cover
Contact Name
josephine roosandriantini
Contact Email
jose.roo@ukdc.ac.id
Phone
+628113444734
Journal Mail Official
jose.roo@ukdc.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno no. 201 Surabaya 60117
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 28289234     DOI : 10.37477/lkr.v1i2
Core Subject : Engineering,
The LingKAr Journal will be filled with scientific texts and articles relating to the field of architectural engineering which are the results of research, scientific studies, literature studies, design studies, and studies of cases. The script will be focused to Nusantara architecture, Environmental architecture, Postcolonial architecture, architectural technology, environmental architecture and the scope of research topics in other fields of architecture.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022): Architecture, Room, Structure, Material" : 6 Documents clear
Kajian Penggunaan dan Manfaat Pusat Terapi dan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di Surabaya Ambarwati, Catherina Novitas; Darmiwati, Theresia Ratna; Putra, Heristama Anugerah
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 1 No. 2 (2022): Architecture, Room, Structure, Material
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v1i2.250

Abstract

Children with special needs are children who need special handling due to developmental disorders and children's abnormalities. Children with emotional and behavioral disorders as well as intellectual disorders need longer handling. Surabaya is a metropolitan city that has quite a number of children with special needs, namely in 2013 it reached 813 people and increased in 2014 by 907 people, while in 2015 it decreased but not significantly to 904 people. Surabaya still does not have a place to facilitate all types of children with special needs, starting from the land, security and comfort of the design, as well as the proper function of space for the Children with special needs itself. Therapy and education is one way to deal with children with special needs. Whereas in the field of education contained in the 1945 Constitution article 31 paragraph 1 and Law no 20 of 2003 concerning the National Education system which states that children with special needs are entitled to also have the same opportunities as other children in education. The design method uses the search method. design ideas, problem identification, design goals, data collection, design data analysis, design concepts, and design. The location of the Children with special needs Therapy and Education Center design was on Mayjend Sungkono Street, Surabaya with an area of ​​11,520 m².
Kajian Elemen Arsitektur Modern berdasarkan teori Vitruvius Yulistya, Yusnia Hanna; Roosandriantini, Josephine
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 1 No. 2 (2022): Architecture, Room, Structure, Material
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v1i2.253

Abstract

Arsitektur modern adalah masa arsitektur yang mulai meninggalkan persolekan yang rumit sebagai estetika sehingga bangunan arsitektur modern cenderung polos dan simple. Arsitektur modern menganut form follow function sehingga desain bentukan bangunannya mengikuti fungsi. Setiap bentuk yang dimainkan dalam arsitektur modern selalu memiliki fungsi tersendiri. Penelitian ini merupakan kajian teori vitruvius yang muncul pada jaman arsitektur klasik terhadap arsitektur modern. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi literatur pada trilogi vitruvius dan arsitektur modern. Aspek yang diteliti adalah venustas, utilitas dan firmitas mulai dari estetika dari fungsionalisme bentuk, struktur sebagai kekokohan, dan bahan yang mulai beralih kematerial pabrikasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa teori trilogi vitruvius masih relevan pada penerapan arsitektur modern meskipun kemunculan teori tersebut jauh sebelum munculnya peradaban arsitektur modern. Makna utilitas terlihat pada setiap bentuk bangunan yang pada setiap bentuk atau lekukannya pasti memiliki fungsi untuk bangunan tersebut. Sedangkan venustas terdapat pada permainan geometri pada fasad bangunan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan tolak ukur teoritis penerapan trilogi Vitruvius terhadap arsutektur modern
Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan Terhadap Bentuk Fasad Bangunan Pada Kawasan Pembudidayaan dan Pengolahan Kopi di Kota Kediri, Jawa Timur Putra, Ramaditha Pramestyawan; Hendra, Failasuf Herman; Poedjioetami, Esty
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 1 No. 2 (2022): Architecture, Room, Structure, Material
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v1i2.260

Abstract

Kota Kediri dikenal sebagai pusat perdagangan utama untuk gula dan industri rokok terbesar di Indonesia yaitu Most Recommended City for Invesment berdasarkan survei oleh SWA. Kota Kediri juga mempunyai kuliner khas yaitu Tahu Kuning, Gethuk Pisang dan juga Kopi Brontoseno. Dengan banyaknya kearifan lokal yang ada pada Kota Kediri maka harus dioptimalkan sebaik mungkin guna menjaga dan melestarikan kearifan lokal yang ada. Permasalahan yang ada adalah kurangnya fasilitas bagi masyarakat yang ingin mempelajari tentang pembudidayaan kopi, sehingga maksud dan tujuan dari ini adalah memfasilitasi masyarakat yang ingin belajar tentang budidaya kopi serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Dengan mengusung tema arsitektur berkelanjutan akan menghasilkan bangunan yang mengutamakan tiga pilar utama dan bentuk yang tidak terlalu rumit serta mengutamakan fungsinya. Didukung dengan Konsep Makro Rekreatif dan Edukatif serta dengan Konsep Mikro Tatanan Lahan Terarah yang berfokus pada penataan bangunan berdasarkan fungsi, Konsep Mikro Bentuk Analogi yang berfokus pada implementasi dari biji kopi serta anyaman keranjang yang diwujudkan pada fasad bangunan, dan Konsep Mikro Ruang Interaktif dengan harapan terjadinya suatu interaksi baik berupa visual, verbal atau Tindakan. Dengan demikian diharapkan masyarakat dapat belajar dan memperoleh ilmu khususnya dalam pembudidayaan dan pengolahan kopi.
Relasi Fungsi, Bentuk dan Material Pada Arsitektur Rumah Baja Karya Ahmad Djuhara Wibowo, Danang Harito
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 1 No. 2 (2022): Architecture, Room, Structure, Material
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v1i2.329

Abstract

Steel house by Ir. This Ahmad Djuhara I.A.I, comes with a prominent metal material dominance. In addition to being used in the main structure and the main outer enclosure, all these materials are displayed in a straightforward and naked manner. Making the expression of this building really unusual. Perhaps because of this, as far as is known, since 2002 it has received the most and widest coverage from the media (print, television and online) than any other architect's works. This steel house received an award from the Indonesian Architects Association (IAI Award), such as confirming the existence and presence of this unique steel house. This study aims to examine how the relationship aspects of Form, Function & Material. The method used is qualitative - descriptive. Through the study of the anatomy of the building, then data collection by means of field observations, direct interviews with users. Then, to fulfill its objectivity, interviews were also conducted on 15 residents (chosen randomly) who live around the location (radius not more than 600 m). The results of the study show that the relationship from triangulation aspects of Form, Function and Material does not work as expected, especially regarding materials. This research is expected to be useful for architectural science, practitioners and students. So that in its design, it is necessary to be more careful in determining the dominance of the material.   
Desasin Fasilitas Pecinta Kuliner Di Surabaya Dengan Pendekatan Tema Arsitektur Vernakular Anisawati, Eva; Atika, Firdha Ayu; Rachim, Amir Mukmin
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 1 No. 2 (2022): Architecture, Room, Structure, Material
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v1i2.337

Abstract

Kuliner mampu menjadi daya tarik wisatwan bagi suatu daerah, salah satunya mereka yang merupakan pecinta kuliner. Ditengah gempuran bisnis kuliner impor, bisnis kuliner makanan nusantara masih tetep memegang pamornya, salah satunya adalah makanan khas Surabaya. Kuliner khas Surabaya menjadi incaran para wisatawan atau pecinta kuliner yang berkunjung ke Surabaya. Wisata kuliner menjadi prospek bisnis yang dikomersilkan. Pemkot Surabaya juga memiliki program dalam penyediaan Sentra Wisata Kuliner (SWK) yang memfasilitasi masyarakat dan para pelaku UMKM. Untuk itu, perancangan fasilitas pecinta kuliner dibuat untuk mewadahi kebutuhan tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, yang dianalisis secara deskriptif. Adapun pendekatan tema yang dipakai adalah arsitektur vernakular. Tema ini dipilih dengan tujuan menarik para wisatawan dan diharapkan mampu menjadi ikon baru di Surabaya. Selain itu tema Arsitektur Vernakular juga sejalan dengan branding wisata Surabaya. Fasilitas pecinta kuliner ini menghadirkan bangunan baru yang mengandung unsur Arsitektur khas Jawa, dimana mengadaptasi dari filosofi tata lahan, tata bentuk, dan tata ruang rumah joglo.
Potensi Rumah Joglo Desa Minggirsari Blitar Sebagai Obyek Pendukung Desa Ekonomi Kreatif Aprilina, Sasa; Kusumaningayu, Intan; Tjendani, Hanie Teki; Rolalisasi, Andarita
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 1 No. 2 (2022): Architecture, Room, Structure, Material
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v1i2.338

Abstract

Rumah joglo merupakan arsitektur tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya jawa, juga memiliki nilai filosofi yang begitu dalam. Makna filosofi yang begitu dalam terlihat dari elemen elemen pembentuk bagian bagian rumah joglo. Selain nilai sakral yang terkandung, Rumah joglo juga simbol dari keseimbangan lingkungan, hubungan dengan manusia, dan hubungan dengan tuhan. Karena keunikan yang dimiliki, rumah joglo banyak disukai dan dijadikan sebagai obyek yang tidak hanya digunakan sebagai hunian, melainkan sebagai obyek pendukung dengan ciri khas yang tertuang didalamnya. Demikian juga dengan Desa Minggirsari Blitar yang menjadikan rumah joglo sebagai obyek pendukung Desa Ekonomi Kreatif. Terdapat 10 joglo yang ada pada desa Minggirsari yang memiliki masing masing potensi. Dari eksplorasi potensi ini akan mempertimbangkan beberapa aspek penting seperti lokasi, lingkungan sekitar, kondisi eksisting, pemilik, dll. Dari hasil penelitian ini akan didapat 3 joglo yang akan dilakukan pengembangan dan perencanaan dari potensi yang didapat tanpa merubah ciri khas joglo itu sendiri. Perencanaan dilakukan dengan tetap memberikan ruang kepada pemilik / ahli waris yang masih menempati rumah tersebut. Masing-masing Rumah Joglo akan difungsikan sebagai penginapan, rumah makan dan ruang baca untuk mendukung Desa Wisata Pendidikan di Desa Minggirsari.

Page 1 of 1 | Total Record : 6