cover
Contact Name
Sri Hariyani
Contact Email
pi@unikama.ac.id
Phone
+6281332496234
Journal Mail Official
srihariyani@unikama.ac.id
Editorial Address
Jl. S.Supriyadi No.48 Malang 65148
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Pi: Mathematics Education Journal
ISSN : 25975161     EISSN : 25976915     DOI : https://doi.org/10.21067/pmej
Core Subject : Education,
Pi: Mathematics Education Journal is issued as an academic journal and devoted to the publication of research papers in the field of mathematics education. Mathematics education should be interpreted to mean the whole field of human ideas and activities that could affect the teaching and learning of mathematics. We welcome authors for original research articles aims on Mathematics Education. Subjects suitable for publication include, but are not limited to the following fields: Learning mathematics Media development of mathematics Assesment and evaluation in mathematics Mathematics curriculum Thinking Process
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2019): April" : 6 Documents clear
NUS-TRICK (MUSLIHAT NUSANTARA) PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP POLA BILANGAN Rizky Ambar Setyomurni; Ridho Pratama Putra; Luluk Qomariyah
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.885 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v2i1.2536

Abstract

Trend in International Mathematics and Science Study (TIMMS) yang dilansir oleh Puspendik tahun 2015 menyatakan bahwa secara umum siswa Indonesia lemah di semua aspek konten maupun kognitif, baik untuk matematika dan sains. Inovasi media pembelajaran akan memberikan dampak yang berbeda pada peserta didik dengan semakin berkembangnya teknologi sehingga dapat membuat proses pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan interaktif. Adanya bantuan komputer dan teknologi informasi, maka kualitas pendidikan dapat meningkat dan mempermudah siswa dalam menerima pelajaran. Rendahnya pengetahuan generasi saat ini akan budaya nusantara menjadikan budaya kita sering diakui oleh negara lain. Game menjadi salah satu upaya dalam mengenalkan budaya nusantara dan juga ilmu pengetahuan para pemainnya. Ide ini mengangkat berbagai level yang sesuai dengan indikator pencapaian yang berdasarkan pada KI dan KD yang tertera pada silabus. Rumusan masalah yakni mengenai bagaimana pengembangan game serta penerapannya dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah ADDIE (analysis, design, development, implemetation, evaluation). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan angket. Hasil penilaian oleh ahli materi dan media terhadap game yakni diperoleh rata-rata 82% sedangkan hasil respon guru dan peserta didik diperoleh rata-rata 78.5%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa game layak digunakan dengan pengembangan metode ADDIE dan layak untuk diterapkan sebagai media pembelajaran
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN LANGKAH POLYA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL KELAS VIII SMP PGRI 4 KALIPARE MALANG Gogot Dwi Yulianto; I Ketut Suastika; Trija Fayeldi
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.154 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v2i1.2810

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah berdasarkan langkah Polya dan penyebab kesalahan siswa dalam melakukan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan jenis penelitiannya adalah studi kasus. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP PGRI 4 Kalipare Malang. Prosedur pengumpulan data menggunakan tes untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah, wawancara untuk mengetahui penyebab kesalahan siswa, dan validasi untuk memvalidasi tes. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) hasil validasi soal dari validator yaitu soal valid dan dapat digunakan dengan sedikit revisi, (2) hasil tes menunjukkan tingkat 1 terdapat 13 siswa, tingkat 2 terdapat 3 siswa, tingkat 3 terdapat 5 siswa dan tingkat 4 terdapat 1 siswa. Kesimpulan penelitian ini yaitu siswa dibagi menjadi 4 tingkatan kemampuan pemecahan masalah menurut langkah Polya yaitu tingkat 1 tidak mampu menyelesaikan langkah pemecahan masalah Polya sama sekali, tingkat 2 siswa hanya mampu memahami masalah, tingkat 3 siswa mampu memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian dan melaksanakan rencana penyelesaian, dan tingkat 4 siswa mampu melaksanakan 4 langkah pemecahan masalah Polya.Beberapa penyebab kesalahan siswa yaitu siswa tidak memahami materi dan teknik menyelesaikan soal, kurang konsentrasi, tidak membuat kesimpulan akhir, dan kurang teliti.
ANALISIS BUTIR SOAL MATEMATIKA BUATAN GURU SMP NEGERI 1 MEMPURA Ayu Dwi Lestari; Hita Paulina Siregar
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.183 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v2i1.2837

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidaksesuaian guru dalam menganalisis soal yang dibuat untuk tes UAS, guru masih kurang memperhatikan penyusunan alat evaluasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal tes semester ganjil kelas VIII SMPN 1 Mempura dengan cara menganilisis butir-butir soal tes semester. Metode yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Adapun aspek yang dinilai yaitu segi materi, konstruksi dan bahasa/budaya. Sampel penelitian ini adalah soal matematika semester ganjil kelas VIII SMPN 1 Mempura. Dari hasil analisis diperoleh bahwa yang sesuai dengan kriteria dari segi materi 100%, segi konstruksi 83,5% dan aspek bahasa 91,5%. Tim guru dan pihak sekolah maupun pihak yang terkait harus melakukan uji coba dan analisis butir soal untuk mendapatkan perangkat tes yang berkualitas, serta mempertahankan penyusunan soal ujian yang sudah baik dan berkualitas dengan berpedoman pada langkah pengembangan soal yang sesuai dengan standar dan format yang benar.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA SMP PADA MATERI KUBUS DAN BALOK Junita Sari; Fanny Hayati
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.696 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v2i1.2838

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahman konsep matematis siswa terlihat pada gejala berikut, yaitu siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal matematika yang sedikit berbeda dari contoh yang diberikan dan siswa kesulitan menerapkan konsep dalam soal cerita. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi kubus dan balok. Metodologi yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 30 orang siswa SMPN 3 Rambah Samo. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: (1) tes kemampuan pemahaman konsep matematis; (2) observasi;(3) Wawancara (4) dokumentasi. Hasil penelitian dari kemampuan pemahaman konsep matematis siswa menunjukkan 82,9%. Dari hasil penelitian ini dapat memberikan informasi kepada guru tentang kemampuan pemahaman konsep matematis siswa sehingga guru diharapkan dapat merancang kegiatan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa pada indikator memberikan contoh dan non contoh dari konsep serta indikator menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur tertentu.
IDENTIFIKASI TINGKAT BERPIKIR KRITIS SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI SOAL OPEN ENDED Dewi Wijayanti; Evi Widayanti
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.308 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v2i1.2925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat berpikir kritis siswa SMP dalam memecahkan masalah matematika melalui soal open ended. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di kelas VIII-B yang berjumlah 24 siswa di SMP Muhammadiyah 17 Surabaya bulan mei pada semester genap tahun ajaran 2017/2018. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa: subjek S1 dapat memberikan empat jawaban yang berbeda dan benar, sehingga berdasarkan Tingkat Berpikir Kritis siswa berkemampuan matematika tinggi termasuk dalam kategori kritis. Subjek S2 mampu memberikan tiga jawaban yang berbeda dan benar, sehingga berdasarkan Tingkat Berpikir Kritis siswa berkemampuan matematika sedang termasuk dalam kategori cukup kritis. Sedangkan Subjek S3 hanya bisa memberikan satu jawaban yang berbeda dan benar, sehingga berdasarkan Tingkat Berpikir Kritis siswa berkemampuan matematika rendah termasuk dalam kategori tidak kritis.
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MELALUI AKTIVITAS METAKOGNISI MATEMATIS Dwi Purnomo
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.467 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v2i1.2939

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan mengetahui hubungan langsung antara kemampuan mahasiswa dalam memecahkan masalah dengan aktivitas metakognisi yang dilakukannya selama memecahkan masalah. Untuk melihat hubungan tersebut, telah dipilih subyek penelitian sebanyak 36 mahasiswa yang terdiri dari 19 mahasiswa dari kelompok A dan 17 mahasiswa B. Sebelum pembelajaran, subjek penelitian diberi pre-test yang bertujuan untuk mengetahui homogenitas kemampuan awal. Hasil analisis mengggunakan uji t-test menunjukkan kemampuan awal subyek penelitian homogen. Peneliti selanjutnya melakukan pembelajaran matematika berbasis metakognisi dengan mengamati munculnya aktivitas awareness, evaluation, dan regulation sebagai komponen metakognisi. Penelitian diakhiri dengan pemberian angket metakognisi dan post-test. Angket metakognisi berupa 35 pernyataan yang meliputi 14 pernyataan indikator awareness, 11 pernyataan indikator evaluation, dan 10 pernyataan indikator regulation. Analisis hasil post-test menunjukkan kemampuan yang meningkat pada mahasiswa dalam memecahkan masalah. Analisis jawaban angket menunjukkan pola yang berbeda pada subjek penelitian dalam melakukan proses metakognisi. Akhirnya, analisis terhadap hasil post-test dan angket metakognisi menggunakan korelasi product moment dari Pearson menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kemampuan mahasiswa dalam memecahkan masalah dengan aktivitas metakognisi dalam pembelajaran matematika. Hubungan tersebut ditunjukkan oleh koefisien r = 0,421 dengan persamaan regresi y = 60,83 + 0,292x. Hal ini menunjukkan bahwa semakin kompleks indikator aktivitas metakognisi dalam pembelajaran matematika akan mengakibatkan semakin baik pula kemampuan mahasiswa dalam memecahkan masalah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6