cover
Contact Name
Gigih Forda Nama
Contact Email
gigih@eng.unila.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
psppi@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Lampung Jl. Prof. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145 Email: jrl@eng.unila.ac.id Website : http://jrl.eng.unila.ac.id/index.php/ojs/index
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Lampung (JRL)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 28304640     DOI : https://doi.org/10.23960/jrl.v1i1
Jurnal Rekayasa Lampung (JRL) merupakan jurnal ilmiah yang bersifat peer-reviewed dan open access yang dikelola oleh Fakultas Teknik, Univeritas Lampung yang bekerjasama dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII). JRL berisi artikel ilmiah yang diangkat dari hasil penelitian, gagasan konseptual, aplikasi teori, serta kajian analitis di bidang rekayasa sistem dan industri dalam keilmuan Teknik. Mulai tahun 2022 JRL diterbitkan empat bulanan, yaitu bulan Januari, April, dan Agustus dalam bentuk online dengan e-ISSN 2830-4640 JRL memuat artikel ilmiah dengan topik berikut (tetapi tidak terbatas hanya pada topik tersebut) : - Sistem Produksi - Rekayasa dan Pengendalian Kualitas - Riset Operasional - Supply Chain Management - Ergonomi - Teknik Mesin - Konstruksi - Teknik Lingkungan - Geofisika - Teknik Kimia - Arsitektur - Geodesi - Teknik Elektro - Manajemen Industri - Manajemen Proyek - Decision Support System - Knowledge Management - Enterprise and Architecture - Data Analytic - Enterprise Application Development - IT Governance, Risk, and Compliance - Computation System - Dan lain-lain
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2024)" : 5 Documents clear
KARAKTERISTIK LAMPU SODIUM HIGH-PRESSURE (SON T) DAN LAMPU LIGHT EMITING DIODA (LED) TERHADAP EFESIENSI ENERGI Damayantia, E
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v3i3.47

Abstract

Di Kabupaten Ogan Komering Ilir hingga saat ini terdapat kurang lebih 25.000 s.d 3.000 lampu penerangan jalan yang terdapat 18 Kecamatan, yang sebagian kecil merupakan lampu LED dan lebih banyak menggunakan lampu Son T, Pada saat sekarang ini perkembangan teknologi semakin pesat dan membutuhkan energi yang sangat besar. Begitu juga dengan perkembangan teknologi lampu yang semakin hemat energi, contohnya lampu LED. Pengujian karakteristik dan efisiensi lampu LED dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu : pengukuran karakteristik listrik, pengukuran intensitas cahaya, pengukuran temperatur, uji ketahanan dan analisis efisiensi. Pengujian ini dilakukan dengan membandingkan lampu LED dengan lampu jenis lain yang beredar di masyarakat. karakteristik dan efisiensi energi antara lampu SON-T 150 watt dan lampu LED 100 watt yang digunakan dalam sistem pencahayaan. Tujuan utama dari studi ini adalah untuk menganalisis kinerja kedua jenis lampu berdasarkan konsumsi daya, intensitas cahaya (lumen), umur pakai, serta efisiensi energi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa meskipun lampu LED memiliki daya lebih rendah, intensitas cahaya yang dihasilkan setara bahkan lebih tinggi dibandingkan SON-T. Selain itu, lampu LED menunjukkan efisiensi energi yang lebih baik dengan nilai lumen per watt yang lebih tinggi dan umur pakai yang lebih panjang. Dari segi biaya operasional jangka panjang, lampu LED juga lebih ekonomis meskipun investasi awal lebih besar. Dengan demikian, penggunaan lampu LED 100 watt lebih disarankan sebagai alternatif efisien dan ramah lingkungan dibandingkan lampu SON-T 150 watt dalam aplikasi pencahayaan umum.
PENGARUH DUE PROFESIONAL CARE TERHADAP KUALITAS PELAKSANAAN REVIU HARGA PERKIRAAN SENDIRI (HPS) PADA INSPEKTORAT PROVINSI LAMPUNG Ekalisa, Irna
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v3i3.48

Abstract

Reviu adalah penelaahan ulang bukti-bukti untuk memastikan bahwa kegiatan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kualitas reviu erat kaitannya dengan due professional care. Hal ini karena ketika auditor khususnya auditor internal di Inspektorat Provinsi Lampung ingin menghasilkan laporan reviu yang berkualitas, auditor harus menerapkan due professional care dalam setiap penugasannya. Due professional care memiliki arti kemahiran professional yang cermat dan seksama. Due professional care merupakan sikap mutlak yang harus dimiliki auditor internal di Inspektorat Provinsi Lampung agar reviu yang dilakukannya memiliki kualitas yang baik. Due professional care adalah sikap yang mencakup pikiran yang selalu mempertanyakan dan melakukan evaluasi secara kritis bukti audit. Due audit care berarti due care dalam audit. Due professional care sangat berpengaruh terhadap reviu harga perkiraan sendiri (HPS) dimana ini akan menentukan keberlangsungan kegiatan pengadaan barang dan jasa yang tepat. Penggunaan kemahiran professional dengan cermat dan seksama memungkinkan auditor untuk memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan yang disajikan bebas dari salah saji material, baik yang disebabkan oleh kekeliruan atau kecurangan.
PERAN INSIYUR DALAM PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (ANALISIS PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM MELALUI PENEBARAN KEMBALI / RESTOCKING BENIH IKAN ENDEMIK DI PERAIRAN UMUM DARATAN PROVINSI LAMPUNG TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN PROTEIN HEWANI) Arsyita, Muhammad Aprizal
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v3i3.49

Abstract

Beberapa ruas jalan nasional di Provinsi Sumatera Selatan, khususnya di sepanjang Jalan Lintas Tengah Sumatera dan jalan yang menghubungkan Lahat dengan Pagar Alam, berada di daerah yang rawan longsor. Hal ini disebabkan oleh kondisi medan dan geologi yang kurang stabil. Wilayah ini terbentuk dari formasi geologi Talang Akar, yang terdiri dari batu pasir halus, batu lempung, lanau, dan serpih. Jenis batuan ini memiliki sifat yang mudah menyerap air, sehingga saat hujan turun dengan intensitas tinggi, tanah di daerah tersebut kehilangan kekuatan gesernya. Akibatnya, tanah menjadi lebih mudah mengalami pergerakan dan longsor. Selain faktor geologi, perubahan iklim juga turut mempengaruhi stabilitas tanah di daerah ini. Pola hujan yang mengalami perubahan, di mana musim hujan menjadi lebih singkat tetapi dengan intensitas yang lebih tinggi, mempercepat proses erosi dan meningkatkan tekanan air pori dalam tanah. Hal ini semakin memperbesar kemungkinan terjadinya longsor, terutama di kawasan dengan kemiringan lereng yang curam dan drainase yang buruk.Salah satu kejadian longsor yang cukup parah terjadi pada tahun 2021, di mana hujan deras memicu pergerakan tanah yang menyebabkan akses jalan nasional dari Lahat ke Pagar Alam terputus. Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu, distribusi barang dan jasa terhambat, serta perekonomian lokal mengalami dampak yang cukup besar. Berdasarkan pengamatan lapangan, ditemukan bahwa sistem drainase yang ada tidak mampu mengalirkan air dengan cepat, sehingga air tergenang di sisi bukit. Genangan air ini memperburuk kondisi tanah yang sudah lemah, mempercepat proses pelongsoran.Hasil penyelidikan geoteknik menunjukkan bahwa lapisan tanah di daerah tersebut memiliki karakteristik yang beragam. Pada kedalaman 1 hingga 14 meter, tanah didominasi oleh kerikil dan batu lempung yang terfragmentasi, sedangkan pada kedalaman 14 hingga 18 meter terdapat lapisan batu pasir sangat halus. Lebih dalam lagi, pada kedalaman 18 hingga 30 meter, ditemukan lapisan batu lempung-lanau. Pengukuran resistivitas listrik juga menunjukkan bahwa zona yang jenuh air mencapai kedalaman 6 hingga 15 meter. Hal ini menunjukkan bahwa air tanah dapat dengan mudah meresap ke dalam lapisan tanah dan menyebabkan tekanan air pori meningkat, yang pada akhirnya membuat lereng semakin tidak stabil. Lebih lanjut, analisis perhitungan balik terhadap stabilitas lereng menunjukkan bahwa faktor keamanan di daerah ini hanya sebesar 1,02. Angka ini sangat mendekati batas kritis, yang berarti lereng berada dalam kondisi sangat rawan longsor. Dengan kondisi yang demikian, perlu dilakukan berbagai upaya stabilisasi lereng agar longsor serupa tidak terjadi lagi di masa depan.Beberapa solusi yang dapat diterapkan antara lain adalah perbaikan sistem drainase agar air hujan tidak lagi menggenang di lereng, pemasangan dinding penahan tanah untuk memperkuat struktur lereng, serta penggunaan teknik perkuatan tanah seperti pemasangan paku bumi atau geotekstil. Selain itu, pemantauan berkala dan peringatan dini juga perlu diterapkan untuk mengurangi risiko bencana dan memberikan waktu bagi masyarakat serta pihak berwenang untuk melakukan langkah mitigasi sebelum terjadi longsor yang lebih besar. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan akses jalan nasional di wilayah Sumatera Selatan dapat lebih aman dan terhindar dari gangguan akibat bencana longsor.
STRATEGI PERCEPATAN DESA BEBAS RAWAN PANGAN MELALUI “GERAKAN MEMBANGUN DUSUN KITE” DI KABUPATEN BANYUASIN liana, Masita
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v3i3.50

Abstract

Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuasin dihadapkan dengan permasalahan yang menjadi tantangan tersendiri untuk segera diselesaikan. Masih tingginya desa rawan pangan di Kabupaten Banyuasin menjadi tantangan dalam mencapai tujuan Dinas Ketahanan Pangan yaitu meningkatkan ketahanan pangan. Untuk menangani permasalahan kerawanan pangan di Kabupaten Banyuasin secara sistemik dengan melibatkan lintas sektor/stakeholder terkait. Keadaan sebelum dilaksanakannya proyek perubahan ini yaitu masih tingginya desa rawan pangan di Kabupaten Banyuasin dan penanganan daerah rawan pangan nya belum dilakukan secara optimal, sehingga berdampak terhadap nilai Indeks Ketahanan Pangan (IKP) yang belum optimal. Untuk mengatasi masalah ini, maka dilakukan suatu gerakan STRATEGI PERCEPATAN DESA BEBAS RAWAN PANGAN MELALUI “GERAKAN MEMBANGUN DUSUN KITE” DI KABUPATEN BANYUASIN. Melalui Gerakan ini, penanganan desa rawan pangan menjadi lebih terpadu dan sinergis karena sudah dibentuknya Peraturan Bupati tentang Penaganan Desa Rawan Pangan dan pelaksanaannya melibatkan organisasi perangkat daerah, stakeholders terkait serta masyarakat sekitar. Dengan adanya kegiatan ini juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan ekonominya, ketersediaan pangan, kemudahan terhadap akses pangan, dan kualitas konsumsi pangan.
ANALISIS PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA SECARA ELEKTRONIK PADA PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Sumingkara, S
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrl.v3i3.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengadaan barang/jasa secara elektronik (e-procurement) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Latar belakang dari penelitian ini adalah pentingnya transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam proses pengadaan yang menjadi bagian krusial dalam tata kelola pemerintahan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan e-procurement telah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, namun masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya sumber daya manusia yang terampil, serta resistensi terhadap perubahan sistem manual ke sistem elektronik. Meskipun demikian, implementasi e-procurement memberikan dampak positif terhadap peningkatan efisiensi waktu dan biaya, serta menurunkan potensi praktik korupsi. Oleh karena itu, disarankan adanya peningkatan kapasitas SDM, penguatan infrastruktur teknologi informasi, dan sosialisasi berkelanjutan kepada seluruh pihak terkait.

Page 1 of 1 | Total Record : 5