cover
Contact Name
Cahyo Hasanudin
Contact Email
cha.sanu.88@gmail.com
Phone
+6285730936242
Journal Mail Official
cha.sanu.88@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, IKIP PGRI Bojonegoro Jl. Panglima Polim No.46, Pacul, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62114
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : -     EISSN : 29645891     DOI : http://dx.doi.org/10.30734/
Jubah Raja adalah akronim dari Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran. Jurnal ini merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP PGRI Bojonegoro. Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitan yang berkaitan dengan bahasa dan sastra Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP PGRI Bojonegoro. jurnal ini menerima artikel dalam bidang: 1. Kajian Bahasa Indonesia 2. Kajian Bahasan daerah 3. Kajian Bahasa asing 4. Kajian Sastra Indonesia 5. Kajian Sastra daerah 6. Kajian Sastra asing 7. Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi 8. Inovasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa 9. Bahasa Indonesia bagi Penutur asing (BIPA) 10. Evaluasi pembelajaran bahasa 11. Kajian bahasa asing
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2022): April 2022" : 16 Documents clear
Analisis Minat Siswa Kelas VII dalam Membaca Puisi dengan Menggunakan Buku Teks pada SMPM 6 Sugihwaras Bojonegoro Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022 Micco Selamat Agkisda; Cahyo Hasanudin; Sutrimah Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.947 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2636

Abstract

abstrak—Membaca adalah keterampilan yang berkaitan erat dengan berbagai aspek pengetahuan, baik itu pengetahuan tentang ilmu sosial, sains, budaya dan sebagainya. Juga merupakan salah satu aspek ruang lingkup dalam pembelajaran bahasa Indonesia baik di Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah. Penelitian ini difokuskan pada membaca puisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis minat siswa kelas VII dalam membaca puisi dengan menggunakan buku teks pada SMPM 6 Sugihwaras Bojonegoro Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Alasan menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif adalah untuk mengangkat fakta-fakta yang ditemukan dilapangan dan menyajikannya dengan apa adanya. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Sedangkan teknik analisa data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa cara, yaitu: Berdasarkan data yang berupa hasil penilian bacaan puisi siswa, peneliti akan menganalisis minat membaca puisi pada siswa dengan menggunakan buku teks. Kemudian peneliti mengumpulkan hasil observasi dan hasil wawancara. Kedua data tersebut kemudian dikelompokkan atau diklasifikasikan, dengan tujuan dapat menemukan faktor-faktor yang dapat meningkatkan minat siswa dalam membaca puisi, mendokumentasi, mengelompokkan data sebelumnya, mengidentifikasi dan mendeskripsikan satu per satu, dan terahir menarik kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan, berdasarkan hasil observasi sebagian besar siswa memiliki minat membaca puisi dengan menggunakan buku teks bahasa Indonesia dengan tingkat prosentase mencapai 79%. Sedang berdasarkan hasil angket yang masuk (berjumlah 20) maka presentase angket 70% dengan jumlah siswa 20 menyatakan minat terhadap materi membaca puisi, sedangkan 95% dengan jumlah siswa 20 menyatakan senang membaca buku teks bahasa Indonesia. Dan berdasarkan wawancara yang telah penulis lakukan, diperkuat pula dengan informasi yang diperoleh melalui wawancara penulis dengan guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan tiga siswa yang mewakili siswa, maka dapat disimpulkan bahwa minat siswa dalam membaca puisi dengan menggunakan buku teks kelas VII berkategori baik.  Kemudian berdasarakan hasil dokumentasi, baik yang berkaitan dengan ketersediaan buku tesk di sekolah secara umum baik, juga dibuktikan hasil nilai siswa dalam membaca puisi juga rata-rata baik. Hal itu selain siswa menggunakan buku paket, juga terdapat referensi lain di perpustakaan sekolah.Kata kunci— Minat Siswa Membaca Puisi dan Buku TeksAbstract— Reading is a skill that is closely related to various aspects of knowledge, be it knowledge of social sciences, science, culture and so on. It is also one aspect of the scope of learning Indonesian in both elementary and middle schools. This research is focused on reading poetry. The purpose of this study was to determine and analyze the interest of grade VII students in reading poetry using textbooks at SMPM 6 Sugihwaras Bojonegoro Semester 1 of the Academic Year 2021/2022. In this study, the researcher used a qualitative descriptive approach. The reason for using descriptive research with a qualitative approach is to raise the facts found in the field and present them as they are. The data collection techniques using observation, interviews, documentation, and questionnaires. While the data analysis technique in this study was carried out in several ways, namely: Based on the data in the form of the results of the students' poetry reading, the researcher will analyze the students' interest in reading poetry by using text books. Then the researchers collected the results of observations and interviews. The two data are then grouped or classified, with the aim of being able to find factors that can increase students' interest in reading poetry, documenting, grouping previous data, identifying and describing one by one, and finally drawing conclusions. The results of the study illustrate, based on observations, most students have an interest in reading poetry using Indonesian language textbooks with a percentage level of 79%. Meanwhile, based on the results of the incoming questionnaire (amounting to 20), the percentage of the questionnaire was 70% with 20 students expressing interest in reading poetry material, while 95% with 20 students stating they enjoyed reading Indonesian textbooks. And based on the interviews that the author has done, it is also strengthened by the information obtained through the author's interviews with the Indonesian language teacher and three students who represent the students, so it can be concluded that the students' interest in reading poetry using class VII textbooks is categorized as good.  Then based on the results of the documentation, both related to the availability of textbooks in schools in general, it is also proven that the results of students' scores in reading poetry are also on average good. In addition, students use textbooks, there are also other references in the school library.Keywords— Student Interest in Reading Poetry and Textbooks
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter pada Novel Pulang Pergi karya Tere Liye dan Hubungannya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Widiya Asfia Ningsih; Masnuatul Hawa; Joko Setiyono
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.565 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2624

Abstract

abstrak- Pendidikan karakter adalah nilai-nilai yang mengembangkan budaya  dan karakter pada diri peserta didik sehingga menjadi dasar mereka untuk berpikir, berproses, bersikap, dan bertindak dalam menggembangkan dirinya sebagai individu dan anggota masyrakat. Adapun penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Pulang Pergi karya Tere Liye, (2) untuk mengetahui hubungan novel Pulang Pergi karya Tere Liye dengan Pembelajaran bahasa Indonesia  di SMA. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan deskripsi kualitatif merupakan suatu pendekatan yang mendeskripsikan dan menginterprestasikan data-data yang telah dikumpulkan. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Pulang Pergi. Adapun hasil keseluruhan dari penelitian ini diperoleh 124 data yaitu nilai pendidikan karakter yang hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa terdiri 5 data, bilai pendidikan karakter yang hubungannya dengan diri sendiri terdiri 86 data, nilai pendidikan karakter yang hubungannya dengan diri sesama atau masyarakat terdiri 33 data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Pulang Pergi karya Tere Liye terdapat tiga nilai pendidikan antara lain: a) Nilai karakter yang hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa meliputi nilai religius. b)Nilai karakter hubungannya dengan Diri sendiri meliputi nilai mandiri, percaya diri, tanggung jawab, jujur, kerja keras, cinta ilmu, rasa ingin tahu. c)Nilai karakter yang hubungannya dengan sesama atau masyarakat meliputi nilai santun, menghargai prestasi, peduli sosial, bersahabat dan komunikatif, cinta damai, semangat kebangsaan. (2) Hubungannya novel Pulang Pergi karya Tere Liye dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA dapat dilihat pada KD 3.9 yang berbunyi menganalisis isi dan kebahasaan novel dengan indikator mengidentifikasikan unsur intrinsik dan ekstrinsik novel.Kata kunci- Nilai Pendidikan Karakter, Novel, Pembelajaran Bahasa Indonesia  abstract-Character education is values that develop culture and character in students so that they become the basis for them to think, process, behave, and act in developing themselves as individuals and members of society. This study aims (1) to describe and analyze the values of character education contained in Tere Liye's Round Trip novel, (2) to determine the relationship between Tere Liye's round-trip novel and Indonesian language learning in high school. This research approach is a qualitative descriptive approach. The qualitative description approach is an approach that describes and interprets the data that has been collected. This research is focused on issues related to the value of character education contained in the novel Pulang Go. The overall results of this study obtained 124 data, namely the value of character education in relation to God Almighty consisting of 5 data, if character education related to oneself consists of 86 data, the value of character education in relation to others or society consists of 33 data. Based on the results of the study, it can be concluded that (1) The values of character education in Tere Liye's Pulang Go novel have three educational values, including: a) Character values related to God Almighty include religious values. b) Character values in relation to self include values of independence, self-confidence, responsibility, honesty, hard work, love of knowledge, curiosity. c) Character values that relate to others or the community include polite values, respect for achievements, social care, friendship and communicativeness, love for peace, the spirit of nationalism. (2) The relationship between Tere Liye's Pulang Go novel and Indonesian language learning in high school can be seen in KD 3.9 which reads analyzing the content and language of the novel with indicators identifying the intrinsic and extrinsic elements of the novel.Keywords- Character Education Value, Novels, Indonesian Language Learning.
Analisis Gaya Bahasa dalam Novel Getir Karya Boy Candra dan Hubungannya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Muhammad Zulqi Setiaji; Fathia Rosyida; Abdul Ghoni Asror
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.725 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2681

Abstract

abstrak—Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) gaya bahasa yang digunakan Boy Candra dalam novel Getir. (2) Hubungan penelitian dalam pembelajaran bahasa indonesia di SMA. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode content analysis. Sumber data adalah novel Getir cetakan ke-1 dan artikel-artikel dari internet. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik catat prosedur penelitian yang dilakukan terdiri atas beberapa tahap, yaitu: pengumpulan data, penyeleksian data, anailis data, dan membuat laporan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa novel Getir karya Boy Candra digunakan beberapa gaya bahasa, gaya bahasa tersebut yaitu: hiperbola, perumpamaan, metafora, personifikasi, antitesis, aliterasi, Epizeukis, hipalase, alusio, litotes, sinekdoke, simile, ironi gaya bahasa yang paling dominan dalam novel tersebut adalah gaya bahasa hiperbola. hubungannya antara gaya bahasa dalam novel Getir karya Boy Candra dapat digunakan sebagai bahan ajar guru pada pembelajaraan bahasa Indonesia di SMA.Kata Kunci—Analisis gaya bahasa, Nilai pendikan, Hubungannya Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Abstract—The purpose of this study is to describe: (1) the language style used by Boy Candra in the novel Getir. (2) Research relationship in Indonesian language learning in high school. This research is in the form of a qualitative descriptive. The method used is the method of content analysis. The data sources are the 1st printed novel Getir and articles from the internet. The data collection technique used the technique of recording the research procedures carried out consisting of several stages, namely: data collection, data selection, data analysis, and making reports. Based on the results of the study, it can be concluded that Boy Candra's Getir novel uses several language styles, these language styles are: hyperbole, parable, metaphor, personification, antithesis, alliteration, Epizeukis, hypalase, alusio, litotes, synecdoche, simile, irony of the most common style of language. dominant in the novel is hyperbole language style. The relationship between language style in Boy Candra's Getir novel can be used as a teacher's teaching material in Indonesian language learning in high school.Keywords—analysis of language style, value of education, its relationship in learning Indonesian in high school.
Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi dalam Dialog Film Dignitate Sutradara Fajar Nugros serta Relevansinya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Rahmatul Umalila; Sutrimah Sutrimah; Ali Noeruddin
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.834 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2631

Abstract

Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk  (1) mendeskripsikan wujud tindak tutur lokusi dalam dialog film Dignitate sutradara Fajar Nugros, (2) mendeskripsikan wujud tindak tutur ilokusi dalam dialog film Dignitate sutradara Fajar Nugros, (3) mendeskripsikan wujud tindak tutur perlokusi dalam dialog film Dignitate sutradara Fajar Nugros, dan (4) tindak tutur dalam dialog film Dignitate serta relevansinya dengan pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitiaan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap (SBLC), transkip dialog, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini ditemukan 659 data tindak tutur dalam dialog film Dignitate sutradara Fajar Nugros. Peneliti menemukan (1) tindak tutur lokusi sebanyak 361 data tuturan dengan 232 kategori lokusi pernyataan dan 129 lokusi pertanyaan, (2) tindak tutur ilokusi sebanyak 224 data tuturan, meliputi kategori asertif sebanyak 82 tuturan, direktif sebanyak 97 tuturan, ekspresif sebanyak 31 tuturan, komisif sebanyak 3 tuturan, dan deklaratif sebanyak 11 tuturan, (3) tindak tutur perlokusi sebanyak 76 tuturan, (4) hasil tindak tutur dalam dialog film Dignitate sutradara Fajar Nugros dikaitkan dengan pembelajaran bahasa Indonesia di SMA, terutama pada materi drama dengan kompetensi dasar 4.18 mempertunjukkan salah satu tokoh dalam drama yang dibaca atau ditonton secara lisan.Kata kunci : Tindak Tutur, Film, Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sma   Abstract-This research aims to (1) describe the form of locutionary speech act in Dignitate film dialogue with director Fajar Nugros, (2) describe the form of illocutionary speech act in Dignitate film dialogue with director Fajar Nugros, (3) describe the form of perlocutionary speech act in Dignitate film dialogue with director Fajar Nugros, and (4) speech acts in Dignitate film dialogue and the relevance to Indonesian language learning in High School. The research used qualitative descriptive method. The data collection technique in this research are the skillful free listening technique (SLBC), dialogue transcript, and note taking technique. The data analysis technique used in this research are data reduction, data presentation, and conclusion. The data validity technique used are persistence of observation and triangulation. The results of this research obtained 659 speech acts data in Dignitate film dialogue with director Fajar Nugros. Reseachers found (1) the locutionary speech acts as many as 361 speech data with 232 categories of statement locutions and 129 question locutions, (2) the illocutionary speech acts as many as 224 speech data covering the assertive category as many as 82 utterances, directive as many as 97 utterances, expressive as many as 31 utterances, commisive as many as 3 utterances, and declarative as many as 11 utterances, (3) the perlocutionary as many as 76 utterances, (4) the results of spech acts in Dignitate film dialogue with director Fajar Nugros associated with Indonesian language learning in High School, especially on drama material with a basic competence of 4.18 showing one of the characters in the drama that read or watched.Keywords : Speech Acts, Film, Indonesian Langua Ge Learning  In High School.
Analisis Psikologi Sastra pada Novel My Step Brother Karya Niha Osh serta Hubungannya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Sindy Eliesta Herawati Putri Pratama Fauzi; Masnuatul Hawa; Joko Setiyono
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.695 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2637

Abstract

abstrak— Penelitian yang berjudul analisis psikologi sastra pada novel my step brother karya niha Osh serta hubungannya dengan pembelajaran bahasa indonesia di SMA dilakukan bertujuan untuk 1) Untuk mengetahui psikologi tokoh utama dan tambahan dalam novel My Step Brother Karya Niha Osh, dan 2) Untuk mengetahui hubungan novel My Step Brother Karya Niha Osh dengan pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini merupakan jenis penelitin deskriptif. Metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpostivisme, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowball. Peneliti mengkaji psikologi sastra dengan teori sigmund freud, menggunakan teks sebagai medianya. Prosedur pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik studi kepustakaan, teknik keabsahan data dengan metode triangulasi, teknik analisis data model analisis mengalir memiliki 3 komponen meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikkan kesimpulan. Novel My Step Brother Karya Niha Osh meliputi psikologi id, ego, dan superego. Id, ego, dan superego tokoh utama lebih banyak mendominasi dalam cerita tersebut dimana ditemukan id yang tersebar 87 data, ego tersebar 98 data, dan superego tersebar 27 data. Sementara itu, psikologi tokoh tambahan yang berupa id, ego, dan superego dalam novel tersebut ditemukan lebih sedikit., ego tersebar 20 data, serta superego 13 data, Novel tersebut dapat dijadikan bahan pembelajaran bahasa Indonesia di SMA.Kata kunci— psikologi sastra, novel, pembelajaran bahasa Indonesia Abstract—The research, entitled The analysis of literary psychology in the novel My Step Brother by Niha Osh and its relationship to Indonesian language learning in high school, was conducted with the aims of 1) To find out the psychology of the main and additional characters in Niha Osh's My Step Brother novel, and 2) To find out the relationship between the novels and the novel. My Step Brother by Niha Osh by learning Indonesian in high school. This research is a type of descriptive research. The research method is based on the philosophy of postpostivism, sampling data sources is done purposively and snowball. The researcher examines the psychology of literature with Sigmund Freud's theory, using text as the medium. The data collection procedure used in this research is a literature study technique, data validity technique with triangulation method, data analysis technique flow analysis model has 3 components including data reduction, data presentation and drawing conclusions. Niha Osh's novel My Step Brother covers the psychology of the id, ego, and superego. The main character's id, ego, and superego dominate in the story where id is found with 87 data, ego spreads out 98 data, and superego spreads 27 data. Meanwhile, the psychology of additional characters in the form of id, ego, and superego in the novel was found to be less., ego spread 20 data, and superego 13 data, the novel can be used as Indonesian language learning material in high school.Keywords— psychology of literature, novels, learning Indonesian
Deiksis dalam Novel Dikta dan Hukum karya Dhia’an Farah serta Pemanfaatannya sebagai Bahan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Sandra Dwi Dwi Devitania; Masnuatul Hawa; Joko Setiyono
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.774 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2626

Abstract

abstrak—Deiksis merupakan bentuk bahasa berupa kata yang rujukannya tidak tetap, dapat berpindah dari satu rujukan ke rujukan yang lain sesuai konteksnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan penggunaan deiksis dalam novel Dikta dan Hukum karya Dhia’an Farah. Serta untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pemanfaatan deiksis dalam novel Dikta dan Hukum karya Dhia’an Farah sebagai bahan pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumplan data menggunakan teknik simak catat libat. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis deiksis tempat terdiri dari sini, sana, di sini, di sana, di situ, ke sini, ke sana. Deiksis waktu terdapat waktu lampau, kini dan mendatang yang terdiri dari tadi, kemarin, saat itu, dulu, sepuluh menit yang lalu, setahun yang lalu, enam tahun dulu, sekarang, sore ini, hari ini, nanti, besok, lusa, minggu depan. Sedangkan deiksis sosial terdiri dari dokter, perawat, suster, guru, pendidik, S.H, anak hukum, wisuda, si tua brengsek, abang medan. Pemanfaatan deiksis dalam novel Dikta dan Hukum karya Dhia’an Farah sebagai bahan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA kelas XII dapat dimanfaatkan peserta didik untuk membentuk pemahaman dalam memilih kata atau frasa yang tepat saat melakukan keterampilan menulis maupun keterampilan berbicara.Kata kunci—Penggunaan deiksis, novel.  Abstract—Deixis is a form of language in the form of words whose references are not fixed, can move from one reference to another according to the context. This study aims to describe and explain the use of deixis in the novel Dikta dan Hukum by Dhia'an Farah. As well as to describe and explain the use of deixis in the novel Dikta dan Hukum by Dhia'an Farah as an Indonesian language learning material in high school. The method used is descriptive qualitative. The technique of collecting data uses a note-taking technique. The validity of the data was obtained through triangulation of sources. The results of this study indicate that the types of place deixis consist of here, there, here, there, there, here, there. Time deixis has past, present and future tenses consisting of yesterday, then, then, ten minutes ago, a year ago, six years ago, now, this afternoon, today, later, tomorrow, the day after tomorrow, next week . Meanwhile, social deixis consists of doctors, nurses, nurses, teachers, educators, S.H, law children, graduation, old jerks, Medan brothers. The use of deixis in the novel Dikta dan Hukum by Dhia'an Farah as a material for learning Indonesian in class XII SMA can be used by students to form understanding in choosing the right words or phrases when doing writing and speaking skills.Keywords— The use of deixis, novels.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Menggunakan Metode Amati Tiru Modifikasi (ATM) dengan Media Gambar pada Siswa Kelas VII G SMP Negeri 1 Sambong Tahun Pelajaran 2021/2022 Lilik Hariyanti; Fathia Rosyida; Abdul Ghoni Asror
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.894 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2699

Abstract

abstrak—— Penelitian ini bertujuan 1) untuk mendeskripsikan proses peningkatkan belajar siswa dengan menggunkan metode ATM, 2) untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam menulis teks deskripsi dengan menggunakan metode ATM. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Lokasi Penelitian SMP Negeri 1 Sambong. Metode penelitian metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian kelas VII G yang terdiri dari 27 siswa. Sumber data yang diperoleh dari RPP, Silabus, dan KKM. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Teknik pengolahan data menggunakan metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII G SMP Negeri 1 Sambong. Hal ini dapat dilihat peningkatan nilai hasil belajar siswa pada siklus I siswa belum tuntas sebesar 56%, siswa tuntas sebesar 44% dan hasil test siklus II siswa belum tuntas sebesar 8%, siswa tuntas sebesar 92%.Kata kunci— Menulis Teks Deskripsi, Amati Tiru Modifikasi (Atm)  Abstract— This study aims to 1) to describe the process of improving student learning by using the ATM method, 2) to describe student learning outcomes in writing description texts using the ATM method. This type of research is Classroom Action Research (PTK). Research Location of SMP Negeri 1 Sambong. Research methods qualitative research methods using a qualitative approach. The subject of the study of class VII G consisting of 27 students. Data sources obtained from RPP, Syllabus, and KKM. Data collection uses observation and interview techniques. Data processing techniques use qualitative methods. Based on the results of the study, it can be concluded that there is an increase in the ability to write description texts in grade VII G students of SMP Negeri 1 Sambong. This can be seen in the increase in the value of student learning outcomes in the first cycle of students has not been completed by 56%, students are completed by 44% and the results of the second cycle test of students have not been completed by 8%, students completed by 92%.Keywords— Write A Description Text, Observe Imitation Of Modifications (Atm)
Analisis Gaya Bahasa pada Novel Selamat Tinggal karya Tere Liye dan Hubunganya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Riski Andrean Ardiansyah; Masnuatul Hawa; Joko Setiyono
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.71 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2632

Abstract

abstrak— Gaya Bahasa adalah bahasa yang dapat berupa kiasan, ibarat, atau perumpamaan yang bertujuan untuk mempercantik makna dan pesan sebuah kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan gaya bahasa yang di gunakan novel Selamat Tinggal karya Tere liye  dan mendiskripsikan dan menjelaskan hubungan gaya bahasa novel Selamat Tinggal karya Tere Liye dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Subjek penelitian, yakni novel “Selamat Tinggal” karya Tere Liye yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2020 dengan tebal buku 360 halaman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Dengan Teknik analisis trigulasi dan Teknik reduksi data. Data penelitian ini adalah gaya bahasa yang terdapat pada novel Selamat Tinggal karya Tere Liye. Prosedur penelitian meliputi: (1) Memahami jenis-jenis gaya Bahasa, kemudian membaca serta menelaah novel terjemahan Selamat Tinggal (2) Mencatat berupa gaya bahasa (3) Mengklasifikasikan data yang di peroleh (4) Mendeskripsikan gaya bahasa yang di peroleh (5) Menyimpulkan hasil analisis. Hasil penelitian ini ditemukan sebanyak 63 penggunaan gaya bahasa secara keseluruhan, yakni majas asosiasi sebanyak 28, Majas metafora 8, Majas personifikasi 4, Majas dipersonifikasi 1, Majas Hiperbola 4, Majas Paradoks 4, Majas Ironi 4, Majas Zeungma 1, Majas Litotes 1, Majas Metonomia 4, Majas Alusi 1, Majas Epitet 1, Majas Erotesis 1, Majas simploke, 2. Dalam 4 pengklasifikasian, yakni gaya bahasa perbandingan, pertentangan, pertautan dan perulangan. Penggunaan gaya bahasa yang dominan adalah gaya bahasa asosiasi dengan penggunaan sebanyak 28 gaya Bahasa.Kata kunci— Analisis Gaya Bahasa, Novel, Pembelajaran, Bahasa Indonesia.  Abstract— Language style is language that can be in the form of figures of speech, like, or similes that aim to beautify the meaning and message of a sentence. This study aims to describe and explain the style of language used in Tere Liye's Selamat Stay novel and to describe and explain the relationship between Tere Liye's novel Selamat Stay and Indonesian language learning in high school. The subject of the research, namely the novel "Goodbye" by Tere Liye published by Gramedia Pustaka Utama in 2020 with a book thickness of 360 pages. This research uses descriptive qualitative research method. With trigulation analysis techniques and data reduction techniques. The data of this research is the style of language contained in the novel Selamat Stay by Tere Liye. The research procedures include: (1) Understanding the types of language styles, then reading and studying the novel Translated Goodbye (2) Taking notes in the form of language styles (3) Classifying the data obtained (4) Describing the language styles obtained (5) Concluding analysis results. The results of this study found that there were 63 use of language styles in total, namely 28 associations, metaphor 8, personified figure 4, personified figure 1, Hyperbole 4, Paradox 4, Irony figure 4, Zeungma figure 1, Litotes figure 1, Metonomia 4, Alusi 1, Epitet 1, Erothesis 1, Simploke, 2. In 4 classifications, namely comparison, contradiction, linkage and repetition. The dominant style of language use is association language style with the use of 28 language styles. Keywords— Language style analysis, Novel, Learning, Indonesian
Analisis Bentuk Konjungsi pada Novel Berguru pada Kelana Karya Anisa Prem dan Hubungannya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Dina Fitria Ningrum; Cahyo Hasanudin; Joko Setiyono
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.335 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2643

Abstract

Abstrak—Penelitian ini dilatarbelakangi karena melihat bahwa penggunaan konjungsi dalam sebuah teks sangatlah penting, melalui penggunaan konjungsi yang tepat maka tulisan yang disampaikan akan mudah dipahami oleh pembaca. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) bentuk konjungsi pada novel Berguru Pada Kelana karya Anisa Prem dan (2) cara mengaitkan hasil temuan penelitian dengan pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan deskriptif analisis dan merupakan jenis penelitian kualitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik Miles and Hubermen analisis yang dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) bentuk konjungsi pada novel Berguru Pada Kelana karya Anisa Prem ditemukan hanya 4 bentuk kojungsi yaitu (1) konjungsi koordinatif, (2) koordinatif subordinatif, (3) koordinatif antarkalimat dan (4) konjungsi antarparagraf dan hasil penelitian berikutnya menunjukan bahwa (2) Novel Berguru Pada Kelana karya Anisa Prem dapat dijadikan bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA untuk kelas X. Jadi, novel Berguru Pada Kelana karya Anisa Prem ditemukan terdapat 4 bentuk konjungsi dan bisa dijadikan sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia karena konjungsi memiliki peranan penting untuk para siswa agar dapat memperbaiki dalam merangkai kata untuk menjadi sebuah kalimat yang padu sehingga dapat dipahami oleh si pembacanya dan pengajaran tentang konjungsi diperlukan oleh siswa guna untuk menambah ilmu kebahasaan.Kata kunci—konjungsi, novel, pembelajaran Abstract— This research is motivated by seeing that the use of conjunctions in a text is very important, through the use of proper conjunctions, the writing conveyed will be easily understood by the reader. This study aims to describe (1) the form of conjunction in the novel Berguru Pada Kelana by Anisa Prem and (2) how to relate the research findings to Indonesian language learning in high school. The method used is descriptive analysis and is a type of qualitative research. The analytical technique used is the Miles and Hubermen analysis technique which is carried out through three stages, namely reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that (1) the forms of conjunctions in the novel Berguru Pada Kelana by Anisa Prem found only 4 forms of conjunctions, namely (1) coordinating conjunctions, (2) subordinating coordinating conjunctions, (3) inter-sentence coordinating and (4) inter-paragraph conjunctions and research results. The next step shows that (2) Anisa Prem's Berguru Pada Kelana novel can be used as teaching material for Indonesian language learning in high school for class X. So, Anisa Prem's Berguru Pada Kelana novel found there are 4 forms of conjunctions and can be used as Indonesian learning teaching materials because Conjunctions have an important role for students to be able to improve in stringing words to become a coherent sentence so that it can be understood by the reader and teaching about conjunctions is needed by students in order to increase linguistic knowledge.Keywords—conjunction, novel, learning
Struktur dan Bentuk Akulturasi Budaya pada Novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi sebagai Bahan Pembelajaran Sastra Dewangga Adimas Saputra; Cahyo Hasanudin; Joko Setiyono
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.01 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2628

Abstract

 abstrak— Penelitian ini bertujuan: (1) Menganalisis struktur akulturasi budaya dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi, (2) Memperoleh bentuk akulturasi budaya yang jelas, objektif, sistematis, dan cermat mengenai fakta-fakta yang didapat dari kata, frasa, dan kalimat dalam novel Merdeka Sejak Hati, dan (3) Mendeskripsikan relevansi hasil penelitian dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi sebagai bahan pembelajaran sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca catat dan riset kepustakaan. Pada teknik keabsahan data menggunakan metode trianggulasi sumber data dan trianggulasi teori. Pada teknik analisis data menggunakan analisis isi (Content Analysis). Hasil penelitian ini yakni mendaptkan gambaran unsur intrinsik dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi dengan melakukan pencatatan paparan bahasa yang berupa kata, kalimat, maupun paragraf yang terdapat dalam novel serta menyimpulkan hasil analisis sesuai dengan penelitian serta mengelompokkan teks yang mengandung aspek akulturasi budaya dan mengklasifikasikan sesuai dengan pendekatan antropologi sastra, serta keterkaitan atau relevansinya sebagai bahan pembelajaran sastra. Dan juga mampu menghasilkan unsur intrinsik dalam novel Merdeka Sejak Hati. Kata kunci— Unsur Intrinsik Novel, Akulturasi Budaya, Antropologi Sastra, Relevansi Sebagai Bahan Pembelajaran sastra.  Abstract— This study aims to: (1) analyze the structure of cultural acculturation in the novel Merdeka Since Hati by Ahmad Fuadi, (2) obtain a clear, objective, systematic, and accurate form of cultural acculturation regarding the facts obtained from words, phrases, and sentences in the novel Merdeka since the Heart, and (3) describe the relevance of the research results in the novel Merdeka since the heart by Ahmad Fuadi as a literary learning material. The method used in this study is a descriptive qualitative approach. The data collection used in this research is reading and writing techniques and library research. In the data validity technique, the data source triangulation method and theoretical triangulation method are used. In the data analysis technique using content analysis (Content Analysis). The results of this study are to get a description of the intrinsic elements in the novel Merdeka Since Heart by Ahmad Fuadi by recording language exposure in the form of words, sentences, and paragraphs contained in the novel and concluding the results of the analysis according to the research and classifying texts containing aspects of cultural acculturation and classifying in accordance with the approach of literary anthropology, as well as its relevance or relevance as literature learning materials. And also able to produce intrinsic elements in the novel Merdeka Since the Heart. Keywords— Novel IntrinsicNovel, Cultural Acculturation, Literary Anthropology, Relevance as Literary Learning Materials.

Page 1 of 2 | Total Record : 16