cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 3 (2017)" : 8 Documents clear
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG KEBUTUHAN ISTIRAHAT DAN TIDUR KELAS XI DI SMK KESEHATAN SADEWA YOGYAKARTA Eko Mindarsih, Liza Puspita Sari
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.483 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i3.72

Abstract

INTISARILatar Belakang: Peserta didik memiliki kesulitan untuk memahami konsep akademik sebagaimana mereka diajarkan yaitu dengan sesuatu yang abstrak dan model ceramah. Peserta didik perlu belajar untuk berpikir, mendorong siswa untuk dapat bekerja sama dalam kelompok, dan khususnya berpengaruh pada pencapaian prestasi. Sarana yang baik untuk mencapai hal tersebut dengan pembelajaran kooperatif. Salah satu model belajar kooperatif adalah model Numbered Head Together. Berdasarkan studi pendahuluan dari 42 siswa, nilai rata-rata mata pelajaran kebutuhan dasar manusia 75,4, nilai diatas rata-rata 29 siswa (69,05%) dan nilai dibawah rata-rata 13 siswa (30,95%). Ini menunjukkan ada 13 siswa yang nilainya dibawah rata-rata.Tujuan Penelitian: Mengetahui efektifitas model pembelajaran numbered head together terhadap pengetahuan tentang kebutuhan istirahat dan tidur kelas XI di SMK Kesehatan Sadewa YogyakartaMetode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental design dengan rancangan penelitian pretest dan posttest. Populasi penelitian siswa SMK kelas XI keperawatan sebanyak 42 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji wilcoxonHasil: Hasil uji wilcoxon pada model pembelajaran numbered head together didapatkan p value 0,000 < 0,014. Pengetahuan sebelum menggunakan model NHT dengan nilai rata-rata 73,4 dan pengetahuan sesudah menggunakan model NHT dengan nilai rata-rata 85,7. Kesimpulan: model pembelajaran numbered head together efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang kebutuhan istirahat dan tidur kelas XI di SMK Kesehatan Sadewa Yogyakarta  Kata Kunci: Pembelajaran, Istirahat, Pengetahuan
HUBUNGAN PENGETAHUAN SPIRITUAL TERHADAP PERILAKU PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL PASIEN STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2017 Cecep Supriadi; Tita Rohita
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.077 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i3.145

Abstract

Stroke merupakan gangguan neurologik mendadak yang terjadi akibat terbatasanya atau terhentinya aliran darah melalui sistem suplai arteri ke bagian otak. Stroke sering terjadi secara mendadak dan menimbulkan kecacatan pada penderitanya. Seseorang mengalami stroke akan mempengaruhi beberapa aspek seperti aspek kesehatan fisik, psikologis, sosial dan spiritual. Pengetahuan tentang kebutuhan spiritual sangat penting untuk disebarluaskan dan dipahami pasien terutama pasien stroke dikarenakan dengan pengetahuan seseorang yang baik, maka akan menunjukkan perilaku kesehatan yang baik pula. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan spiritual terhadap perilaku pemenuhan kebutuhan spiritual pasien stroke di Wilayah Kerja Puskesmas Baregbeg Kabupaten Ciamis Tahun 2017. Jenis penelitian menggunakan tipe penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita stroke di Wilayah Kerja Puskesmas Baregbeg Kabupaten Ciamis Periode Januari-Maret Tahun 2017 sebanyak 32 orang.. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga diperoleh seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan spiritual dengan perilaku pemenuhan kebutuhan spiritual pasien stroke di Wilayah Kerja Puskesmas Baregbeg Kabupaten Ciamis karena nilai chi square (χ2) hitung > chi square (χ2) tabel (11,759> 5,991). Saran untuk pasien stroke meningkatkan wawasan mengenai pemenuhan kebutuhan spiritual serta melihat dan mendengarkan informasi baik dari media cetak dan elektronik, serta mengikuti penyuluhan-penyuluhan terutama tentang pemenuhan kebutuhan spiritual Kata Kunci          : Pengetahuan, Spiritual, Stroke
PENGARUH KOMPRES DINGIN TERHADAP TINGKAT PERSEPSI NYERI INSERSI ARTERIOVENOSA FISTULA PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PURBALINGGA Endiyono, Meida Laely Ramdani
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.671 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i3.22

Abstract

Pendahuluan : Hemodialisis adalah tindakan yang sering digunakan pada terapi penggantian ginjal pada pasien dengan gagal ginjal kronis. Pasien dengan hemodialisis akan mengalami nyeri pada saat dilakukan penusukan pada arteriovenosa fistula, hal ini disebabkan karena kanul yang besar. Penggunaan sensasi dingin dengan menggunakan kompres dingin akan menghambat transmisi nyeri sehingga dapat menimbulkan efek anestesi. Tujuan umum penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kompres dingin terhadap tingkat persepsi nyeri saat dilakukan insersi  arteriovenosa fistula pada pasien hemodialisis di Rumah Sakit Umum Daerah Purbalingga.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metoda quasi eksperimental dengan pendekatan pre test – post test group design. Tehnik pengambilan  sampel menggunakan tehnik consecutive sampling dengan jumlah responden 15 orang. Tehnik pengambilan data menggunakan numeric rating scale (NRS). Uji stasistik dengan menggunakan Paired T Test.Hasil : Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji statistik Paired T Test. diperoleh nilai p value 0,00 dengan demikian p value < α (0,001<0,05). Terdapat perbedaan yang bermakna skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan kompres dingin pada insersi arteriovenosa fistula.Kesimpulan : Pemberian kompres dingin dapat menurunkan skala nyeri pada insersi arteriovenosa fistula pada pasien dengan hemodialisis. Kata Kunci : Kompres dingin, hemodialisis, insersi, nyeri.
HUBUNGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DENGAN PERKEMBANGAN BALITA DI DUSUN GUHA BABAKAN DESA HANDAPHERANG KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2017 Siti Fatimah; Endah Yuli Perwati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.152 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i3.146

Abstract

Abstract. Early childhood is a child aged 3 to 5 years. Age is the most important period in child development. In this stage stimulation is needed to develop the potential of children, one with Early Childhood Education (PAUD) is intended to foster and develop the potential of children from birth to age 5 years. The purpose of this study is to know the relationship of early childhood education (PAUD) with the development of children under five years at Guha Babakan hamlet Handapherang village Ciamis district in 2017. The type of this study is quantitative analytic by using cross sectional approach. In this study, population is all children under five years at GuhaBabakan (hamlet) Handapherang village Ciamis district that is as much52 people/children with sampling technique by total sampling. From calculation by using chi square test, got X2 count= 29.032 with p value 0.000. Then, the valueis interpreted by comparing to chi square critic price got x2 table with df = 2 at 95% confidence interval (5% significance level is 5.991 or p value 0.000 < from 0.05. In conclusion, there is a meaningful relationship between early childhood educationwith the development of children under five years at Guha Babakan Handapherang Ciamis in 2017. PAUD as an educational institution to develop abilities owned by children, also train children to develop fine motor, rough motor, language and socialization. It is expected that parents and families should be able to improve their understanding of the importance of PAUD for the development of children. Keyword: early childhood education (PAUD), children under five years
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKS PADA PEKERJA REMAJA DI KAWASAN PERBELANJAAN “X” KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2015 Yudita Ingga Hindiarti
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.584 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i3.163

Abstract

Masalah terbanyak di kalangan remaja adalah TRIAD KRR yaitu seksualitas, HIV dan AIDS serta Napza. Dampak kesehatan dari perilaku seks remaja antara lain kehamilan tidak diinginkan yang dapat berakibat aborsi tidak aman, PMS, HIV/AIDS dan masalah kesehatan reproduksi. Kawasan perbelanjaan “X” merupakan pusat perbelanjaan tradisional maupun modern, salah satu obyek wisata di pusat Kota Yogyakarta dengan fasilitas hiburan yang lengkap, dimana banyak pekerjanya adalah remaja. Kondisi tersebut berpeluang adanya perilaku seks berisiko pada pekerja remaja di kawasan perbelanjaan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui, mempelajari dan menjelaskan gambaran dari faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pada pekerja remaja di kawasan perbelanjaan “X” Kota Yogyakarta tahun 2015. Jenis penelitian analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Alat pengumpulan data berupa kuisioner dengan sampel 400 responden. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji statistik menggunakan chi Square dan multiple regression logistic.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pekerja remaja (60,5%) memiliki perliaku seks berisiko.  Hasil uji chi square didapatkan ada hubungan signifikan antara jenis kelamin, tempat tinggal, pendidikan, pendapatan, peran orang tua, teman sebaya, teman kerja, pengetahuan kesehatan reproduksi, sikap terhadap perilaku seks, gaya hidup, dan religiusitas dengan perilaku seks berdasarkan nilai p < 0,05. Hasil analisis multivariat didapatkan faktor-faktor yang berhubungan bermakna dengan perilaku seks adalah faktor pendidikan, peran orang tua, teman sebaya, teman kerja, dan pengetahuan kesehatan reproduksi. Faktor yang dominan berhubungan dengan perilaku seksual adalah faktor teman sebaya, dengan Odds Ratio (OR) sebesar 2,499.Saran dalam penelitian ini adalah peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi melalui promosi kesehatan di kawasan perbelanjaan, pemilihan teman kerja dan teman sebaya yang lebih selektif, menciptakan lingkungan tempat tinggal yang kondusif dan sesuai norma masyarakat, menjaga keharmonisan dan komunikasi dengan orang tua. Kata kunci        :     kawasan perbelanjaan X, pekerja remaja, perilaku seks berisiko
FAKTOR MOTIVASI DAN SIKAP YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA BIDAN DALAM PEMANTAUAN PENCATATAN PELAPORAN POSYANDU DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2014 Florentina Kusyanti
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.009 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i3.114

Abstract

Pemantauan pencatatan pelaporan posyandu sebagai upaya dalam memperbaiki pencatatan pelaporan yang  belum sempurna,   hanya dilaksanakan oleh kader di wilayah Puskesmas Kabupaten Magelang .pelaksanaannya belum maksimal dibuktikan dengan adanya beberapa bidan yang belum melaksanakan pemantauan pencatatan pelaporan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan  kinerja bidan Desa  dalam Pemantauan pencatatan pelaporan posyandu  di Wilayah kerja Dinas Kesehatan  Kabupaten Magelang  Tahun 2014.Jenis penelitian Explanatory Research dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan proportionate random sampling. Variabel penelitian yaitu sikap, motivasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah Rank Spearman’s  dan analisis uji statistic multivariate SEMHasil penelitian menunjukkan kinerja bidan  baik (56,1%), sikap  baik (53,7%), motivasi  tidak baik (57,3%), Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara Sikap (p= 0,001), motivasi (p=0,001), dengan kinerja bidan dalam pemantauan pencatatan pelaporan posyandu , Analisis bersama diperoleh hasil variabel sikap mempunyai coefisien korelasi yang paling kuat.Disarankan bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang dan pihak Puskesmas untuk membuat jadwal supervisi secara rinci sesuai program Kesehatan Ibu dan Anak serta mensosialisasikan kepada bidan Puskesmas mengenai bahan supervisi (dokumen yang harus disiapkan) dan jadwal supervisi tersebut.  Kata Kunci           : Kinerja Bidan, pemantauan pencatatan pelaporan posyandu ABSTRACT Monitoring of Recording  report in an effort to improve neighborhood health center recording and reporting of adverse neighborhood health center has not been reported correctly. Recording is useful for detecting of risks to pregnant women, childbirth, infant and child.  The implementation of reporting is the task of reporting on neighborhood health center cadre, but the midwife still have to monitor the quality of records (accuracy, completeness). In implementation in Magelang was not all midwives carrying out the monitoring task (58.5%). The purpose of this study was to determine the factors related to performance in a village midwife recording monitoring reporting childhood facilities in work area DHO Magelang 2014.                The type of  ranesearch in this study is Explanatory Research study with cross sectional approach. Sampling techniques using proportionate random sampling.  The population is 347  village midwives, the midwife as the sample of 82 respondents. Research variables namely  attitudes, motivation,  Instrument research using questionnaires. The analysis used is Spearman’s Rank and SEM analisys of multivariate statisticaltests.        The results showed several variables with both criteria, namely: the performance of midwives (56.1%),attitude (53.7%), whereas the variable is not a good criteria is motivation (57.3%), .The results showed all the variables has significant relationship between  attitude (p = 0.001), motivation (p = 0.001), with performance midwife in a recording monitoring reporting neighborhood health center, together with SEM to test because there is a relationship (coefien corelation = 0.644 ) relationship was mast strongly linked to actitude                 Suggested for Magelang District Health Office and the health center to schedule an appropriate supervision detailed maternal and child health programs and socialized to the health center midwife supervision of materials (documents to be prepared) and the supervision schedules. Keywords: Performance Midwife, recording monitoring reportin neighborhood health center, Kader neighborhood health center.
IDENTIFIKASI DAN PRAEVALUASI KADAR LINIER ALKILBEZENE SULFONATE (LAS/SLES) PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI LAMAT MUNTILAN KABUPATEN MAGELANG Marius Agung Sasmita Jati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.876 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i3.19

Abstract

Identifikasi dan evaluasi kadar Linier Alkilbenzene Sulfonate telah dilakukan pada DAS Lamat Muntilan. Kajian mengenai kadar LAS berupa SLES (Sodium Lauril Eter Sulfat) telah dilakukan sebagai pendekatan banyaknya penggunaan detergen bermerk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar Linier Alkilbenzene Sulfonat (LAS) secara konsisten dan membandingkannya dengan baku mutu air yang telah disepakati secara nasional. Penelitian ini menggunakan metode Spektrofotometer UV-Vis dengan memanfaatkan interaksi ion Metilen Biru dengan surfaktan anionik dalam pelarut kloroform dan diukur pada panjang gelombang 652 nm dengan mengabaikan interferensi senyawa anion kesadahan air. Data yang dihasilkan yaitu rerata konsentrasi SLES musim kemarau pada Dusun Jagalan sebesar 1,03 ppm atau mg/L, sedangkan konsentrasi SLES pada Dusun Pepe sebesar 1,31 ppm atau mg/L dan konsentrasi SLES pada Dusun Balemulyo sebesar 1,36 ppm atau mg/L. Untuk musim penghujan kadar rerata SLES tersebut jauh lebih kecil dibandingkan musim kemarau yaitu 0,03 ppm.Kadar tersebut melampaui dari Peraturan Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup Nomor: KEP-02/MENKLH/I/1988 tentang Pedoman Penetapan Baku Mutu Lingkungan adalah tidak layak dikonsumsi secara langsung maupun tidak langsung khusus untuk kebutuhan manusia namun apabila digunakan untuk hewan dan tumbuhan masih layak. Kata Kunci : LAS, SLES, Muntilan AbstractIdentification and Evaluation of Linear levels Alkylbenzene Sulfonate was conducted on Lamat Watershed in Muntilan. The Study of LAS levels or SLES (Sodium lauryl ether sulfate) was carried out a number of approaches from among detergent used.The Research had aims to determine the extent of LAS level consistently and comparing toward standart water quality which were agreed nationwide. Research Methods used UV-Vis Spectrophotometer based on ion interaction of methylene blue and anionic surfactant in chloroform phase then measured in 652 nm by ignoring interference anion water hardness.The result were 1.03 ppm of Jagalan Village, 1.31 ppm of Pepe Village and 1.36 ppm of Balemulyo Village in rainy season. In dry season, the level of SLES reached 0,03 ppm lower than rainy season.Levels exceeded Of Regulation of the Minister of State for Civil and Environment No. KEP-02 / MENKLH / I / 1988 Concerning about Determination Guidance Standard Quality Environment was not suitable for consumption directly or indirectly to Human Needs, but when used to consume animals and Still worth the plants. Keyword: LAS, SLES, Muntilan
HUBUNGAN PENDIDIKAN IBU, PENGETAHUAN TENTANG GIZI IBU HAMIL DAN LUAS PENAMPANG PLASENTA DENGAN BERAT JANIN DI RSIA ARVITA BUNDA SLEMAN YOGYAKARTA Maratusholikhah Nurtyas, Bhisma Murti, Hari Wudjoso
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.959 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i3.216

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan merupakan masa pembentukan individu pertama kali yang dipengaruhi banyak faktor, antara lain pendidikan, pendapatan dan gizi. Pendidikan berpengaruh ke pengetahuan ibu dan pola konsumsi. Gizi yang didapatkan dari asupan makan ibu selanjutnya ditransver ke janin melalui plasenta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi berat janin, yaitu pendidikan ibu, pengetahuan tentang gizi ibu hamil, pendapatan keluarga dan luas penampang plasenta plasenta. Subyek dan Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional metode corelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di RSIA Arvita Bunda Depok Sleman Yogyakarta pada 20 November – 20 Desember 2016. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi ibu dan janin dalam keadaan normal serta sisi maternal plasenta berada di bagian anterior. Subjek penelitian berjumlah 48 ibu hamil. Variabel independen adalah pendidikan ibu, pengetahuan tentang gizi ibu hamil, pendapatan keluarga dan luas penampang plasenta, sedangkan dependen adalah berat janin. Data primer didapatkan dari tes sederhana pengetahuan dan hasil Ultrasonografi berupa luas penampang plasenta plasenta dan berat janin. Instrumen yang digunakan adalah tes sederhana untuk pengetahuan yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta master tabel. Penelitian ini menggunakan regresi logistik untuk menganalisis data. Hasil: Luas penampang plasenta lebih berhubungan terhadap berat janin sebanyak 4,49 kali lipat dibandingkan dengan pendidikan ibu (OR 2,87), pengetahuan tentang gizi ibu hamil (OR 1,21) dan pendapatan keluarga (OR 1,32). Nilai Nagelkerke R2 14,20%, sehingga terdapat 87,70% faktor lain di luar model.Kesimpulan: Ada hubungan antara  pendidikan ibu, pengetahuan tentang gizi ibu hamil, pendapatan keluarga dan luas penampang plasenta dengan berat janin. Kata Kunci : pendidikan ibu, pengetahuan, pendapatan keluarga, luas penampang plasenta, berat  janin

Page 1 of 1 | Total Record : 8