cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
journal.jpki2.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Perum taman Asri 1 Blok B12 RT 31 RW 06 Gandus Palembang Sumatera Selatan 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS
Published by CV ALINA
ISSN : -     EISSN : 29863104     DOI : https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i1.6
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS (JPKI2) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Ekonomi, Hukum,Teknik, kedokteran, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat,Kehutanan, Ilmu Budaya, Peternakan,Psikologi.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): April" : 30 Documents clear
DARI DESA KE DUNIA : MEMBEKALI MASYARAKAT DENGAN KETERAMPILAN DIGITAL DESA TALANG PAUH KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH Charolina, Ovita; Baihaqi, Baihaqi; Rianindita, Nansi; Sinta, Dwi
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2212

Abstract

Kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih menjadi tantangan nyata dibanyak daerah di Indonesia. Desa Talang Pauh, yang terletak dikecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, merupakan salah satu contoh desa di Indonesia yang memiliki potensi besar, namun masih menghadapi tantangan dalam hal akses terhadap teknologi dan informasi. Pengabdian Masyarakat ini akan memberikan pelatihan keterampilan digital dapat membawa transformasi di Desa Talang Pauh, membuka peluang ekonomi baru, dan memperkuat daya saing masyarakat setempat dalam menghadapi tantangan global. Dengan membekali masyarakat dengan keterampilan digital, harapannya desa ini tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan maju membawa kemajuan yang bermanfaat bagi seluruh warganya. Pelatihan “Dari Desa ke Dunia: Membekali Masyarakat dengan Keterampilan Digital Desa Talang Pauh Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah akan dilaksanakan dengan pendekatan yang partisipatif, praktis, dan berkelanjutan agar sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masayarakat Desa Talang Pauh yaitu dengan Pendataan dan Identifikasi kebutuhan peserta, penyusunan kurikulum pelatihan, pelaksanaan pelatihan tatap muka dan praktik langsung, evaluasi dan pendampingan pasca pelatihan, dokumentasi dan pelaporan. Kesimpulan dari hasil pengabdian ini adalah peningakatan akses informasi, pemberdayaan masyarakat, pengurangan kesenjangan digital, meningkatkan produktivitas ekonomi, peningkatan kapsitas sumber daya manusia (SDM).
PEMERIKSAAN KADAR FERITIN SERUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER KETIGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI PERSALINAN Anggraini, Debie; Triola, Seres; Ashan, Haves; Hamama Pitra, Dian Ayu; Hasni, Dita; Zulyati Oktora, Meta
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2213

Abstract

Anemia defisiensi besi merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling umum terjadi pada ibu hamil, terutama pada trimester ketiga, dan berkontribusi terhadap berbagai komplikasi persalinan. Kadar feritin serum sebagai indikator status cadangan zat besi memiliki nilai diagnostik lebih tinggi dibandingkan hemoglobin, sehingga penting dilakukan sebagai upaya deteksi dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan skrining kadar feritin serum pada ibu hamil trimester ketiga guna mencegah komplikasi obstetri. Kegiatan dilakukan di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang dengan sasaran ibu hamil usia kehamilan ≥28 minggu yang menjalani kunjungan antenatal rutin. Pemeriksaan feritin dilakukan menggunakan metode ELISA dari serum darah vena. Hasil menunjukkan bahwa dari 95 responden, sebanyak 65 orang (68,4%) memiliki kadar feritin <30 μg/L yang mengindikasikan defisiensi zat besi. Rentang usia terbanyak adalah 20–35 tahun (94,7%), yang merupakan usia ideal untuk kehamilan. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil trimester ketiga berada dalam kondisi defisiensi besi, yang dapat meningkatkan risiko persalinan prematur, perdarahan postpartum, dan morbiditas ibu-janin. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pentingnya pemeriksaan feritin sebagai bagian dari evaluasi rutin antenatal care serta mendorong intervensi nutrisi yang lebih tepat sasaran.
SKRINING KADAR GLUKOSA DAN KOLESTEROL DARAH PADA CALON JEMAAH HAJI SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT METABOLIK Anggraini, Debie; Haiga, Yuri; Adelin, Prima
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2219

Abstract

Penyakit metabolik seperti diabetes melitus dan dislipidemia merupakan masalah kesehatan yang umum dijumpai pada lansia dan memiliki potensi komplikasi serius, terutama saat melaksanakan ibadah haji yang menuntut ketahanan fisik tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan skrining kadar glukosa dan kolesterol darah sebagai upaya deteksi dini penyakit metabolik pada calon jemaah haji. Kegiatan dilaksanakan di RSU Aisyiyah Padang dengan metode consecutive sampling terhadap 46 peserta yang telah terdaftar sebagai calon jemaah haji tahun 2024–2025. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode enzymatic colorimetric assay dari darah vena. Hasil menunjukkan bahwa 11 peserta (23,9%) mengalami hiperglikemia dan 21 peserta (45,7%) mengalami hiperkolesterolemia, dengan distribusi usia terbanyak pada kelompok 60–74 tahun (52,1%). Temuan ini menegaskan perlunya deteksi dan intervensi dini terhadap gangguan metabolik pada kelompok risiko tinggi seperti calon jemaah haji usia lanjut. Kegiatan ini juga memberikan edukasi tentang pentingnya kontrol metabolik dan gaya hidup sehat guna menunjang pelaksanaan ibadah yang aman dan optimal. Dengan demikian, skrining laboratorium sederhana ini menjadi strategi promotif-preventif yang penting dalam pembinaan kesehatan haji.
EDUKASI BAHAYA MEROKOK PADA ANAK USIA DINI DI SD NEGERI 12 KOTA BANDA ACEH Nurul Kamaly; Aulia, Zulfahmi; Zikra Ulkhaira
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2227

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai bahaya merokok sejak usia dini. Metode pengabdian yang digunakan meliputi ceramah interaktif, penayangan video animasi edukatif, dan kuis berhadiah sebagai evaluasi, dengan pendekatan yang menyenangkan dan sesuai karakteristik anak. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan kesadaran siswa terhadap risiko merokok serta komitmen mereka untuk menjauhi rokok. Simpulan kegiatan ini adalah bahwa pendekatan edukatif yang dikemas secara menarik dan interaktif efektif dalam membentuk sikap preventif terhadap rokok pada anak usia dini, serta dapat menjadi model edukasi kesehatan di sekolah dasar. Kata Kunci : Edukasi Bahaya Merokok, Anak Usia Dini, Sekolah Dasar, Video Animasi Edukatif, Kuis Interaktif
PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT SKABIES DAN PRILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) DI PONDOK PESANTREN AL- FALAH KOTA PADANG Rosmaini, Rosmaini; Yuliza Birman; Suharni, Suharni; Andika Calfriarsada; Maharani, Siti assyifa; Alfarel, Ibnu Khalid
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2228

Abstract

Scabies is a contagious skin infection caused by the mite Sarcoptes scabiei, characterized by intense itching and the appearance of a rash. It most commonly affects children and the elderly, with prevalence among children ranging from 5% to 50%. Scabies spreads easily through both direct and indirect contact. Practicing Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) is essential in preventing transmission. Health education through outreach programs plays a crucial role in increasing public knowledge and awareness about disease prevention. The Faculty of Medicine at Baiturrahmah University conducted a community service activity as part of the Medical Baiturrahmah Social in Action (MBSA) event, which included education on scabies transmission prevention and the importance of CHLB to help curb the spread of the disease and raise awareness about the importance of hygiene. This activity is expected to reduce the incidence of scabies and inspire the community to incorporate CHLB into their daily.
PEMANFAATAN KURMA AJWA UNTUK KESEHATAN MASYARAKAT: EDUKASI BERBASIS BUKTI DI RT 03 RW 13 KELURAHAN GUNUNG PANGILUN, PADANG Abdullah, Dessy; Dewi, Nadia Purnama; Vani, Ade Teti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2234

Abstract

Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L. var. Ajwa) dikenal sebagai salah satu varietas kurma dengan kandungan gizi tinggi dan manfaat kesehatan yang beragam. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat, pemanfaatan pangan fungsional seperti kurma Ajwa menjadi relevan untuk dikembangkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat RT 03 RW 13, Kelurahan Gunung Pangilun, Kota Padang, mengenai manfaat kurma Ajwa secara ilmiah dan aplikatif. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dan pelatihan pembuatan olahan sehat berbahan dasar kurma Ajwa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terkait nilai kesehatan kurma Ajwa dan munculnya antusiasme untuk mengintegrasikannya dalam pola makan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pemanfaatan pangan sunnah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan preventif.
PENYULUHAN KESEHATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MELALUI CUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN Harleli, Harleli; Edihar, Muh.
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2251

Abstract

Kesehatan dalam kehidupan manusia merupakan hal yang terpenting terutama bagi anak usia dini yang dapat dicapai dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan cara menjaga kebersihan diri, dapat dilakukan dengan cara mencuci tangan menggunakan sabun. langkah awal untuk merubah sikap siswa agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sehingga mewujudkan sekolah yang sehat adalah di sekolah. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang cara mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar. Metode yang digunakan meliputi ceramah, tanya jawab dan pemberian leaflet tentang PHBS. Sebelum diberikan penyuluhan siswa diberikan pre-test kemudian dilakukan penyuluhan dan dilanjutkan post-test terhadap peserta, kemudian dilanjutkan praktek cuci tangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbedaan signifikan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan, dengan nilai p-value = 0,000 < α = 0,05, yang mengindikasikan bahwa penyuluhan PHBS berperan positif dapat meningkatkan pemahaman PHBS melalui cuci tangan menggunakan sabun pada siswa dengan benar. Kesimpulannya, pengetahuan PHBS efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya cuci tangan menggunakan sabun supaya terhindar dari penyakit infeksi
PERAN PENDAMPINGAN MAHASISWA MBKM DALAM PROGRAM RENJANI TERHADAP OPTIMALISASI PELAYANAN WAJIB PAJAK DI KPP BANGKALAN Nova Ayunda Pasha
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2290

Abstract

Kegiaan PKM ini tentang  optimalisasi pelayanan wajib pajak melalui program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) yang melibatkan mahasiswa dalam konteks Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Di Indonesia, lulusan perguruan tinggi sering kali tidak siap menghadapi tantangan di dunia kerja, dengan sekitar 80% di antaranya dinilai kurang memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri, seperti berpikir kritis dan literasi digital. Program MBKM diluncurkan untuk menjembatani kesenjangan ini dengan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa di lapangan. Program Renjani merupakan kolaborasi antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan berbagai perguruan tinggi, yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan kualitas pelayanan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama. Mahasiswa yang terlibat dalam program ini mendapatkan tugas praktis, seperti penginputan data, pendampingan pelaporan SPT, dan edukasi perpajakan kepada wajib pajak. Melalui pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya mengembangkan keterampilan teknis dan non-teknis, tetapi juga memperluas jejaring profesional mereka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program magang seperti Renjani dapat memberikan manfaat signifikan bagi mahasiswa dan masyarakat, serta membantu mengurangi kesenjangan antara dunia akademik dan industri. Diharapkan, dengan adanya program ini, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan berkontribusi positif terhadap peningkatan kepatuhan pajak di Indonesia.
SOSIALISASI PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA 2025 POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA Pratiwi, Indah; Paisal, Paisal; Yulina, Bainil; Zurohaina, Zurohaina; Sabrina, Leni; Apriyanti, Tria
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2295

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan sosialisasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2025 di Politeknik Negeri Sriwijaya serta dampaknya terhadap pengembangan ekosistem kewirausahaan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi kegiatan sosialisasi yang melibatkan narasumber praktisi kewirausahaan, dosen, dan mahasiswa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sosialisasi berhasil meningkatkan pemahaman peserta sebesar 85% dan memicu minat berwirausaha sebesar 65%, serta menghasilkan 25 draft proposal bisnis dari mahasiswa. Namun, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti perencanaan keuangan dan pemasaran digital. Simpulan dari pengabdian ini adalah bahwa sosialisasi PMW 2025 efektif dalam memotivasi mahasiswa berwirausaha dan membutuhkan pendampingan lanjutan serta kolaborasi lintas sektor untuk mendukung keberlanjutan program dan pengembangan kewirausahaan yang berkelanjutan di lingkungan kampus. Kata Kunci : Sosialisasi Kewirausahaan, Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan, Pendidikan Vokasi, Bisnis Mahasiswa
PROMOSI KESEHATAN TENTANG KESEHATAN MENTAL REMAJA DI PESANTREN MODERN TERPADU PROF.DR.HAMKA II PADANG Setiawati, Erdanela; Syach, Ariel Alfattah; Rahman, Hilmi; Nadhif, Sheza; Larasati, Tania; Harsono, Muhammad Al Gausan; Maulana, Muhammad Anton
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.2310

Abstract

Latar-belakang. Masa remaja adalah periode penting dalam membangun kesehatan mental yang optimal, karena pada tahap ini banyak masalah kesehatan mental mulai muncul dan berisiko berlanjut hingga dewasa. Kesehatan mental yang baik menjadi fondasi utama untuk mendukung perkembangan keterampilan sosial, emosional, dan psikologis yang dibutuhkan remaja dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dampak gangguan kesehatan mental yang paling sering terjadi pada remaja adalah stres, tapi dampak yang paling serius dari pada stres adalah depresi, kecemasan, perilaku bunuh diri, penyalahgunaan obat, dan kecenderungan perilaku antisosial. Perlu diberikan layanan kesehatan mental berbasis sekolah kepada remaja berupa edukasi-kesehatan dalam upaya mencegah terjadinya gangguan kesehatan mental pada remaja dan meningkatkan kualitas hidup remaja. Tujuan-Promosi-Kesehatan. Untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan mental remaja, stress dan coping-mechanism-stress, serta bagaimana mencegah terjadinya gangguan kesehatan mental, sebagai upaya memberikan layanan kesehatan mental bagi remaja di sekolah. Metode. Pendidikan (edukasi) kesehatan, pada hari Minggu, 1-12-2025, yang diikuti oleh 60 remaja siswa SMA-Swasta Pesantren-Modern-Terpadu Prof.Dr.Hamka-II Padang. Peningkatan pengetahuan diukur dengan memberikan pre-test sebelum edukasi dan post-test setelah edukasi. Hasil. Rata-rata-skor-pengetahuan siswa ketika pre-test adalah 26,2 dengan skor-terendah 20 dan skor-tertinggi 34. Rata-rata-skor-pengetahuan siswa ketika post-test adalah 56,5 dengan skor-terendah 55 dan skor-tertinggi 60. Telah terjadi peningkatan pengetahuan remaja siswa pesantren setelah diberi edukasi dengan peningkatan skor post-test dari pre-test sebesar 30,3. Kesimpulan. Promosi-Kesehatan tentang Kesehatan-Mental-Remaja di PMT Prof.Dr.Hamka II Padang telah berhasil meningkatkan pengetahuan remaja. Diharapkan setelah edukasi, remaja dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, dimanapun remaja berada, agar terhindar dari bahaya gangguan kesehatan mental.

Page 3 of 3 | Total Record : 30