cover
Contact Name
Renaldi M
Contact Email
renaldimumar11@gmail.com
Phone
+628114103562
Journal Mail Official
lppm.stikmks@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maccini Raya No. 197 Panakukang Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Mitrasehat
ISSN : 20892551     EISSN : 2615143X     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article research paper) dan hasil-hasil pemikiran ilmiah dengan fokus dan scope meliputi Ilmu Kesehatan Masyarakat yakni Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi serta Ilmu Keperawatan yakni Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Keperawatan Gerontik.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat" : 16 Documents clear
Hubungan Asupan Energi Protein, Status Penyakit Infeksi, dan Pendidikan Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 25-60 Bulan Sitti Zakiyyah Putri; Sitti Maryam Bachtiar
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.312

Abstract

Stunting merupakan pertumbuhan fisik tinggi badan yang tidak normal sesuai dengan umur. Stunting dipengaruhi oleh multifactor diantaranya adalah asupan energi, protein, status penyakit infeksi dan pendidikan orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan energi protein, status penyakit infeksi, dan pendidikan orang tua dengan kejadian stunting pada balita. Desain penelitian yang digunakan yaitu analitik observational dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh balita usia 25-60 bulan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Totoli yang berjumlah 98 balita. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu, yang pertama menggunakan cluster random sampling untuk pemilihan puskesmas kemudian yang kedua menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 79 balita. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis person chi-square dan fisher’s exact test dengan α=0.05. Balita usia 25-60 bulan sebagian besar mengalami asupan energi dan protein yang rendah, status penyakit infeksi yang jarang terjadi, dan rata-rata pendidikan Ibu Rendah. Kesimpulan Hasil Analisis ada hubungan yang bermakna antara asupan energi dengan kejadian stunting nilai p = 0.010 (p ˃ 0.05), ada hubungan yang bermakna antara asupan protein dengan kejadian stunting nilai p = 0.003 (p ˃ 0.05), tidak ada hubungan yang bermakna antara status penyakit infeksi dengan kejadian stunting nilai p = 1.000 (p ˃ 0.05), ada hubungan yang bermakna antara pendidikan orang tua dengan kejadian stunting pada nilai p = 0.013 (p ˃ 0.05) dengan kejadian stunting pada balita usia 25 – 60 bulan. Saran bagi responden sebaiknya lebih meningkatkan pengetahuan terkait status gizi pada anak, utamanya dalam pemenuhan asupan energi, Protein dan faktor yang mempengaruhi status gizi anak dan dampak yang dapat terjadi karena kekurangan gizi. Sehingga responden mampu melakukan tindakan pencegahan terhadap status gizi buruk anak khususnya kejadian stunting. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan wawasan ilmu Asupan energi, Asupan Protein, Status penyakit infeksi, dan pendidikan orang tua terhadap kejadian stunting pada balita.
Gambaran Pengetahuan dan Pola Makan pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Masyarakat Bugis Makassar di Puskesmas Pallangga Kab. Gowa Jufri; Muh. Hatta; Basri; Muh. Farid
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.313

Abstract

Diabetes yaitu suatu penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak lagi mampu menghasilkan insulin, atau ketika tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin yang dihasilkan pankreas dengan baik. Data penderita DM di Sulawesi Selatan tahun 2015 berjumlah 17.842 orang Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran informasi dan contoh makan penderita DM tipe II pada kelompok masyarakat Bugis Makassar di Puskesmas Pallangga Kab. Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita DM tipe 2 yang berjumlah 1027 orang di Kecamatan Pallangga Kab. Gowa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 orang dengan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrument pengumpulan data penelitian. Hasil penelitian ini berdasarkan variabel pengetahuan di dapatkan data bahwa responden yang memiliki pengetahuan yang kurang berjumlah 2 responden (3.7%) dan responden yang memiliki pengetahuan yang cukup berjumlah 52 orang (96.3%). Hasil penelitian ini berdasarkan variabel pola makan didapatkan pola makan yang tidak terkontrol berjumlah 35 orang (64.8%) dan responden yang memiliki pola makan yang terkontrol berjumlah 19 orang (35.2%). Simpulan dari penelitian, bahwa mayoritas tingkat pengetahuan responden adalah cukup dan mayoritas pola makan responden adalah tidak terkontrol. Diharapkan responden dapat mengaplikasikan pengetahuan mereka tentang DM terutama dalam hal pola makan sehingga dapat mengontrol atau menurunkan gula darah mereka.
Penerapan Massage Punggung pada Ibu Inpartu Kala I dalam Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman (Nyeri) Nur Wahidah; Nasriani; Sitti Zakiyyah Putri
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.314

Abstract

Persalinan dan kelahiran merupakan kejadian fisiologis yang normal yang tentunya dalam menimbulkan rasa nyeri pada persalinan kala I karena aktivitas di dalam tubuh untuk mengeluarkan bayi. Untuk mengurangi nyeri tersebut maka dilakukan tindakan non farmakologi berupa massage punggung. Tujuan penelitian adalah Untuk memberikan gambaran penerapan massage punggung pada ibu inpartu kala I dalam pemenuhan kebutuhan rasa aman nyaman (nyeri). Penelitian ini merupakan rancangan studi kasus deskriptif yang disajikan dalam bentuk narasi dengan menggunakan instrumen berupa format pengkajian kebutuhan rasa aman nyaman (nyeri) dengan melakukan teknik wawancara dan observasi. Setelah diberikan tindakan keperawatan berupa massage punggung pada ibu inpartu kala i, nyeri yang dirasakan mengalami penurunan dari skala nyeri berat (8) menjadi skala nyeri sedang (5). Hasil tersebut membuktikan bahwa dengan memberikan massage punggung sangat efektif dalam mengurangi nyeri yang dirasakan ibu pada kalaI persalinan. Kesimpulan dari penelitian adalah nyeri berkurang setelah diberikan tindakan massage punggung. Disarankan agar salah satu teknik non farmakologi yang bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan adalah massase punggung, sehingga tindakan ini bisa dilakukan oleh suami atau keluarga secara mandiri.
Pengaruh Penerapan Teknik Brisk Walking Exercise dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi : Literature Review Rusli; Andi Nurislamiah Tahir
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.315

Abstract

Pendahuluan : Tekanan Darah Tinggi yaitu keadaan ketika tekanan darah seseorang berada pada kisaran untuk tekanan sistolik mencapai sekitar 140 mmHg dan diastolik mencapai 90 mmHg. dan Brisk Walking Exercise termasuk bentuk latihan aerobik yaitu berjalan cepat yang mampu menurunkan mortalitas dan morbiditas pasien hipertensi. Tujuan : untuk mengidentifikasi dan mengecek apakah tampak efek dari Brisk Walking Exercise bagi pasien dengan tekanan darah tinggi dimana membuat tekanan darahnya menjadi rendah atau menurun. Metode : kuantitatif desain literature review dengan metode eksperimen. Data diperoleh melalui hasil eksplorasi artikel terhadap 2 basis data elektronik yaitu google scholar dan garuda diidentifikasi 237 artikel yang sesuai kata kunci, kemudian dilakukan pembatasan berdasarkan kriteria inklusi sehingga diperoleh tiga artikel dengan jumlah sampel keseluruhan 79 responden. Hasil : dari ketiga artikel yang direview pada literature review ini diperoleh hasil terlihat tekanan darah pasien menurun selepas diberikan intervensi brisk walking exercise didapatkan hasil (ρ = 0,000) pada tekanan sistole dan diastolik sehingga dikatakan efektif karena mampu membuat tekanan darah menurun. Kesimpulan : berdasar dari beberapa artikel yang di review didapatkan hasil pada pasien penderita hipertensi terjadi penurunan pada tekanan darahnya setelah diberikan brisk walking exercise, sehingga sangat disarankan agar para klinis dapat menerapkan latihan ini khususnya penderita hipertensi dalam mengontrol tekanan darah.
Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam dan Batuk Efektif untuk Kepatenan Jalan Nafas pada Pasien Tuberculosis Paru Dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Rahmawati
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.316

Abstract

Pada tahun 2019, sekitaran 10 juta jiwa orang terjatuh sakit dengan tuberkulosis paru (TB Paru) di seluruh dunia. 5,6 juta pria, 3,2 juta wanita dan 1,2 juta anak-anak. Meskipun dapat disembuhkan dan dicegah, namun estimasi kasus tuberculosis paru di Indonesia sekitar 845,000 dengan angka kematian 13,947. Pada tahun 2000-2019 mengalami peningkatan dan pada tahun 2020 mengalami penurunan dengan angka 344,992. Tuberkulosis paru dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien, karena mengganggu kebutuhan oksigenasi akibat hipersekresi mukus. Teknik relaksasi nafas dalam dan batuk efektif merupakan suatu metode latihan batuk dengan benar, karena menghemat energi, sehingga tidak mudah lelah dan dapat mengeluarkan dahak secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran penerapan teknik relaksasi nafas dalam dan batuk efektiff pada pasien tuberkulosis paru untuk mempertahankan kepatenan jalan nafas dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dengan metode wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan dokumentasi. Data dianalisis berdasarkan temuan sebelum dan sesudah tindakan teknik relaksasi nafas dalam dan batuk efektif. Hasil penelitian menunjukkan adanya data gangguan patensi jalan nafas yaitu pasien batuk berdahak, sputum mucopurulent hingga purulent,, frekuensi nafas 26x/menit, irama nafas irregular dan suara nafas ronkhi. Teknik relaksasi nafas dalam dan batuk efektif dapat meningkatkan pengeluaran sputum, menurunkan frekuensi nafas, suara nafas hilang dan irama nafas reguler. Namun, patensi jalan nafas pasien dipengaruhi oleh intake cairan pasien, penggunaan obat anti TB (OAT) dan kebiasaan merokok.
Penerapan Terapi Pijat Refleksi Kaki pada Pasien Diabetes Mellitus dalam Pemenuhan Kebutuhan Aman Nyaman Selviana; Harmawati; Nurlina; Aslinda
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.317

Abstract

Peningkatan gula darah yang terjadi pada pasien dengan Diabetes Mellitus tipe 2 dapat mengakibatkan gangguan pemenuhan kebutuhan aman dan nyaman, Gangguan integritas jaringan terjadi dikarenakan kurangnya aliran darah yang melewati area luka tersebut. Gangguan-gangguan tersebut apabila tidak segera ditangani akan menyebabkan terjadinya komplikasi dari penyakit Diabetes Mellitus. World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa tercatat 422 juta orang didunia menderita Diabetes Mellitus atau terjadi peningkatan sekitar 8,5% pada populasi orang dewasa dan diperkirakan terdapat 2,2 juta kematian dengan persentase akibat penyakit Diabetes Mellitus yang terjadi sebelum usia 70 tahun adekuat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan terapi pijat refleksi kaki pada pasien Diabetes Mellitus Type II dengan pemenuhan kebutuhan aman nyaman. Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus dengan menerapkan penelitian pra eksperimental sederhana dengan metode rancangan pra pasca test. Peneliti mengkaji keluhan pasien sebelum dan setelah melakukan tindakan terapi pijat refleksi kaki pada pasien Diabetes Mellitus. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik pengkajian aman nyaman, wawancara, observasi dan pemeriksaan GDS. Hasil penelitian menunjukkan terapi pijat refleksi pada kaki pada pasien Ny.F selama 30 menit diperoleh hasil klien mengatakan kesemutan pada kedua kaki sudah tidak dirasakan dan merasa enak serta legah setelah dilakukan pemijatan pada kaki dan gatal-gatal yang dirasakan berkurang. Kesimpulan penelitian ini bahwa alam pemenuhan kebutuhan aman nyaman dengan masalah keperawatan gangguan rasa nyaman dan risiko cedera dengan dilakukan terapi pijat refleksi kaki selama 30-40 menit sebanyak 2 kali sehari selama 3 hari berturut-turut didapatkan hasil terpenuhinya rasa aman nyaman pada pasien dan terjadi penurunan kadar glukosa darah. Saran : dalam pemenuhan kebutuhan aman nyaman pada pasien diabetes mellitus tipe II diharapkan klien dan keluarga klien dapat menerapkan terapi pijat refleksi pada kaki.
Hubungan Pengetahuan dan Jarak Tempat Tinggal dengan Pemilihan Penolong Persalinan pada Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Katobu Kab. Muna Sitti Herliyanti Rambu; Nanang Rahmadani; Sahdan Mustari
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.318

Abstract

Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri).. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan jarak tempat tinggal dengan pemilihan penolong persalinan pada ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Katobu Kab. Muna tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah Deskripsi Analitik dengan rancangan Cross Sectional, besar populasi adalah 43 orang, dengan tehnik penarikan sampel secara Total Sampling, dengan jumlah sampel 43 orang. Metode analisis menggunakan Uji Chi Square Test. Hasil penelitian ini didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan penolong persalinan pada ibu di wilayah kerja Puskesmas Katobu (p = 0,002 > α = 0,05), ada hubungan antara jarak tempat tinggal dengan pemilihan penolong persalinan pada ibu di wilayah kerja Puskesmas Katobu (p = 0,000 > α = 0,05). Disarankan bagi Puskesmas Kepada Puskesmas Katobu khusunya pada bagian KIA diharapkan agar meningkatkan frekuensi penyuluhan kesehatan serta menempatkan tenaga kesehatan yang dapat dijangkau oleh masyarakt agar mudah diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat agar tercapai pelayanan kesehatan secara paripurna.
Management Tata Laksana pada Pasien Stroke Iskemik dengan Infeksi COVID-19: Literature Review Andi Safada; Thalib, Abdul Hermansyah; Ernawati
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.319

Abstract

Secara keseluruhan insiden dari pasien stroke iskemik dengan kontaminasi covid-19 menurut WHO pada 11 Februari 2020 sebanyak 12,7 juta jiwa. Asia Tenggara dan Filipina menempati posisi pertama dengan kasus covid-19 yang paling dikonfirmasi, khususnya 314.000 kasus dan 5.000 kematian. Menjelang akhir tahun 2019 (covid-19) yang disebabkan oleh virus sars-cov-2 (severe acute respiratory syndrome coronavirus-2) telah memicu tantangan kesehatan masyarakat. Covid-19 menyebar dengan cepat ke seluruh dunia, dan lebih dari 300.000 angka kematian covid-19 telah memantapkan dirinya sebagai wabah penyakit menular terburuk dalam sejarah. Meskipun dianggap sebagai penyakit pernapasan primer, namun ada banyak bukti untuk merekomendasikan bahwa pasien dengan covid-19 dapat menyerang system saraf pusat dan menyebabkan gejala neurologis mulai dari ringan hingga berat. Untuk memutus rantai penularan pada kasus stroke iskemik yang terkonfirmasi covid-19 di perlukan management tata laksana yang efektif dengan demikian angka kejadian kasus dapat menurun. Tujuan Peneltian adalah untuk memberikan gambaran umum berbagai bukti dari penelitian-penelitian dahulu mengenai management tata laksana pada pasien stroke iskemik dengan infeksi covid-19. Metode Penelitian ini pendekatan literature review yang bersumber dari tiga database penelitian, yaitu, PubMed, dan google scholar. dengan beracuan pada tahun publikasi 2011-2021, dan mengidentifikasi artikel yang layak direview berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian diperoleh 3 artikel yang dijadikan sebagai referensi utama dalam penyusunan literature review ini. Hasil penelitian menunjukkan management tata laksana pada pasien stroke iskemik dengan infeksi covid-19 efektif memutus rantai penularan COVID-19 sehingga angka kejadian kasus dapat menurun. Kesimpulan penelitian yaitu management tata laksana pada pasien stroke iskemik dengan infeksi covid-19 efektif memutus rantai penularan COVID-19.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronik dalam Menjalani Hemodialisa di RSUD Labuang Baji Makassar Andi Ayumar; Andi Yulia Kasma; Hasriadi Lande; Nurdiana Ansyari
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.320

Abstract

Hemodialisa pada pasien yang menderita gagal ginjal kronik sangat penting mengingat adanya batasan-batasan yang tidak boleh dilakukan oleh pasien karena dapat membahayakan dirinya sendiri. Dukungan keluarga merupakan factor yang mempengaruhi kepatuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani hemodialisa di RSUD Labuang Baji Makassar. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 150 orang dengan jumlah sampel 32 responden yang diambil menggunakan tehnik accidental sampling. Analisis statistik yang digunakan Uji Chi-Square dengan menggunakan uji alternatif fisher’s exact test dengan tingkat kemaknaan (α= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 26 (100%) responden yang mendukung dan patuh dalam menjalani hemodialisa sebanyak 25 orang (96.2%) dan yang mendukung dan tidak patuh dalam menjalani hemodialisa sebanyak 1 orang (3.8%). Sedangkan dari 6 responden yang tidak mendukung dan patuh dalam menjalani hemodialisa sebanyak 3 orang (50.0%) dan responden yang tidak mendukung dan tidak patuh dalam menjalani hemodialisa sebanyak 3 orang (50.0%). Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan uji alternative fisher’s exact test dengan menggunakan program SPSS diperoleh nilai p 0,015 < α 0,05, yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien menjalani hemodialisa. Kesimpulan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani hemodialisa di RSUD Labuang Baji Makassar.. Saran agar pasien patuh dalam menjalani hemodialisa sesuai dengan waktu yang ditentukan dan kepada keluarga agar lebih memahami bahwa dukungan keluarga sangat membantu pasien dalam menjalani hemodialisa.
Gambaran Dukungan Suami dalam Pemilihan Alat Kontrasepsi pada Ibu Persit di Rumah Sakit TK. II Pelamonia Makassar Andi Wahyuni; Esse Puji Pawenrusi; Nurhida
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.321

Abstract

Keluarga Berencana (KB) dalam perspektif organisasai kesehatan dunia yaitu suatu bentuk tindakan yang mengontrol pasangan suami istri untuk memilih kelahiran yang tidak diinginkan dan kelahiran yang diinginkan, menetapkan jumlah anak dalam keluarga, dan mengatur interval di antara kehamilan. Hasil Penelitian ini diperoleh responden terbanyak pada kategori umur yaitu antara 26-35 tahun terdapat 45 orang (60.0%), pada kategori pekerjaan responden terbanyak pada responden yang memiliki pekerjaan sebagai PNS sebanyak 27 orang (36.0%), pada kategori pemilihan jenis KB responden terbanyak yaitu pada pemilihan jenis KB IUD yaitu sebanyak 34 orang (45.3%) dan gambaran dukungan suami dalam pemilihan alat kontrasepsi pada ibu persit di RS TK. II Pelamonia Makassar sebanyak 74 orang (98.7%) yang mendapatkan dukungan dari suami dan sebanyak satu orang (1.3%) yang kurang mendapatkan dukungan dari suami untuk penggunaan kontrasepsi.

Page 1 of 2 | Total Record : 16