cover
Contact Name
Eko Nur Hermansyah
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6285641331367
Journal Mail Official
taulany27@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak - Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini
ISSN : 2655657X     EISSN : 26556561     DOI : 10.35473
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2023)" : 25 Documents clear
Tren Riset Pendidikan Kewirausahaan pada Anak Usia Dini Berdasarkan Data Scopus : Sebuah Analisis Bibliometrik: Early Childhood Entrepreneurship Research Trends Using Scopus Data: A Bibliometric Analysis dahrul safitri; Erni Munastiwi
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2378

Abstract

Meskipun kesenjangan keilmuan dalam pengetahuan dan kajian mengenai kewirausahaan dalam pendidikan, namun pendidikan kewirausahaan anak usia dini memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter dan jiwa kewirausahaan sejak dini. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum dan menganalisis perkembangan penelitian terkait. Metadata yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari Scopus. Penelitian ini merupakan analisis bibliometrik menggunakan software R package. Penelitian ini dilaksanakan pada 3 Juni 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dua puluh tahun terakhir (2001-2023) kajian mengenai pendidikan kewirausahaan mengalami fluktuasi, tahun dengan puncak publikasi artikel pada tahun 2018. Topik yang masih memiliki peluang banyak untuk dibahas adalah students dan creativity. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk pendidikan kewirausahaan anak usia dini dengan merangkum dan mengevaluasi temuan penelitian terbaru. Kajian ini memberikan informasi tentang variasi publikasi artikel pendidikan kewirausahaan selama dua puluh tahun terakhir (2001-2023), dengan tahun 2018 menjadi tahun dengan puncak publikasi. Menggunakan metode analisis bibliometrik melalui perangkat lunak paket R dan menggunakan data dari Scopus. Selain itu, penelitian ini menunjukkan dua bidang yang masih memiliki ruang untuk penyelidikan yakni student dan creativity. Untuk memperluas dan memajukan pemahaman kita tentang pendidikan kewirausahaan anak usia dini, penelitian ini menawarkan wawasan penting. Early childhood entrepreneurship education has a key role in forming the character and spirit of entrepreneurship from a young age, despite the scientific gaps in knowledge and studies on entrepreneurship in education. In order to provide an overview and examine connected research advancements, this study will do both. The Scopus database provided the metadata for this study. A bibliometric analysis was conducted for this study using the R package. The investigation was carried out on June 3, 2023. The findings indicate that studies on entrepreneurship education have changed throughout the past 20 years (2001-2023), with 2018 marking the year with the highest rate of article publication. Students and creativity are subjects that still offer several opportunity for discussion. This paper, which summarizes and assesses previous research findings, contributes to the early childhood entrepreneurship education field. This analysis details the fluctuation in entrepreneurship education article publication over the previous 20 years (2001-2023), with 2018 being the year with the highest level of publication. Employing data from Scopus and the bibliometric analysis technique through the R package. This study also identifies two topics for further research, namely students and creativity. This research provides significant insights to widen and deepen our understanding of early childhood entrepreneurship education.
Peran Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Menstimulasi Kreativitas Anak Usia Dini: The Role of Facilities and Infrastructure Management in Stimulating Early Childhood Creativity Solatiyah Asriyani; Erni Munastiwi
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2379

Abstract

Educational facilities and infrastructure are one indicator of the quality of an educational institution. However, in reality, many facilities and infrastructure are not properly managed and optimized. Therefore, it is necessary to understand and implement facilities and infrastructure management to help broaden insight into the role of facility and infrastructure management in optimizing the teaching and learning process and stimulating and optimizing aspects of development in students. This study aims to determine the role of management of PAUD facilities and infrastructure in stimulating children's creativity, which is an aspect that must be further developed in children. This study uses the SLR (Systematic Literature Review) method. This research collects data by documenting and reviewing articles that are relevant to this research. Then the researcher reviewed the 10 articles obtained from Google Scholar. The results of the discussion from this study are based on a literature review conducted where management of facilities and infrastructure is needed in learning activities, especially in stimulating early childhood creativity.   ABSTRAK  Sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu indikator mutu suatu lembaga pendidikan. Namun kenyataannya banyak sarana dan prasarana yang tidak dikelola dan dioptimalkan sebagaimana mestinya. Oleh sebab itu, perlunya pemahaman dan pengimplementasian mengenai manajemen sarana dan prasarana untuk membantu memperluas wawasan mengenai peran manajemen sarana dan prasarana dalam mengoptimalkan proses belajar mengajar dan menstimulasi serta mengoptimalkan aspek-aspek perkembangan pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran manajemen sarana dan prasarana PAUD dalam menstimulasi kreativitas anak yang merupakan aspek yang harus dikembangkan lebih lanjut pada anak. Penelitian ini menggunakan metode SLR (Systematic Literature Review). Penelitian ini mengumpulkan data dengan cara mendokumentasi dan mengulas kembali artikel yang relevan dengan penelitian ini. Kemudian peneliti mereview 10 artikel yang didapatkan dari Google Scholar. Adapun hasil pembahasan dari penelitian ini adalah berdasarkan kajian literatur yang dilakukan bahwa manajemen sarana dan prasarana sangat diperlukan dalam kegiatan pembelajaran terutama dalam menstimulus kreativitas anak usia dini
Analisis Kurikulum Merdeka Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini: Analysis of Independent Curriculum Based on Differentiated Learning Early Childhood Education Level Muhammad Syaifuddin Zuhri; Muhammad Nasir
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2384

Abstract

Early childhood education is an important foundation for a child's future. Early childhood education services need to pay attention to a curriculum that carries the concept of humanizing humans in order to fulfill all their psychological needs. This study aims to analyze the independent curriculum based on differentiated learning at the PAUD level. The method in this study uses a qualitative approach to the type of literature study research. Data collection in this study refers to secondary sources in the form of books or journal articles. The results of this study led to theoretical studies that could be used as educators and school principals in compiling curricula and designing learning in accordance with the natural nature of children. From this study it can be concluded that the independent curriculum based on differentiated learning provides opportunities for children to explore their abilities in the learning process. Students are more motivated in learning because assignments are adjusted based on the child's readiness through activities that interest and can be completed according to a learning style that suits students ABSTRAK Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi yang penting bagi masa depan anak. Layanan pendidikan anak usia dini perlu memperhatikan kurikulum yang mengusung konsep memanusiakan manusia demi memenuhi seluruh kebutuhan psikologis anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kurikulum merdeka berbasis pembelajaran berdiferensiasi pada jenjang PAUD. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. Pengumpulan data pada penelitian ini mengacu pada sumber sekunder berupa buku ataupun artikel jurnal. Hasil penelitian ini memunculkan kajian teori yang dapat dijadikan pendidik dan kepala sekolah dalam menyusun kurikulum dan mendesain pembelajaran yang sesuai dengan kodrat alam anak. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kurikulum merdeka berbasis pembelajaran berdiferensiasi memberikan kesempatan bagi anak untuk mengeksplorasi kemampuannya dalam proses belajar. Peserta didik lebih termotivasi dalam belajar karena pemberian tugas disesuaikan berdasarkan kesiapan anak melalui kegiatan yang menarik minat serta dapat diselesaikan sesuai dengan gaya belajar yang cocok dengan peserta didik
Pengaruh Penggunaan Alat Permainan Edukatif (Ape) Bianglala Terhadap Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan pada Anak Kelompok A di TK Mekar Sari Surabaya: The Effect of Using Educational Game Tools (Ape) Ferris Wheel On The Ability To Recognize Number Symbols In Group A Children At Mekar Sari Kindergarten In Surabaya. Andhini Mayang Sari; Widayanti
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2385

Abstract

This study aims to prove the effect of the use of Educational Game Tools (APE) Bianglala on the ability to recognize number symbols in group A children. The subjects in this study were group A TK Mekar Sari Surabaya, with a total of 41 children divided into 2 classes, class A1 with 20 children and class A2 with 21 children. This study uses a quantitative approach with the type of Quasi-experimental design. The data analysis technique uses the Mann Whitney U- Test formula to determine the results of the research obtained, namely U count < U table, 33 < 134, Ha is accepted, namely the influence of the use of Educational Game Tools (APE) Ferris wheel on group A children at Mekar Sari Surabaya Kindergarten. So it can be concluded that there is a significant effect of the use of Educational Game Tools (APE) Bianglala on the ability to recognize the symbol of numbers in group A at Mekar Sari Surabaya Kindergarten   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dari pengaruh penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) bianglala terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok A. Subyek dalam penelitian ini yaitu kelompok A di TK Mekar Sari Surabaya, dengan jumlah yaitu 41 anak yang terbagi menjadi 2 kelas, kelas A1 dengan jumlah 20 anak dan kelas A2 dengan jumlah 21 anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi- experimental design. Teknik analisis data menggunakan rumus Mann Whitney U-Test untuk mengetahui hasil penelitian yang diperoleh yaitu U hitung < U tabel yakni 33 < 134, Ha  diterima yaitu adanya pengaruh dari penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) bianglala pada anak kelompok A di TK Mekar Sari Surabaya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dari penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) bianglala terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada kelompok A di TK Mekar Sari Surabaya.
Pengaruh Media Colour Corrugated Paper (Kokoru) Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak di TK Mekar Sari Surabaya: The Influence Of Colour Corrugated Paper (Kokoru) Media On Children’s Fine Motor Skills at Mekar Sari Kindergarten in Surabaya Regina Levi Bongyuvi; Melia Dwi Widayanti
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2390

Abstract

Fine motor skills are the ability to control fine and coordinated movements of the hands and fingers. Fine motor skills are one of the important abilities for children. Thus, if the child's fine motor skills are developed, it can support his daily life. Activities that can develop children's fine motor skills, such as cutting, rolling, sticking using color corrugated paper (kokoru) media. In this study, researchers wanted to prove the effect of color corrugated paper (kokoru) media on children's fine motor skills at Mekar Sari Surabaya Kindergarten. In this study using Quasi Experimental Design design. The design uses 2 groups, namely the experimental class that is given treatment and the control class that is not given treatment. The results of the study prove that color corrugated paper (kokoru) media has an effect on the experimental class group that gets treatment. This can be seen from the improvement of children's fine motor skills in cutting according to patterns, rolling consistently, and using enough glue and sticking well. The analysis technique obtained, namely Uhitung < Utabel 42.5 < 106, therefore HO is rejected, namely the absence of the influence of color corrugated paper (kokoru) media on children's fine motor skills at Mekar Sari Surabaya Kindergarten and Ha is accepted, namely the influence of color corrugated paper (kokoru) media on children's fine motor skills at Mekar Sari Surabaya Kindergarten.   ABSTRAK  Kemampuan motorik halus adalah kemampuan untuk mengendalikan gerakan halus dan terkoordinasi pada tangan dan jari-jemari. Kemampuan motorik halus merupakan salah satu kemampuan yang penting bagi anak. Dengan demikian apabila kemampuan motorik halus anak berkembang maka dapat menunjang kehidupan sehari – harinya. Kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak, seperti menggunting, menggulung, menempel dengan menggunakan media colour corrugated paper ( kokoru ). Dalam penelitian ini peneliti ingin membuktikan adanya pengaruh media colour corrugated paper ( kokoru ) terhadap kemampuan motorik halus anak di TK Mekar Sari Surabaya. Dalam penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental Design. Desain menggunakan 2 kelompok, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dan kelas kontrol yang tidak diberikan perlakuan. Hasil penelitian membuktikan bahwa media colour corrugated paper ( kokoru ) ini berpengaruh terhadap kelompok kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan kemampuan motorik halus anak dalam kegiatan menggunting sesuai pola, menggulung secara konsisten, dan menggunakan lem secukupnya serta menempel dengan baik. Teknik analisis yang diperoleh, yaitu Uhitung < Utabel 42,5 < 106 , maka dari itu HO ditolak yakni tidak adanya pengaruh media colour corrugated paper ( kokoru ) terhadap kemampuan motorik halus anak di TK Mekar Sari Surabaya dan Ha diterima yaitu adanya pengaruh media colour corrugated paper ( kokoru ) terhadap kemampuan motorik halus anak di TK Mekar Sari Surabaya.
Pengaruh Kegiatan Membatik dengan Media Tisu Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok A di RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum : The Effect of Batik Activities Using Tissue Media on the Fine Motoric Ability of Group A Children at RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum Lisfi Wulandari; Nurhenti Dorlina Simatupang
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2392

Abstract

The main focus in this reseacrh is fine motor skills. Conditions in the scope show that in the folding activity it is still not symmetrical, when stamped batik is still not flexible in moving its hand movements. One of the fine motor skill stimulation that can be given to children is batik activities using tissue media. This reseacrh was used to measure the effect of batik activities using tissue media on the fine motor skills of group A children at RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum. This type of research is quantitative Quasi Experimental with a Nonequivalent Control Group Design. The samples in this study were group A children at RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum (experimental group) and group A1 children at RA YKUI Sambogunung (kontrol group). The data collection techniques are observation and documentation. The data analysis technique uses an independent sample T test with IBM SPSS Statistics 25. The test results show that the significance value of (2-tailed) is 0.023 <0.05, so Ha is accepted and H0 is rejected. This activities treatment (batik using tissue media) has an  effect on the fine motor skills of group A children at RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum.  ABSTRAK  Fokus utama pada penelitian ini yaitu motorik halus. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa dalam kegiatan melipat masih kurang simetris, saat kegiatan membatik cap masih kurang luwes dalam menggerakkan gerakan tangannya. Salah satu stimulasi motorik halus yang dapat diberikan kepada anak adalah kegiatan membatik dengan media tisu. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh kegiatan membatik dengan media tisu terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok A di RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif Quasi Eksperimental dengan rancangan Nonequivalent Kontrol Group Design. Sampel pada penelitian ini adalah anak kelompok A di RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum (kelompok eksperimen) dan anak kelompok A1 di RA YKUI Sambogunung (kelompok kontrol). Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan uji independent sample T test dengan IBM SPSS Statistics 25. Hasil uji tersebut diperoleh bahwa nilai signifikansi (2-tailed) yaitu 0.023 < 0.05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Jadi, terdapat pengaruh treatment kegiatan membatik dengan media tisu terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok A di RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum. 
Pengembangan Buku Ajar Tema Peduli Lingkungan untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Anak Usia 5-6 Tahun: Development of Environmental Care Theme Textbooks to Improve Creative Thinking Skills for Children Aged 5-6 Years lailatun nazar; Mallevi Agustin Ningrum; Kartika Rinakit Adhe; Melia Dwi Widayanti
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2395

Abstract

This study aims to determine the feasibility, practicality, and effectiveness of textbooks on the theme of caring for the environment to improve the creative thinking skills of children aged 5-6 years.  This study uses the Research and Development model with the ADDIE model. The subjects that were the focus of this study were ten students from group B who attended TK DWP Karangankidul. The results of this study, it was found that textbooks on the theme of caring for the environment were deemed appropriate based on validation by material experts and textbook design experts, the average percentage of validation obtained was 95.34%, which means textbooks on the theme of caring for the environment are very suitable for use by teachers group B. The practicality of textbooks on the theme of caring for the environment obtained an average percentage of 9 Kindergarten teachers in group B of 91.66%, which means that textbooks are very practical to use. The effectiveness of textbooks on the theme of caring for the environment was analyzed using the Wilcoxon test calculations through SPSS 22. The results of the analysis showed that the Asymp. sing. (2-tailed) of 0.005. So that the p-value <0.05 or 0.005 <0.05, then H0 is rejected and H1 is accepted. It can be concluded that the use of environmental care theme textbooks is effective in improving the creative thinking skills of children aged 5-6 years. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan buku ajar tema peduli lingkungan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif anak berusia 5-6 tahun. Penelitian ini menerapkan pendekatan pengembangan penelitian (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE. Subjek yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah sebanyak 10 anak didik dari kelompok B yang bersekolah di TK DWP Karangankidul. Hasil penelitian ini, ditemukan bahwa buku ajar tema peduli lingkungan telah dianggap layak berdasarkan validasi oleh ahli materi dan ahli desain buku ajar, rata-rata persentase validasi yang diperoleh adalah sebesar 95,34% yang berarti buku ajar tema peduli lingkungan sangat layak untuk digunakan guru kelompok B. Kepraktisan buku ajar tema peduli lingkungan memperoleh rata-rata persentase dari 9 guru Taman Kanak-kanak kelompok B sejumlah 91,66% yang berarti buku ajar sangat praktis digunakan. Keefektifan buku ajar tema peduli lingkungan dianalisis dengan menggunakan perhitungan uji Wilcoxon melalui SPSS 22. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sing. (2-tailed) sebesar 0,005. Hal ini menunjukkan bahwa nilai p < 0,05 atau 0,005 < 0,05, oleh karena itu H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan buku ajar tema peduli lingkungan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif anak usia 5-6 tahun.
Perbedaan Kemandirian Antara Anak Sulung dengan Anak Tunggal di RA As-Sa’adah Medan: Differences in Independence Between the Eldest Child and the Only Child at RA As-Sa'adah Medan Arrumaisha
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2413

Abstract

The purpose of this study was to compare and contrast the level of early childhood independence between the firstborn and the only child. This research uses a quantitative approach with a comparative method. The sampling technique used was purposive sampling with the criteria (1) children aged between 5 and 6 years; (2) The oldest sibling in a family with younger siblings and the only child in a family without siblings is the target population. A sample of 50 children was used in this study, 25 of whom were the oldest (firstborn) and 25 of whom were the only children in their family (only child). The Early Childhood Independence Scale was used to collect data for this study. As for analyzing the data, we used an independent sample t-test for the statistical significance of the difference. The results showed that the oldest child (the firstborn) had an average score of 73.95, while the only child had a score of 64.61, based on statistical calculations. Based on the results of the Independent Sample t-test, it is known that there is a statistically significant difference between the level of independence of the eldest child and the only child in RA As-Sa' Medan because t count > t table (5.144 > 1.677) and sig value (0.000 < 0.05).     ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk membandingkan dan membedakan tingkat kemandirian anak usia dini antara anak sulung dan anak tunggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan kriteria (1) Anak-anak berusia antara 5 dan 6 tahun; (2) Saudara tertua dalam keluarga yang punya adik, dan anak tunggal dalam keluarga tanpa saudara kandung sama sekali merupakan populasi sasaran. Sampel penelitian sebanyak 50 anak digunakan dalam penelitian ini, 25 di antaranya adalah yang tertua (anak sulung) dan 25 di antaranya adalah satu-satunya anak di keluarga mereka (anak tunggal). Skala Kemandirian Anak Usia Dini digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini. Adapun untuk menganalisis data digunakan Uji-t (Independent Sample t-Test) untuk signifikansi statistik perbedaan. Hasil penelitian menunjukkan anak tertua (anak sulung) memiliki skor rata-rata 73,95, sedangkan anak tunggal memiliki skor 64,61, berdasarkan perhitungan statistik. Berdasarkan hasil Independent Sample t-Test diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara tingkat kemandirian anak sulung dengan anak tunggal di RA As-Sa' Medan karena t hitung > t tabel (5,144 > 1,677) dan nilai sig (0,000 < 0,05).
Pengaruh Bermain Wire Maze Terhadap Kontak Mata Anak Autis Spectrum Disorder di KB/TK Inklusi Srawung Bocah Yogyakarta: The Effect Of Playing Wire Maze on The Eye Contact Of Children With Autism Spectrum Disorder In Kb/Tk Inklusi Srawung Bocah Yogyakarta Dwike Amalia; Dwi Putri Fatmawati
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2438

Abstract

The effect of playing wire maze on the eye contact of children with autism spectrum disorder in KB/TK Srawung Bocah Inklusi, reports on children's learning outcomes and observations of class teachers concluded that there were student problems in the form of a lack of ability to make eye contact in children so that it affected children's communication activities in learning activities. The aim of the study was to determine the effect of playing wire maze on eye contact in children with autism spectrum disorder. The research was conducted by calculating the frequency of eye contact in ASD children. In this study the researcher used observation and documentation as data collecting technique, with a quantitative approach and the type of experimental research with the Single Subject Research (SSR) design. The results of data analysis found that there were differences in the results in each research phase, it was in the baseline phase which increased in the intervention phase. Based on these results it can be concluded that there is an effect from playing wire maze on the eye contact of ASD children   ABSTRAK Pengaruh bermain wire maze terhadap kontak mata anak autism spectrum disorder di KB/TK Inklusi Srawung Bocah, laporan hasil belajar anak dan pengamatan guru kelas menyatakan adanya permasalahan siswa berupa kurangnya kemampuan kontak mata anak sehingga mempengaruhi kegiatan anak berkomunikasi dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain wire maze terhadap kontak mata anak autism spectrum disorder, penelitian dilakukan dengan menghitung frekuensi munculnya kontak mata pada anak ASD. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi, dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen dengan desain Single Subject Research (SSR). Hasil Analisis data didapatkan bahwa adanya perbedaan hasil dalam setiap fase penelitian, yaitu pada fase baseline yang meningkat di fase intervensi. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bermain wire maze terhadap kontak mata anak ASD.
Implementasi Sarana Prasarana Esensial Terhadap Kurikulum Merdeka Anak Usia Dini : Implementation of Essential Infrastructure Facilities for Early Childhood Independent Curriculum utami-kumala-dewi; Hibana; Nurhusni Kamil; Fadila Arnisa Harahap; Faiqatuz Zahrah
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2439

Abstract

The era of entering the industrial revolution 5.0, education is closely related to world attention regarding an institution, especially early childhood education. The success of the learning process of an institution is supported by the availability of adequate essential infrastructure facilities according to the applicable curriculum. The independent curriculum is a curriculum that applies in Indonesia with a fun learning orientation centered on students, as well as the creativity of educators in providing a variety of learning to be the main factor in achieving the learning process. Freedom of learning does not prioritize Calistung learning (Read, Write, Count), and is centered on LKA (Children's Worksheets). Therefore, the researcher is interested in examining more deeply the implementation of infrastructure for the independence curriculum at Pangudi Luhur Jenarwetan Kindergarten. Researchers used qualitative research methods that are descriptive analytic by collecting data through observation, documentation and interview techniques. The results of this study are the implementation of infrastructure that has been used during the learning process using an independent curriculum, one of which uses natural materials.   ABSTRAK  Era memasuki revolusi industri 5.0 pendidikan erat kaitannya dari perhatian dunia mengenai suatu lembaga khususnya pendidikan anak usia dini. Keberhasilan proses pembelajaran suatu lembaga didukung dengan tersedianya sarana prasarana esesnsial yang memadai sesuai kurikulum yang berlaku. Kurikulum merdeka merupakan kurikulum yang berlaku di Indonesia dengan berorientasi pembelajaran yang menyenangkan berpusat pada peserta didik, serta kreativitas pendidik dalam menyediakan ragam pembelajaran menjadi faktor utama tercapainya proses pembelajaran. Merdeka belajar tidak mengutamakan pada pembelajaran Calistung (Baca, Tulis, Hitung), dan berpusat pada LKA (Lembar Kerja Anak). Maka dari itu, peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam tentang implementasi sarana prasarana terhadap kurikulum merdeka di TK Pangudi Luhur Jenarwetan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif analitik dengan pengumpulan data melalui teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini berupa implementasi sarana prasarana yang telah digunakan selama proses pembelajaran menggunakan kurikulum merdeka, salah satunya menggunakan bahan alam.

Page 2 of 3 | Total Record : 25