cover
Contact Name
Muhammad Anggie J. Daulay
Contact Email
anggie.fbsunimed@yahoo.com
Phone
+6281370069751
Journal Mail Official
jurnalsasindounimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar Pasar 5 Medan Estate Kode Pos 20221 Provinsi Sumatra Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sastra Indonesia
urnal Sastra Indonesia (Sasindo) merupakan media publikasi hasil penelitian dan kajian konseptual dalam bidang sastra, media pembelajaran sastra, linguistik, seni budaya, multimedia senimatografi, dan kajian media massa. Bidang sastra memuat tentang ilmu sastra, sejarah sastra, kritik sastra, dan apresiasi sastra serta pembelajarannya. Bidang lingustik memuat kajian fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, serta terapannya. Bidang seni budaya berkaitan dengan dunia kesusastraan. Bidang multimedia senimatografi memuat kajian film dan dasar-dasar senimatografi, serta pada bidang media massa meliputi kajian jurnalistik sastrawi.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO" : 6 Documents clear
WUJUD KESANTUNAN IMPERATIF DALAM INTERAKSI ANTARPEMUDA DI DUSUN SIDOREJO KABUPATEN SIMALUNGUN Novi Sri Trisnawati; Syamsul Arif
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v4i2.3937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Wujud Kesantunan Imperatif Antarpemuda Di Dusun Sidorejo. Populasi penelitian ini adalah pemuda di Dusun Sidorejo yang berjumlah 62 orang dan yang menjadi subjek penelitian sebanyak 26 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tehnik rekam .Dari hasil penelitian diperoleh wujud imperatif desakan, himbauan, persilaan, perintah, dan permintaan berjumlah masing-masing 4 data tuturan dengan persentase 8,51%, wujud imperatif bujukan berjumlah 3 data tuturan dengan persentase 6,38%, wujud imperatif larangan berjumlah 1 data tuturan dengan persentase 2,13%, dan wujud imperatif “ngelulu” berjumlah 2 data tuturan dengan persentase 4,26%.Penelitian ini bisa dikembangkan lebih lanjut untuk penelitian-penelitian selanjutnya, diantaranya kesantunan berbahasa dilihat dari daerah asal atau etnis pemudanya. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian yang asimetris antara pemuda dengan masyarakat yang lebih tinggi, seperti pengurus dusun, desa, atau, kecamatan.     Kata kunci: Kesantunan Imperatif, Interaksi, Antarpemuda.
ANALISIS ISI PESAN MORAL DALAM LIRIK LAGU “UNTUK KITA RENUNGKAN” KARYA EBIET G ADE Hardi Sitanggang; S. Fahmy Dalimunthe
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v4i2.3933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan moral yang disampaikan pencipta lagu melalui lirik lagu yang diciptakan.Pesan moral merupakan amanah yang disampaikan menyangkut kaidah-kaidah yang disampaikan secara langsung maupun secara tidak langsung.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif.Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan studi pustaka atau dengan telaah dokumen. Teknik analisis data adalah teknik model hermeneutika, dimana metode penganalisaan menggunakan hermeneutika dapat membantu peneliti dalam menyimpulkan dalam mendeskripsikan pesan yang terdapat dalam suatu karya sastra dan bertujuan untuk memperjelas makna secara optimal dan membantu menafsirkan pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang, dimana penafsiran bukan hanya mencari makna yang benar, melainkan mencari makna yang optimal.Hasil penelitian menjelaskan mengenai penggunaan gaya kata dan penganalisaan pesan moral yang terdapat pada lirik lagu. Penggunaan gaya kata pada lagu “Untuk Kita Renungkan” karya Ebiet G. Ade ada 20 (dua puluh) kata. Kata kunci :Ebiet G. Ade, Pesan Moral, Lirik Lagu
CAMPUR KODE MASYARAKAT BATAK TOBA DI PASAR PORSEA KECAMATAN PORSEA Ruben Sitorus; Syamsul Arif
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v4i2.3938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wujud dan faktor penyebab terjadinya campur kode dalam percakapan masyarakat Batak Toba di pasar Porsea Kecamatan Porsea. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah dengan teknik rekam, simak, dan pilah. Teknik analisis data adalah mengidentifikasi data, mentraskrip data ke dalam bentuk tulisan, mendeskripsikan data, kemudian mengemukakan faktor penyebab campur kode, selanjutnya memberikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 4 (empat) wujud campur kode dalam masyarakat Batak Toba di pasar Porsea yaitu, penyisapan berwujud kata, penyisapan berwujud frasa, penyisapan berwujud kata ulang, dan penyisapan berwujud ungkapan atau idiom. Faktor penyebab terjadinya campur kode masyarakat Batak Toba di pasar Porsea adalah faktor kebiasaan, adanya keinginan penutur untuk memperoleh ungkapan yang pas, adanya keinginan untuk menjelaskan, dan adanya keinginan penutur untuk lebih prestise.   Kata kunci: Campur kode, Batak Toba
TINDAK TUTUR PEMBERIAN ULOS PADA ACARA KEMATIAN SAUR MATUA ADAT BATAK TOBA (KAJIAN PRAGMATIK) Iren Siska Rajagukguk; Tangson R. Pangaribuan
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v4i2.3934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tindak tutur yang digunakan dalam pemberian ulos pada acara kematian Saur Matua adat Batak Toba serta memaknai nilai-nilai budaya yang ada didalamnya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif.Teknik pengumpulan data adalah dengan teknik dengan menggunakan studi pustaka, observasi dan wawancara.Teknik analisis data adalah mempersiapkan objek kajian, mengidentifikasi dan menerjemahkan data kedalam bahasa Indonesia, melakukan pengamatan terhadap kata ataupun kalimat, mengklasifikasikan data, dan kemudian melakukan kesimpulan.Hasil penelitian menjelaskan bahwa tindak tutur direktif berupa permintaan yang berjumlah 17 data dengan persentase 45.9% .Tindak tutur representatif berada diurutan kedua yang berjumlah 15 data dengan persentase 40.5%.Tindak tutur ekspresif berada diurutan ketiga berjumlah 5 dengan persentase 13.5%. Tindak tutur pemberian ulos pada acara kematian Saur Matua adat Batak Toba didominasi oleh tindak tutur direktif, dimana tindak tutur direktif berupa tuturan perintah, permintaan dan pemberian saran..   Kata kunci: Tindak Tutur, Saur Matua, Pragmatik.  
KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA PADA TURI-TURIAN TUNGKOT TUNGGAL PANALUAN Listi Arini Hutauruk; Tangson R. Pangaribuan
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v4i2.3935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek budaya yang terkandung dalam turi-turian Batak Toba. Serta memaknai nilai-nilai budaya didalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah dengan teknik triangulasi dengan menggunakan studi pustaka, observasi dan wawancara. Teknik analisis data adalah mempersiapkan objek kajian, mengidentifikasi dan menerjemahkan data kedalam bahasa Indonesia, melakukan pengamatan terhadap kata ataupun kalimat, mengklasifikikasikan data, dan kemudian melakukan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan mengenai unsur-unsur budaya Batak Toba yang terdapat dalam turi-turian tungkot tunggal panaluan. Unsur-unsur budaya tersebut memiliki 7 (tujuh) unsurs budaya yaitu, peralatan kehidupan manusia, mata pencarian, sistem kemasyarakatan, sistem bahasa, kesenian dan berbagai jenisnya, sistem pengetahuan, dan sistem religi.   Kata kunci: Unsur-unsur Budaya, Antropologi Sastra.
ANALISIS TINDAK TUTUR TUKUL ARWANA DALAM ACARA “BUKAN EMPAT MATA” DI TRANS 7 (KAJIAN PRAGMATIK) Misbah Hasanah Lubis; Azhar Umar
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v4i2.3936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemakaian dan makna Tindak Tutur dalam acara Bukan Empat Mata oleh Tukul Arwana. Serta mendeskripsikan tindak tutur lokusi dan ilokusi dalam acara Bukan Empat Mata. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan teknik pengumpulan data adalah teknik triangulasi data, teknik simak bebas libat cakap dan catat. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan tabel analisis sedangkan data penelitian ini adalah tuturan Tukul Arwana dengan bintang tamu. Hasil penelitian yang diperoleh memperlihatkan bahwa terdapat tindak tutur lokusi, ilokusi pada ujaram Tukul Arwana dalam acara bukan empat mata di Trans 7. Dari hasil penelitian diperoleh tindak tutur lokusi terdapat 30 bentuk tuturan (32,60%).  Tindak  tutur ilokusi refresentatif (22,58%) yang meliputi menyatakan dan menyebutkan. Tuturan ilokusi direktif  jumlahnya 17 tuturan (27,41%) yang meliputi: mengajak, menyarankan dan memerintah. Untuk tindak  tuturan ilokusi ekspresif  berjumlah 24 tuturan ilokusi ekspresif (38,70%) yang meliputi: mengucapkan terima kasih , menyanjung, memuji, dan mengucapkan selamat. Sedangkan ilokusi komisif  berjumlah 4 tuturan ilokusi komisif (6,45%) yang meliputi menyatakan kesanggupan. Dan  untuk tindak  tuturan ilokusi deklaratif berjumlah 3 tuturan ilokusi deklaratif (4,83%) meliputi memutuskan dan mengangkat yang dianalisis berdasarkan konteks dan maksud tuturan.   Kata Kunci: Tindak tutur, acara Bukan Empat Mata.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 14 No. 1` (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol. 13 No. 3 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol 13, No 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 13, No 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 12, No 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 12 No. 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol 12, No 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 12, No 1 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 11, No 2 (2022): JURNAL SASINDO Vol 11, No 1 (2022): JURNAL SASINDO Vol 10, No 2 (2021): JURNAL SASINDO Vol 10, No 1 (2021): JURNAL SASINDO Vol 9, No 2 (2020): JURNAL SASINDO Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO Vol 8, No 2 (2019): JURNAL SASINDO Vol 8, No 1 (2019): JURNAL SASINDO Vol 7, No 2 (2018): JURNAL SASINDO Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Sasindo Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Sasindo Vol 5, No 2 (2016): JURNAL SASINDO Vol 5, No 1 (2016): JURNAL SASINDO Vol 4, No 3 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 1 (2015): JURNAL SASINDO Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 3 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 2 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 1 (2014): JURNAL SASINDO Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Sasindo More Issue