cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa teknik
ISSN : 28087720     EISSN : 28087720     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik (JIMT) adalah jurnal Open Access yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal ini akan menerbitkan hasil karya ilmiah mahasiswa selama kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini fokus kepada bidang yang sesuai dengan Program Studi yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Jurnal ini terbit setiap bulan Januari, Maret, Mei,Juli, November. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2024)" : 12 Documents clear
Perancangan Voltage Booster Sebagai Kendali Pengisian Baterai Pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin Syahrin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi alam terbarukan seperti energi angin sangat berlimpah di Indonesia dengan iklim tropis yang memiliki Kawasan luas dan laut yang mengelilinginya. Karena energi listrik kini telah menjadi kebutuhan primer, maka diharuskan bisa melayani beban secara kontinyu. Voltag booster merupakan perangkat yang umum digunakan pada sistem jaringan hybrid maupun on grid. Bukan tanpa maksud tujuan, penggunaan yang praktis, effisien, dan mudah sudah tentu menjadi nilai plus untuk dijadikan sistem penyuplai jaringan listrik. Sistem penaik tegangan semakin dewasa akan beragam jenis nya. Baik yang menggunakan sistem PWM (Pulse Wave Modulation) maupun PSW (Pure Sine Wave). Penggunaan gelombang PSW memerlukan banyak sekali perangkat untuk mengubah gelombang digital menjadi bentuk sinus murni. Oleh karena, jenis penaik tegangan dengan metode PSW memiliki kelebihan untuk terus dikembangkan baik dari segi ekonomi maupun effisiensi.
Pengaruh Laju Regangan Pada Bahan Kuningan Terhadap Kekuatan Tarik Dinamik Juspratanta, Randy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laju regangan adalah perubahan regangan (deformasi) suatu material terhadap waktu. Kekuatan dinamik terletak pada saat menjatuhkan striker pergerakannya  tidak kaku,  pembebanan secara cepat dan beban tidak meningkat, sedangkan statis pembebanan secara perlahan bertambah dan pergerakannya  kaku.Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana cara untuk menguji spesimen kuningan, dengan mengunakan hopkinson vertikal. Hopkinson vertikal untuk menguji kekuatan spesimen, dimana spesimen dicekam ditengah antara dua buah besi baja berbentuk silinder kemudian beban dijatuhkan dari ketinggian yang telah ditentukan kemudian beban menghantam stopper dan mengakibatkan terjadinya rambatan gelombang antara besi pencekam dengan spesimen uji, sehingga menghasilkkan gelombang volt dan waktu pada software picoscope. Pengujian hopkinson vertikal, dilakukan untuk mengetahui kekuatan tegangan, regangan, dan laju regangan terhadap kekuatan tarik dinamik. Pengujian ini melakukan perbandingan antara pengujian statis dan pengujian dinamik. Pengujian statis dilakukan pada bahan spesimen kuningan dengan standar ukuran E 8M, standar . Sedangkan  pengujian  pada dinamik menggunakan spesimen berbahan kuningan  dengan ukuran  dengan  standar yang telah di tentukan yaitu ASTM D412 Type D. Dari  pengujian statisdihasilkan  tegangan maksimum 607,14 (MPa) dan  regangan maksimum 0,30. Pada pengujian  dinamik  tegangan maksimum 36812,11 (Pa) dan laju  regangan maksimum 0,00056 dan waktu 0,11 µs . Spesimen statis digunakan berjumlah 1 dan spesimen dinamik digunakan berjumlah 1, jumlah spesimen yang digunakan tidak banyak, karena kandungan  kuningan yang berbeda sulit didapatkan. 
Analisis Perbandingan Koefisien ProduktifitasTenaga Kerja Di Lapangan Dengan Koefisien Tenaga Kerja Pada Ahsp 2016 Pada Pekerjaan Bata Merah Yuliamora, Debbi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bentuk efisiensi yang digunakan dalam rangka peningkatan sumber daya manusia pada suatu proyek adalah dengan mengukur produktivitas kerja pada pekerjaan pasangan batu bata yang bertujuan untuk mengetahui produktivitas tenaga kerja dalam melakukan pekerjaan pada proyek konstruksi. Statistik berfungsi untuk menganalisis data dalam rangka memecahkan suatu persoalan. Suatu teknik statistika akan menghasilkan suatu ukuran deskriptif tentang hubungan antara dua atau sejumlah variabel. Analisis deskriptif merupakan analisis yang dilakukan untuk menilai karakteristik dari sebuah data. Uji ini berguna untuk mengidentifikasi setiap variabel yang diuji setiap hipotesis. Statitik deskriptif disajikan dengan mendeskripsikan suatu data yang dilihat dari nilai rata – rata (mean), standar deviasi, varians, maksimum, minimum, sum, range, kurtosis, dan skewness (kemencengan distribusi). Data sekunder berupa analisa harga satuan pekerjaan dari Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.28/PRT/M/2016. Data Primer berupa pengamatan dan pencatatan secara langsung selama penelitian di proyek Waruna Office, Pembangunan Komplek Urbana, dan Perumahan City view Estate, yakni profil tenaga kerja dan  produktivitas pekerjaan pasangan dinding bata merah. Koefisien atau indeks tenaga kerja tukang pada pekerjaan pasangan dinding bata merah yaitu pada proyek Waruna Office rata-rata sebesar 0,081 OH, pada proyek Komplek Urbana rata-rata sebesar 0,082 OH, dan pada proyek City View Estate rata-rata sebesar 0,079 OH. Faktor atau variable yang telah ditentukan yaitu umur, pengalaman kerja, dan Pendidikan secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap nilai produktivitas. Secara parsial faktor pengalaman kerja memiliki pengaruh yang dominan terhadap tingkat produktivitas tukang.
Analisa Pengaruh Penambahan Limbah Kertas Sebagai Substitusi Parsial Semen Dengan Bahan Tambah Epoxy Resin Terhadap Kuat Tekan Beton Kesuma, Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton telah menjadi salah satu bahan konstruksi yang telah umum digunakan untuk bangunan gedung, jembatan, jalan, dan lain-lain. Penelitian ini betujuan untuk menganalisa pebandingan kuat tekan beton normal dengan beton limbah kertas sebagai substitusi parsial semen sebanyak 2% dan 4% dengan bahan tambah Epoxy resin sebanyak 5%. kuat tekan rata-rata beton normal umur 7 hari sebesar 19,14 MPa sedangkan untuk kuat tekan rata-rata beton dengan campuran limbah kertas 2% sebagai substitusi parsial semen dan 5% Epoxy resin yaitu sebesar 18,96 MPa, dapat dilihat terjadi penurunan sebesar 0,18 MPa, begitu juga dengan kuat tekan rata-rata beton dengan campuran limbah kertas 4% dan epoxy resin 5% yaitu 18,20 MPa, terjadi penurunan sebesar 0,94 MPa dari beton normal. Untuk beton 28 hari kuat tekan rata-rata beton normal adalah sebesar 27,54 MPa, dan kuat tekan rata-rata beton dengan campuran limbah kertas 2% adalah sebesar 27,26 MPa, terjadi penurunan kuat tekan sebesar 0,28 MPa sedangkan untuk kuat tekan rata-rata beton dengan campuran limbah kertas 4% adalah sebesar 26,97 MPa, terjadi penurunan sebesar 0,57 MPa dari beton normal.
Pengaruh Ukuran Dan Bentuk Terhadap Kekuatan Tekan Pada Bahan Komposit Yang Diperkuat Dengan Variasi Serat Plastik Siregar, Rajali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposit adalah perpaduan dari dua bahan atau lebih yang dikombinasikan menjadi sebuah material. Bahan komposit sangat penting dalam pembuatan produk-produk yang ringan, kuat dan mampu bersaing dengan logam serta tidak mudah korosi. Penyusunan komposit terdiri dari polimer dan matriks, komposit memiliki beragam jenis mulai dari serat kaca, serat plastik dan lain-lain. Pada penelitian ini menggunakan matriks polyester resin dan katalis, sedangkan penguatnya berupa serat plastik. Plastik adalah polimer rantai panjang atom yang mengikat satu sama lain. Jenis serat plastik yang digunakan pada penelitian ini adalah serat plastik Polypropylene (PP). Pembuatan dan pengujian komposit ini mengacu pada standart ASTM D1621 - 00 untuk pengujian tekan pada bentuk silinder dan ISO 844 untuk pengujian tekan pada bentuk kubus. Pengujian dilakukan dengan dua variasi bentuk yang berbeda dan komposisi serat yang berbeda juga. Dari hasil pengujian tekan dan analisa data perhitungan pada spesimen uji silinder dengan komposisi serat : resin = 0,5% : 99,5% pada 4 buah spesimen uji maka diperoleh nilai rata-rata tegangan sebesar 17,04 MPa, sedangkan Dari hasil pengujian tekan dan analisa data perhitungan pada spesimen uji kubus dengan komposisi serat : resin = 0,5% : 99,5% diperoleh nilai tegangan sebesar 30,03 MPa. Dan dari hasil pengujian tekan dan analisa data perhitungan pada spesimen uji berbentuk silinder dengan komposisi serat : resin = 1% : 99% pada 4 buah spesimen uji maka diperoleh nilai rata-rata tegangan sebesar 18,39 MPa, sedangkan Dari hasil pengujian tekan dan analisa data perhitungan pada spesimen uji kubus dengan komposisi serat : resin = 1% : 99% diperoleh nilai tegangan sebesar 30,26 MPa.Pada pengujian uji tekan bertujuan untuk mempelajari sifat mekanik dari material saat diberikan tekanan.  
Analisis Pengaruh Limbah Konstruksi Beton Sebagai Pengganti Agregat Kasar Dan Penambahan Serat Daun Nanas Terhadap Kuat Tekan Dan Tarik Beton Nash, Abrar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam beberapa tahun belakangan ini perkembangan pembanguan Konstruksi di Indonesia sangat gencar dilakukan. Seiring terus berkembangnya industri Konstruksi maka wacana green construction atau teknologi yang berbasis ramah lingkungan perlahan mulai menjadi alternatif untuk permasalah limbah dari konstruksi dan pemakaian sumber daya alam yang berlebihan. Industri konstruksi ramah lingkungan sangat penting kita gagaskan sebagai menjaga dan juga melestarikan sumber daya alam yang ada dengan mengupayaka limbah sebagai pengganti bahan alam. Di Indonesia limbah konstruksi biasanya tidak di manfaatkan dengan baik, Sehingga potensi untuk mendaur ulang sangat mungkin untuk dilakukan. Perkembangan tanaman buat di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya, khusus pada tanaman buat nanas berbanding dengan meningkatnya limbah dari tanaman nanas tersebut dan dapat digunakan sebagai bahan pada campuran beton. Maka dari itu, dalam penelitian ini penggunaan bahan limbah konstruksi beton sebagai pengganti agregat kasar dan penambahan serat daun nanas serta sika viscrocrete-8670 MN. Kuat tekan beton normal berkisar antara 28-60 MPa pada umur beton 28 hari dan kuat Tarik beton relatif rendah kira-kira 10%-20% dari kekuatan tekan beton. Penelitian ini bertujuan menyelidiki karakteristik kekuatan tekan dan kekuatan tarik pada beton normal. Eksperimen yang dijalankan berupa membuat membuat tiga variasi campuran yaitu 5%, 7%, 10% limbah konstruksi beton sebagai pengganti agregat kasar, dan penambahan serat daun nanas sebanyak 0,8% serta menggunakan sika viscrocrete-8670 MN sebanyak 0,8%. Hasil kuat tekan rata- rata tertinggi terdapat pada variasi menggunakan limbah konstruksi beton 10% dan serat daun nanas 0,8% serta sika viscrocrete-8670 MN 0,8% yaitu 31,1 MPa dan kuat tarik rata-rata tertinggi terdapat pada campuran variasi beton normal dan sika viscrocrete-8670 MN yaitu 3,43 MPa. Dan hasil yang dihasilkan sesuai dengan rencana pada kekuatan beton pada kuat tekan sebesar 25 MPa dan kuat tarik sebesar 2,5 MPa. 
Analisa Pengaruh Kelembaban Tanah Terhadap Tahanan Pentanahan Pada Gardu Induk PT.PLN (Persero) Medan Denai Dengan Metode Fall-Of-Potensial Annisa, Laras Sendi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pembumian sangat berperan penting untuk menjaga keselamatan manusia yang berada di area Gardu Induk maupun diluar area Gardu Induk dari arus abnormal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kelembaban tanah terhadap tahanan pentanahan pada Gardu Induk dan untuk mengetahui pengaruh Tahanan Pentanahan dengan kondisi dua tanah yang berbeda . pemasangan elektroda harus melakukan pengecekan nilai tahanan terlebih dahulu pada kondisi tanah di Gardu Induk tersebut. Kondisi tanah disetiap Gardu Induk mempunyai nilai Tahanan pengetanahan yang berbeda.  Nilai Tahanan yang baik harus mendekati 0 ohm atau di bawah 1ohm . Penelitian ini menggunakan metode tiga titik, dengan menancapkan elektroda batang kedalam tanah. Elektroda batang dapat menghasilkan nilai resistansi yang lebih rendah tergantung pada kedalaman elektroda ditancapkan, dan menggunakan sistem Mesh dan Grid. Pada penelitian ini dilakukan pengujian pada kondisi Tanah Basah dan Tanah Pasir Kerikil Kering. Perhitungan Tahanan Pentanahan ini menggunakan Earth Tester dan Perhitungan manual. Pada kondisi Tanah Basah didapatkan nilai Tahanan Pentanahannya 0,56 ohm. Pada kondisi Tanah Pasir Kerikil Kering dapatkan nilai Tahanan Pentanahannya 1,91 ohm, nilai tahanan pada tanah pasir kerikil kering lebih tinggi dibandingkan kondisi tanah basah. Pada kondisi tanah basah kedalaman yang di uji mulai dari 100-300 cm. Pada kondisi tanah pasir kerikil kering kedalaman diuji dari 100-500 cm. 
Prototipe Sistem Pengontrolan Energi Listrik Hybride (PLTS PLTB) Fahrian, Kevin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pembangkit listrik tenaga angin dan matahari memiliki permasalahan ketersediaan sumber matahari dan angin yang tidak stabil. Salah satu solusi untuk menyelesaikan ketersediaan daya maka pada penelitian ini dimodelkan desain pembangkit hibrid matahari, angin dan yang dilengkapi dengan baterai sebagai penyimpan energi pada saat daya berlebih dan ikut menyuplai energi yang tersimpan pada saat kekurangan daya. Ketersediaan besaran sizing peralatan pembangkit matahari, angin, maupun banyaknya baterai yang dibutuhkan  untuk memenuhi kebutuhan daya. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui prosedur perancangan alat dioperasikan dengan sistem mikrokontroler arduino uno ATmega 328. Dalam metode penelitian ini menargetkan pada perancangan sistem control arduino uno ATmega, sensor tegangan, kemudian menghubungkan sistem control keperangkat lain yaitu relay 5v 2 chanel sebagai perpindahan baterai 1 dan baterai 2. Dari hasil penelitian ini ketika pembagkit  berfungsi untuk menghasilkan daya dan disimpan ke baterai yg memiliki 2 baterai yang satu sebagai cadangan, sensor tegangan memberi signal ke arduino uno Atmega per 3 detik didalam monitor, baterai tersebut dipakai dengan daya tersebut tersisa 10 volt maka relay bekerja sebagai perpindahan (switch) baterai 1 ke baterai ke 2.
Pengaruh Penambahan Serat Kulit Pinang Dan Epoxy Resin Terhadapkuat Tarik Belah Beton Nasution, Bayu Indra Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton serat adalah beton yang cara pembuatannya ditambah serat. Tujuan penambahan serat tersebut adalah untuk meningkatkan kekuatan tarik beton. Penambahan beton pada serat buah pinang keringkan atau di oven dengan suhu 0 C, lalu dipisahkan kulit dan bijinya kemudian serat buah pinang diberai agar tidak bergumpal pada saat terjadi pencampuran lalu serat buah pinang dipotong sepanjang 2 cm, lalu serat buah pinang dicampur sedikit demi sedikit ke campuran beton. Penelitian ini bertujuan mengetahui kuat tarik belah beton optimum setelah dicampur Serat kulit pinang dan Epoxy Resin pada umur beton 7 hari dan 28 hari. Persentase serat kulit pinang yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 0%, 1%, 1,25% 1,50% dengan penambahan Epoxy Resin sebesar 0,8%. Penelitian menggunakan benda uji yang berupa silinder dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm, dengan sampel 16 buah beton dan 3 (tiga) variasi yang masing-masing variasi berjumlah 2 sampel. Pengujian yang dilakukan pada campuran beton adalah kuat tarik belah beton. Dari hasil penelitian diperoleh, kuat tarik belah rata - rata beton umur 7 hari dengan serat kulit pinang BN (0%) = 2,86 MPa, BSKP (1%) = 4,56 MPa, BSKP (1,25%) = 3,71 MPa, BSKP (1,50%) = 2,43 MPa. Sedangkan kuat tarik belah rata - rata beton umur 28 hari dengan serat kulit pinang BN (0%) = 2,43 MPa, BSKP (1%) = 2,76 MPa, BSKP (1,25%) = 2,86 MPa, BSKP (1,50%) = 2,54 MPa. 
Analisis Koordinasi Sistem Proteksi Pada Transformator 60 Mva Gardu Induk Glugur PT.PLN (Persero) Arippin, M.Ihsan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik [JIMT] Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penyaluran energi listrik, diperlukan kontinuitas pelayanan yang baik kepada konsumen, oleh karena itu diperlukan koordinasi sistem proteksi yang baik agar kontinuitas pelayanan distribusi tenaga listrik dapat terjaga, biasanya pemadaman disebabkan oleh gangguan hubung singkat, jika penyetelan Over Current Relay (OCR) di sisi incoming atau outgoing kurang baik dapat menyebabkan pemadaman total (black out) salah satau upaya yang dilakukan adalah dengan mengevaluasi setting relay proteksi pada Gardu Induk (GI) Glugur sehingga saling terkoordinasi dengan baik dan diharapkan jika terjadi gangguan pada salah satu  penyulang maka tidak akan membawa black out pada penyulang yang lain.Berdasarkan analisis arus hubung singkat yang terjadi pada transformator gardu induk glugur yaitu pada gangguan 1 fasa ke tanah, fasa ke fasa, dan gangguan 3 fasa terbesar yaitu pada lokasi gangguan 1% yaitu sebesar 288,432 A pada gangguan 1 fasa ke tanah, 11402,50 A pada gangguan fasa ke fasa, dan 13196,57 A pada gangguan 3 fasa dan waktu kerja relay berdasarkan setting waktu yang telah ditentukan tidak kurang 0,3 detik bahwa hasil perhitungan dengan syarat waktu masih dalam kondisi yang sesuai sehingga kinerja sistem proteksi juga dikatakan baik karena over current relay dan ground fault relay saling berkaitan satu sama lain dalam hal kinerjanya. 

Page 1 of 2 | Total Record : 12