cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 4 (2014)" : 4 Documents clear
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN METODE PROBLEM BASED INSTRUCTION PADA MATA KULIAH KOMUNIKASI DAN KONSELING MAHASISWA PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN SEMESTER II UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA Soepri Tjahjono Moedji Widodo
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 9, No 4 (2014)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.655 KB) | DOI: 10.35842/mr.v9i4.48

Abstract

Proses pembelajaran yang dilakukan merupakan aktivitas transformasi pengetahuan, sikap dan keterampilan. Pembelajaran yang dilakukan harus lebih berpusat pada siswa, sehingga siswa ikut terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran dan mendapatkan hasil belajar yang optimal. Indikator hasil belajar kognitif biasa disebut sebagai prestasi belajar (out put) peserta didik. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen yang menggunakan desain Static Group Comparasion. Sampel dalam penelitian ini dipilih secara proposional random sampling. Populasi penelitian berjumlah 210 orang dan sampelnya adalah mahasiswa kelas A.92 (kelas kontrol) yang diberikan Pembelajaran Metode Problem Based Instruction dan mahasiswa kelas A.95 (kelas eksperimen) menggunakan metode ceramah. Pada akhir pembelajaran kedua kelas dievaluasi dengan soal post test kemudian dilakukan editing, scoring, coding, transfering, tabulating. Metode pengujian hipotesis yang digunakan adalah independent sample t-test (uji-t) Hasil Penelitian : Hasil post test didapatkan nilai tertinggi dan terendah dari kelas eksperimen secara berturut-turut adalah 85 dan 65 dengan mean/rata-rata 75, modus (nilai yang sering muncul) 73 sebanyak 20 mahasiswa serta standar deviasi 16.76542, sedangkan untuk kelas kontrol secara berturut-turut adalah 77 dan 53 dengan rata-rata nilai 65, modus 52 sebanyak 18 mahasiswa serta standar deviasi 10,13516.  Hasil uji hipotesis menggunakan α = 0,05 dan df = 60 didapat tα/2=2,000 dan tα = 1,67. Karena thitung = 0,314 < tα/2 = 2,000 maka Ho diterima artinya terdapat perbedaan signifikan pada efektivitas pembelajaran Komunikasi dan Konseling dengan menggunakan Pembelajaran Metode Problem Based Instruction ditinjau dari hasil belajar mahasiswa dan karena thitung=0,284< tα= 1,67 maka Ho diterima, artinya pembelajaran Komunikasi dan Konseling pada pokok bahasan Mendengar Aktif dengan menggunakan Pembelajaran Metode Problem Based Instruction lebih efektif daripada pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah.Kesimpulan : Pendekatan Pembelajaran Metode Problem Based Instruction memiliki nilai rata-rata lebih tinggi daripada pendekatan metode ceramah. Ada perbedaan keefektivitasan antara pendekatan Pembelajaran Metode Problem Based Instruction dan ceramah.   Kata Kunci : Pembelajaran Metode Problem Based Instruction, ceramah
HUBUNGAN ANTARA SPIRITUALITAS DAN EFIKASI DIRI DENGAN KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RS JOGJA Santi Damayanti; Ratna Sitorus; Luknis Sabri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 9, No 4 (2014)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.219 KB) | DOI: 10.35842/mr.v9i4.90

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah sebagai akibat dari kekurangan sekresi insulin, gangguan aktivitas insulin atau keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan spiritualitas dan efikasi diri dengan kepatuhan. Penelitian ini menggunakan design analitik korelasi dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel 102 orang yang dilakukan di RS Jogja. Hasil analisis menggunakan korelasi Uji Chi Square menunjukkan ada hubungan spiritualitas dan efikasi diri dengan kualitas hidup (P Value spiritualitas: 0,000; P Value self-efficacy: 0,000; α: 0,15). Variabel confounding terhadap hubungan spiritualitas dan efikasi diri dengan kepatuhan adalah status ekonomi dan pengetahuan Berdasarkan hal tersebut, perawat perlu melakukan memberikan asuhan keperawatan secara komprehensif, khususnya yang terkait  dengan  spiritualitas dan efikasi diri dari pengkajian sampai dengan evaluasi dalam meningkatkan kepatuhan pasien DM tipe 2. Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Spiritualitas, Efikasi Diri, kepatuhan. ABSTRACT Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disease marked by high blood glucose levels as a result of deficiency of insulin secretion, impaired insulin activity or both. This study aims to determine the relationship of spirituality and self-efficacy with compliance. This research design uses a correlation analysis with cross-sectional design. The number of samples of 102 people conducted in Yogyakarta Hospital. The results of correlation analysis using the chi square test showed relationship of spirituality and self-efficacy to quality of life (P values of spirituality: 0.000, P value of self-efficacy: 0.000; α: 0.15). Confounding variables on the relationship of spirituality and self-efficacy in compliance is the economic status and knowledge of this, nurses need to provide comprehensive nursing care, especially in terms of spirituality and self-efficacy from from assessment until evaluation in improving patient compliance type 2 DM. Keyword: Diabetes Mellitus, spirituality, self-efficacy, compliance.1Santi Damayanti S.Kep.,Ns,,Universitas Respati Yogyakarta2DR. Ratna Sitorus, S.Kp., M.App.Sc:3 dr.Luknis Sabri: Dosen FKM UI
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN TENTANG INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DENGAN PENERAPAN INISIASI MENYUSU DINI DI PUSKESMAS KOTA SURAKARTA Ian Rossalia Pradita Puteri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 9, No 4 (2014)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.576 KB) | DOI: 10.35842/mr.v9i4.134

Abstract

Based On Data Survey Indonesia Well-Being Demography (SDKI) year 2007 Mention Baby Mortality Rate (AKB) stills very high that is 35 every 1.000 birth alive. one of [the] programe in course of depreciation acceleration execution Mention Baby Mortality Rate Initiation program gives early initiation. Follow watchfulness that done Dr. Karen Edmond year 2006, 22 % baby death preventable when is baby breastfed by the mother in one first clocks can birth. achievement 6 months asi exclusive base on Initiation program gives early initiation success in one first clocks. Aim from this watchfulness detects connection between erudition and midwife attitude about applications at Puskesmas City of Surakarta. Observasional analytic study with cross sectional approach. Population of 61  midwifes at public health center in Surakarta, the sampel by simple random sampling as many as 41 midwifes. The data collect with research instrument with questionnaire to measure knowledge, attitudes, and applications. Data analysis using logistics regression. data processing using SPSS program. Shows that a large part aged midwife 20-40 year as much as 24 midwifes (60%), midwife finished diploma III as much as 27 midwifes (68%), midwife works more than 5 year at puskesmas concerned as much as 28 person (70%), has tall erudition hits early initation as much as 33 midwifes (83%) as much as 23 midwifes (58%) has positive attitude or support towards applications early Initiation, and application early initiation well as much as 24 midwifes (60%). and from hypothesis test with regression logistic got or erudition 2,108 and or attitude 1,225, with confendence international 95% with limit erudition under 1,189 limits on 3,737, while for limit attitude under 1,050 and limit under 1,430, values n observation 40, values -2 logarithms likehood 32,356 and value negelkerker r2 with value 56,2%, with standard signifikansi for erudition 0,005<0,05 and for attitude 0,016<0,05 so there erudition level connection and midwife attitude about early initiation with applications early initiation.Keyword : Knowlagde, Attitude, Applications, Early Initiation
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG TUMBUH KEMBANG BALITA DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF BALITA 1-3 TAHUN DI POSYANDU JINTEN 12 RW XII BADRAN,BUMIJO, JETIS,YOGYAKARTA Sudarti, Afroh Fauziah
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 9, No 4 (2014)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.087 KB) | DOI: 10.35842/mr.v9i4.44

Abstract

Latar Belakang : Pembangunan kesehatan sebagai bagian dari upaya membangun manusia seutuhnya diselenggarakan melalui upaya kesehatan anak yang dilakukan sedini mungkin sejak anak masih di dalam kandungan. Upaya kesehatan yang dilakukan sejak anak masih didalam kandungan sampai lima tahun pertama kehidupannya, ditujukan untuk mempertahankan kelangsungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak agar mencapai tumbuh kembang optimal. Menurut data yang di peroleh dari dinas kesehatan data tumbuh kembang balita 2009 di puskesmas kabupaten kota jumlah balita 21.414, yang terdeteksi 3.150 balita (14,71%) yang mengalami masalah dalam tumbuh kembangnya. Salah satu antisipasi untuk menurunkan angka balita yang mengalami masalah dengan cara melakukan penilai perkembangan balita dengan menggunakan KPSP.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang balita dengan perkembangan kognigtif balita 1 - 3 tahun di Posyandu Jinten,Badran,Jetis Yogyakarta.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif analitik dengan menggunakan metode cross Sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu - ibu yang mempunyai anak 1- 3 tahun di Posyandu Jinten, Badran,Jetis,Yogyakarta yang berjumlah 43 ibu. Data yang dikumpulkan mengacu pada kohort di Posyandu Jinten, Badran, Jetis, Yogyakarta. Variabel bebas: Tingkat Pngetahuan Ibu.Variabel terikat: Perkembangan Kognigtif Blita 1-3 tahun.Hasil : Data yang dikumpulkan diolah dan dianalisis dengan uji statistik yaitu Kendal Tau dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil pengujian menunjukkan nilai p sebesar 0,012 (p < 0,05) hal ini menunjukkan hipotesis diterima yaitu ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perkembangan kognigtif baliat 1-3 tahun. Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang balita dengan perkembangan kognigtif balita 1-3 tahun.    1 Dosen Prodi D – III Kebidanan2 Dosen Prodi D – III Kebidanan 

Page 1 of 1 | Total Record : 4