cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2017)" : 7 Documents clear
PEMANFAATAN BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) TERHADAP PENCAPAIAN KINERJA PROGRAM MDGS: STUDI KASUS PUSKESMAS KAWANGU KABUPATEN SUMBA TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2014 Jati Untari, Manahati Zebua, Arnoldus Yansen Luhadu
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.986 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i2.15

Abstract

Bantuan Operasional Kesehatan merupakan langkah pemerintah untuk mendukung penyelenggaraan operasional puskesmas sehingga semakin mendorong petugas puskesmas untuk meningkatkan kinerja puskesmas dan jaringannya dalam melaksanakan kegiatan yang bersifat promotif preventif kepada masyarakat. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan Bantuan Operasional Kesehatan terhadap pencapaian kinerja program MDGs di Puskesmas Kawangu Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam pada 7 informan. Rancangan penelitian ini adalah studi kasus yang dilaksanakan pada tanggal 2 Juli sampai 15 Juli tahun 2015. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling.  Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pelaksanaan program BOK di Puskesmas Kawangu telah berjalan dengan baik. Terdapat peningkatan dalam pencapaian kegiatan di Puskesmas Kawangu tahun 2014 yaitu antara 2% sampai 24% tetapi peningkatan tersebut masih dibawah target. Kata Kunci: Pemanfaatan, Pencapaian Kinerja, BOK, Puskesmas AbstractOperational Support Health is the government's measures to support the implementation of the operational health centers so that more encouraging officers to improve the performance of health centers and networks in implementing preventive promotive activities to the public. The purpose of this study was to examine the use of Health Operational Support to the achievement of MDGs program performance in the Kawangu Health Center Sumba Timur District Nusa Tenggara Timur Province. This research is descriptive qualitative depth interview on 7 informants. The design of this study is a case study conducted on July 2 to July 15 2015. The sampling technique used in this research is purposive samplingThe conclusion of this study that the implementation of the program BOK in Kawangu Public Health Center has been going well. There is an increase in activity in the Kawangu Public Health Center achievement by 2014 of between 2% to 24% but the increase is still below target. Keywords: Utilization, Performance Achievement, BOK, Public H
PENGARUH SELF HELP GROUP TERHADAP PENGETAHUAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA KEPALA KELUARGA DENGAN PENDERITA DEPRESI Endang Tri Sulistyowati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.935 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i2.16

Abstract

Latar Belakang : Pengetahuan Kepala Keluarga masih rendah dikarenakan minimnya pendidikan kesehatan jiwa..Tidak sedikit kepala keluarga yang mwnganggap gangguan jiwa adalah penyakit yang memalukan sehingga memutuskan untuk mengirimkan ke rumah sakit jiwa.  Tujuan penelitian ini adalah meneliti pengaruh Self Help Group terhadap Pengetahuan dalam mengambil Keputusan pada Kepala Keluarga dengan penderita depresiSubyek dan Metode : Penelitian ini adalah analitik eksperimental dengan desain Randomized Control Trial. Lokasi di Kecamatan Jetis dengan subyek adalah Kepala Keluarga dengan penderita depresi sebanyak 60 orang. Teknik pengumpulaan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Chi SquareHasil : Ada hubungan positif antara self help group dan pengetahuan, secara statistik signifikan (OR = 4.00, CI 95% = 1.37-11.70, p = 0.010). Kesimpulan : self help group signifikan terhadap pengetahuan kepala keluarga  Kata Kunci :  self help group, Pengetahuan ABSTRACT Background: The knowledge of the head of family is still low due to the lack of mental health education.Not a few heads of families who think psychiatric is an embarrassing disease so decide to submit to a mental hospital.. The purpose of this study is investigating the effect of self help group in knowledge on decisions making on the head of families with people with depression. Subjects and Methods: This study is an analytic experimental with Randomized Control Trial design. Locations in Jetis with 60 heads of family with depressed member as subjects.Data collected using questionnaires. Data analysis using logistic regressionResults: There was a positive relationship between self help group and knowledge, although statistically the correlationbetween the two is significant OR = 4.00, CI 95% = 1.37-11.70, p = 0.010). Conclusion: self help group proved to be significant in knowledge of the head of the family. Keywords: self help group, knowledge
PENGARUH PENDIDIKAN DAN JANJI LAYANAN TENTANG INISIASI MENYUSU DINI (IMD) TERHADAP TINDAKAN BIDAN MELAKUKAN IMD DI KOTA PROBOLINGGO Agnes Savitri Agni
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.615 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i2.111

Abstract

Background: The EBI is one of the programs directed to accelerate the decreasion of the Infant Mortality Rate (IMR) in Indonesia. The presence rate of EBI in Indonesia is 29.3%, while in East Java it is 34%(Riskesdas,2010). Objective:This research aimed to analyze the effect of adult learning and service commitment of the EBI to the midwive’s implementation to conduct EBI. Method:This  is a quasi-research (Non-randomized pre test - post test control group design), participated by 53 midwife respondents that divided in to experimental group (32 respondents) and control group (21 respondents).  Results: The Wilcoxon test results, after the education there was an increase in EBI implementation on the experimental group (0.014 p < 0.05). The Regresion Logistic test result showed the effect of knowledge to the midwive’s implementation to conduct EBI (0,011 p < 0,05), the effect of attitude to the midwive’s implementation to conduct EBI (0,042 p < 0,05.Conclusion: Adult learning and service commitment of EBI SOP had an effect on the midwives’ implementation to conduct EBI in Probolinggo Municipality (p< 0.05). Recommendation: The Adult Learning and EBI service  commitment of EBI SOP should be implemented to health center’s midwife.  Keywords: Adult learning of EBI, midwife, commitment, implementation. ABSTRAKLatar Belakang:Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan salah satu program upaya akselerasi penurunan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia. Cakupan fasilitasi IMD di Indonesia sekitar 29,3%, adapun di provinsi Jawa Timur fasilitasi IMD sekitar 34% (Laporan Riskesdas,2010). Tujuan: Tujuan penelitian ini menganalisis  pengaruh pendidikan dan Janji Layanan IMD oleh bidan terhadap tindakan bidan melakukan IMD . Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental quasi (Non randomized pre test – post test control group design), dengan jumlah bidan responden 53 orang terbagi menjadi  kelompok perlakuan (32 respoden) dan kelompok kontrol (21 responden).Hasil: Hasil uji Wilcoxon terdapat peningkatan tindakan IMD sesudah edukasi pada kelompok perlakuan (0,014 p < 0,05). Hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan pengetahuan berpengaruh terhadap tindakan bidan melakukan IMD (0,011 p < 0,05), sikap berpengaruh terhadap tindakan bidan melakukan IMD (0,042 p < 0,05). Kesimpulan: Model Pendidikan Orang Dewasa untuk IMD mempengaruhi tindakan bidan melakukan IMD di Kota Probolinggo (p < 0,05). Saran:  Pedidikan Orang Dewasa tentang  IMD dan Janji Layanan IMD oleh bidan sebaiknya diterapkan kepada semua bidan penolong persalinan.                     Kata kunci : POD SOP IMD, bidan, janji layanan, pengetahuan, sikap.
PENGARUH PEMBENTUKAN KELOMPOK BELAJAR DALAM TEAM BASED LEARNIN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PRODI DIII KEPERAWATAN AKADEMI KESEHATAN KARYA HUSADA YOGYAKARTA Prita Yunitasari
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.014 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i2.17

Abstract

Belajar bekerjasama dalam suatu tim adalah hakekat dari TBL. Oleh karenanya pembentukan tim menjadi hal yang perlu diperhatikan. Pembentukan kelompok belajar dalam pengembangan metode pembelajaran TBL di AKES Karya Husada menarik untuk dikaji.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen pre-test-post-test with control group. Kelompok intervensi diberi perlakuan metode TBL, kelompopk kontrol diberi perlakuan metode pembelajaran konvensional (ceramah). Kelompok intervensi dibagi menjadi 8 kelompok berdasarkan IPK dan dikelola agar setiap kelompok mempunyai kemampuan akademis yang sama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan, baik kelompok intervensi maupun kelompok kontrol mempunyai motivasi yang relatif sama dan tergolong rendah. Setelah mendapat intervensi terdapat peningkatan motivasi belajar mahasiswa, namun peningkatan motivasi belajar mahasiswa kelompok team based learning lebih tinggi dibandingkan mahasiswa kelompok ceramah.   Pengembangan TBL dengan membentuk kelompok yang memperhatikan kualitas sumber daya setiap anggota meningkatkan motivasi belajar mahasiswa Kata kunci : Pembentukan kelompok, Motivasi belajar, Team Based Learning
SARI KURMA (PHOENIX DACTYLIFERA) SEBAGAI SUPLEMEN NUTRISI UNTUK MENAMBAH KADAR HAEMOGLOBIN PADA TIKUS PUTIH BETINA (RATUS NORVEGICUS) Setyo Mahanani Nugroho, Masruroh, Lenna Maydianasari
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.552 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i2.10

Abstract

Latar Belakang: Usia Remaja merupakan awal dari usia reproduksi pada remaja. Pemenuhan gizi yang baik pada masa ini akan mempengaruhi tingkat kesehatan dan sistem reproduksinya. Masalah yang sering terjadi adalah anemia yang disebabkan karena kurangnya asupan zat besi. Salah satu makanan yang mengandung zat besi adalah kurma. Sari kurma merupakan hasil olahan buah kurma yang memiliki kandungan besi sebesar 1,5 mg per buah.Tujuan: Mengetahui pengaruh sari kurma dalam meningkatkan kadar haemoglobin pada tikus putih betina.Metode Penelitian: Jenis penelitian eksperimental laboratorik menggunakan rancangan acak lengkap dengan post test only control group design. Rancangan acak lengkap dengan pola post test only control group design adalah design adalah desain yang paling sederhana dari desain eksperimental (true eksperimen design). Populasi dalam penelitian ini adalah tikus putih betina galur wistar. Besar sampelnya adalah 24 tikus dengan kondisi anemia ringan yang dikelompokkan menjadi 4 kelompok perlakuan. Pengecekan kadar Haemoglobin dilakukan pre dan post perlakuan.Hasil: Penurunan kadar Haemoglobin dari 15,38 gr/dl menjadi 15,27 gr/dl ditemukan pada kelompok tikus tanpa perlakuan. Kelompok tikus dengan perlakuan pemberian sari kurma terdapat peningkatan kadar Haemoglobin dari 9,32 gr/dl menjadi 12,91 gr/dl. Kelompok tikus dengan perlakuan pemberian tablet Fe terdapat peningkatan kadar Haemoglobin dari 9,41 gr/dl menjadi 3,09 gr/dl. Kelompok tikus dengan perlakuan pemberian sari kurma dan tablet Fe terdapat peningkatan kadar Haemoglobin dari 9,18 gr/dl menjadi 14,75 gr/dl.Kesimpulan: Sari kurma dapat meningkatkan kadar Haemoglobin pada tikus putih betina sebesar 3,59 gr/dl. Kata Kunci: Sari Kurma, Haemoglobin, Tikus Putih Betina 1Universitas Respati Yogyakarta2Universitas Respati Yogyakarta3Universitas Respati Yogyakarta
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG TOILET TRAINING DENGAN PENGGUNAAN DIAPERS PADA ANAK USIA TODDLER DI POSYANDU DUSUN BANJENG MAGUWOHARJO Casnuri, Fika Lilik Indrawati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.415 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i2.13

Abstract

Latar belakang: Balita usia tiga tahun seharusnya sudah dilakukan pelatihan untuk menggunakan toilet, namun kenyataannya masih banyak ibu yang belum mengajarkan toilet training sehingga balita masih belum bisa untuk melaksanakan toilet training.Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang toilet training dengan penggunaan diapers pada anak usia toddler di Posyandu Dusun Banjeng Kecamatan Maguwoharjo Yogyakarta.Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak yang melakukan pendidikan di Posyandu Dusun Banjeng Kecamatan Maguwoharjo dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan analisis uji chi square.Hasil penelitian: hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 responden sebagian memiliki pengetahuan yang cukup tentang toilet training dan sebagian besar tidak menggunakan diapers pada anak. Hasil uji chi square menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengatahuan ibu tentang toilet training dengan penggunaan diapers pada anak usia toddler di Posyandu Dusun Banjeng Kecamatan Maguwoharjo Yogyakarta yaitu dengan nilai pvalue 0,693.Kesimpulan: semakin tinggi pengetahuan ibu, maka akan semakin tinggi kesempatan penggunaan diapers pada anak. Kata kunci: Pengetahuan, Penggunaan Diapers, Usia Toddler ABSTRACTBackground: Toddlers age of three years should have been done the training to use the toilet, but in reality there are many mothers who do not teach toilet training so the toddler is still not able to carry out toilet training.Objective: to determine the relationship between the level of knowledge of mothers about toilet training with the use of diapers for children ages toddler in IHC Hamlet Banjeng Maguwoharjo District of Yogyakarta.Methods: This study used quantitative approach with cross sectional study design. Population and sample in this research is all mothers who have children who do education in the District Banjeng Hamlet IHC Maguwoharjo with total sampling technique. Collecting data using questionnaires with chi square analysis.Result: The results showed that the majority of the 25 respondents have enough knowledge about toilet training and most do not use diapers in children. Chi-square test results showed no significant relationship between the level of maternal pengatahuan about toilet training with the use of diapers for children ages toddler in IHC Hamlet Banjeng Maguwoharjo District of Yogyakarta with a value pvalue 0.693. Conclusion: the higher the mother's knowledge, the higher the chance of the use of diapers in children. Keywords: Awareness, Usage Diapers, Age Toddler    
PENGETAHUAN TENTANG KONDOM SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA WANITA PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI PASAR KEMBANG YOGYAKARTA Budi Rahayu
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.455 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i2.14

Abstract

Background : aquired Immune Deficiency Syndrome, or better known as AIDS is caused by the Human Deficiency Virus or HIV which attacks the immune system. Largest contributor to HIV / AIDS infection generally occurs due to sexual intercourse and multiple sexual partners at risk behavior did not use condoms. The impact of this disease can cripple the immune system and cause death, so that best effort is a preventive manner by using condoms during sexual intercourse in Hamlet Sosrowijayan Kulon is one of the largest prostitution in Yogyakarta, this gives great opportunities for HIV / AIDS if no knowledge about the importance of using condoms as one cause.Objective: This study aimed to gain knowledge about condoms as prevention of HIV / AIDS on female commercial sex workers in Pasar Kembang Jogjakarta.  Research Method: qualitative approach phenomenaligic Snowball sampling method to collect data by sampling and Indeep Interview. The number of respondents who used five oang female commercial sex workers and data analysis performed by descriptive analysisResult: general overview of knowledge about condoms as a prevention of HIV / AIDS on female commercial sex workers in Pasar Kembang, Yogyakarta, in 2010, including about knowledge of condoms, condom benefits, and how to use condoms as a prevention effort HIV / AIDS has been able to identify, understand, apply and evaluate the mean level of knowledge of women workers are very good commercial seksk but it does not affect the use of condoms at the time of serving the customer. Most customer service is a commercial sex women students so that knowledge of condoms as prevention of HIV / AIDS is very good because of their educational background is college Keyword: Knowledge of condoms, HIV / AIDS.

Page 1 of 1 | Total Record : 7