cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Gamma
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2013): Maret" : 12 Documents clear
Kajian Aplikasi Pupuk Organik pada Penanaman Kentang dengan Ukuran Umbi Bibit Berbeda Sufianto .
Jurnal Gamma Vol. 8 No. 2 (2013): Maret
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian Aplikasi Pupuk Organik pada Penanaman Kentang dengan Ukuran Umbi Bibit BerbedaStudy of Organic Fertilizer Application on Potato Planting the Seed Tuber Size DifferentSufiantoJurusan Agronomi, Fakultas Pertanian PeternakanUniversitas Muhammadiyah MalangEmail: sufianto@umm.ac.idABSTRACTMore rapid availability of nutrients in chemical fertilizers to crops, changing the behavior of farmers to use chemical fertilizers and organic fertilizers have forgotten role. Besides, the farmers seed tubers do not contribute to the results, To prevent this, it would require a fundamental research related to the application of organic fertilizer at planting potato seed tubers with different sizes. Organic fertilizers can improve the physical, chemical and biological properties of soil, through a process of gradual release of nutrients into the soil water solution to plant, maintain and helps regulate temperature, humidity, increase the number and improve the biological activity and stability of the land capability. But its use is not independent of a given size. The problem is, each location and soil conditions require the application of organic fertilizer (type and size) are not the same and always changing, so is the use of seed tubers. So, we need the latest information. Based on the findings that the kinds and sizes of organic fertilizer at each level of potato seed tuber size showed intraksi, where the best treatment: the use of organic fertilizer of cow dung ari bersal 20 tonnes per hectare by seed tuber size of 60-70 g. The results of 20 tons per hectare.Key words: Kind, Size of organic fertilizer and seed tuber.ABSTRAKKetersediaan yang lebih cepat dari nutrisi dalam pupuk kimia untuk tanaman, mengubah perilaku petani untuk menggunakan pupuk kimia dari pada pupuk organik telah melupakan peran. Selain itu, umbi bibit petani tidak memberikan kontribusi pada hasil, Untuk mencegah hal ini, maka diperlukan penelitian mendasar yang berkaitan dengan penerapan pupuk organik pada saat tanam kentang umbi bibit dengan ukuran yang berbeda. Pupuk organik dapat meningkatkan fisik, kimia dan biologi tanah, melalui proses pelepasan bertahap nutrisi ke dalam larutan air tanah untuk menanam, memelihara dan membantu mengatur suhu, kelembaban, meningkatkan jumlah dan meningkatkan aktivitas biologis dan stabilitas kemampuan lahan. Namun penggunaannya tidak terlepas dari ukuran tertentu. Masalahnya adalah, setiap lokasi dan kondisi tanah memerlukan aplikasi pupuk organik (jenis dan ukuran) tidak sama dan selalu berubah, sehingga adalah penggunaan umbi bibit. Jadi, kita perlu informasi terbaru. Berdasarkan temuan bahwa jenis dan ukuran pupuk organik pada setiap tingkat benih kentang ukuran umbi menunjukkan intraksi, di mana pengobatan yang terbaik: penggunaan pupuk organik dari kotoran sapi ari bersal 20 ton per hektar dengan biji ukuran umbi 60-70 g. Hasilnya 20 ton per hektarKata kunci: Jenis, Ukuran pupuk organik dan umbi bibit.
Profitabilitas dan Rentabilitas Kemitraan Ayam Pedaging Kandang Terbuka Dan Tertutup Sutawi .
Jurnal Gamma Vol. 8 No. 2 (2013): Maret
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profitabilitas dan Rentabilitas Kemitraan Ayam Pedaging Kandang Terbuka Dan TertutupProfitability Profitability and Partnership Broiler Cage Open And ClosedSutawiJurusan Peternakan Fakultas Pertanian-Peternakan UMMsutawi@umm.ac.idABSTRACTChicken meat is the biggest contributor to the supply of meat in the country that is equal to 47.66%. The amount of contribution is supported by the pattern of chicken meat production is carried out by a partnership, either with open or closed enclosure models. This research was conducted with the purpose of: (1) analyze the profitability partnership broiler cage open and closed in Malang, and (2) analyze the profitability partnership broiler cage open and closed in Malang. The experiment was conducted with survey methods in Malang with samples of broiler breeder cages open and closed, respectively 11 breeder. Data investments, costs and revenues are used to analyze the level of profitability and the profitability on the farm. The study concluded that: (1) Operating open cage broiler farms generate a profit of Rp 6,687,726.00 / period (USD 1034.00 / tail harvest), is lower than the profit breeders sealed enclosure Rp 15,963,334.00 / period (USD 1515.00 / tail harvest), and (2) the economic profitability of production for the year amounted to 37.58% in open cages and 30.98% in a sealed enclosure. Value greater profitability than bank lending indicates that both broiler chicken farm cage open and closed very feasible if financed by bank loans.Keywords: profitability, open enclosure, sealed enclosureABSTRAKDaging ayam merupakan penyumbang terbesar untuk pasokan daging di dalam negeri yaitu sebesar 47,66%. Jumlah kontribusi didukung oleh pola produksi daging ayam dilakukan dengan kemitraan, baik dengan model kandang terbuka atau tertutup. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) menganalisis kemitraan profitabilitas broiler kandang terbuka dan tertutup di Malang, dan (2) menganalisis kemitraan profitabilitas broiler kandang terbuka dan tertutup di Malang. Penelitian dilakukan dengan metode survei di Malang dengan sampel kandang broiler terbuka dan tertutup, masing-masing 11 peternak. Investasi data, biaya dan pendapatan yang digunakan untuk menganalisis tingkat profitabilitas dan profitabilitas di peternakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Operasi peternakan broiler kandang terbuka menghasilkan keuntungan sebesar Rp 6,687,726.00 / periode (USD 1.034,00 / ekor panen), lebih rendah dari laba peternak kandang Rp 15,963,334.00 / periode (USD 1.515,00 / ekor panen), dan (2) profitabilitas ekonomi produksi pertahun sebesar 37,58% di kandang terbuka dan 30,98% di kandang tertutup. Nilai profitabilitas yang lebih besar dari pinjaman bank menunjukkan bahwa kedua peternak ayam broiler farm kandang terbuka dan tertutup sangat layak jika dibiayai oleh pinjaman bank.Kata kunci:profitabilitas, kandang terbuka, kandang disegel

Page 2 of 2 | Total Record : 12