cover
Contact Name
Fahrur Rozi
Contact Email
tamkasatuloh_83@unimed.ac.id
Phone
+6281361060828
Journal Mail Official
handayani_pgsd@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Kelurahan Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED
ISSN : 23551739     EISSN : 24076295     DOI : https://doi.org/10.24114/jh
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Handayani memuat artikel-artikel yang berkaitan dengan bidang pendidikan, pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal disingkat Handayani JH, dikelola oleh program studi pendidikan guru sekolah dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JH diterbitkan sebagai wadah untuk memfasilitasi Dosen, Guru, Praktisi Pendidikan, Peneliti, dan Mahasiswa dalam mempublikasikan hasil pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam penerbitan jurnal, terdapat proses review yang dilakukan oleh manajemen, reviewer, dan tim editor. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk cetak dan elektronik oleh program studi PGSD FIP UNIMED. Agenda Jurnal Handayani menjadi peran penting bagi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong inovasi pendidikan yang harmonis yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan regional, nasional dan global. Sesuai dengan kapasitasnya dan berpijak pada kepentingan nasional, jurnal ini diterbitkan sebagai wadah yang memfasilitasi komunitas Handayani khususnya Guru Besar Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014): HANDAYANI JOURNAL" : 14 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DALAM PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR IPA TERPADU SISWA DI KELAS IX-1 SMP NEGERI 1 PATUMBAK MASLIAN PASARIBU
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.362 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i1.1750

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Aktivitas belajar siswa setelah menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) pada mata pelajaran IPA Terpadu di kelas IX-1 semester  Ganjil SMP Negeri 1 Patumbak Tahun Pembelajaran 2013/2014. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share memiliki dampak positif dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (21%), siklus II (90,7%) dan aktivitas siswa yang semakin meningkat. Sebelum dilaksanakan KBM Siklus I, maka peneliti memberikan tes hasil belajar sebagai Pretes dengan hasil rata-rata 43,1 dengan nilai tertinggi 73 dan nilai terendah 7. Peningkatan hasil belajar siswa dari Formatif I dan II menunjukkan rata-rata dari 59,9 menjadi 88,4. Dengan nilai terendah Formatif I yaitu 25 yang naik pada Formatif II menjadi 43, dan nilai tertinggi dari 88 menjadi 100. Dengan ketuntasan klasikal pada Siklus I sebesar 21% dan pada Siklus II sebesar 90,7%.   Kata Kunci : Think Pair Share, Aktivitas Siswa
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE PADA MATA PELAJARAN PKN SISWA SMP NEGERI 29 MEDAN LATIPA HANIM HARAHAP
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.667 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i1.1742

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  peningkatan aktivitas serta hasil belajar siswa secara individu pada tiap siklus yang diterapkan dengan menerapkan Model Pembelajaran  Picture and picture pada kegiatan belajar mengajar. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah  siswa kelas Kelas VII-4 SMP Negeri 29 Medan dengan jumlah 33  orang. Data aktivitas siswa menurut pengamatan pengamat pada Siklus I antara lain menulis/membaca (31%), Mengungkap pendapat (43%), bertanya sesama teman (13%),   bertanya kepada guru (10%), dan yang tidak relevan dengan KBM  (%). Data aktivitas siswa menurut pengamatan  pada Siklus II antara lain menulis/membaca (15%), mengungkap pendapat (69%), bertanya sesama teman (10%), bertanya kepada guru (6%), dan yang tidak relevan dengan KBM  (0%).   Hasil belajar siswa dengan  menerapkan Model Pembelajaran Picture and picture mengalami peningkatan, Hasil Pembelajaran pada siklus I menunjukkan 28 orang tuntas individu dan tuntas kelas sebesar 85% dan 37 orang tuntas individu dan 98% tuntas kelas. Dengan rata-rata siklus I dan II masing-masing 75 dan  85. Berarti siklus II tuntas sesuai dengan KKM PKn dengan ketuntasan klasikal 98% atau lebih besar dari 85%.   Kata Kunci : Model Picture and Picture, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar
PERANAN ORANGTUA DALAM MENANAMKAN DISIPLIN ANAK DAMAIWATY RAY
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.207 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i1.1734

Abstract

ABSTRAK Salah satu aspek yang penting yang harus di bentuk dan dikembangkan dalam upaya menjadikan manusia yang berkepribadian baik adalah disiplin anak. Keluarga merupakan salah satu lembaga pengembang tugas dan tanggung jawab pendidikan pertama. Tujuan pendidikan adalah mengupayakan subyek didik menjadi pribadi yang utuh dan terintegrasi, orang tua memiliki tugas dan tanggung jawab menanamkan disiplin diri, mengembangkan, memperjelas, memperdalam dan memperluas berbagai makna yang menjadi pedoman dalam kehidupan anak. Salah satu aspek untuk mendorong dan mengembangkan kepribadian anak secara utuh adalah disiplin diri. Kata Kunci : Peran Orangtua, Disiplin Anak
PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SD NEGERI MEDAN ESTATE RAMLI SITORUS
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.601 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i1.1751

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui meningkat atau tidaknya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika dengan menggunakan metode problem solving pada materi pokok pecahan sederhana dalam bentuk soal cerita. Instrumen  yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes dan observasi. Tes digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif (rata-rata dan persentase). Sedangkan kriteria ketuntasan belajar didasarkan pada ketuntasan secara perorangan dan secara klasikal. Seorang siswa dikatakan telah tuntas apabila telah mendapat nilai minimal 70  dan satu kelas dikatakan tuntas belajar jika dikelas tersebut telah terdapat minimal 85%  siswa yang telah tuntas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Sebelum dilakukan siklus I, peneliti melakukan tes awal (pretest). Hasil penelitian yang diperoleh rata-rata pretes sebelum menggunakan metode problem solving adalah sebesar 50,9 secara klasikal hanya 5 orang siswa (12,82%) yang memiliki hasil belajar yang tinggi selebihnya memiliki hasil belajar yang kurang optimal. Rata-rata hasil belajar siswa pada postest siklus I setelah diberikan metode problem solving adalah 66,4 secara klasikal dinyatakan 13 orang siswa (33,33%) yang memiliki hasil belajar yang tinggi berarti terjadi peningkatan sebesar 20,51%. Pada pemberian postest II diperoleh rata-rata hasil belajar siswa adalah 77,5  secara klasikal dinyatakan bahwa 36 orang siswa (92,30%) yang memiliki hasil belajar yang tinggi, berarti terjadi peningkatan sebesar 58,97% dari hasil postest I. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran matematika dengan menggunakan metode problem solving dapat meningkatkan hasil belajar baik kognitif,afektif dan psikomotor dari siswa khususnya pada materi pokok pecahan sederhana dalam bentuk soal cerita. Sehingga pembelajaran ini dapat disajikan salah satu alternatif pemecahan masalah rendahnya hasil belajar matematika siswa khususnya pada materi pokok pecahan sederhana dalam bentuk soal cerita. Kata Kunci: Metode Pembelajaran Problem Solving Dan Hasil Belajar
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE THINK PAIR SHARE PADA PEMBELAJARAN IPS DI KELAS V SDN 104204 SAMBIREJO TIMUR RISMA SITOHANG; MERI S ULINA SITEPU
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.715 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i1.1741

Abstract

ABSTRAK Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode THINK PAIR SHARE dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi pokok Menghargai Jasa dan Peranan para tokoh Perjuangan Dalam Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 104204 Sambirejo Timur yang berlokasi di Jln. Sempurna/pendidikan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.  Alat pengumpul data yang digunakan adalah observasi motivasi belajar siswa dan guru.Kriteria ketuntasan motivasi belajar siswa didasarkan ketuntasan secara perorangan dengan nilai ≥ 70. Seorang siswa dikatakan telah termotivasi dalam belajar apabila mendapatkan nilai ≥ 80. Hasil penelitian yang diperoleh selama pengamatan menunjukkan adanya peningkatan pada siklus I, pertemuan I diperoleh data bahwa 36,66% yang motivasi belajarnya tergolong sangat rendah, pada siklus I, pertemuan II diperoleh data bahwa 53,33% yang motivasi belajarnya tergolong rendahpada siklus II, pertemuan I diperoleh data bahwa 70% yang motivasi belajarnya tergolong sedang,pada siklus II, pertemuan II diperoleh data bahwa 90% yang motivasi belajarnya tergolong sangat tinggi, hasil penelitian dari angket yang dibagikan pada siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada kondisi awal sebelum tindakan hanya ada 5 siswa yang memiliki motivasi belajar yang di atas 70%  yaitu sekitar 23,33%, dan setelah dilaksanakan Metde Think Pair Share pada kondisi akhir menjadi 27 orang siswa atau sekitar   90%. Kata kunci : Metode pembelajaran, metode  Think Pair Share, Motivasi belajar
PENERAPAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS SOSIAL DALAM EFFENDI MANALU
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.909 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i1.1733

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran merupakan proses interaksi peserta didik dengan lingkungan yang berlangsung berkelanjutan menjadi pengalaman hidupnya. Dalam proses tersebut siswa menyesuaikan pengetahuan yang diterimanya dengan pengetahuan sebelumnya untuk membangun pengetahuan yang baru. Peserta didik mempunyai cara berpikir yang dapat menghadapi suatu fenomena baru dan menemukan pemahaman untuk pemecahan (solusi) sesuatu persoalan yang sedang dihadapi. Prinsip konstruktivisme dalam pembelajaran antara lain : (1) Pengetahuan dibangun oleh siswa sendiri, baik secara personal maupun secara sosial; (2) Pengetahuan tidal dipindahkan dari guru ke siswa, kecuai dengan keaktifan siswa sendiri untuk beralar; (3) Sisiwa aktif mengkonstruksi secara terus menerus, sehingga terjadi perubahan konsep menuju ke konsep yang lebih rinci.tugas guru yang terpenting yaitu menghargai, menerima perbedaan pemikiran siswa dan harus menguasai bahan. Kata Kunci : Pendekatan pembelajaran, kemampuan berpikir, guru     mengajar, psikologi pendidikan
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V SD NEGERI TG. PURA JURIA SARI; ROBENHART TAMBA
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.404 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i1.1746

Abstract

ABSTRAK Permasalahan dalam  penelitian ini adalah rendahnya  motivasi siswa kelas V SD Negeri 050729 Tg. Pura pada pembelajaran IPS yang disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kurangnya motivasi yang diberikan guru kelas, pembelajaran yang kurang menarik dan kurangnya variasi metode dan model pembelajaran yang dilakukan oleh guru di kelas. Subjek penelitian ini sebanyak 30 orang  siswa  kelas V  SD Negeri 050729 Tg. Pura tahun ajaran 2013/2014. Peneliti menggunakan angket yang diisi oleh siswa untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa. Analisis data menggunakan persentase. Berdasarkan angket yang digunakan pada saat awal penelitian 10 orang (33,33%) siswa memiliki motivasi belajar tinggi. Setelah siklus I 53.33% siswa yang bermotivasi belajar tinggi.Pada siklus II  93.33% siswa memiliki motivasi belajar yang tinggi. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Talking stick dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran IPS di kelas V SD Negeri 050729 Tg.Pura. oleh karena itu, model pembelajaran talking stick dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.   Kata Kunci : Motivasi belajar, model pembelajaran, dan talking stick
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN METODE TWO STAY TWO STRAY PADA SISWA KELAS V SD WASHLIYANI MARTUBUNG AKDEN SIMANIHURUK; SYAUFAYURA .
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.305 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i1.1739

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Washliyani Martubung  yang berjumlah 32 orang, dengan menggunakan menggunakan Metode Two Stay Two Stray. Siswa belum terlibat aktif dalam proses pembelajaran juga menjadi faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Dimana dari  32 orang siswa, sebanyak 29 orang siswa (90,62%) yang  memperoleh nilai kurang dari 65 dan sebanyak 3 orang siswa (9,37%) yang memperoleh  nilai lebih dari 65.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui meningkatnya hasil belajar siswa terhadap IPA pada pokok bahasan air dan kegunaannya di kelas V dengan menggunakan Metode two Stay Two Stray.   Kata kunci : Metode Two Stay Two Stray, hasil belajar.
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING (BK) DI SLB NEGERI PEMBINA YOGYAKARTA DALAM MENYIAPKAN ANAK TUNAGRAHITA MEMASUKI DUNIA KERJA REJOKIRONO .
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.255 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i1.1732

Abstract

ABSTRAK Anak tunagrahita adalah anak yang mengalami hambatan intelektual secara signifikan di bawah rata-rata normal. Kemampuan intelektual atau Intellegensi Quontient (IQ) berada pasa gradasi 0-69. Dengan hambatan intelektualnya anak tunagrahita memiliki kecenderungan tergantung kepada orang lain dan memiliki kesulitan dalam beradaptasi. Kondisi ini menuntut adanya bimbingan dan bantuan dari orang-orang yang ada di sekitarnya agar mereka bisa mandiri. Sekolah Luar Biasa sebagian besar tidak memiliki guru Bimbingan dan Konseling (BK), padahal sebagai pengelola pendidikan bagi anak tunagrahita sangat membutuhkan peran guru BK, untuk membantu memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi anak tunagrahita dan keluarganya. SLB Negeri Pembina Yogyakarta menerapkan model pembelajaran dengan sistem guru kelas mulai dari jenjang TKLB, SDLB, SMPLB, dan SMALB, sehingga untuk menyikapi tidak adanya guru BK, sekolah memberikan peran ganda bagi guru yaitu sebagai guru kelas sekaligus sebagai guru BK di kelasnya. Peran ini sangat strategis, namun tidak mudah untuk dilaksanakan. Salah satu penyebab kesulitan tersebut karena guru-guru kelas tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang BK. Langkah yang diambil adalah memberikan bekal kepada seluruh guru kelas tentang BK, dan mengangkat 1 (satu) guru sebagai koordinator. Koordinator menggerakkan seluruh guru kelas yang sekaligus menjadi guru BK untuk aktif membimbing anak mengatasi kesulitannyadalam hal mandiri dan beradaptasi. Karena mandiri dan adaptasi ada kaitannya dengan pihk keluarga dan masyarakat atau para pengusaha, maka koordinator BK menjadi menggerak terjalinnya kerjasama antara sekolah dengan orangtua/keluarga anak tunagrahita dan para pengusaha. Kata Kunci : Peran Guru BK strategis, Membangun jejaring kerja.
PENERAPAN MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK MELIHAT DAYA SERAP SISWA KELAS VIII-1 SMP NEGERI 29 MEDAN T.SERI AMINAH
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.144 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i1.1745

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menerapkan model pembelajaran student facilitator and explaining untuk melihat daya serap  siswa  yang juga akan mempengaruhi aktivitasbelajar siswa pada mata pelajaran PKn. Penerapan model dilaksanakan dalam penelitian tindakan kelas selama dua siklus dengan dua kali pertemuan (KBM) setiap siklusnya. Sehingga data dalam penelitian ini adalah berpikir kritis, aktivitas siswa setelah menerapkan model pembelajaranstudent facilitator and explaining, dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 29 Medan, yang berjumlah 37 siswa. Data aktivitas diperoleh dari pengamatan siswa tiap siklus, data hasil belajar diperoleh dari tes setiap akhir siklus.Hasil penelitian menunjukkan; 1) Aktivitas belajar siswa  pada mata pelajaran PKn dengan menerapkan model pembelajaran student facilitator and explaining  pada siklus I aktivitas membaca dan menulis sebesar 24,0%, bertanya sesame teman 22,0%, bertanya pada guru 14,0%, yang tidak relevan sebanyak 23,0%. Sedangkan pada siklus II aktivitas membaca dan menulis sebesar 24,0%, bekerja 34,0%, bertanya pada teman 23,0%, bertanya pada guru 17,6%, yang tidak relevan sebanyak 2,0  Penelitian ini hanya dilakukan dalam satu kelas yakni kelas VIII-1 Negeri 29 Medan karena keterbatasan dana dan waktu, hal ini membatasi kesimpulan akhir hanya berlaku pada kelas subjek tersebut dan perlu pembuktian untuk kelas yang lain. Kata Kunci : Model Student Facilitator And Explaining, Daya Serap Siswa

Page 1 of 2 | Total Record : 14