cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Gamma
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2014): September" : 6 Documents clear
EVALUASI KEKRITISAN LAHAN DI KAWASAN LINDUNG KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR DENGAN TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Muttaqin, Tatag
Jurnal Gamma Vol 10, No 1 (2014): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.38 KB)

Abstract

EVALUASI KEKRITISAN LAHAN DI KAWASAN LINDUNG KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR DENGAN TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI GEOGRAFISCriticality evaluation of land in protected areas in Pujon, Malang, East Java With Geographic Information System TechnologyTatag MuttaqinJurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Muhammadiyah MalangJl. Raya Tlogomas No 246 MalangEmail: tatag.umm@gmail.comABSTRACTPujon is upstream of Brantas river basin situated in the northern part of Malang. Pujon at this time has been impaired, such as conversion of forest land into agricultural land and settlements do not observing requirements for soil and water conservation which hydrologically a catchment area for the district of Malang. Land-use rules do not pay attention to soil and water conservation in Pujon potentially cause degradation that will ultimately lead to degraded lands. It can be seen from the continuing impact of the critical area, namely the problem of flash floods and erosion in watersheds Konto Sub Das Brantas. Based on the description in the above background has been known problem as follows: a) how the condition of critical land in Pujon, b) how the land use right direction according to the land capability region. This study was conducted in Pujon Malang starting in August 2014 s / d in July 2015. The method used is overlaid on the techniques of spatial analysis. Spatial analysis is a technique or process that involves a number of counts and evaluation logic (mathematical) were performed in order to seek or find (potential) relationship (relationship) or patterns (probably) are among the elements of geographical (contained in digital data with the boundaries of the study area). The survey results revealed that, the area Pujon the classification of criticality otherwise not critical area of ??2768.52 or 21.71%, somewhat critical area of 3755.44 or 29.45%, a critical area of 4584.50 or 35.95%, potentially critical area of 939.37 or 7:37% and very critical area of 705.97 or 5:54 %.Keyword: Critical land, erosionABSTRAKKecamatan Pujon merupakan hulu dari DAS Brantas terletak di bagian utara Kabupaten Malang. Kecamatan Pujon pada saat ini telah mengalami gangguan, berupa alih fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian dan permukiman yang tidak memperhatikan syarat-syarat konservasi tanah dan air yang mana secara hidrologis merupakan daerah resapan untuk wilayah Kabupaten Malang. Pemanfaatan lahan yang tidak memperhatikan kaidah-kaidah konservasi tanah dan air di Kecamatan Pujon berpotensi menyebabkan terjadinya degradasi lahan yang pada akhirnya akan menimbulkan lahan kritis. Hal ini dapat dilihat dari dampak lanjutan dari adanya lahan kritis yaitu permasalahan banjir bandang dan erosi di aliran sungai Konto Sub Das Brantas. Berdasarkan uraian dalam latar belakang di atas telah diketahui permasalahan sebagai berikut: a) bagaimana kondisi lahan kritis di Kecamatan Pujon, b) bagaimana arahan penggunaan lahan yang tepat sesuai dengan kemampuan lahan kawasannya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang mulai bulan Agustus 2014 s/d Juli 2015. Metode yang digunakan adalah teknik overlay pada analisis spasial. Analisis spasial adalah suatu teknik atau proses yang melibatkan sejumlah hitungan dan evaluasi logika (matematis) yang dilakukan dalam rangka mencari atau menemukan (potensi) hubungan (relationship) atau pola-pola yang (mungkin) terdapat di antara unsur-unsur geografis (yang terkandung dalam data digital dengan batas-batas wilayah studi). Hasil penelitian diketahui bahwa, kawasan di kecamatan pujon yang klasifikasi kekritisannya dinyatakan tidak kritis seluas 2768.52 atau 21.71%, agak kritis seluas 3755.44 atau 29.45%, kritis seluas 4584.50 atau 35.95%, potensial kritis seluas 939.37 atau 7.37% dan sangat kritis seluas 705.97 atau 5.54%.Kata kunci : Lahan Kritis, erosi
IMPLEMENTASI SINGLE SIGN ON (SSO) UNTUK MENDUKUNG INTERAKTIVITAS APLIKASI E-COMMERCE MENGGUNAKAN PROTOCOL OAUTH ., Aminudin
Jurnal Gamma Vol 10, No 1 (2014): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.381 KB)

Abstract

Implementasi Single Sign On (SSO) Untuk Mendukung Interaktivitas Aplikasi E-Commerce Menggunakan Protocol OauthImplementation of Single Sign On (SSO) Support For E-Commerce Interactivity Applications Using Protocol OauthAminudinUniversitas Muhammadiyah MalangJl. Raya Tlogomas No 246 Malang*Email: aminudin2008@gmail.comABSTRACTIn this technology era, technology of single sign on is technology in great demand, especially in very large networks and heterogeneous (in current operating system and applications used by computers is derived from many vendors are asked to fill in the information itself into every platform the different to be accessed by the user). By using SSO, a user just simply attempt to authenticate only once to obtain permits, access to all services contained within the network. By using the OAuth protocol, a user can authorize the client to access protected data already residing on the server by giving the token without having submitted a username and password. OAuth allows a user to grant access to third-party sites to access their information stored on another service provider without having to split the access permissions or all of their data. Single Sign On system with utilized OAuth protocols is authentication technology with token code instead of the username and password. This research was expected to facilitate the user to authenticate the e-commerce application using the account provider that supports OAuth protocol, so that a positive effect on trade.Keyword : single sign on system, oauth protocol, social media, e-commerceABSTRAKDi era teknologi ini, teknologi single sign on adalah teknologi yang diminati, terutama di jaringan yang sangat besar dan heterogen (dalam sistem operasi saat ini dan aplikasi yang digunakan oleh komputer berasal dari banyak vendor diminta untuk mengisi informasi itu sendiri ke setiap platform yang berbeda untuk diakses oleh pengguna). Dengan menggunakan SSO, pengguna hanya cukup berusaha untuk otentikasi hanya sekali untuk mendapatkan izin, akses ke semua layanan yang terdapat dalam jaringan. Dengan menggunakan protokol OAuth, pengguna dapat mengotorisasi klien untuk mengakses data yang dilindungi sudah berada di server dengan memberikan token tanpa mengajukan username dan password. OAuth memungkinkan pengguna untuk memberikan akses ke situs pihak ketiga untuk mengakses informasi yang tersimpan pada penyedia layanan lain tanpa harus membagi hak akses atau semua data mereka. Single Sign On sistem dengan protokol OAuth digunakan adalah teknologi otentikasi dengan kode tanda bukan username dan password. Penelitian ini diharapkan dapat memudahkan pengguna untuk mengotentikasi aplikasi e-commerce dengan menggunakan penyedia account yang mendukung protokol OAuth, sehingga efek positif pada perdagangan.Kata Kunci : single sign on sistem, protokol oauth, media sosial, e-commerce
COVER JURNAL GAMMA VOL. 10 NO.1, SEPTEMBER 2015 ., Cover
Jurnal Gamma Vol 10, No 1 (2014): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2492.581 KB)

Abstract

Cover Jurnal Gamma Vol. 10 No.1, September 2015
PROTOTIPE CONTROLLER LAMPU PENERANGAN LED (LIGHT EMITTING DIODE) INDEPENDENT BERTENAGA SURYA Suhardi, Diding
Jurnal Gamma Vol 10, No 1 (2014): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.884 KB)

Abstract

PROTOTIPE CONTROLLER LAMPU PENERANGANLED (Light Emitting Diode) INDEPENDENT BERTENAGA SURYAPrototype Lamp Lighting Controller LED (Light Emitting Diode) Independent Solar PoweredDiding SuhardiJurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah MalangJl. Raya Tlogomas No 246 MalangEmail: diding.suhardi@gmail.comABSTRACTWith the increasingly shrinking reserves of fuel oil as an energy source, whereas energy needs increase, then the man demanded more creative in finding and developing environmentally friendly technology efficient in energy consumption. In the field of lighting (lighting), developing lighting technology since the invention of the incandescent lamp, TL, SL, and now LED (Light Emitting Diode). Economically, the price is still expensive LED lights, but LED bulbs have good prospects in the future, considering the LED lights have several advantages over other types, one of which is age more than 30,000 hours.? Solar power plants (solar cells) attractive used considering solar energy is a renewable energy source that is clean and available in a number of very many in Indonesia, the price of solar cells began to decline, operation and easy installation.?The use of solar cells made of copper oxide (CuO) and zinc oxide (ZnO) with H2SO4 dielectric that has been found by researchers, will be used as a source of energy for lighting this LED.?  During this LED lighting system that uses electrical energy source PLTS not use control system voltage, current, short-circuit safety and cooling LED lights, so batrai easily damaged and LED short-lived due to excessive heat, to avoid some of these then made a series of system LED lighting controller types.? After doing some research, obtained LED lamp lighting system with solar cells and their source backup batrai can work normally with time, voltage, current, power and charging process, with a series of independent light controller solar-powered LED lighting. Have been made and tested, and the ignition timing control system outages appropriate natural lighting, system voltage between 2 volts and 7 volts to batrai, the current system is between 0.5 Amp and 10 Amp to batrai, cut-off interference and LED cooling.Keywood : Controller, LED, Solar Powered.ABSTRAKDengan semakin menyusutnya jumlah cadangan bahan bakar minyak sebagai sumber energi, sedangkan kebutuhan energi semakin meningkat, maka manusia dituntut lebih kreatif dalam menemukan dan mengembangkan teknologi ramah lingkungan yang efisien dalam konsumsi energi. Di bidang penerangan (lighting), teknologi lampu berkembang sejak ditemukannya lampu pijar, TL, SL dan kini lampu LED (Light Emitting Diode). Secara ekonomis harga lampu LED masih mahal, tetapi lampu LED mempunyai prospek yang baik di masa depan, mengingat LED mempunyai beberapa kelebihan dibanding lampu jenis lain, salah satunya adalah usia lebih dari 30.000 jam. Pembangkit listrik tenaga surya (sel surya) menarik digunakan mengingat energi surya adalah sumber energi terbarukan yang bersih dan tersedia dalam jumlah sangat banyak di Indonesia, harga sel surya mulai menurun, pengoperasian dan instalasinya mudah dilakukan. Penggunaan sel surya berbahan tembaga oksida (CuO) dan seng oksida (ZnO) dengan dielektrikum H2SO4 yang telah ditemukan oleh peneliti, akan digunakan sebagai sumber energi bagi lampu penerangan LED ini. Selama ini sistem penerangan LED yang menggunakan sumber energi listrik PLTS belum menggunakan sistem kontrol tegangan, arus, pengaman hubung singkat dan pendingin lampu LED, sehingga batrai cepat rusak dan lampu LED berumur pendek karena panas yang berlebihan, untuk menghindari beberapa hal tersebut maka dibuatlah rangkaian sistem pengendali lampu penerangan jenis LED. Setelah dilakukan beberapa penelitian, didapatkan sistem penerangan lampu LED dengan sumber sel surya beserta batrai cadangan dapat bekerja dengan normal sesuai waktu, tegangan, arus, daya dan proses pengisian, dengan rangkaian pengendali lampu penerangan LED independent bertenaga surya. Telah dibuat dan diuji, sistem kendali waktu penyalaan dan pemadaman sesuai pencahayaan alam, tegangan sistem antara 2 Volt dan 7 Volt ke batrai, arus sistem antara 0,5 Amp dan 10 Amp ke batrai, cut-off gangguan dan pendingin LED.Kata kunci : Controller, LED, Bertenaga Surya
DAFTAR ISI JURNAL GAMMA VOL. 10 NO.1, SEPTEMBER 2015 Isi, Daftar
Jurnal Gamma Vol 10, No 1 (2014): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.135 KB)

Abstract

Klasifikasi Resting-State Dan Task-State Pada Functional Magnetic Resonance Imaging Menggunakan Cross Correlation dan Support Vector MachineAgus Eko Minarno     95 - 103Catalityc Converter Jenis Katalis Plat Tembaga berbentuk Sarang Lebah Untuk Mengurangi Emisi Kendaraan BermotorAli Mokhtar  104 - 108Implementasi Single Sign On (SSO) Untuk Mendukung Interaktivitas Aplikasi E-Commerce Menggunakan Protocol OauthAminudin   109 - 115Prototipe Controller Lampu Penerangan LED (Light Emitting Diode) Independent Bertenaga SuryaDiding Suhardi 116 - 122Relevansi Hasil Pencarian pada Mesin Pencari Berdasarkan Kedekatan Kata Menggunakan OntologiMaskur    123 - 129Optimasi Teknik Klasifikasi Modified K Nearest Neighbor Menggunakan Algoritma GenetikaSiti Mutrofin1, Abidatul Izzah2, Arrie Kurniawardhani3, Mukhamad Masrur4   130 - 134Evaluasi Kekritisan Lahan di Kawasan Lindung Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Jawa Timur Dengan Teknologi Sistem Informasi GeografisTatag Muttaqin     135 - 142   
CATALITYC CONVERTER JENIS KATALIS PLAT TEMBAGA BERBENTUK SARANG LEBAH UNTUK MENGURANGI EMISI KENDARAAN BERMOTOR Mokhtar, Ali
Jurnal Gamma Vol 10, No 1 (2014): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1049.053 KB)

Abstract

Catalityc Converter Jenis Katalis Plat Tembaga berbentuk Sarang Lebah Untuk Mengurangi Emisi Kendaraan BermotorCatalityc Converter Type Catalyst Copper Plate-shaped Honeycomb To Reduce Vehicle EmissionsAli MokhtarJurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Malangemail: alimokhtar011@gmail.com, alimokhtar06@yahoo.co.idABSTRACTDecreased levels of exhaust emissions on Catalityc converter is affected by the material and shape of the catalyst, the catalyst honeycomb-shaped copper plate shows the oxidation and reduction process goes well, it is shown that the levels of CO emissions decreased by 41.85%, whereas for HC emissions decreased by 29.16%, and CO2 emissions fell by 12.88%. In keselurahan Catalityc converter mounting plate type copper catalyst honeycomb models can reduce exhaust emissions compared with using ctalityc converter.Keywords: Honeycomb catalystABSTRAKPenurunan kadar emisi gas buang pada catalityc converter dipengaruhi oleh bahan katalis dan bentuk katalis, katalis plat tembaga berbentuk sarang lebah menunjukkan proses oksidasi dan reduksi berjalan dengan baik, hal ini ditunjukkan dari kadar emisi CO yang turun sebesar 41,85 % , sedangkan untuk emisi HC turun sebesar 29,16 %, dan emisi CO2 turun sebesar 12,88 %. Secara keselurahan pemasangan catalityc converter jenis katalis plat tembaga model sarang lebah dapat menurunkan emisi gas buang dibanding tanpa menggunakan ctalityc converter.Kata Kunci : Katalis sarang lebah

Page 1 of 1 | Total Record : 6