cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2017): INPAFI" : 6 Documents clear
IMPLEMENTASI PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Yarni Laoli; Wawan Bunawan
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 4 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.44 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i4.9225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi pedagogical content knowledge (PCK) berbasis inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian adalah quasi eksperimen dengan desain two group pre-test and pos-test. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas XI di salah satu sekolah negeri di kota Binjai. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling, yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan implementasi PCK berbasis inkuiri terbimbing, sedangkan kelas kontrol diberikan perlakuan dengan pembelajaran konvensional, masing-masing kelas sebanyak 35 siswa. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen berupa tes pilihan ganda sebanyak 15 soal dan observasi aktivitas siswa. Hasil analisis data pretes menunjukkan kemampuan awal siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol sama. Setelah diberikan perlakuan, diperoleh rata-rata postes kelas eksperimen 69,71 dengan standar deviasi 10,64, dan kelas kontrol 51,80 dengan standar deviasi 9,97. Rata-rata persentasi aktivitas belajar siswa selama empat kali pertemuan sebesar 72,61% dengan kategori aktif. Hasil uji t postes menunjukkan thitung > ttabel, sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh implementasi PCK berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: pedagogical content knowledge (PCK), inkuiri terbimbing, hasil belajar, aktivitas.
THE EFFECT OF SCIENTIFIC INQUIRY LEARNING MODEL TO SCIENCE PROCESS SKILL ON DYNAMIC FLUID TOPIC OF GRADE XI SEMESTER II SMA DHARMA PANCASILA MEDAN A.Y 2016/2017 Nida'ul Khairiyah; Mara Bangun Harahap
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 4 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.71 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i4.9220

Abstract

This research aims to analyze the effect of scientific inquiry learning model to science process skills on dynamic fluid topic grade XI semester II SMA Dharma Pancasila Medan academic year 2016/2017. The type of this research was quasi experiment, with experiment class used scientific inquiry learning and control class used conventional learning. The population was all of the classes XI. Sample was taken with random sampling technique. The instrument used to determine student’s science process skills in dynamic fluid matter in form of experiment test with two observer and observation activity of student and the instrument had been validated and fulfilled to validator expert and reliability of test. Based on the data tabulation obtained the result of science proces skill of student pre-learning in experiment class 32.06 and 31.35 in control class and the result of science process skills post-learning in experiment class 78.13 and 50.91 in control class. Based on t testing, it can be conclude that science process skills of student using scientific inquiry learning model was better than conventional learning.Keywords: Scientific inquiry learning model, science process skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LATIHAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK USAHA DAN ENERGI DI KELAS X SEMESTER II Eviyona L. Barus; Ridwan A. Sani
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 4 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.096 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i4.9216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Latihan Inkuiri dan pembelajaran konvensional, serta mengetahui aktivitas belajar siswa menggunakan model pembelajaran Latihan Inkuiri. Jenis penelitian adalah quasi experiment. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes pilihan berganda dengan jumlah soal 20 butir dan lembar aktivitas belajar. Kedua kelas yang menjadi penelitian adalah kelas eksperimen X MIA3 dan kelas kontrol X MIA1 yang berjumlah masing-masing 37 siswa. Hasil pretes kelas eksperimen sebelum diberi perlakuan sebesar 37.70 dan kelas kontrol 36.89. Penelitian diakukan dengan memberikan perlakuan yang berbeda. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran latihan inkuiri sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil postes kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 73.24 dan kelas kontrol sebesar 70.94. Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa diketahui rata-rata aktivitas belajar siswa pada pertemuan I adalah 65,07%, pertemuan II adalah 70,23%, dan pertemuan III adalah 79,40%. Berdasarkan analisis dapat bahwa disimpulkan ada pengaruh model pembelajaran latihan inkuiri terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Usaha dan Energi di kelas X semester II SMA Swasta Katolik Budi Murni 2 Medan T.P. 2016/2017. Kata Kunci: latihan inkuiri, Hasil belajar, konvensional
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MIND MAP UNTUK HASIL BELAJAR FISIKA SISWA DI SMA NEGERI 3 BINJAI Rahima Rianita; Rita Juliani
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 4 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.694 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i4.9221

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui hasil belajar fisika dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan mind map. Jenis penelitian adalah quasi experiment, dengan teknik pengambilan sampel secara cluster random sampling. Sampel penelitian untuk kelas eksperimen adalah siswa kelas XI-IPA 4 dan kelas XI-IPA 5 sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 32 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes essay dengan jumlah 10 soal yang telah divalidasi, serta lembar aktivitas siswa. Hasil penelitian diperoleh rata-rata pre-test kelas eksperimen 38,8 dengan standar deviasi 9,6 dilakukan uji normalitas dan diperoleh data berdistribusi normal. Data pre-test kelas kontrol 35,1 dengan standar deviasi 9,9 dilakukan uji normalitas diperoleh data berdistribusi normal kemudian kedua data pre-test dilakukan uji homogenitas dengan uji varians diperoleh data bersifat homogen selanjutnya setelah kedua data bersifat normal dan homogen dilakukan uji t dua pihak dengan hasil kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama sehingga dapat di jadikan sebagai sampel. Kedua sampel diberikan perlakuan berbeda diperoleh hasil rata-rata post-test kelas eksperimen 67,5  dengan standar deviasi 8,8 dilakukan uji normalitas diperoleh data berdistribusi normal. Data post-test kelas konvensional 54,6 dengan standar deviasi 8,6 diperoleh data berdistribusi normal kemudian kedua data post-test dilakukan uji homogenitas dengan uji varians diperoleh data bersifat homogen selanjutnya data yang telah normal dan homogen kedua kelas dilakukan uji t satu pihak dapat disimpulkan ada perbedaan akibat penerapan  model  pembelajaran  berbasis  masalah  terhadap  hasil  belajar siswa pada materi hukum Newton tentang gerak dan gravitasi. Kata Kunci: pembelajaran berbasis masalah, konvensional, mind map, quasi experiment
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING BERBANTU ANIMASI FLASH TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI FLUIDA DINAMIS Golden Sianipar; Henok Siagian
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 4 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.201 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i4.9217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran inquiry training berbantu animasi flash terhadap keterampilan proses sains pada materi pokok fluida dinamis. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain penelitian Two Group Pretes – Posttes design. Sampel kelas diambil dengan metode random sampling. Sampel penelitian adalah kelas XI IPA -4 berjumlah 33 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA-3 berjumlah 33 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes keterampilan proses sains dalam bentuk essay dengan jumlah soal 7 buah yang telah dinyatakan valid oleh para ahli dan lembar observasi aktivitas keterampilan proses sains. Berdasarkan Hasil penelitian di dapat nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 18,78 dan rata-rata hasil postest sebesar 72,45, sedangkan Nilai rata-rata kelas kontrol untuk pretest adalah 16,81 dan nilai rata-rata postest sebesar 66,48. Perhitungan Aktivitas siswa dengan  rata-rata observasi aktivitas yaitu 67,2% pada kategori aktif. Dari uji hipotesis menggunakan uji-t postest di peroleh adanya pengaruh signifikan model pembelajaran inquiry training terhadap  keterampilan proses sains siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Kata kunci : model pembelajaran, fluida dinamis, keterampilan proses sains.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN KONSEPTUAL SISWA KELAS X PADA MATERI SUHU DAN KALOR Susilawaty Siregar; Sahyar Sahyar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 4 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.609 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i4.9222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) terhadap pengetahuan konseptual fisika siswa pada materi suhu dan kalor. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan menggunakan desain penelitian pretest-postest control group. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 5 Medan dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling dan pemilihan kelas dilakukan secara random, didapatkan siswa kelas X MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 1 sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 35 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes esai pengetahuan konseptual dengan jumlah soal 9 item dan lembar observasi afektif serta keterampilan. Analisis data menggunakan uji t pada taraf signifikansi 5% dengan uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 7,17 dan kelas kontrol adalah 7,38 sedangkan nilai rata-rata postes kelas eksperimen adalah 69,56 dan kelas kontrol adalah 46,81. Peningkatan pengetahuan konseptual sebesar 48,6 %. Berdasarkan hasil observasi didapatkan rata-rata afektif siswa 2,2 dalam kategori baik sekali sedangkan rata-rata keterampilan siswa 2,1 dalam kategori baik sekali. Hasil uji hipotesis dengan uji t menunjukkan ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe GI terhadap pengetahuan konseptual atau dapat dikatakan bahwa pengetahuan konseptual fisika dengan model kooperatif tipe GI lebih baik daripada pembelajaran konvensional. Kata Kunci: model group investigation, media visual, pengetahuan konseptual

Page 1 of 1 | Total Record : 6