cover
Contact Name
Sahrul Hidayat
Contact Email
sahrul@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796014
Journal Mail Official
jmei@phys.unpad.ac.id
Editorial Address
Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Jl. Raya Jatinangor Sumedang Jawa Barat, 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Material dan Energi Indonesia
ISSN : 2087748X     EISSN : 25796054     DOI : https://doi.org/10.24198/jmei
Core Subject : Science,
Jurnal Material dan Energi Indonesia (JMEI) merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian yang mencakup kajian teoretik, simulasi dan modeling, eksperimen, rekayasa dan eksplorasi dalam bidang Material dan Energi. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Redaksi menerima naskah ilmiah hasil penelitian, pikiran dan pandangan, review, komunikasi singkat dalam bidang material dan energi. Petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan dan secara online. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bebestari dan disetujui oleh dewan editor.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 01 (2021)" : 5 Documents clear
EFEK PENAMBAHAN rGO PADA FOTOANODA TiO2 TERHADAP PERFORMA SEL SURYA TERSENSITASI DYE LUSI SAFRIANI; RAHMADANI RAHMADANI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 11, No 01 (2021)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.447 KB) | DOI: 10.24198/jme.v11i01.35039

Abstract

Sel surya tersensitasi dye merupakan sel surya yang banyak menarik perhatian karena prosespembuatannya mudah dengan biaya fabrikasi yang rendah, namun efisiensi sel surya ini masih relatif rendah.Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan efisiensi sel surya tersensitasi dye, salah satunya adalah denganmenambahkan reduced graphene oxide (rGO) pada fotoanoda TiO2 membentuk nanokomposit TiO2-rGO.Metode pencampuran larutan digunakan untuk membuat nanokomposit TiO2-rGO dari pasta TiO2 dan serbuk rGO dengan konsentrasi 5wt% dalam etanol. Metode screen printing digunakan untuk membuat fotoanoda nanokomposit TiO2-rGO. Sel surya tersensitasi dye dengan fotoanoda nanokomposit TiO2-rGO menunjukkan rapat arus hubung singkat short circuit (JSC) 6,68 mA cm−2, tegangan rangkaian terbuka (VOC) 0,65 V dan efisiensi konversi 3,11%; yang lebih tinggi dari sel surya dengan fotoanoda TiO2 murni. Peningkatan efisiensi konversi terjadi karena rGO dapat mempermudah transport elektron dan mengurangi terjadinya proses rekombinasi pada interface antar lapisan.
KAJIAN RESIDUAL HEAT REMOVAL PADA TIPE REAKTOR SMRs ZIKRILLAH IMADI RAHMAN
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 11, No 01 (2021)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1216.312 KB) | DOI: 10.24198/jme.v11i01.31279

Abstract

Small Modular Reactor / Small and Medium Reactor (SMRs) adalah sebuah inovasi baru dari sistem penggunaan energi nuklir yang dipergunakan untuk pembangkit listrik. SMRs sendiri sudah banyak negara yang berniat untuk membuat reaktor dikarenakan harganya yang murah, membutuhkan tempat yang tidak luas, memiliki sistem safety passive, dan memiliki risiko kecelakaan yang lebih kecil dibandingkan dengan reaktor nuklir konvensional. SMRs sendiri dapat menghasilkan sampai 300 MWe. Namun dikarenakan barunya SMRs, masih banyaknya penelitian yang harus dikembangkan. Terutama penelitian yang mencakup keamanan dan kenyamanan untuk pekerja dan masyarakat sekitar. Salah satu pengembangan dari sistem keamanan passive SMRs yang sedang dikembangkan adalah Residual Heat Removal. Tujuan dari penulisan untuk mengetahui sistem kerja dari sistem RHR yang digunakan pada beberapa reaktor SMRs. Metodologi penulisan dilakukan dengan cara studi literatur dengan membandingkan sistem kerja RHR pada reaktor yang akan dibahas. Hasil kajian yang menunjukan  perbedaan, keunggulan, dan kerugian sistem RHR yang digunakan dalam reaktor SMRs adalah tipe SMART reaktor  yang paling baik karena SMART reaktor sudah memenuhi minimal persyaratan sistem blackout untuk tipe reaktor smLWRs (small medium Light Water Reactor system).   
RANCANG BANGUN ALAT BANTU PEMBELAJARAN GERAK JATUH BEBAS BERBASIS TIMER ARDUINO AZIS MUSLIM
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 11, No 01 (2021)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1569.922 KB) | DOI: 10.24198/jme.v11i01.39494

Abstract

Rancang bangun alat bantu pembelajaran gerak jatuh bebas berbasis timer arduino ini bertujuan untuk membantu pembelajar melakukan eksperimen gerak jatuh bebas dan menampilkan hasilnya dalam PC (Personal Computer). Penampilan hasil di PC berupa grafis hubungan kuadrat antara waktu dan jarak tempuh, serta perhitungan nilai percepatan gravitasi. Rancang bangun alat menggunakan ficket fence sebagai obyek benda jatuh, infrared phototransistor sebagai sensor dan arduino uno/nano sebagai interface ke PC. Perangkat lunak yang digunakan meliputi pengembangan perangkat lunak arduino menggunakan ide arduino dan pengembangan perangkat lunak PC menggunakan C# Visual Studio. Hasil penelitian memperlihatkan secara statistik nilai koefisien korelasi regresi linear untuk kurva fitting parabola sebesar 0.9906 hal ini memperlihatkan hubungan yang kuat antara variable waktu (t) dan variabel posisi (x) dalam penelitian. Rata-rata estimasi nilai percepatan gravitasi adalah sebesar 9.828 m/s2, masih dalam rentang nilai 9,78 m/s2 - 9,83 m/s2 data percepatan gravitasi bumi.
ANALYSIS OF LEAD WASTE ABSORPTION (Pb) WITH ACTIVATED CHARCOAL ADSORBENT FROM PALM SHELL SRI SURYANINGSIH
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 11, No 01 (2021)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1201.097 KB) | DOI: 10.24198/jme.v11i01.35101

Abstract

Some industries, especially the textile industry in general, use textile dyes containing lead heavy metals (Pb). Lead is a metal that is neurotoxin (toxic to the nervous system) and is accumulative because of its stable nature and has a long half-life, and it can be harmful to the environment and needs to be filtered using adsorbent. This study aims to find out the absorption of activated charcoal palm shell as adsorbent to eliminate lead waste. The method used by varying the concentration of  and KOH activator solutions with concentrations of 20%, 30% and 40% respectively. Batch method is done to mix activated charcoal into Pb solution with variation of contact time of 30 minutes, 60 minutes, 90 minutes. SEM (Scanning Electron Microscope) and AAS ((Atomic Absorption Spectrophotometer) tests are conducted to find out the pore area and absorption. SEM test results showed that the best activator is KOH with a concentration of 40% compared to activators with the largest average pore area of 31.755 micrometer. AAS test results obtained the most absorption of 98.59% by activated charcoal KOH 30% at a contact time of 60 minutes.Keywords: adsorption, activators, palm shells, Pb acetate
PERBANDINGAN TIPE TEKANAN EMERGENCY CORE COOLING SYSTEM PADA SMALL MODULAR REACTOR NATHANIEL EZER PUTRA DARMAWAN
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 11, No 01 (2021)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1749.708 KB) | DOI: 10.24198/jme.v11i01.31317

Abstract

Small modular reactor merupakan salah satu teknologi yang terus dikembangkan oleh berbagai negara. Small modular reactor merupakan salah satu pengembangan teknologi reaktor nuklir yang memiliki ukuran lebih kecil dan fitur keamanan yang lebih baik. Salah satu fitur keamanan yang lebih baik pada small modular reactor adalah sistem pendinginnya. Sistem pendinginan pada smalll modular reactor terbagi menjadi dua jenis, yaitu sistem pendingin aktif dan sistem pendingin pasif. Banyak sistem pendingin pasif sedang dikembangkan melalui beberapa penelitian dan pengembangan untuk diaplikasikan ke small modular reactor yang ada, contohnya seperti emergency core cooling system bertekanan tinggi dan emergency core cooling system bertekanan rendah. Makalah ini dibuat dengan tujuan untuk menunjukkan perbedaan dari kedua jenis emergency core cooling system tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi dokumen dengan membandingkan kedua tipe emergency core cooling system tersebut dan beberapa small modular reactor yang menggunakan emergency core cooling system bertekanan rendah dan bertekanan tinggi. Hasil analisis menunjukkan pembandingan dari beberapa small modular reactor, maka diketahui bahwa emergency core cooling system bertekanan tinggi lah yang memiliki kinerja yang cukup baik

Page 1 of 1 | Total Record : 5