cover
Contact Name
Edisah Putra Nainggolan
Contact Email
medanijurnal@gmail.com
Phone
+6285158011646
Journal Mail Official
jurnalmedani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Karyajaya Perum Taman Karyajaya Indah Blok C.15 Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Lembaga Riset Ilmiah
ISSN : 29628032     EISSN : 29628032     DOI : -
Medani Jurnal Pengabdian Masyarakat is a publication media for the results of Community Service in the Social, Science, and Applied Sector. Medani received articles from community service to be published covering the scope of Economics, Social Affairs, Agriculture, Environment, Education, Health, and other community service results. All submitted articles will go through a peer-reviewed process to ensure publication quality. Medani published 3 times a year April, August, and December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025" : 3 Documents clear
Implementation of Qris as a Digital Payment and Financial Governance Education for MSMEs in the Digitalization Era Nasution, Yusneni Afrita; Khadijah, Siti; Lubis, Mahmuddin Syah
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v4i3.1200

Abstract

Perkembangan dalam teknologi informasi dan keuangan telah mengakibatkan transformasi signifikan dalam sistem transaksi dan pengelolaan keuangan di Indonesia. Dalam usaha menuju ekonomi digital, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus beradaptasi agar tetap relevan  khususnya berkenaan dengan metode pembayaran dan pencatatan keuangan. Penerapan QRIS pada UMKM tidak hanya bertujuan untuk memperbaharui cara pembayaran. QRIS memberikan peluang untuk memperkuat pengelolaan keuangan UMKM melalui pencatatan transaksi secara otomatis, memisahkan keuangan bisnis dari keuangan pribadi. Ini akan mempermudah proses penyusunan laporan keuangan, memperlancar akses ke pembiayaan resmi di masa depan, serta meningkatkan profesionalisme dalam aspek administrasi. Tingkat penerimaan QRIS di Sumatera Utara, terutama di Kota Medan, masih dianggap rendah. Pengguna QRIS di Kota Medan mencapai 58,6% pada sektor usaha mikro. Tingginya pengaruh literasi digital yang rendah dan minimnya pelatihan adalah faktor-faktor utama yang mengakibatkan perlambatan dalam penerapan sistem ini di kalangan UMKM. Oleh karena itu, diperlukan bimbingan bagi UMKM sebagai langkah pelaksanaan, agar QRIS dapat diakses secara optimal, tidak hanya sebagai alat pembayaran, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan manajemen serta pengelolaan keuangan UMKM. Metode Penelitian yang digunakan adalah observasi/wawancara, edukasi dan dokumentasi pada UMKM di Kelurahan Sidorejo Kota Medan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pelaku UMKM dapat menyusun laporan keuangan yang sederhana, guna memantau keadaan usaha mereka. Diharapkan juga agar dapat menggunakan QRIS dengan aktif dalam transaksi jual beli, memahami cara pemakaiannya, dan menyadari manfaatnya dalam mendukung kelancaran operasional bisnis.   Developments in information and financial technology have resulted in a significant transformation in the transaction and financial management system in Indonesia. In an effort to move towards a digital economy, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) must adapt to remain relevant especially with regard to payment methods and financial records. The implementation of QRIS for MSMEs is not only aimed at updating payment methods. QRIS provides an opportunity to strengthen MSME financial management through automatic transaction recording, separating business finances from personal finances. This will simplify the process of preparing financial statements, facilitate access to official financing in the future, and increase professionalism in administrative aspects. The QRIS acceptance rate in North Sumatra, especially in Medan City, is still considered low. QRIS users in Medan City reached 58.6% in the micro business sector. The high influence of low digital literacy and lack of training are the main factors that result in a slowdown in the implementation of this system among MSMEs. Therefore, guidance is needed for MSMEs as an implementation step, so that QRIS can be accessed optimally, not only as a means of payment, but also as a means to improve the management and financial management of MSMEs. The research method used is observation/interview, education and documentation on MSMEs in Sidorejo Village, Medan City. The results obtained show that MSME actors can compile simple financial reports, in order to monitor the state of their business. It is also expected to be able to use QRIS actively in buying and selling transactions, understand how to use it, and realize its benefits in supporting smooth business operations.  
Penyuluhan Menggambar Rangkaian Elektronika dengan Menggunakan Program Circuit Maker di SMK HKBP Pangururan Pulau Samosir Managam Simamora, Antonius; Simanullang, Subur; Sinaga, Joslen; Sholeha, Dewi; Monang Siburian, Jhonson; Jumari; Endayanti, Masriani
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v4i3.1384

Abstract

Di era yang serba otomatis sekarang ini, komputer menjadi sarana amat penting dalam membantu kita untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dialami oleh para perancang elektronika dalam membuat desain rangkaian sekarang ini. Saat ini, telah banyak beredar program program computer untuk menggambar dan menjalankan rangkaiannya, seperti Digcirsi (Digital Circuit Simulator), Icap Deluxe, Pldesign, Pspsign, Pspice, Circuit Maker, Electronic Work-Bench, Multisime, Etap, dan lain sebagainya. Untuk penyuluhan ini penulis memilih program Circuit Maker. Adanya program program tersebut tentunya sangat membantu kalangan yang sehari harinya berkecimpung dalam dunia elektronika karena mereka tinggal menggambar rangkaian kemudian biarkan komputer yang akan mengolah untuk menjalankan gambar rangkaian yang telah kita buat. Jika kita ingin membuat Netlist Layout PCB yang untuk nantinya dapat dibuat track PCB, cukup dengan menekan beberapa tombol, sekali lagi komputer akan mengolah untuk membuat gambar rangkaian menjadi format Netlist dalam sekejap. Selain itu, adanya program program aplikasi elektronika tersebut, cukup banyak waktu, tenaga dan biaya yang bisa dihemat, jika dibandingkan dengan bekerja secara manual. Banyak sekali masalah yang harus dihadapi seorang perancang rangkaian elektronika jika kita bekerja secara manual, terutama pada kerapian skema gambar rangkaian yang kita rancang serta kecepatan pembuatannya. Oleh karena itu memakai komputer adalah jawaban tepat bagi perancang elektronika untuk membuat gambar skema rangkaian, sehingga penulis melakukan penyuluhan menggambar rangkaian elektronika dengan menggunakan program circuit maker. In today's automated era, computers have become a crucial tool in helping us solve the problems faced by electronics designers in designing circuits. Currently, there are many computer programs available for drawing and running circuits, such as Digcirsi (Digital Circuit Simulator), Icap Deluxe, Pldesign, Pspsign, Pspice, Circuit Maker, Electronic Work-Bench, Multisim, Etap, and so on. For this training, the author chose the Circuit Maker program. The existence of these programs is certainly very helpful for those who work in the world of electronics because they only need to draw the circuit and then let the computer process it to run the circuit image that we have created. If we want to create a PCB Netlist Layout that can later be used to create PCB tracks, just by pressing a few buttons, the computer will once again process it to make the circuit image into Netlist format in an instant. In addition, the existence of these electronic application programs can save a lot of time, energy, and costs, compared to working manually. There are many problems that an electronic circuit designer must face if we work manually, especially regarding the neatness of the schematic drawing of the circuit we design and the speed at which it is made. Therefore, using a computer is the right answer for electronics designers to create circuit schematic drawings, so the author provides training on drawing electronic circuits using a circuit maker program.
Penguatan Karakter dan Pengetahuan Dasar Anak Usia Dini Melalui Program Pengabdian Masyarakat Zuhdi, Abdurrahman; Aldhila, Adang; ‘Afifah, Nur; Dari, Wulan; Musprawita, Citra; Nainggolan, Edisah Putra
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v4i3.1385

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Karisma di Kelurahan Karang Berombak, Medan Barat, pada 15 September 2025 hingga 24 september 2025 dilaksanakan untuk mendukung pengembangan potensi lokal sekaligus melestarikan tradisi masyarakat. Kegiatan meliputi pendampingan UMKM, pelestarian budaya melalui tari dan permainan tradisional, edukasi anak-anak, kegiatan keagamaan, serta kerja bakti. Program ini menggunakan metode observasi, sosialisasi, dan pendampingan masyarakat. Hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan UMKM, penguatan karakter anak, serta kesadaran masyarakat dalam menjaga budaya lokal. KKN ini berhasil mempererat hubungan mahasiswa dengan warga serta memberi dampak sosial, budaya, dan ekonomi. The Karisma Community Service Program (KKN) in Karang Berombak, Medan Barat, held in 2025 September 15 to 24, aimed to develop local potential and preserve community traditions. Activities included MSME assistance, cultural preservation through dance and traditional games, children’s education, religious events, and communal work. Methods used were observation, socialization, and mentoring. The results showed improvements in MSME skills, children’s character building, and community awareness of cultural preservation. This program strengthened student-community relations and created social, cultural, and economic impacts.

Page 1 of 1 | Total Record : 3