cover
Contact Name
Made G. Juniartha
Contact Email
madejuni87@gmail.com
Phone
+6285936147164
Journal Mail Official
madejuni87@gmail.com
Editorial Address
Jl.Kenyeri Gg. Sekar Kemuda No.1 Tonja Denpasar Timur.
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Yoga Dan Kesehatan
ISSN : 26210185     EISSN : 27229440     DOI : https://doi.org/10.25078/jyk.v5i2.1884
Jurnal Yoga dan Kesehatan adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Jurusan Yoga dan Kesehatan, Fakultas Brahma Widya, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Jurnal ini memuat tulisan yang isinya tidak hanya penting bagi kalangan akademis di lingkungan kampus Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, tetapi juga bagi masyarakat luas, dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang yoga dan kesehatan. Jurnal ini bisa dijadikan referensi, dokumentasi atau kajian ilmiah dalam menganalisis/menulis ilmiah dan memecahkan berbagai masalah Yoga dan Kesehatan yang semakin kompleks dewasa ini seirama dengan perkembangan globalisasi.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2026)" : 2 Documents clear
Surya Namaskara sebagai Coping Stres pada Remaja: Studi Literatur Perspektif Psikologi
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v9i1.5248

Abstract

Remaja adalah kelompok usia yang rentan terhadap stres akibat perubahan biologis, psikologis, sosial serta tekanan lain seperti akademik. Ketidakmampuan dalam pengelolaan stres dapat berdampak pada kesehatan mental serta perilaku maladaptif. Studi literatur ini bertujuan untuk menelaah mengenai efektivitas Yoga Surya namaskara sebagai strategi coping stres pada remaja dari sudut pandang psikologi, terkhususnya Psikologi Transpersonal. Metode digunakan adalah literature review dengan kriteria inklusi studi empiris yang diterbitkan rentang 10 tahun terakhir. Hasil telaah menunjukan Surya Namaskara memberikan manfaat secara fisiologis dari meningkatkan kadar serotonin serta penurunan stres; manfaat secara psikologis seperti regulasi emosi, self-control, serta mindfulness; serta secra spiritual dapat menunjuga kesadarn diri dan kesimbangan batin, Dalam Psikologi transpersonal hal ini berkaitan dengan dimensi dari kognitif, afektif serta somatik individu tidak lepas dari aktivitas psychic center. Surya Namaskara juga dapat dinilai relevan dan aplikatif dalam setting pendidikan sebagai intervensi murah, sederhana, serta holistik untuk kesehatan mental remaja terkhsusnya memnimilisir stress yang dialami remaja.
Transisi Emosional Caregiver Anak Dengan HIV di Bali: Analisis Fenomenologis Berdasarkan Nilai Budaya Tri Hita Karana
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v9i1.5922

Abstract

Caregiver anak dengan HIV memegang peran kunci dalam menjaga kepatuhan terapi dan kesejahteraan anak. Reaksi emosional yang muncul sejak diagnosis awal sering kali kompleks dan dipengaruhi oleh nilai budaya setempat. Di Bali, nilai Tri Hita Karana, yang menekankan harmoni hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan, diduga membentuk cara caregiver menghadapi pengalaman emosional tersebut. Meskipun penelitian terkait perspektif ibu dalam pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak telah dilaporkan, kajian yang secara khusus menyoroti transisi emosional caregiver anak dengan HIV masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi tahap transisi emosional caregiver serta memahami bagaimana nilai Tri Hita Karana memengaruhi proses pemaknaan tersebut. Penelitian menggunakan desain fenomenologi interpretatif. Sebanyak 20 caregiver anak dengan HIV dipilih secara purposif dari dua lokasi di Bali. Wawancara mendalam semi-terstruktur dilakukan, dan data dianalisis menggunakan pendekatan interpretative phenomenological analysis untuk menggali makna pengalaman dalam konteks budaya lokal. Identifikasi tema menunjukkan lima tahap emosi utama: keterkejutan, penyangkalan, kemarahan, kesedihan, dan penerimaan. Pada tahap penerimaan, caregiver mulai menafsirkan pengalaman melalui lensa spiritual dan moral yang selaras dengan nilai Tri Hita Karana, yang membantu mereka mencapai ketenangan dan kekuatan emosional. Tri Hita Karana berperan penting dalam membentuk cara caregiver memahami dan mengelola tekanan emosional. Pendekatan psikososial berbasis budaya berpotensi memperkuat ketahanan emosional dan mendukung keberlanjutan pengobatan anak dengan HIV.

Page 1 of 1 | Total Record : 2