cover
Contact Name
Elan Ardri Lazuardi,
Contact Email
humaniora@ugm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
humaniora@ugm.ac.id
Editorial Address
Humaniora Office d.a. Fakultas Ilmu Budaya UGM, Gedung G, Lt. 1 Jalan Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta 55281 Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Humaniora
ISSN : 08520801     EISSN : 23029269     DOI : 10.22146/jh
Core Subject : Humanities,
Humaniora focuses on the publication of articles that transcend disciplines and appeal to a diverse readership, advancing the study of Indonesian humanities, and specifically Indonesian or Indonesia-related culture. These are articles that strengthen critical approaches, increase the quality of critique, or innovate methodologies in the investigation of Indonesian humanities. While submitted articles may originate from a diverse range of fields, such as history, anthropology, archaeology, tourism, or media studies, they must be presented within the context of the culture of Indonesia, and focus on the development of a critical understanding of Indonesia’s rich and diverse culture.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "No 1 (1995)" : 16 Documents clear
Demokrasi dalam Perspektif Kebudayaan Minangkabau Sjafri Sairin
Humaniora No 1 (1995)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1186.158 KB) | DOI: 10.22146/jh.1993

Abstract

Membicarakan demokrasi dan perspektif kebudayaan daerah, seperti kebudayaan Minangkabau yang menjadi topik pembicaraan kita kali ini, sebenarnya tidak lebih dari memperbincangkan sebuah benda pusaka yang telah kita bungkus rapat-rapat dan disimpan di tempat yang terhormat. Paling tidak dengan adanya kesempatan untuk membicarakannya akan menambah pemahaman kita terhadap kearifan nenek moyang kita dalammengharungi kehidupan mereka di masa lalu. Dengan pemahaman itu mungkin akan terbuka sedikit kesempatan untuk dijadikan tolok ukur dalam pengembangan kehidupan demokrasi yang sekarang ini sedang kita jalani. Tulisan singkat berikut ini mencoba mengulas kehidupan demokrasi dan perspektif kebudayaan Minangkabau, sebuah suku bangsa yang berasal dari daerah bagian barat tengah pulau Sumatra.
Tirai Menurun Karya Nh. Dini: Dua Tokoh Wanita dalam Kehidupan para Anak Wayang Sugihastuti Sugihastuti
Humaniora No 1 (1995)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2311.443 KB) | DOI: 10.22146/jh.2002

Abstract

Nh. Dini (Nurhayati Srihardini) adalah salah seorang pengarang wanita Indonesia yang populer hingga saat ini. Lebih dan 40 tahun beliau bergelut dalam dunia sastra dan menghasilkan banyak karya. Kuantitas dan kualitas karya-karya Nh. Dini sudah tidak diragukan oleh para peneliti sastra Indonesia. Kali ini dipilih Tirai Menurun untuk dibicarakan karena beberapa alasan. Pertama, Tirai Menurun adalah novel terbaru karya Nh. Dini. Kedua, novel ini menceritakan tentang kehidupan para anak wayang (orang). Ketiga, kehidupan dua tokoh wanita dalam novel ini, Kedasih dan Sumirat menarik perhatian untuk dibicarakan karena kisah hidupnya sebagai anak wayang. Keempat, novel ini dibahas dalam rangka kegiatan ilmiah Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia Fakultas Sastra UGM.
Semantik Metabahasa Versi Wierzbicka Suhandono Suhandono
Humaniora No 1 (1995)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.632 KB) | DOI: 10.22146/jh.2003

Abstract

Ada beberapa cara untuk menjelaskan arti atau konsep yang terkandungdalam suatu kata atau satuan kebahasaan. Salah satu cara untuk menjelaskan arti tersebut ialah dengan menterjemahkannya ke dalam bahasa lain. Untuk menjelaskan konsep-konsep yang terkandung dalam suatu kata secara lintas bahasa diperlukan alat analisis yang disebut semantik metabahasa. Alat analisis ini dinamakan metabahasa karena alat tersebut dapat digunakan untuk menganalisis konsep yang terkandung dalam suatu kata atau satuan kebahasaan yang lain dalam bahasa manapun, dan dapat menetralkan atau meminimumkan sejauh mungkin bias budaya atau bahasa tertentu. Dalam tulisan ini dikemukakan semantik metabahasa yang dikembangkan oleh Wierzbicka dan kolega-koleganya. Wierzbicka  mengembangkan semantik metabahasa ini berdasarkan pada apa yang ia yakini sebagai primitif semantik yang universal (universal semantic  primitives).
Kata dan Istilah Asing dalam Bahasa Arab Syamsul Hadi
Humaniora No 1 (1995)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1205.352 KB) | DOI: 10.22146/jh.2004

Abstract

Tulisan ini akan menyajikan pengaruh bahasa asing terhadap bahasa Arab serta merumuskan kaidah-kaidah yang berlaku dalam penyerapan kata dan istilah dari bahasa lain. Selama ini berbagai kaidah penyerapan unsur-unsur asing dari lembaga-lembaga bahasa di beberapa negara Arab tidak mudah didapatkan oleh para pecinta bahasa Arab di Indonesia. Untuk itulah tulisan ini mencoba merumuskan kaidah-kaidah yang terpakai dalam penyerapan kata maupun istilah tersebut.
Bentuk Persona Pertama dan Kedua Subjek dalam Bahasa Prancis dan Bahasa Indonesia Teguh Basuki
Humaniora No 1 (1995)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1252.97 KB) | DOI: 10.22146/jh.2005

Abstract

Bahasa adalah suatu sistem tanda yang bersifat ar-bitrer, konvensional dan linier (Chassure, 1972:100-103), sehingga tidaklah mengherankan jika slstem bahasa yang satu tidak sama dengan sistem bahasa yang lain. Melihat kenyataan di atas, dalam tulisan ini akan dikemukakan berbagai macam bentuk persona dalam bP dan bl. Meskipun demikian tidak semua bentuk persona akan dikemukan di sini. Tulisan ini akan membatasi diri pada bentuk persona pertama dan kedua yang berfungsi sebagai subjek dalam bP dan bl. Adapun yang dimaksud dengan bentuk persona tidak terbatas pada pronomina persona, tetapi juga meliputi semua bentuk persona yang lain, seperti nama diri dan sebagainya.
Interpretasi Puisi Rachmat Djoko Pradopo
Humaniora No 1 (1995)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1677.322 KB) | DOI: 10.22146/jh.2006

Abstract

Makalah ini mencoba untuk mengemukakan cara-cara memproduksi makna sajak, merebut makna sajak (rekuperasi), ataupun memberikan makna sajak, tergantung dari sudut mana pemahamannya. Dengan demikian, diharapkan masalah ini dapat memberikan bekal untuk menggali nilai budaya spiritual bangsa Indonesia, di samping juga dapat menjadi sarana pengembangan budaya bangsa Indonesia. Untuk bisa memahami sajak, perlukah sajak dianalisis struktur dalamnya (Inner structure). Hal ini mengingat bahwa sajak (puisi) adalah sebuah struktur. Dengan demikian, dalam menganalisis sajak sebagai struktur tanda-taoda yang bermakna (Pradopo, 1993: 121), dipergunakan teori dan metode strukturalisme-semiotik.

Page 2 of 2 | Total Record : 16


Filter by Year

1995 1995


Filter By Issues
All Issue Vol 37, No 1 (2025) Vol 36, No 2 (2024) Vol 36, No 1 (2024) Vol 35, No 2 (2023) Vol 35, No 1 (2023) Vol 34, No 2 (2022) Vol 34, No 1 (2022) Vol 33, No 3 (2021) Vol 33, No 2 (2021) Vol 33, No 1 (2021) Vol 32, No 3 (2020) Vol 32, No 2 (2020) Vol 32, No 1 (2020) Vol 31, No 3 (2019) Vol 31, No 2 (2019) Vol 31, No 1 (2019) Vol 30, No 3 (2018) Vol 30, No 2 (2018) Vol 30, No 1 (2018) Vol 29, No 3 (2017) Vol 29, No 2 (2017) Vol 29, No 1 (2017) Vol 28, No 3 (2016) Vol 28, No 2 (2016) Vol 28, No 1 (2016) Vol 27, No 3 (2015) Vol 27, No 2 (2015) Vol 27, No 1 (2015) Vol 26, No 3 (2014) Vol 26, No 2 (2014) Vol 26, No 1 (2014) Vol 25, No 3 (2013) Vol 25, No 2 (2013) Vol 25, No 1 (2013) Vol 24, No 3 (2012) Vol 24, No 2 (2012) Vol 24, No 1 (2012) Vol 23, No 3 (2011) Vol 23, No 2 (2011) Vol 23, No 1 (2011) Vol 22, No 3 (2010) Vol 22, No 2 (2010) Vol 22, No 1 (2010) Vol 21, No 3 (2009) Vol 21, No 2 (2009) Vol 21, No 1 (2009) Vol 20, No 3 (2008) Vol 20, No 2 (2008) Vol 20, No 1 (2008) Vol 19, No 3 (2007) Vol 19, No 2 (2007) Vol 19, No 1 (2007) Vol 18, No 3 (2006) Vol 18, No 2 (2006) Vol 18, No 1 (2006) Vol 17, No 3 (2005) Vol 17, No 2 (2005) Vol 17, No 1 (2005) Vol 16, No 3 (2004) Vol 16, No 2 (2004) Vol 16, No 1 (2004) Vol 15, No 3 (2003) Vol 15, No 2 (2003) Vol 15, No 1 (2003) Vol 14, No 3 (2002) Vol 14, No 2 (2002) Vol 14, No 1 (2002) Vol 13, No 3 (2001) Vol 13, No 1 (2001) Vol 12, No 3 (2000) Vol 12, No 2 (2000) Vol 12, No 1 (2000) Vol 11, No 3 (1999) Vol 11, No 2 (1999) Vol 11, No 1 (1999) Vol 10, No 1 (1998) No 9 (1998) No 8 (1998) No 6 (1997) No 5 (1997) No 4 (1997) No 3 (1996) No 2 (1995) No 1 (1995) No 1 (1994) No 3 (1991) No 2 (1991) No 1 (1989) More Issue