cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2021)" : 30 Documents clear
Analisis Perbandingan Shear Connector Pada Balok Komposit Serly Dwi Afrina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.118 KB)

Abstract

Analisis yang digunakan didasarkan pada Tata Cara Perencanaan Struktur Baja Untuk Bangunan Gedung menurut SNI 03-1729-2019, Perencanaan Struktur Baja dengan Metode LRFD.Tahapan analisis data yaitu berupa perencanaan dimensi baja pada balok struktur baja menggunakan perangkat lunak (ANSYS). Penghubung geser (shear connector) memberikan pengaruh terhadap elemen balok baja, dalam menahan gaya geser yang terjadi antara balok baja dan pelat beton. Balok Baja dan pelat beton yang tidak dihubungkan dengan penghubung geser memiliki tegangan yang lebih besar karena elemen profil dan plat belum menyatu sehingga tegangan yang dihasilkan masih bersifat sendiri- sendiri. Dari setiap variasi diambil nilai tengah dari hasil output tegangan sehingga didapat diameter 19x100 sebagai stud yang ekonomis untuk variasi diameter dengan jarak 360 mm. Dek baja (steel deck) berfungsi sebagai bekisting permanen untuk pengecoran beton, sekaligus menjadi tulangan positif pelat beton itu sendiri yang berperilaku sebagai pelat satu arah. Darisetiap variasi dek yang diambil ada berapa bagian deck yang di gunakan yaitu sky deck 3 dan sky deck 4.
Observasi Kuat Tarik Belah Beton Ringan Clc (Cellular Lightweight Concrete) Yang Diperkuat Abu Sekam Padi Dan Serbuk Cangkang Telur Secara Eksperimental Delina Nila Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.814 KB)

Abstract

Produksi semen yang berbahan utama berupa klinker dapat menimbulkan emisi gas karbondioksida sebesar 5 -7% untuk seluruh dunia. Dengan memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan, perlu dilakukan penggurangan semen pada pembuatan material konstruksi. Salah satunya yaitu pada foamed concrete. Dewasa ini material seperti beton ringan CLC (cellular lightweight concrete), sedang ramai dikembangkan. Maka dari itu, dalam penelitian ini  penggunaan semen yang menjadi bahan penyusun utama beton CLC digantikan sebagian dengan memanfaatkan abu sekam padi (ASP) sebagai fly ash dimana kandungan utama ASP adalah silika. Untuk mendapatkan hasil yang optimal maka ASP dikombinasikan dengan serbuk cangkang telur (SCT) yang kaya akan kandungan kalsium. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki karakteristik kekuatan tekan dan tarik pada beton ringan CLC. Eksperimen yang dijalankan berupa membuat 4 variasi campuran yaitu 0%, 10%, 15% dan 20%  sebagai alternative pengganti semen. Perbandingan pasir-semen yaitu 1:2, dengan nilai F.A.S  sebesar 0.55. Hasil kuat tekan yang diperoleh menunjukkan bahwa, kuat tekan optimum berada pada variasi 0%. Hasil tersebut berbanding lurus dengan nilai kuat tarik yang dihasilkan.  Hal ini disebabkan karena takaran campuran ASP dan SCT tidak bekerja secara maksimal sebagai bahan pozzolan. Sedangkan nilai densitas yang dihasilkan cenderung menurun untuk setiap penambahan variasi ASP dan SCT.
Pengaruh Kinerja Keruntuhan Srpm Baja Akibat Gempa Pulse Dan Fling (Literatur) Fahmi F
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.228 KB)

Abstract

Gempa bumi merupakan fenomena alam yang disebabkan oleh adanya pelepasan energi regangan elastis batuan pada litosfir. Gempa itu sendiri terdiri dari gempa tunggal yang mana terdiri dari gempa regular, pulse,fling. Oleh karena itu diperlukan struktur bangunan yang mampu meminimalisir resiko kerusakan akibat gempa regular, pulse dan fling. Dalam hal tersebut struktur baja sangat direkomendasikan karena struktur baja lebih elastis dibandingkan dengan struktur beton bertulang. Pada tugas akhir ini direncakan sebuah struktur dengan 4 lantai yang dimodelkan terhadap penskalaan rekaman gempa yaitu penskalaan MCE yang disandingkan dengan 20 groundmotion untuk masing masing jenis gempa regular, pulse, fling untuk analisis linier dan analisis non linier. Dari hasil analisis yang didapatkan dari hasil memodelkan struktur baja dengan kondisi tanah lunak terhadap gempa tunggal didapatkan nilai incremental displacement analysis dimana hasil kurva IDA tersebut menunjukkan gempa regular lebih besar daripada gempa pulse dan fling dimana gempa regular lebih dominan untuk mendapatkan kinerja keruntuhan lebih cepatb dibandingkan gempa pulse dan fling. Hasil analisis didapatkan bahwa interstory drift pada gempa regular memiliki nilai drift sebesar 0.539, gempa pulse 0.442, dan gempa fling 0.726 dan analisis kemungkinan keruntuhan di buat dengan kategori 10% collapse, 5% CP (collapse prevention), 2.5% LS (life safety) dan 0.7% IO (immediate occupancy).
Collapse Margin Ratio Srpm Baja 8 Lantai Akibat Gempa Berulang Dicky Hendrawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.067 KB)

Abstract

Pada tugas akhir ini direncakan sebuah struktur dengan 8 lantai yang dimodelkan terhadap 4 jenis penskalaan rekaman gempa yaitu penskalaan DBE dan MCE untuk analisis linier dan analisis non linier. Dari hasil analisis yang didapatkan dari hasil memodelkan struktur baja dengan kondisi tanah lunak (R8) terhadap gempa tunggal dan gempa berulang. Untuk mencegah runtuhnya struktur yang selalu menjadi perhatian. Runtuh berarti bahwa struktur tersebut tidak lagi dapat mentolerir beban grativasi selama aksi seismik. Untuk alasan ini, kegagalan struktur akibat gempa akan menjadi salah satu tujuan utama kode seismik dan standar desain, dan akan lebih sistematis bila dilihat melalui parameter rasio margin keruntuhan (Collapse Margin Ratio). Pada hasil didapatkan nilai collapse margin ratio dimana hasil rasio pada gempa berulang lebih besar dibandingkan gempa tunggal dengan penskalaan MCE. Hasil analisis juga didapatkan nilai collapse margin ratio dimana nilai rasio yang didapat dari RSA Collaspse dibagi dengan RSA MCE. Dengan hasil untuk gempa berulang adalah 1.9836 dan untuk gempa tunggal adalah 1.5576.
Analisis Model Tarikan Perjalanan Ke Suzuya Marelan Plaza Di Kecamatan Medan Marelan Alvin Dwi Rizki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.711 KB)

Abstract

Tarikan perjalanan adalah jumlah pergerakan perjalanan yang terjadi menuju ke lokasi tertentu setiap satuan waktu. Tarikan perjalanan ini berhubungan dengan penentuan jumlah perjalanan keseluruhan yang dibangkitkan oleh sebuah kawasan. Trip generation terbagi atas dua bagian yaitu trip production (produksi perjalanan) dan trip attraction (tarikan perjalanan). Production adalah perjalanan yang berakhir di rumah pada perjalanan yang berasal dari rumah (home-base trip) atau berakhir di tempat asal (origin) pada perjalanan yang tidak berasal dari rumah (non-home-based trip). Attraction adalah perjalanan yang berakhir tidak di rumah pada perjalanan yang berasal dari rumah atau berakhir di tempat tujuan (Levinson, 1976). Dari semua variabel X (independent), Bahan Pokok (X1), Tempat Pakaian (X2), Tempat Bermain (X3), Tempat Makan (X4) di dapat jumlah Model Tarikan perjalanan paling besar di hari minggu dengan Model tarikan perjalanan sebesar 1828,62 atau 1829 orang/hari. model Tarikan Pergerakan dengan jumlah terbesar pada hari minggu dengan menggunakan aplikasi SPSS Y = 708,293 + (-0,553 (931) + 0,338 (792) + 0,896 (923) + 0,627 (862) = 1828,62 atau 1829 orang /perhari.
Evaluasi Penambahan Penerangan Pada Jalan Tol Medan - Tebing Tinggi Guna Meminimalisir Tingkat Kecelakaan Rio Novendra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.884 KB)

Abstract

Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan fasilitas vital yang dibutuhkan oleh masyarakat terutama pengguna jalan tol Medan – Tebing Tinggi. Penerangan jalan umum/Tol diperlukan untuk meningkatkan keamanan lalu lintas, keamanan lingkungan, kenyamanan masyarakat dalam berkendara terutama pada malam hari dan PJU dapat menambah nilai keindahan suatu tempat pengamatan/pengukuran lux, tinggi tiang dan GPS, pengumpulan jarak tiang secara langsung menggunakan lux meter dan data-data dan kemudian melakukan proses analisa dan evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian pada jalan tersebut terdapat banyak PJU yang memerlukan tempat untuk penambahan lampu jalan antara lain jenis lampu LED  200  W.  Jarak  antar  tiang  PJU  tidak  sama  sehingga  mempengaruhi nilai intensitas cahaya di lokasi tersebut. Tinggi tiang PJU di Jalan Tol edan – Tebing Tinggi rata-rata 9 meter dan 7 meter dengan panjang lengan 2 meter. Hasil analisa penulis adanya penambahan tiang di lajur kiri pada titik koordinat X:0456146 dan Y:9148481 menggunakan lampu LED 200 W dan tiang lengan ganda akan membuat lokasi tersebut lebih terang sehingga pengguna jalan akan lebih nyaman dan terbantu ketika berada di lokasi tersebut sehingga dapat membantu mengurangi tingkat kecelakaan.
Penambahan Abu Cangkang Kelapa Sawit Dengan Bahan Tambah Silica Gel Ditinjau Dari Kekuatan Tarik Belah Beton Silinder (Studi Penelitian) Muhammad Yusril Chair
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.775 KB)

Abstract

Saat ini limbah padat berupa cangkang kelapa sawit dimanfaatkan sebagai bahan bakar boiler untuk mesin penggilingan minyak sawit dan sebagai bahan bakar mesin gasifikasi untuk menghasilkan gas bakar yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan energi untuk Asphalt Mixing Plant. Hasil pembakaran limbah cangkang kelapa sawit berupa abu kerak boiler, merupakan limbah yang memiliki unsur kimia SiO2, Al2O3, dan CaO, dengan kandungan senyawa tersebut dapat berpengaruh dalam kekuatan beton dan mampu meningkatkan kekuatannya. Pada penelitian ini, mutu campuran beton yang direncanakan pada umur 28 hari adalah sebesar 26 MPa. Pengujian bertujuan untuk mengetahui kadar optimum penggunaan abu cangkang kelapa sawit dan silica gel sebagai bahan tambah semen yang berkaitan dengan kuat tarik belah beton. Pengujian dilakukan terhadap tiga jenis variasi penambahan abu cangkang kelapa sawit dan agregat normal yaitu 15%, 20, dan 25%. Benda uji untuk pengujian kuat tarik belah adalah silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Hasil penelitian menunjukkan penambahan abu cangkang kelapa sawit dan silica gel meningkatkan nilai slump dan nilai kuat tarik belah beton. Hasil analisis menunjukkan kuat tarik belah optimum beton dengan komposisi yang mengandung abu cangkang kelapa sawit dan silica gel 25% yakni 4,88 MPa.
Perbandingan Yield Line Theory Terhadap Metode Desain Langsung Dan Metode Portal Ekivalen Pada Flat Plate (Studi Literatur) Siti Nabila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.813 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil momen, defleksi dan phunching shear terhadap perbandingan yield line theory, metode desain langsung, metode portal ekivalen dan FEM pada flat plate yang pada panjang bentang arah x berbeda yaitu 4, 5, dan 6 m. Hasil penelitian ini menunjukkan bila dilihat dari segi momen, nilai mux positif dan mux negatif diperoleh oleh yield line theory akan lebih besar dari pada metode lainya dikarenakan metode yield line pada perhitungan momen mengunakan panjang bentang sedangkan ketiga metode lainnya menggunakan cara dengan membagi panel dalam portal ekivalen pada kedua arah baik x maupun y, muy negatif pada program FEM menghasilkan nilai yang lebih besar dibandingkan dengan ketiga metode yang lain hal ini dikarenakan metode lain memproporsikan beban sedikit pada bentang pendeknya, dan muy positif akan mengalami kenaikan yang lebih besar pada yield line theory. Dari segi defleksi yang dihasilkan, maka yield line theory akan menghasilkan nilai yang jauh besar, dikarenakan momen yang dihasilkan lebih besar sehingga nilai defleksi akan besar juga dan dari segi phunching shear yang dihasilkan, bahwa FEM memberikan nilai phunching shear yang lebih besar dari pada metode lain.
Pengaruh Tegangan & Regangan Pada Beton Menggunakan Serbuk Kulit Rajungan Sebagai Bahan Pengganti Agregat Halus Dengan Fas Yang Berbeda shyntia Hastia Ningrum Pasaribu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.337 KB)

Abstract

Beton sebagai bahan bangunan sudah lama diketahui dan digunakan secara luas oleh masyarakat. Hal ini disebabkan karena beton mempunyai kelebihan dibandingkan dengan bahan lain, diantaranya harganya yang relative murah, mudah dalam pengerjaan dan perawatannya, mudah di bentuk sesuai kebutuhan, tahan terhadap perubahan cuaca, tahan terhadap korosi dan lebih tahan api. Selain itu kelebihan beton dibandingkan dengan bahan konstruksi lain adalah memiliki kuat desak yang tinggi. Hubungan tegangan-regangan beton yang timbul akibat beban luar yang bekerja, merupakan hal yang penting untuk mempelajari karakteristik dari gaya-gaya dalam beton. Hal ini dapat digunakan untuk menyelesaikan analisis dan perencanaan suatu bagian struktur. Dari parameter tegangan-tegangan beton ada hal yang menarik untuk dikaji lebih lanjut, yaitu modulus elastisitas. Pada penelitian ini digunakan benda uji silinder dengan diameter 15cm dan tinggi 30cm dengan nilai fas 0,4 dan 0,5. Digunakan penambahan serbuk cangkang rajungan yang diharapkan dapat menjadi filler atau pengisi dalam rongga beton yang berfungsi dapat menaikkan mutu beton. Variasi digunakan penambahan serbuk cangkang rajungan sebanyak 0%, 5%, 7% dan 8% dari berat agregat halus. Pengujian kuat tekan dan modulus elastisitas dilakukan pada saat umur beton 28 hari. Hasil penelitian didapat nilai slump diatas berkisar antara 3 cm sampai 4,5 cm dengan nilai kuat tekan tertinggi dari benda uji adalah pada variasi benda uji beton fas 0,4 dengan campuran serbuk cangkang rajungan 0% dengan nilai 17,94 Mpa. Untuk kuat tekan terendah adalah pada benda uji beton fas 0,5 dengan campuran serbuk cangkang rajungan 8% dengan kuat tekan 9,54 Mpa. Dan dengan nilai nilai modulus elastisitas beton berbandingan lurus dengan kuat tekan beton, dimana semakin tinggi kuat beton maka semakin tinggi nilai modulus elastisitasnya.
Studi Tarikan Pergerakan Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Marelan Raya Tanah Enam Ratus Di Pusat Perbelanjaan Suzuya Marelan Plaza (Studi Kasus) Khairil Nazri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.277 KB)

Abstract

ABSTRAKKota Medan sebagai kota sentral ekonomi yang terletak di daerah Sumatera Utara adalah kota yang mempunyai perkembangan yang tumbuh dengan pesat. Dalam hal ini perkembangan kota yang paling menonjol adalah pusat perbelanjaan. Salah satu dari pusat perbelanjaan yang ada di Kota Medan adalah Suzuya Marelan Plaza yang terletak di jalan Marelan Raya Tanah Enam Ratus dimana kondisi lalu lintas dipusat kota Medan pada saat ini menujukan kemacetan lalu lintas yang semakin meningkat. Dalam studi tarikan pergerakan lalu lintas pada ruas jalan Marelan Raya Tanah Enam Ratus menggunakan panduan MKJI 1997. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendapatkan kinerja jalan yaitu hambatan samping, kapasitas, derajat kejenuhan dan tingkat pelayanan, mendapatkan tarikan pergerakan dan untuk mengetahui pengaruh tarikan kendaraan dan hambatan samping terhadap volume lalu lintas di pusat perbelanjaan Suzuya Marelan Plaza. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara mensurvei kendaraan yang melintas dan mencatat keluar masuknya kendaraan di pusat perbelanjaan Suzuya Marelan Plaza. Hasil penelitian ini terjadi puncak kepadatan lalu lintas pada hari Senin dengan jam puncak 17.00-18.00 dengan nilai volume maksimum yaitu sebesar 1.744 smp/jam, hambatan samping pada hari Sabtu pukul 17.00-18.00 sebesar 448 smp/jam dengan kapasitas jalan 3553 smp dan derajat kejenuhan (DS) 0,49 serta didapat tingkat pelayanan pada level C yaitu dimana lalu lintas yang ramai, dan kecepatan terbatas. Dampak tarikan kendaraan dan hambatan samping di pusat perbelanjaan Suzuya Marelan Plaza didapat nilai R2 sebesar 0,0699 dan R2 sebesar 0,5676 dikategorikan sedang atau bisa dikatakan cukup berpengaruh dengan volume lalu lintas yang ada di jalan tersebut.

Page 3 of 3 | Total Record : 30