cover
Contact Name
Thomas Joni Verawanto Aristo
Contact Email
abdimasperkhasa@gmail.com
Phone
+6285245229150
Journal Mail Official
abdimasperkhasa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pertamina Sengkuang KM. 4,KotakPos 126 Telp. (0565) 2025366,Sintang Kalimantan Barat.
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29631661     DOI : https://doi.org/10.31932/jppm.v1i2
Core Subject : Education,
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat adalah jurnal untuk publikasi artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. JPPM terbit dua kali dalam setahun, yaitu April dan November.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2023): Edisi November" : 10 Documents clear
Perwujudan Masyarakat Desa Lengkong Nyadom Kecamatan Ella Hilir Yang Higienis Dan Saniter Melalui Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Karmila, Sinta; Gandasari, Adriana; Seran, Eliana Yunitha
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.2626

Abstract

Salah satu sasaran Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ada Desa Lengkong Nyadom Kecamatan Ella Hilir dengan jumlah 111 Rumah Tangga yang belum memiliki jamban sehat. Sehingga menjadi fokus dalam Pelaksanaan Program ini. Kerjasama antar pemerintah Desa dan Warga yang belum memiliki akses jamban sehat sangat diperlukan agar tercapai tujuan yang maksimal.untuk mengetahui bagaimana upaya pencegahan stunting dan penyakit berbasis lingkungan terutama , demam berdarah dan penyakit lainnya kepada mitra dan masyarakat, meningkatkan akses sanitasi serta meningkatkan kemampuan masyarakat menerapkan sarana sanitasi yang layak. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat merupakan pendekatan yang sangat penting untuk merubah perilaku manusia untuk Hidup yang bersih dan sehat guna keberlangsungan hidup kita
PEMBERIAN PELAJARAN TAMBAHAN UNTUK MENGEJAR KETERTINGGALAN SISWA AKIBAT COVID-19 DI DAERAH PERBATASAN INDONESIA MALAYSIA Afdal, Afdal; Tunru, Andi Alif; Luther, Dolyansen; Hendro, Hendro; Nugroho, Tri Cahyo; Muhdar, Andi
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.2526

Abstract

COVID-19telah berdampak pada dunia pendidikan, termasuk di Kabupaten Malinau khususnya di SDN 002 Bahau Hulu, SDN 002 Kayan Hulu dan SDN 004 Pujungan. Kurang lebih dua tahun lamanya tertinggal pelajaran karena tidak ke sekolah siswa, sehingga kami melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan pelajaran tambahan pada siswa yang terkena dampak Covid-19. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelajaran tambahan bagi siswa serta siswa dapat beraktivitas kembali seperti biasa sehingga pembinaan karakter kepada siswa dapat dikembangkan kembali. Karena mengintegrasikan karakter siswa dengan cara berani sangatlah sulit untuk diwujudkan. Metode yang digunakan adalah bimbingan langsung ke siswa dengan menerapkan metode berupa permainan dan pengganti peran. Kegiatan ini kami lakukan setiap sepulang sekolah dengan melihat kondisi siswa. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah dengan melalui pelajaran tambahan maka siswa yang tadinya tidak bisa membaca akhirnya bisa membaca. Siswa yang tadinya tidak lancer berhitung akhirnya sudah mampu berhitung. Siswa yang tadinya tidak memahami materi pelajaran dalam sebuah wacana akhirnya dapat memahaminya. K ata Kunci : Daerah perbatasan, Ketertinggalan, Pelajaran tambahan.
DIGITALISASI PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP Eka Tuah, Yayan Adrianova; Ege, Benediktus; Bustami, Yakobus; Huda, Fatkhan Amirul; Anyan, Anyan
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.2959

Abstract

Salah satu cara peningkatan kualitas pembelajaran di kelas yaitu meningkatkan kompetensi guru. salah satu kompetensi guru yang pelu ditingkatkan berkaitan dengan pembelajaran di kelas yaitu menciptakan pembelajaran menggunakan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Kurangnya kemampuan Guru SMP di Kecamatan Semitau Kapuas Hulu dalam menggunakan media pembelajaran, membuat guru perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat media pembelajaran IPA. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam membuat media pembelajaran interaktif berbasis HTML 5 dengan Articulate Storyline, pelatihan diikuti oleh 25 orang guru dari dua sekolah yang ada di kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, yakni SMPN 1 Semitau dan SMPN 2 Semitau, kegiatan di laksanakan di laboratorium komputer SMPN 1 Semitau. Hasil pengabdian didapatkan skor rata-rata prates peserta adalah 60,68 dan postest sebesar 90,54 dari hasil tersebut guru dapat disimpulkan bahwa guru dapat menhgikuti dan memahami tentang materi yang di dampaikan narasumber. Diharapkan hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu guru – guru SMP dapat mengembangkan media pembelajaran interaktif yang dapat dipakai pada pembelajaran di kelas.
SOSIALISASI DAN SIMULASI KEBENCANAAN BANJIR DESA TEMIANG KAPUAS KECAMATAN SEPAUK KABUPATEN SINTANG Ningsih, Arty Supra; Wedyawati, Nelly; Rita, Rita
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.2600

Abstract

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Hal ini menunjukkan perlu adanya pengetahuan tentang bencana dan pengurangan risiko bencana sejak dini pada anak dan masyarakat untuk dapat memberikan pemahaman dan pengarahan langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadinya suatu ancaman bencana yang ada disekitar mereka. Berdasar analisis situasi dan permasalahan mitra tersebut maka diperlukan masyarakat yang harus siap menghadapi suatu bencana, mengantisipasi bencana dan beradaptasi dengan bencana, di kenal sebagai upaya mitigasi bencana. Solusi yang ditawarkan adalah kegiatan sosialisasi tanggap bencana kepada anak untuk mengedukasi mitigasi bencana di lokasi mitra yaitu di Desa Temiang Kapuas. Peningkatan pengetahuan tanggap terhadap kesiapsiagaan bencana dapat dilakukan melalui sosialisasi dengan tujuan untuk mengedukasi. Hasil dari kegiatan ini yakni pengetahuan peserta (masyarakat dan anak-anak) yang mengikuti sosialisasi memliki pengetahuan yang baik dalam hal mitigasi bencana, terutama bencana banjir.
MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEBAGAI BAGIAN DARI P5 DI SMP NEGERI 2 SATU ATAP SEBERUANG Meo, Ferdinanda Itu; Elisa, Henry; Dharma, Yokie Prasetya; NS, Eka Marselina; Supriata, Angga
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.3011

Abstract

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan komponen integral dalam Penerapan Kurikulum Merdeka (IKM). P5 bertujuan untuk menghasilkan peserta didik yang memiliki nilai-nilai Pancasila, antara lain ketuhanan, keberagaman global, gotong royong, kemandirian, berpikir kritis, dan kreatif. Kreativitas, salah satu elemen kunci P5, dipupuk melalui media pembelajaran yang menarik dan efektif. Pemanfaatan media tersebut tidak hanya memudahkan pemahaman siswa terhadap materi akademik tetapi juga berfungsi sebagai katalis kreativitas mereka. Peningkatan pengalaman belajar kreatif siswa melalui media pembelajaran yang menawan memerlukan dorongan dan dukungan yang kuat dari orang tua, guru, dan lingkungan belajar. Fasilitas pembelajaran yang memadai berperan penting dalam membentuk kreativitas siswa, karena penyediaan sumber daya orang tua untuk pengembangan bakat dan peran guru sebagai fasilitator dan mentor sangat penting. Kolaborasi dukungan orang tua dan guru dalam meningkatkan kreativitas siswa melalui media pembelajaran yang menarik menawarkan solusi efektif dalam konteks pendidikan ini. Melibatkan media pembelajaran tidak hanya memikat siswa tetapi juga melibatkan mereka dalam proses pembelajaran, memberikan umpan balik positif kepada guru. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan kreativitas siswa, memberikan pemahaman, dan memotivasi minat belajar di SMP Negeri 2 Satu Atap Seberuang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA SDN 10 KENERAK MELALUI KAMPUS MENGAJAR Rahman, Tri Wanda; Perdana, Hendra
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.2616

Abstract

Campus teaching is a program from the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology which provides opportunities for students to study off campus for one semester. Through the Teaching Campus program, students have activities that are their responsibility in helping learning activities at school. In this program, students partner with teachers at SDN 10 Kenerak, Semitau District, Kapuas Hulu Regency, West Kalimantan Province. The main task of this teaching campus program is to assist teachers in carrying out learning in schools, in particular to improve literacy and numeracy, increase student creativity and help students adapt to technology. The Teaching Campus Program by sending students as school change agents has helped the implementation of teaching and learning activities.
PEMBENTUKAN FORUM ANAK DESA SINAR HARAPAN KECAMATAN SEPAUK KABUPATEN SINTANG Fiony, Fiony; Wedyawati, Nelly; Aristo, Thomas Joni Verawanto
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.2596

Abstract

Salah satu indikator untuk menuju Desa Layak Anak adalah adanya organisasi anak. Salah satu organisasi anak yang dapat dibentuk adalah forum anak. Forum Anak merupakan media atau wadah untuk memenuhi hak partisipasi anak, hal tersebut yang ditegaskan secara khusus dalam UUPA No 35 tahun 2014 pasal 10. “Setiap anak berhak untuk menyatakan pendapatnya, menerima dan mencari  dan memberikan informasi sesuai tingkat kecerdasan  dan usianya demi pengembangan dirinya sesuai dengan nilai kesusilaan dan kepatuhan”. Forum Anak di Desa Sinar Harapan Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang di bentuk untuk mendukung komitmen pemerintah dalam memberikan jaminan atas pemenuhan hak dan perlindungan seluruh anak Indonesia. Melalui forum anak desa maka desa tersebut dapat menuju desa layak anak, setelah itu menuju kecamatan layak anak, kemudian menuju kota/kabupaten layak anak, hingga bisa menuju Indonesia layak anak. Sebelum forum anak dibentuk, ada peningkatan kapasitas calon pengurus/anggota forum anak terlebih dahulu yaitu melalui kegiatan Life Skill.
IMPLEMENTASI POJOK BACA OLEH MAHASISWA KM5 UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR Safira, Bella Indah; Wibowo, Dwi Cahyadi
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.2617

Abstract

Program kampus mengajar merupakan salah satu program pemerintah untuk mewujudkan kegiatan MBKM  (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka). Program ini diperuntukan mahasiswa dari seluruh program studi di  perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam memajukan pendidikan dasar terutama di daerah 3T. Adapun  kegiatan kampus mengajar ini meliputi: kegiatan literasi dan numerasi, adaptasi teknologi dan administrasi  sekolah. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah melihat perkembangan  keterampilan literasi numerasi siswa SD Negeri 02 Jantaan di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Landak yang terdapat  hambatan dan tantangan tersendiri dalam proses meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi. Metode  penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan peneliti bertindak sebagai observer. Hasil  penelitian menunjukan bahwa siswa SD Negeri 02 Jantan sangat tertarik dengan pojok baca yang dibuat untuk mempermudah siswa untuk membaca buku. Pojok baca dapat digunakan kapan saja terkhususnya pada wajib membaca 10 menit sebelum pelajaran dimulai hal ini dilakukan agar literasi dan numerasi siswa meningkat dengan  efektif sehingga perkembangan keterampilan dan numerasi dapat terlihat melalui peningkatan pada  siswa belum  fasih membaca dan semakin baik pada kelompok siswa yang sudah fasih membaca.
PEMBUATAN MEDIA PENGECAP DAUN PADA KERTAS TK B SANTA MARIA Sudarto, Sudarto; Fransiska, Fransiska; Sarayati, Sarayati
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.3015

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman melalui aktivitas pembuatan media pengecap daun pada siswa/siswi TK Santa Maria DAK Jaya dalam pengenalan media daun sebagai media pembelajaran. Kegiatan Pembuatan media ini dilakukan di taman kanak-kanak karena kegiatan ini akan menuju pada praktek secara langsung tentang aktivitas pembuatan media ini dapat meransang aspek perkembangan anak yaitu aspek kognitif, motorik halus, dan sosial emosional. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode pelatihan. Pelatihan dilaksanakan melalui kolaborasi antara tim pengabdian, siswa/siswi, dan guru TK Santa Maria Dak Jaya Kecamatan Binjai Hulu. Dalam pelaksanaannya, program ini melalui 3 tahap kegiatan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan PkM ini adalah para siswa terlihat antusias dapat melaksanakan kegiatan pembuatan media dan mereka dapat melakukan semua tahapan kegiatan dengan baik mulai dari pengenalan tentang daun, pengenalan warna, serta cara membuat media pengecap,  kegiatan mencuci tangan serta evaluasi dari kegiatan membuat media.
PEMBUATAN ALAT MUSIK TRADISIONAL SAPE DI DESA DEDAI KANAN KABUPATEN SINTANG KALIMANTAN BARAT Rusdi, Rusdi; Wibowo, Dwi Cahyadi
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.2668

Abstract

This Pkm activity has the aim of providing a solution to lovers of traditional sape musical instruments, namely by making traditional Dayak musical instruments where the Sape musical instrument is an original Indonesian art product. This PkM activity also aims to foster the creativity of youth and traditional music lovers, as well as to maintain the artistic values of music in today's society. It is hoped that this product can foster enthusiasm for youth and village youth and the community to love the traditional values possessed by the Dayak tribe and to be able to innovate and be entrepreneurial in the products they produce. the implementation we started with the planning of product manufacture, namely the collection of materials. Then we made observations of market conditions and needs.Then make a prototype first and do a feasibility test on the product. After the product was deemed suitable, we produced it and studied the sape making process. After the product is finished, then do the finishing to beautify the product. The next stage describes the process of selecting wood raw materials, both selecting the shape of the sape and the shape you want to make. The three finishing considerations are made for selecting the concept and theme to match what you want to create.Keywords: Sape Traditional Musical Instruments, Sape Making Process

Page 1 of 1 | Total Record : 10