Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu.  Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode penelitian survei.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran Sapi Pasundan berada di Kecamatan Waluran, Ciemas, Ciracap, dan Surade dengan basis populasi berada di Kecamatan Ciemas dan Ciracap.  Jumlah populasi Sapi Pasundan sebesar 367 ekor.  Dengan stuktur populasi jantan dewasa sejumlah 20 ekor atau sekitar 5,5% dan Sapi Pasundan betina dewasa sejumlah 203 ekor atau sekitar 55,3%.  Jumlah anak jantan sejumlah 47 ekor atau sekitar 12,8% dan jumlah anak betina sejumlah 97 ekor atau sekitar 26,4%.  Didapat nilai EPS sebesar 72,82 yang termasuk dalam kondisi terancam.  Dapat disimpulkan bahwa populasi Sapi Pasundan di Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu dalam kondisi terancam berdasarkan nilai EPS.
Sebaran Runpun dan Pola Warna Bulu Domba Lokal Betina Pada Beberapa Pasar Hewan di Wilayah III Cirebon (Ciayumajakuning) Yayan Septiana
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 1, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.263 KB) | DOI: 10.24198/jptt.v1i2.31678

Abstract

Pola pemeliharan dan seleksi domba lokal yang dilakukan peternak di Indonesia menghasilkan rumpun dan pola warna bulu yang beragam. Rumpun yang berkembang dengan baik di Wilayah III Cirebon adalah Domba Garut, Domba Priangan, Domba Ekor Tipis dan Domba Ekor Gemuk. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebaran rumpun dan pola warna bulu domba lokal betina pada beberapa pasar hewan di Wilayah III Cirebon. Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan cara pengumpulan data menggunakan metode sensus dengan melihat parameter rumpun dan pola warna bulu domba lokal betina pada beberapa pasar hewan di Wilayah III Cirebon. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi gambaran persebaran suatu rumpun dan pola warna bulu di Wilayah III Cirebon. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebaran rumpun domba lokal betina yang tersebar adalah Domba Garut sebanyak 691 ekor (51,72%), Domba Priangan 439 ekor (32,86%), Domba Ekor Gemuk sebanyak 107 ekor (8,01%), Domba Ekor Tipis 84 ekor (6,29%), dan ditemukan rumpun domba lain sebanyak 15 ekor (1,12%). Untuk pola warna bulu domba didominasi oleh warna putih sebanyak 981 ekor (73,43%), hitam 178 ekor (13,32%), kombinasi 118 ekor (8,83%), dan cokelat sebanyak 59 ekor (4,42%) dari total populasi 1336 ekor dalam 2 kali pengambilan data.
Evaluasi Konformasi Tubuh Kuda Equestrian Menggunakan Rumus Mc. Bane (Kasus di Gamma Stud and Clinic, Equator, dan Emporium Horse Club) INDAH NURHAYATI
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 1, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.328 KB) | DOI: 10.24198/jptt.v1i2.32064

Abstract

Penelitian “Evaluasi Konformasi Tubuh Kuda Equestrian Menggunakan Rumus Mc. Bane (Kasus di Gamma Stud and Clinic, Equator, dan Emporium Horse Club)” dilaksanakan pada tanggal 24 Februari sampai 6 Maret 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konformasi tubuh aktual, konformasi tubuh ideal menurut rumus Mc. Bane, dan mengetahui penyimpangan konformasi tubuh ideal menurut rumus Mc. Bane dengan konformasi tubuh aktual kuda equestrian di Gamma Stud & Clinic, Equator, dan Emporium Horse Club. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengambilan data secara purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dengan cara menggukur bagian tubuh kuda aktual dan sesuai dengan rumus Mc. Bane pada 25 ekor kuda equestrian. Uji chi kuadrat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian antara konformasi tubuh aktual di tiga stable dengan konformasi tubuh ideal menurut rumus Mc. Bane. Hasil penelitian menunjukkan konformasi tubuh kuda equestrian di Gamma Stud & Clinic, Equator, dan Emporium Horse Club sesuai dengan konformasi tubuh ideal menurut rumus Mc. Bane.
Nilai Efektif Sumber Daya Genetik Ternak Kerbau Lokal di Kawasan Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu, Sukabumi SOPHIA NUR SETIAWATI; Johar Arifin; Primiani Edianingsih
Jurnal Produksi Ternak Terapan Vol 1, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.323 KB) | DOI: 10.24198/jptt.v1i2.31993

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2019 sampai dengan bulan Januari 2020 di Kawasan geopark Ciletuh-Pelabuhanratu, Sukabumi Jawa Barat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sebaran populasi, struktur populasi, dan Nilai Efektif populasi ternak kerbau lokal di Kawasan geopark-Ciletuh Pelabuhanratu, Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pengumpulan data populasi ternak diambil dari data Puskeswan dan Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, data dihitung menggunakan rumus Nilai Efektif populasi. Responden dipilih secara random sampling di tiap Kecamatan. Data yang telah didapat baik data primer dan data sekunder dianalisis menggunakan analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sebaran populasi ternak kerbau lokal di Kawasan Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu menyebar hampir di seluruh Kecamatan, jumlah ternak kerbau lokal paling banyak berada di Kecamatan Cikakak dan paling sedikit ada di  Kecamatan Pelabuhanratu. Struktur populasi ternak kerbau lokal di Kawasan Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu di dominasi oleh ternak kerbau betina dewasa, hal ini karena peternak memilihara ternak kerbau untuk menghasilkan anak yang akan dijual. Nilai Efektif populasi ternak kerbau lokal di Kawasan Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu dapat dikatakan aman, dilihat dari hasil perhitungan Nilai Efektif populasinya sebesar 1.904,9. Potensi daya dukung kawasan ini cukup baik dilihat dari hasil perhitungan bahwa kawasan ini mampu menampung  246.873,98 satuan ternak.Kata kunci       : Kerbau, Nilai Efektif, Geopark Ciletuh

Page 1 of 1 | Total Record : 5