cover
Contact Name
Muhammad Fahmi Hakim
Contact Email
fahmi@polinema.ac.id
Phone
+62341-440424
Journal Mail Official
elposys@polinema.ac.id
Editorial Address
UPT-P2M Politeknik Negeri Malang Gedung Graha Polinema Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
ELPOSYS: Jurnal Sistem Kelistrikan
ISSN : 2407232X     EISSN : 24072338     DOI : https://doi.org/10.33795
ELPOSYS adalah jurnal nasional yang menyediakan sumber informasi ilmiah bagi peneliti dan akademisi, lembaga penelitian, lembaga pemerintah, dan industri. Kami menerbitkan research papers, review articles, dan case studies yang berfokus pada bidang ketenagalistrikan serta topik yang terkait. Semua makalah di-review oleh setidaknya dua reviewer. ELPOSYS diterbitkan oleh UPT – P2M Politeknik Negeri Malang dan diterbitkan tiga kali setiap tahun, yaitu Bulan Februari, Juni, dan Oktober. Artikel yang dipublikasikan bidang ilmunya sesuai atau relevan dengan topik-topik Jurnal ELPOSYS yang meliputi bidang (namun tidak terbatas pada): - Pembangkit, - Distribusi dan Transmisi Daya, -Konversi Daya, - Sistem Proteksi, - Transformator, - Teknologi Instalasi Listrik, - Kualitas Daya, - Aplikasi Teknologi Informasi pada Sistem Daya, - Aplikasi Kontrol Cerdas pada Sistem Daya, - Teknologi Pembangkitan berbasis Energi Terbarukan, - Mesin-mesin Listrik, - Pemodelan dan Simulasi Sistem Daya, - Elektronika Daya, - Pengukuran Besaran Listrik, - Kestabilan Sistem Daya, - Topik lain yang terkait.
Articles 184 Documents
Rancang Bangun Automatic Smart Energy Meter Berbasis RFId Muhammad Fahmi Hakim; Imron Ridzki; Ichwan Bayu Kusuma
Elposys: Jurnal Sistem Kelistrikan Vol. 8 No. 1 (2021): ELPOSYS vol.8 no.1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.419 KB) | DOI: 10.33795/elposys.v8i1.628

Abstract

The development of technology today makes it easier for humans in their daily activities. One of them is in the digital world. In the industrial era 4.0. more and more companies are issuing breakthrough new products based on digital technology that aim to be practical in their use. One of the technologies applied is the use of smart cards. For example in the use of smart keys in homes and car doors. Then in the current transaction process, many have implemented this smart card technology. The purpose of this research is to apply the latest technology in the energy transaction process which will be applied to the KWh meter. The smart card used is RFId and is integrated in the database and website so that its use is more practical and flexible. Then the use of this smart card can be applied to the smart energy meter so that later the prepaid energy transaction process can be applied easily with this smart energy meter.
AUDIT PENERANGAN PADA GEDUNG A, B, DAN C DI PERGURUAN TINGGI Muhammad Fahmi Hakim; Brenda Yuunilel Vinza Herman; Helmy Mukti Himawan
Elposys: Jurnal Sistem Kelistrikan Vol. 8 No. 2 (2021): ELPOSYS vol.8 no.2 (2021)
Publisher : UPT - P2M POLINEMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.554 KB) | DOI: 10.33795/elposys.v8i2.629

Abstract

Dalam perkembangannya kebutuhan energi listrik menjadi suatu keharusan bagi masyarakat dan rasanya tanpa energilistrik masyarakat tidak dapat melakukan aktifitas sehari-hari termasuk dalam dunia pendidikan. Pada tiap gedung pendidikan pun dituntut untuk handal dan berkualitas, juga mencukupi kebutuhan energinya, selain itu hal yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana intensitas konsumsi energi listrik tersebut efisien, terkendali, dan tentunya hemat energi. Audit energi yang dilakukan pada PSDKU Kediri Politeknik Negeri Malang ini difokuskan ke tingkat konsumsi energi dan sistem pencahayaan bangunan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan terdapat beberapa kesimpulan yang diperoleh yaitu, penggunaan energi listrik di Gedung A lebih besar dibandingkan dengan penggunaan energi listrik pada gedung B dan C. Dikarenakan gedung A berfungsi sebagai pusat perkantoran yang jam kerjanya dan penggunaan ruangannya lebih banyak. Sistem pencahayaan bangunan tergolong kurang, karena terdapat beberapa ruangan yang masih belum memenuhi tingkat lux rata rata standart. Penentuan tingkat lux rata rata dilakukan dengan simulasi DIALux dan contoh ruangan yang digunakan adalah ruang direktur. Penghematan energi adalah dengan melakukan pergantian lampu menggunakan lampu berjenis LED sesuai kapasitas yang di butuhkan. Dengan menggunakan lampu led maka kebutuhan penggunaan energinya semakin rendah tetapi tetap memenuhi pada SNI.
Analisis Aliran Daya dan Kualitas Daya Voltage Uprating 70 kV ke 150 kV Menggunakan Performance Index Muhammad Marozi Effendi; Muhammad Fahmi Hakim; Budi Eko Prasetyo
Elposys: Jurnal Sistem Kelistrikan Vol. 8 No. 2 (2021): ELPOSYS vol.8 no.2 (2021)
Publisher : UPT - P2M POLINEMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.707 KB) | DOI: 10.33795/elposys.v8i2.630

Abstract

Kebutuhan energi listrik semakin meningkat seiring dengan perkembangan beban. Adanya perkembangan bebanmenyebabkan arus pada saluran transmisi semakin besar sehingga profil tegangan menurun dan losses semakin besar khususnya pada saluran transmisi 70 kV. Sehingga diperlukan cara untuk menanggulangi masalah tersebut yaitu dengan mempertinggi level tegangan atau voltage uprating dari 70 kV menjadi 150 kV. Penelitian ini dilakukan pada sistem 67 bus di regional Jawa Timur subsistem Paiton-Grati. Terdapat 20 saluran transmisi 70 kV yang akan di-uprating ke 150 kV. Pemodelan sistem dan simulasi aliran daya saat kondisi sebelum (Initial Condition) dan sesudah uprating (Uprating Condition) menggunakan software ETAP. Selanjutnya menganalisis aliran daya dan kualitas daya berdasarkan profil tegangan dan losses saluran transmisi dari masing-masing kondisi. Serta menggunakan performance index untuk membandingkan performa dari Initial dan Uprating Condition dimana terdiri dari Voltage Performance Index (PIV) dan Active Power Performance Index (PIMW). Rata-rata fluktuasi tegangan saat Initial Condition adalah sebesar -3.17%, dimana terjadi kenaikan profil tegangan saat Uprating Condition menjadi sebesar -2.24% dengan selisih sebesar 0.93%. Losses saluran transmisi saat Initial Condition sebesar 4.253%, dimana terjadi penurunan losses saat Uprating Condition menjadi sebesar 3.917%. Sehingga selisih losses saluran transmisi antara Initial dan Uprating Condition sebesar 0.336%. Performance Index saat Initial Condition sebesar 0.18535 sedangkan saat Uprating Condition sebesar 0.15658, sehingga Uprating Condition memiliki performa yang lebih baik
Pemanfaatan Panel Surya Sebagai Smart Street Lighting di Desa Banjarejo, Kec. Pakis, Kab. Malang. Budi Eko Prasetyo; Imron Ridzki; Chandra Wiharya
Elposys: Jurnal Sistem Kelistrikan Vol. 8 No. 2 (2021): ELPOSYS vol.8 no.2 (2021)
Publisher : UPT - P2M POLINEMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.261 KB) | DOI: 10.33795/elposys.v8i2.631

Abstract

Permasalahan lampu PJU konvensional secara umum yang dihadapi oleh masyarakat pedesaan, yaitu beban yang harusditanggung oleh masyarakat untuk membayar rekening, selain itu sering terjadi kelalaian untuk menyalakan dan mematikannya. Artikel ini membahas mengenai pemasngan smart PJU yang memanfaatkan pansel surya sebagai sumber utamanya. Secara teknis, penggunaan LDR dan PIR sangat membantu masyarakat untuk menyalakan dan mematikan lampu PJU, dan hasil pengukuran lampu smart PJU panel surya yang menggunakan lampu jenis LED 6 watt dipasang pada ketinggian 4meter dari permukaan jalan didapatkan nilai rata-rata kuat cahaya E sebesr 11.86 lux. Disisi ekonomisnya, masyarakat dapat menghemat energi selama 1 bulan (30 hari) sebesar 21.6kWh dengan total nilai rupiah sebesar Rp. 31,205.52.
Analisis Resetting Relay Dan Load Presentase Terhadap Pola Pelaksanaan Dan Pemeliharaan Pada Gardu Induk 150 Kv Saketi Banten Rohmanu Dwi Kuncoro; Ahmad Hermawan; Rhezal Agung Ananto
Elposys: Jurnal Sistem Kelistrikan Vol. 8 No. 2 (2021): ELPOSYS vol.8 no.2 (2021)
Publisher : UPT - P2M POLINEMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.113 KB) | DOI: 10.33795/elposys.v8i2.632

Abstract

The Saketi substation has three 150/70 kV power transformers with a capacity of 3x60 MVA with a frequency of 50 Hzwhere all three transformers have the capacity, transformer 1 60 MVA (PAUWELS TRAFO) has 3 feeders with an average load of 300 A, 10 MW, transformer 2 60 MVA (UNINDO) has 3 feeders with an average load of 200 A, 6.9 MW and transformer 3 60 MVA (UNINDO) has 4 feeders with an average load of 300 A, 10 MW. This calculation and simulation analysis is carried out aiming to find out the relay settings on each transformer under normal conditions and in a maintenance state on one of the transformers for a long period of time. From the results of the analysis and calculation, it was found that the OCR relay setting under normal conditions of the incoming 150 kV transformer transformers 1, 2, and 3 has a current setting value of 0.92 A and a time setting of 0.36 seconds. On the outgoing side the 20 kV transformers 1, 2, and 3 have a setting of 1,039 A and a time setting of 0.166 seconds.
Studi Kinerja Relay Proteksi pada Transformator II 150/20 KV 50 MVA dengan Penyulang Lakarsantri di GIS Karangpilang PT. PLN (Persero) UPT Malang ULTG Riska Salsabila Sugiarto; Ummu Hanik; Budi Eko Prasetyo; Rhezal Agung Ananto
Elposys: Jurnal Sistem Kelistrikan Vol. 8 No. 2 (2021): ELPOSYS vol.8 no.2 (2021)
Publisher : UPT - P2M POLINEMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.552 KB) | DOI: 10.33795/elposys.v8i2.633

Abstract

The substation is one of the components of the electric power system that is an important role in the distribution ofelectrical energy and load regulation. In the process of distributing electrical energy, continuity of good service is needed, but theinterferences still often occur, both internal and external. On Sunday, July 21, 2019 there was an interference, Lakarsantri feeder CB failed to trip so make the incoming 20kV CB trip. That interference was caused by the burning of the Switching Substation in the Citraland area. Therefore, a new relay setting is needed as a recommendation to use transformator 2 to avoid the recurrence of a similar fault. The relay settings have shown good results where the working time of the relay on the outgoing feeder side is faster than the incoming feeder 20kV and the incoming transformator 150kV side, when coordination simulated using the E-TAP 12.6.0 software by entering the current setting and the time setting, it shows good coordination because when there is an interference on the outgoing feeder, CB outgoing feeder works first, not the incoming feeder 20kV CB or the incoming transformator 150kV CB. Preventive maintenance on other equipment such as CB and CT need to be be done to increase of equipment reliability to reduce the occurs of protection failure or damage to the equipment.
UJI PERFORMA PENGAMAN GANGGUAN PETIR PADA SALURAN TRANSMISI 70 KV GI KEBONAGUNG – GI POLEHAN MENGGUNAKAN ATP DRAW Priya Surya Harijanto; Ekasari Raganingrum; Budi Eko Prasetyo
Elposys: Jurnal Sistem Kelistrikan Vol. 8 No. 2 (2021): ELPOSYS vol.8 no.2 (2021)
Publisher : UPT - P2M POLINEMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.81 KB) | DOI: 10.33795/elposys.v8i2.634

Abstract

Dalam menjaga kelangsungan penyalurannya di butuhkan perawatan rutin dan sistem pengaman yang bagus untukmengantisipasi keadaan yang tidak normal. Pada studi ini menganalisis gangguan petir di sepanjang saluran transmisi 70 kV dariGardu Induk Kebonagung menuju Gardu Induk Polehan dengan kondisi titik sambaran yang berbeda, serta menstudi kondisiperalatan ketika terjadi sambaran langsung di transmisi 70 kV. Dari hasil analisis ketika sambaran langsung pada kawat fasa sebesar 1098 kV menuju ke Gardu Induk Kebonagung, arrester akan bekerja membuang tegangan lebih ke tanah, maka tegangan petir yang sampai ke peralatan Gardu Induk Kebonagung kurang dari 60 kV sehingga peralatan di Gardu Induk Kebonagung terlindungi dari gangguan petir. Namun apabila arrester tidak bekerja ketika terjadi sambaran langsung, maka peralatan yang rusak adalah CVT (739,26 kV), Ds Line (545,56 kV) dan CT (378,274 kV), karena BIL peralatan tersebut lebih kecil daripada tegangan petir yang sampai dan mengakibatkan sistem padam. Ketika sambaran tidak langsung sebesar 97,068 kV menuju ke GI Kebonagung maka arrester akan bekerja dan peralatan di GI Kebonagung terlindungi. Namun apabila arrester tidak bekerja, peralatan tetap terlindungi karena CVT (65,347 kV), DS Line (16,95 kV) dan CT (4,230 kV), BIL masing-masing peralatan lebih tinggi daripada tegangan petir yang sampai. Maka dapat diketahui bahwa perlu adanya perawatan pada arrester agar dapat bekerja dengan baik ketika terjadi sambaran langsung serta perlu adanya pengecekan GSW dan nilai pentanahan pada tower agar nilai tegangan petir yang sampai di GI Kebonagung tidak lebih besar daripada ketika terjadi sambaran langsung.
Perancangan dan Pemasangan Instalasi Listrik Rumah Tangga di Lingkungan Kelurahan Jogoyudan Kabupaten Lumajang Kumala Mahda Habsari; Hanifah Nur Kumala N; R. Jasa Kusumo Haryo; Nur Asyik Hidayatullah; Budi Artono
Elposys: Jurnal Sistem Kelistrikan Vol. 8 No. 3 (2021): ELPOSYS vol.8 no.3 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elposys.v8i3.65

Abstract

Sambungan kabel, loop kabel dan pemasangan kabel, saklar tunggal dan saklar seri serta merangkai lampu, instalasi saklar dan stop kontak. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ikuti untuk memastikan pemasangan kabel yang benar dan aman Ketahui luas rumah dan jumlah ruangan agar listrik bisa mengalir dengan baik ke seluruh ruangan dibutuhkan kabel-kabel yang cukup panjang. Mengetahui besar daya listrik yang diperlukan. Mempersiapkan material komponen yang dibutuhkan seperti Miniatur Circuit Breaker (MCB), Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB), Box MCB, Sakelar, Stop Kontak, Kabel brand Wilson Cable, Isolasi, Pipa Embodus (kotak sambungan), Tedus. Ketahui kabel instalasi listrik rumah yang tepat.
Analisis Audit Energi Terhadap Intensitas Konsumsi Energi Listrik Sistem Pencahayaan dan Sistem Penyimpanan Ikan di Cold Storage Kabupaten Malang Asfari Hariz Santoso; Ahmad Hermawan; Sugeng Harianto
Elposys: Jurnal Sistem Kelistrikan Vol. 8 No. 3 (2021): ELPOSYS vol.8 no.3 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.163 KB) | DOI: 10.33795/elposys.v8i3.636

Abstract

Energy audit is one of the processes in managing energy use to bec ome more efficient. The purpose of this study was to determine the potential for energy savings that can be carried out optimally and accurately in Cold Storage, Malang Regency. Data retrieval using a Web-based Power Quality Meter PM5110 which is carried out for 24 hours on weekdays, then the total consumption of kWh in one day reached 119,538 kWh, while the total usage of kWh in one month is 3586.14 kWh for the month of June and for the total usage for the period of one year is 43631.37 kWh. Regarding the value of energy consumption kWh in a period of one year, it can be generated by dividing the total energy consumed by the building in one year by the total gross floor area of the building. Based on the results of the IKE calculation in the Cold Storage Building, Malang Regency from the results before the recommendation of 34.91 kWh/m2/year and for the result after the recommendation is 174,841 kWh/m2/year, which is included in the very efficient category according to the ASEAN USAID 1987 standard. For energy saving opportunities in the lighting system and cooling system, it can be done by using energy-efficient lamps and changing the operating pattern in the cooling room.
Evaluasi Kinerja Sistem Isolasi Transformator Kertas Kraft Terendam Minyak Mineral Pada Sel Uji Penuaan Termal Dipercepat Rahman Azis Prasojo; Kresna Bayu Priambodo; Anton Setya Aji Herdiansyah; Rohmanita Duanaputri; Slamet Nurhadi; Epiwardi
Elposys: Jurnal Sistem Kelistrikan Vol. 9 No. 3 (2022): ELPOSYS vol.9 no.3 (2022)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.286 KB) | DOI: 10.33795/elposys.v9i3.640

Abstract

The transformer insulation system in the form of oil-immersed paper, is the most important part of a transformer. This isolation system needs to be ensured that it has the appropriate characteristics, and is resistant to stress due to transformer operation. The most commonly used method for evaluating insulation life is the accelerated thermal aging test. Insulating oil-immersed paper is sealed in a vessel with a ratio in the Accelerated Thermal Aging Chamber with a volume capacity of 3600 ml. It takes about 3000 ml of oil to be poured into a tube with a ratio of insulating oil to insulating paper rolled on copper which is 10:1 and then heated in a thermal oven to accelerate aging. This study aims to develop an Accelerated Aging Chamber for evaluating the performance of transformer isolation systems. The developed test cell is able to reach a set-point of 150°C in 16 minutes with on/off control while PID control in 37 minutes with a Human Machine Interface for monitoring and collecting temperature data in real time, and maintaining that temperature until the end of the experimental period. Theresults of the sample will later be tested for the characteristics of the transformer insulation, namely tensile strength, color scale, andbreakdown voltage due to thermal stress.

Page 3 of 19 | Total Record : 184