cover
Contact Name
Slamet Wardoyo
Contact Email
gemakesling.journal@gmail.com
Phone
+6285787549486
Journal Mail Official
gemakesling.journal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Menur 118A, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60282
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Higiene Sanitasi
ISSN : -     EISSN : 28280474     DOI : 10.36568
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Higiene Sanitasi [e-ISSN: 2828-0474 | DOI: 10.36568] adalah jurnal yang merupakan sumber informasi dengan menggunakan platform peer-review. Jurnal ini menerima dan mempublikasikan artikel hasil penelitian, studi kasus dan artikel review dengan topik kesehatan lingkungan. Pihak yang terlibat dalam sistem jurnal ini adalah author, editor dan reviewer serta penerbit Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024)" : 5 Documents clear
Performance Review of Final Waste Processing at Banjarsari Landfill, Bojonegoro Regency in 2024 Asvinatin Choiriyah; Imam Thohari; Khambali; Sri Anggraeni; Fitri Rokhmalia; Jessika Juan Pramudita
Jurnal Higiene Sanitasi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/hisan.v4i2.89

Abstract

The increasing volume of waste entering the Banjarsari Landfill in Bojonegoro Regency has caused serious issues in land management. Evaluating the effectiveness of the sanitary landfill system is crucial to ensuring the sustainability of waste management at the landfill. This research aimed to assess the final waste processing at the Banjarsari Landfill in Bojonegoro Regency in 2024. This descriptive evaluative study used observation, interviews, and measurement methods. Respondents included the head of the waste management division of the Bojonegoro Environmental Office and the manager of the Banjarsari Landfill. The variables examined were waste generation, facilities and infrastructure, waste recording, compaction, soil covering, leachate treatment, and gas handling. The data analysis technique was descriptive, and presented as graphs, diagrams, or tables. The research findings showed that daily waste generation was 55.7 tons, categorized as moderate. The human resources consisted of 18 qualified personnel. The waste recording was done manually, compaction had a ratio of 2:3, waste was covered once a week, leachate was treated with a processing facility, and methane gas was used as a fuel substitute. Implementing a control schedule, improving facilities, and providing outreach and technical training for final waste processing operations were recommended.
Pengaruh Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Terhadap Risiko Dermatitis Kontak Iritan pada Pekerja Pencucian Kendaraan Bermotor Amaliyah, Nurul; Ratih Lukmitarani; Suparmin
Jurnal Higiene Sanitasi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/hisan.v4i2.100

Abstract

Dermatitis kontak iritan merupakan penyakit akibat kerja terutama pada pekerja yang berhubungan dengan bahan iritan seperti sabun, deterjen. Salah satu pekerja yang sering berhubungan dengan bahan iritan tersebut adalah pekerja pencucian kendaraan bermotor. Pencegahan dermatitis kontak iritan dapat dilakukan dengan mengganti penggunaan bahan pencuci yang bersifat iritan atau menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan APD dan dermatitis kontak iritan pada pekerja pencucian kendaraan bermotor di Desa Karangmangu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan penelitian case control dengan perbadingan 1:1. Tujuan penelitian menganalisis hubungan serta besaran resiko penggunaan APD dengan dermatitis kontak iritan pada pekerja pencucian kendaraan bermotor di Desa Karangmangu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja pencucian kendaraan bermotor yang berada di Desa Karangmangu. Sampel ditentukan sebanyak 35 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling dengan perbandingan case dan control 1:1, sehingga total sampel sebanyak 70. Analisa data menggunakan uji Chi Square dan Odd Ratio. Hasil penelitian karakteristik responden usia antara 34-39 tahun (36%), responden laki-laki (97%) dan responden memiliki tingkat pendidikan menengah (64%), responden tidak menggunakan APD lengkap 40 responden (57,1%), terdapat hubungan penggunaan APD dan dermatitis kontak iritan pada pekerja pencucian kendaraan bermotor dengan p value=0,000 dengan OR 7,667. Saran penelitian agar pengusaha pencucian kendaraan bermotor membuat SOP pada saat karyawan bekerja khususnya pekerja pencucian dan menggunakan bahan pencuci yang ramah lingkungan dan aman digunakan oleh pekerja.
Pengaruh Beban Kerja Fisik, Usia, Durasi Kerja, dan Kecukupan Tidur terhadap Kelelahan Kerja Swindriaswara; Winarko; Ngadino; Demes Nurmayanti; Pratiwi Hermiyanti
Jurnal Higiene Sanitasi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/hisan.v4i2.95

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja perlu diperhatikan di pertambangan batu kapur agar terhindar dari kecelakaan kerja dan kelelahan. Kelelahan bisa dipengaruhi beban kerja fisik, usia, durasi kerja, dan kecukupan tidur. Sebanyak 8 pekerja CV X sebesar 75% mengalami kelelahan kerja dengan 62.5% pekerja mengalami beban kerja fisik berat. Tujuan dari studi ini guna menganalisis pengaruh beban kerja fisik, usia, durasi kerja, dan kecukupan tidur terhadap kelelahan kerja di CV X. Penelitian ini menerapkan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Besar sampel 29 pekerja dipilih secara simple random sampling dari 30 pekerja, variabel beban kerja fisik, usia, durasi kerja, kecukupan tidur, dan kelelahan kerja dikumpulkan melalui pengukuran wawancara. Data terkumpul, diolah, dan analisis memakai uji statistik Chi Square dengan tingkat kesalahan (α) sebesar 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 29 pekerja mengalami beban kerja fisik 75,9% sedang dan 24,1% agak berat, usia 72,4% > 30 tahun dan 27,6% < 30 tahun, durasi kerja 100% < 8 jam, kecukupan tidur 93,1% normal dan 6,9% tidak normal, kelelahan kerja 41,4% sedang, 41,4% tinggi, dan 17,2% sangat tinggi, 54,5% kelelahan kerja tinggi banyak dirasakan pekerja dengan bebean kerja sedang, 57,15% kelelahan kerja tinggi banyak dialami pekerja berusia > 30 tahun, serta 44,44% kelelahan kerja sedang banyak dialami pekerja dengan kecukupan tidur normal. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwasannya kelelahan dipengaruhi beban kerja fisik dan usia, sedangkan durasi kerja dan kecukupan tidur tidak berpengaruh. Disarankan agar pekerja mengurangi beban yang diangkat dan pekerja yang berusia > 30 tahun diberi pekerjaan bervariasi.
Perilaku Siswa Dalam Penerapan Cuci Tangan Pakai Sabun Di Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten X Tahun 2024 Syawalina Putri Fajar; Rusmiati; Pratiwi Hermiyanti; Irwan Sulistio; Imam Thohari
Jurnal Higiene Sanitasi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/hisan.v4i2.93

Abstract

Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan salah satu langkah efektif dalam mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekolah. Namun, ketersediaan fasilitas CTPS yang kurang memadai dapat mempengaruhi kebiasaan siswa dalam mencuci tangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku siswa dalam penerapan CTPS di Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten X tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian sebanyak 59 siswa kelas VI dari tiga madrasah yang dipilih secara proportionate stratified random sampling. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas CTPS pada dua madrasah dikategorikan cukup (66,67%) sedangkan satu madrasah kurang (33,33%). Tingkat pengetahuan siswa tentang CTPS tergolong baik (93,22%), begitu pula dengan sikap siswa (94,92%). Namun, hanya 44,06% siswa yang memiliki tindakan mencuci tangan dengan benar, sementara 55,94% masih melakukan secara kurang optimal. Secara keseluruhan, perilaku siswa dalam penerapan CTPS berada pada kategori baik (74,58%). Kesimpulannya, meskipun siswa memiliki tingkat pengetahuan dan sikap yang baik, praktik mencuci tangan masih perlu ditingkatkan. Penyediaan fasilitas CTPS yang lebih memadai serta edukasi berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kebiasaan mencuci tangan yang benar.
Kandungan Jamur Candida Albicans Pada Sanitasi Toilet Umum Di Pasar Tambahrejo Lintang Lailattul Fadillah; Ngadino; Fitri Rokhmalia; Marlik
Jurnal Higiene Sanitasi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/hisan.v4i2.105

Abstract

Candida albicans adalah spesies yang paling melimpah di seluruh dunia, dengan rata-rata global sebesar 66% dari seluruh Candida sp. Prevalensi kandidiasis di Indonesia sekitar 20-25%, dapat menyerang rambut, kulit, kuku, selaput lendir, mulut, dan tenggorokan. Salah satu lokasi yang sering diserang oleh jamur Candida albicans adalah bak penampung air Toilet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan jamur Candida Albicans pada sanitasi toilet umum di Pasar Tambahrejo, Kota Surabaya. Penelitian deskriptif dilakukan dengan desain penelitian cross-sectional yang mencakup observasi, penilaian inspeksi, dan wawancara. Penelitian dilakukan di 5 toilet di Pasar Tambahrejo. Hasil pemeriksaan kandungan Jamur Candida Albicans pada air bersih dari 5 toilet yaitu 20% positif mengandung jamur Candida Albicans (toilet ke-3), 80% negatif jamur Candida Albicans. Kondisi sanitasi toilet umum di Pasar Tambahrejo telah dikategorikan sebagai cukup, dengan persentase sebesar 54,4%. Berdasarkan hasil tersebut, sanitasi toilet umum di pasar Tambahrejo tidak memenuhi syarat PMK No. Pedoman Standar Toilet Umum Di Indonesia tahun 2016 telah ditingkatkan pada tahun 2020. Disarankan untuk menyediakan tempat sampah yang kokoh dengan tutup serta membersihkan toilet dengan cermat termasuk mencuci gayung untuk mencegah timbulnya lumut.

Page 1 of 1 | Total Record : 5