cover
Contact Name
Ratu Tsamarah Kusumaning Ayu
Contact Email
jurnalpengmas.stikescrb@gmail.com
Phone
+6281395646794
Journal Mail Official
jurnalpengmas.stikescrb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Brigjen Dharsono No. 12B Kedawung, Kabupaten Cirebon 45153
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 29640504     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) is a community service journal under Lembaga Pengembangan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) of Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon. This journal is published as a forum for academics and practitioners to record and write their role in community service especially in healthcare field. The scope of this journal includes: Empowerment, Community Program Assistance, Community Service, and training that involves the community.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2022)" : 5 Documents clear
PENYULUHAN KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS PANGENAN KABUPATEN CIREBON Ika Choirin Nisa; Rif'atun Nisa; Ira Faridasari; Nuraeni Nuraeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.281 KB)

Abstract

AbstractCervical cancer is the fourth leading cause of death in women worldwide, with an estimated 570,000 new cases in 2018 or 6.6% of all cancers in women. Cervical cancer is a malignant tumor that affects the surface layer of the cervix called squamous epithelial cells. Malignant tumors that occur are caused by the multiplication of cells due to changing the nature of cells into abnormal cells. The nature of these malignant cells is that they can spread or metastasize to other parts of the body through blood and lymph vessels, thereby damaging tissue function. Health promotion is one of the primary preventions that can be done to prevent cervical cancer. Primary prevention prioritizes strengthening flexibility in prevention by preventing and reducing risk factors. Many methods can be used to increase health knowledge in WUS, for example through electronic media and print media. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge of women of childbearing age about cervical cancer so that they can carry out early detection as an early prevention effort. This activity is carried out by lecturers, students, midwifes and cadres. The target of this activity is women of childbearing age. Implementation time on June 28, 2021. The place of implementation is at Pangenan Health Center, Cirebon. The service is carried out by providing counseling about cervical cancer to women of childbearing age. The results of this service evaluation, it is known that the knowledge of women of childbearing age has increased, this is evidenced by the number of participants who can explain back the material that has been delivered compared to before the counseling about cervical cancer was given.Keywords: Counseling, Cervical Cancer, Women of Childbearing AgeAbstrakKanker serviks menjadi urutan ke empat penyebab kematian pada wanita di seluruh dunia, diperkirakan 570.000 kasus baru pada 2018 atau 6,6% dari semua kanker pada wanita. Kanker Serviks merupakan tumor ganas yang mengenai lapisan permukaan leher rahim yang disebut sel epitelskuamosa. Tumor ganas yang terjadi disebabkan karena adanya penggandaan sel akibat berubahnya sifat sel menjadi sel yang tidak normal. Sifat dari sel ganas ini yaitu dapat menyebar atau metastasis ke bagian tubuh yang lain melalui pembuluh darah maupun getah bening sehingga merusak fungsi jaringan. Promosi kesehatan merupakan salah satu pencegahan primer yang dapat dilakukan guna mencegah kanker serviks. Pencegahan primer mengutamakan penguat fleksibilitas dalam melakukan pencegahan dengan cara mencegah dan mengurangi faktor risiko. Banyak metode yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan pada WUS, misalnya melalui media elektronik dan media cetak. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan Wanita Usia Subur tentang Kanker Serviks sehingga dapat melakukan deteksi dini sebagai upaya pencegahan awal. Kegiatan ini dilakukan oleh Dosen, mahasiswa, Bidan dan Kader. Sasaran kegiatan ini adalah Wanita usia subur. Waktu pelaksanaan pada tanggal 28 Juni 2021. Tempat pelaksanaan di Puskesmas Pangenan Kabupaten Cirebon. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang kanker serviks kepada wanita usia subur. Hasil evaluasi pengabdian ini, diketahui pengetahuan Wanita Usia Subur meningkat, hal ini dibuktikan dengan lebih banyaknya peserta yang bisa menjelaskan kembali materi   yang sudah disampaikan dibandingkan sebelum diberikannya penyuluhan tentang kanker serviks.Keywords: Konseling, Kanker Serviks, Wanita Usia Subur
PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI (ANDROPAUSE & MENOPAUSE) PADA LANSIA DI POSYANDU ALAMANDA DESA SUTAWINANGUN RW 03 KABUPATEN CIREBON Iis Iis; Ela Rohaeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.802 KB)

Abstract

Menopause merupakan perubahan pada wanita ketika periode menstruasinya berhenti. Seorang wanita sudah mencapai menopause apabila tidak mendapatkan menstruasi selama 12 bulan secara berurutan. Sama halnya dengan wanita, pria juga mengalami tahap menopause yang disebut dengan andropause. Andropause adalah keadaan dimana menurunnya kadar hormon testosteron seorang pria sehingga produksi sperma yang dihasilkan menjadi berkurang. Tujuan kegiatan ini untuk Untuk mengetahui tingkat pengetahuan Lansia tentang menopause dan andropause. Kegiatan berjalan baik  dengan peserta lansia menunjukkan antusias dengan aktif bertanya serta menceritakan pengalaman mereka memasuki masa menopause dan andropause . Tenaga Kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan atau memberikan informasi yang akurat sesuai kebutuhan ibu khususnya tentang persiapan menopause.Keywords: Menopause. Andropause, ElderlyAbstractMenopause is a change in women when their menstrual periods stop. A woman has reached menopause if she has not had her period for 12 consecutive months. Like women, men also experience a stage of menopause known as andropause. Andropause is a condition in which a man's testosterone level decreases, resulting in reduced sperm production. The purpose of this activity is to determine the level of knowledge of the elderly about menopause and andropause. The activity went well with the elderly participants showing enthusiasm by actively asking and telling their experiences of entering menopause and andropause. Health workers to be able to provide counseling or provide accurate information according to the needs of the mother, especially regarding menopause preparation.Kata Kunci: Menopause. Andropause, Lansia
PENINGKATAN PENGETAHUAN STUNTING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF Rif'atun Nisa; Heni Puspasari; Ika Choirin Nisa; Neng Siti Khodijah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.988 KB)

Abstract

Stunting is a condition where toddlers have a length or height that is less than their age. Stunting is caused by inadequate nutritional intake for a long time due to feeding that is not in accordance with nutritional needs. Things that must be remembered to prevent stunting are eating foods that contain the nutrients needed during pregnancy and during breastfeeding, providing good nutrition to your little one, such as providing exclusive breastfeeding and other important nutrients as you get older, regularly checking your pregnancy and growth and development. After birth, adopting a clean and healthy lifestyle, especially washing hands before eating, and having clean sanitation in the home environment. The purpose of this community service activity is to increase mother's knowledge about stunting, independent detection and how to prevent it. This activity is carried out by lecturers, students, midwives and cadres. The target of this activity is pregnant women and mothers who have toddlers. The implementation on 18 June 2022. The place in the village of Kepongpongan, Talun, Cirebon. The service is carried out by providing Health Education about Stunting to pregnant women and mothers who have toddlers.AbstrakStunting adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Stunting disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Hal-hal yang harus diingat untuk mencegah stunting yaitu mengonsumsi makanan dengan kandungan nutrisi yang dibutuhkan  selama hamil  dan  selama menyusui, memberikan nutrisi yang baik kepada si kecil, seperti memberikan ASI eksklusif dan nutrisi penting lainnya seiring pertambahan usia, rutin memeriksakan kehamilan serta pertumbuhan dan perkembangan anak setelah lahir, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, terutama mencuci tangan sebelum makan, serta memiliki sanitasi yang bersih di lingkungan rumah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang Stunting, deteksi secara mandiri serta cara pencegahannya. Kegiatan ini dilakukan oleh Dosen, mahasiswa, Bidan dan Kader. Sasaran kegiatan ini adalah ibu hamil serta ibu yang memiliki balita. Waktu pelaksanaan pada tanggal 18 Juni 2022. Tempat pelaksanaan pengabdian di desa Kepongpongan Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Pengabdian dilakukan dengan memberikan Pendidikan Kesehatan tentang Stunting kepada ibu hamil dan ibu yang memiliki balita.  
PENYULUHAN PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN NARKOBA DI DESA BABATAN KECAMATAN KADUGEDE KABUPATEN KUNINGAN Kholif Rakhmawan; Davidly Herma Maulana; Raden Nur Abdurakhman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.601 KB)

Abstract

Babatan Village is an area that is located close to the district capital and has a young population. The onslaught of technology affects the behavior of the villagers. Youth as the nation's next generation must get protection from negative things including drug abuse. One of them is increasing crime. The purpose of the service is counseling (seminars) on the prevention and eradication of drugs or drugs to families. The method implemented is family assistance and counseling activities on prevention, eradication of drugs and the provision of a circular letter (SE) for a drug-free village (Desa Bersinar) by the BNN of Kuningan Regency. The results of the Family Assistance activity which was carried out on Sunday, August 14, 2022 at the Babatan village hall, Kadugede Kuningan District, attended by village officials, community leaders and 38 youth. The material presented came from a resource person from the National Narcotics Agency who was directly invited from the BNN of Kuningan Regency.Keywords: Drugs, Drug Counseling, Danger of DrugsAbstrakDesa Babatan merupakan wilayah yang letaknya berdekatan dengan ibu kota kabupaten dan mempunyai penduduk usia muda. Gempuran teknologi mempengaruhi perilaku penduduk desa. Pemuda sebagai generasi penerus bangsa harus mendapatkan proteksi dari hal negative termasuk penyalahgunaan narkoba. Salah satunya adalah kriminalitas meningkat. Tujuan dari pengabdian adalah penyuluhan (seminar) pencegahan dan pemberantasan narkoba atau obat-obatan pada keluarga. Metode yang dilaksanakan adalah Pendampingan keluarga dan kegiatan Penyuluhan tentang pencegahan, pemberantasan narkoba serta pemberian surat edaran (SE) desa bersih dari narkoba (Desa Bersinar) oleh BNN Kabupaten Kuningan. Hasil kegiatan Pendampingan keluarga yang dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 14 Agustus tahun 2022 di balai desa Babatan, Kecamatan Kadugede Kuningan, dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat dan 38 remaja. Materi yang dipaparkan berasal dari Narasumber Badan Narkotika Nasional yang langsung undang dari BNN Kabupaten Kuningan.Kata Kunci: Penyuluhan Narkoba, Bahaya Narkoba
PEMBERIAN STIMULASI TIC TAC SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI TUMBUH KEMBANG BAYI Agi Yulia Ria Dini; Meli Deviana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.963 KB)

Abstract

The success of children in achieving optimal growth and development is a determinant of the success of a nation in the future. Delay in growth and development of children can be caused by various factors including a history of low-birth-weight birth, nutritional status and stimulation. Cognitive, motor, language, social, emotional, and behavioral delays will interfere with the child's ability to learn, communicate, and interact with others which can have an impact on the quality of the child in the future. Developmental stimulation needs to be given especially by parents to children to improve aspects of child development according to their age. Tic tac stimulation is a massage therapy method with a light touch on the baby in the form of light caressing from the top of the head to the feet. The purpose of this activity is to provide knowledge and skills of mothers in providing stimulation as an optimization of child growth and development. The activity was carried out on September 3, 2022 at the Flamboyan Posyandu, Dumeling Village, Wanasari District, Brebes Regency. The instruments used are dolls as props, baby oil, cameras, and SDIDTK assessment sheets. The activity went well, at the end of the session the parents were able to provide tic tac stimulation independently to the child. The role of health workers in this case is expected to be able to provide information support about the stage of development in children and stimulation that parents can do independently at home.Keywords: Tic Tac Stimulation, Child developmentAbstrakKeberhasilan anak dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal merupakan penentu keberhasilan suatu bangsa di masa yang akan datang. Keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya riwayat kelahiran BBLR, status gizi dan stimulasi. Keterlambatan kognitif, motorik, bahasa, sosial, emosional dan perilaku perilaku akan mengganggu kemampuan anak untuk belajar, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan orang lain yang dapat berdampak pada kualitas anak di masa depan.  Stimulasi perkembangan perlu diberikan terutama oleh orang tua kepada anak untuk meningkatkan aspek perkembangan anak sesuai usianya. Stimulasi tic tac merupakan metode terapi pijat dengan sentuhan ringan pada bayi yang berupa belaian ringan didaerah puncak kepala sampai dengan kaki.  Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan ibu dalam memberikan stimulasi sebagai optimalasi tumbuh kembang anak. Kegiatan dilakukan pada 3 September 2022 di Posyandu Flamboyan Desa Dumeling Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. Instrumen yang digunakan adalah boneka sebagai alat peraga, baby oil, kamera, serta lembar penilaian SDIDTK. Kegiatan berjalan baik, di akhir sesi orangtua mampu memberikan stimulasi tic tac secara mandiri ke anak. Peran tenaga Kesehatan dalam hal ini, diharapkan dapat memberikan dukungan informasi tentang tahap perkembangan pada anak dan stimulasi yang dapat dilakukan orang tua secara mandiri di rumah.Kata Kunci: Stimulasi Tic Tac; Perkembangan Anak

Page 1 of 1 | Total Record : 5