cover
Contact Name
Muhammad Syafiq
Contact Email
aadinq@gmail.com
Phone
+628991111606
Journal Mail Official
aadinq@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tanjung Rema, Kantor Fakultas Syariah IAI Darussalam Martapura Kabupaten: Banjar Provinsi: Kalimantan Selatan
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
SYARIAH DARUSSALAM : JURNAL ILMIAH KESYARIAHAN DAN SOSIAL MASYARAKAT
ISSN : 25810022     EISSN : 26855089     DOI : http://dx.doi.org/10.58791/sydrs
Core Subject : Religion, Social,
Jurnal Ilmiah Kesyariahan dan Sosial Kemasyarakatan. Terbit dua kali setahun pada periode Januari-Juni dan Juli-Desember. Memuat tulisan dari hasil kajian analitis-kritis maupun penelitian ilmiah dalam bidang Kesyariahan dan Keagamaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019)" : 4 Documents clear
PRESISI KIBLAT MASJID-MASJID DI KOTA BANJARMASIN Akhmad Syaikhu
Syariah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kesyariahan dan Sosial Masyarakat Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/sydrs.v1i1.1

Abstract

Berdasarkan hasil pengalaman dan pengamatan tersebut dipandang perlu mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai ketepatan arah kiblat masjid-masjid tersebut. Presisi arah kiblat masjid-masjid di Kota Banjarmasin bervariasi. Metode di dalam menentukan arah kiblat 40 mesjid yang ada di Banjarmasin sebagian besar menggunakan kompas (35 buah mesjid), selain itu ada yang mencocokan kompas dengan arah kiblat dari mesjid tertentu kemudian dijadikan patokan untuk membangun mesjid baru (1 buah mesjid). Ada juga yang menggunakan tongkat istiwa dengan menggunakan bayangan tongkat sebelum dan sesudah zawal (1 buah). Cara lain ada yang menggunakan teodolit (1 buah). Azimuth kiblat dari mesjid-mesjid di Banjarmasin yang diteliti. Azimuth mesjid saat ini (AQ1) dapat dilihat pada kolom 5; azimuth kiblat mesjid yang seharusnya (AQ2) dapat dilihat pada kolom 6; deviasi (penyimpangan) sudut arah kiblat dapat dilihat pada kolom 7; sedangkan jarak simpang yang ditimbulkan oleh deviasi sudut dapat dilihat pada kolom 8. Yang terakhir adalah kategori presisi kiblat seperti tercantum pada kolom 9.Kata kunci : Presisi, Kiblat, Masjid, Banjarmasin
KEDUDUKAN HUKUM (LEGAL STANDING) PERJANJIAN PERKAWINAN TERHADAP HARTA BENDA PERKAWINAN Nadiyah Nadiyah
Syariah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kesyariahan dan Sosial Masyarakat Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/sydrs.v1i1.3

Abstract

Perjanjian perkawinan adalah perjanjian yang dibuat oleh dua orang (calon suami istri) pada saat atau sebelum dilangsungkannya perkawinan mereka, untuk mengatur akibat-akibat perkawinan yang menyangkut harta kekayaan. Substansi perjanjian perkawinan terbatas mengenai kedudukan harta benda perkawinan. Meskipun suami atau istri tidak mengatur secara tegas hal-hal di luar harta benda perkawinan, norma agama, kepatutan, kebiasaan dan Undang-undang juga mengikat pihak-pihak yang membuatnya. Namun dengan catatan, bahwa pihak ketiga juga terikat dengan perjanjian perkawinan yang dibuat oleh suami istri sebatas hanya mengenai harta benda. Inti dari perjanjian perkawinan adalah kesepakatan antara calon suami istri yang akan menikah untuk memisahkan kepemilikan harta dan utang piutang, kesepakatan tentang sejumlah hal yang penting lain pada saat mengarungi bahtera rumah tangga. Adapun akibat hukum apabila di kemudian hari timbul permasalahan-permasalahan diantara para pihak atau tidak dipenuhinya kewajiban dalam perjanjian perkawinan Terhadap Harta Benda, maka perjanjian perkawinan dapat menjadi landasan bagi masing-masing pihak, yaitu suami dan istri, untuk melaksanakan dan memberikan batas-batas hak dan kewajiban diantara mereka.Kata kunci : Kedudukan Hukum, Perjanjian Kawin, Harta Benda Perkawinan
HUKUM ISLAM DAN PERUBAHAN SOSIAL KEMASYARAKATAN ERA JAHILIYAH (Kajian Sejarah Hukum Islam Tentang Pola Karakter Prinsip Egaliter Dalam Hukum) Rachman Fachroly
Syariah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kesyariahan dan Sosial Masyarakat Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/sydrs.v1i1.4

Abstract

Sebelum Islam datang dibawa oleh baginda Nabi Muhammad SAW, bangsa Arab sudah mengenal berbagai macam peradaban yang lebih modern dan cenderung cerdas dalam hal kebudayaan serta teknologi. Namun, dibalik sejarah kegemilangan tersebut tercatat mereka dikatagorikan sebagai bangsa jahiliyah yang hidup terkungkung dalam kebodohan hati mereka. Pola sosial kemasyarakatan mereka yang buruk dan hukum yang tidak egaliter menempatkan mereka pada posisi terpuruk dan menjadi sasaran utama Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah. Setelah Islam datang, pola sosial kemasyarakatan dan hukum yang tidak egaliter tersebut lambat laun mengalami proses penerimaan konsep transformasi dan adaptasi terhadap budaya sosial masyarakat Arab kepada ajaran Islam yang mengedepankan prinsip persamaan hak.Kata kunci : Hukum, Kemasyarakatan, Jahiliyah, Egalitar
STRATEGI WARUNG TRADISIONAL DALAM MENGHADAPI EKSPANSI MINIMARKET MODERN DI BANJARMASIN Rusdiah Rusdiah
Syariah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kesyariahan dan Sosial Masyarakat Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/sydrs.v1i1.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perekonomian bagi warung tradisional terhadap ekspansi minimarket modern, dan mengetahui survival strategy yang dijalankan oleh warung-warung tradisional tersebut dalam menghadapi ekspansi minimarket modern di Banjarmasin. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosioekonomi. Untuk teknik analisa digunakan metode SWOT untuk selanjutnya dilakukan interpretasi berdasarkn teori-teori yang sudah dikemukakan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi perubahan dalam omset dan varian barang jualan dari warung tradisional setelah adanya minimarket modern di lingkungannya. Seiring berjalannya waktu omset bisa kembali naik dengan strategi menjual barang-barang yang tidak dijual di minimarket modern, memberikan jasa layanan antar gratis, harga yang lebih murah karena mereka mampu menjual barang dengan satuan lebih kecil, meningkatkan pelayanan dengan jasa antar gratis, melayani dengan penuh akrab dan kekeluargaan.Kata kunci : Strategi, Warung, Ekspansi, Minimarket

Page 1 of 1 | Total Record : 4