cover
Contact Name
-
Contact Email
kopula@unram.ac.id
Phone
+6287865122881
Journal Mail Official
kopula@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No 62 Mataram Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 29878446     EISSN : 29875307     DOI : https://doi.org/10.29303/kopula
Core Subject : Education,
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan adalah suatu jurnal terbit dua kali setahun (Maret dan Oktober) yang dipublikasikan oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram. Kopula pertama diterbitkan pada tahun 2019 sebagai wadah untuk mempublikasi hasil pemikiran dan penelitian tentang Bahasa, Sastra, dan Pendidikan. Jurnal ini menerapkan sistem open access peer-reviewed journal baik untuk artikel yang berbahasa Indonesia maupun Inggris dalam versi cetak dan elektronik yang masing-masing memiliki ISSN
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober" : 31 Documents clear
Linguistik Kontrastif Kosakata Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia dalam Serial “Puteri Limau” Vidya Anannidra; Dhiah Fatma Pratiwi; Odien Rosidin
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i2.7136

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk analisis kontrastif perbandingan bahasa berupa 1) pemahaman yang bentuknya berbeda tapi maknanya sama antara bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia 2) pemahaman yang bentuknya mirip dan maknanya sama antara bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia 3) pemahaman yang bentuk sama dan maknanya sama antara bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia yang terjadi dalam serial animasi Malaysia “Puteri Limau” di kanal YouTube Aksara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data teknik simak dan katat. Teknik analisis data dalam penelitian ini, menggunakan teknik pengumpulan pemetaan perbedaan unsur-unsur kebahasaan. Dari hasil penelitian ini, ditemukan sebanyak 53 data analisis kontrastif perbandingan bahasa bahasa yang diantaranya terdiri dari 25 pemahaman yang bentuknya berbeda tetapi maknanya sama. 25 pengertian yang bentuknya mirip tapi maknanya sama. 3 pengertian yang bentuknya sama dan maknanya sama. Penelitian ini sejalan dengan teori Lado terkait analisis kontrastif yang membandingkan dua bahasa untuk mencari perbedaan, persamaan dan persamaan.
Pengaruh Penggunaan Video Pembelajaran Terhadap Hasil Menulis Siswa Pada Materi Teks Prosedur Kelas VI SD Negeri 138429 Tanjung Balai Sanrais, Sanrais Josua Saragih; Suherlinda; Santa Hoky Hutagalung; Uci Rahmadhani; Fitriani Lubis
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i2.7196

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis siswa pada materi teks prosedur di SD Negeri 138429 Tanjungbalai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap hasil menulis siswa. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan 13 siswa kelas VI sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui tes tulis sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji-t berpasangan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 58,69 (pretest) menjadi 73,23 (posttest), dengan nilai signifikansi p < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa video pembelajaran memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan menulis siswa. Oleh karena itu, media video dapat dijadikan alternatif yang efektif dalam pembelajaran menulis teks prosedur di tingkat sekolah dasar.
Makna Simbolik Kasih Orang Tua Terhadap Lagu “Anakku Naburju”: Kajian Semiotika Marpaung, Jonathan; Johannes Pandiangan; Imanuel Silaban
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i2.7270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna yang terkandung dalam lirik lagu Anakku Naburju dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Lagu ini dipilih karena merupakan salah satu bentuk sastra lisan dalam budaya Batak Toba yang kaya akan nilai-nilai moral, emosional, dan spiritual. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis semiotik yang meliputi tiga level: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif, lirik lagu ini menyampaikan pesan kasih sayang dan dukungan orang tua kepada anaknya yang sedang merantau atau menuntut ilmu. Pada tingkat konotatif, ditemukan makna yang lebih dalam seperti kekuatan mental, doa sebagai penguat spiritual, dan kecemasan orang tua dalam melepas anaknya. Sementara itu, pada level mitos, lagu ini merepresentasikan pandangan hidup masyarakat Batak, antara lain pentingnya perantauan, peran doa, serta nilai kekeluargaan dan kebersamaan. Lagu Anakku Naburju tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai budaya antar generasi. Melalui analisis semiotika, penelitian ini menegaskan bahwa teks lagu dalam masyarakat tradisional memiliki peran penting dalam membentuk identitas budaya dan menyampaikan ideologi sosial. Dengan demikian, lagu ini merupakan refleksi dari struktur nilai dan pandangan hidup masyarakat Batak Toba yang tetap relevan hingga kini.
Makna Simbolis Upacara Adat Nurun-Nurun Dalam Sistem Kepercayaan Masyarakat Batak Karo Pasaribu, Jefri Harniko; Trynanda Sianipar; Alpiani Lubis; Jekmen Sinulingga; Lusiani Sitorus
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i2.7272

Abstract

Upacara Nurun-Nurun merupakan salah satu ritual penting dalam kehidupan masyarakat Batak Karo yang mengandung dimensi spiritual, sosial, dan simbolik. Upacara ini dipraktikkan sebagai bentuk pemulihan keseimbangan antara manusia, alam, dan dunia roh, yang diyakini sebagai elemen saling terkait dalam kosmologi Karo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara mendalam makna simbolis dari berbagai elemen dalam pelaksanaan upacara Nurun-Nurun, serta menempatkannya dalam kerangka sistem kepercayaan tradisional masyarakat Batak Karo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi, melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan pelaku ritual, serta studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol seperti air suci (la sura), dedaunan tertentu, asap kemenyan, mantra, dan struktur partisipan dalam upacara memiliki fungsi sebagai medium penyembuhan, penghubung antara manusia dan leluhur, serta sebagai cerminan sistem nilai dan struktur sosial masyarakat Batak Karo. Upacara ini tidak hanya berperan dalam menyembuhkan secara spiritual, tetapi juga menegaskan identitas budaya kolektif dan memperkuat relasi antar kelompok kekerabatan seperti kalimbubu, anak beru, dan senina. Namun, praktik ini mengalami tantangan akibat modernisasi dan pergeseran nilai di kalangan generasi muda. Kajian ini merekomendasikan pelestarian simbolisme Nurun-Nurun melalui pendidikan budaya dan dokumentasi antropologis yang berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam memahami dinamika simbolisme budaya lokal sebagai warisan tak benda yang bernilai tinggi.
Pola Asuh Orang Tua Pada Anak Gangguan Berbahasa: Studi Kasus Pada Anissa Dan Hana Aqilatul Lathifah; Eka Septiawati; Sundawati Tisnasari
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i2.7317

Abstract

Penelitian ini mengkaji aspek psikolinguistik terkait masalah berbicara yang dialami anak-anak pada usia dini yang dipicu oleh cara orang tua berkomunikasi. Tujuan dari studi ini adalah untuk menilai bagaimana cara berkomunikasi, kebiasaan berbahasa, dan pola didik orang tua berdampak pada perkembangan kemampuan berbahasa anak, khususnya yang berusia antara 3 hingga 5 tahun. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan melaksanakan wawancara kepada anak-anak dan orang tua, lalu hasil wawancara tersebut dianalisis melalui transkrip dari interaksi verbal yang terjadi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang memiliki komunikasi yang aktif, responsif, serta rangsangan verbal yang cukup, cenderung mengalami perkembangan bahasa yang lebih optimal, baik dalam hal kosakata, struktur kalimat, mau pun keterampilan bernegosiasi. Di sisi lain, pola pengasuhan yang bersifat otoriter, terbuka, serta gaya komunikasi yang satu arah atau penggunaan kosakata yang tidak standar secara terus-menerus dapat berakibat pada keterlambatan berbicara, terbatasnya kosakata, dan gangguan dalam kemampuan berbahasa anak. Oleh sebab itu, peranan orang tua sangat krusial sebagai penggerak utama dalam membentuk kebiasaan berbahasa yang baik, sementara pencegahan dan intervensi terhadap masalah bahasa perlu diawali dari lingkungan keluarga. Berkomunikasi dengan orang lain tentu harus menggunakan kaidah yang benar dan tepat sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia. Anak mulai mengenal bahasa sejak mereka lahir yang tentu bertahap dalam perkembangan setiap kata sesuai dari pembicaraan yang mereka tangkap.
Bentuk, Makna, dan Fungsi Bahasa Gaul Remaja Desa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi Citra Adea Darna; Akhyaruddin; Hilman Yusra
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i2.7443

Abstract

Penelitian ini membahas bentuk, makna, dan fungsi bahasa gaul yang digunakan oleh remaja di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada maraknya penggunaan bahasa gaul sebagai bentuk ekspresi identitas, solidaritas, dan kreativitas linguistik remaja di tengah pesatnya arus globalisasi dan media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi langsung dan dokumentasi terhadap percakapan remaja berusia 12–21 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bahasa gaul terdiri atas singkatan, pemenggalan, kontraksi, akronim, dan bentuk campuran yang menunjukkan modifikasi kreatif. Secara semantik, terjadi berbagai perubahan makna seperti perluasan, penyempitan, pergeseran, penguatan/pelemahan, dan asosiasi makna. Fungsi bahasa gaul yang ditemukan mencakup fungsi emotif, referensial, fatik, dan konatif. Temuan ini mengungkap bahwa bahasa gaul tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai refleksi dinamika sosial, budaya populer, dan strategi komunikasi kelompok remaja dalam membentuk identitas sosial mereka. Bahasa gaul menjadi media penting dalam interaksi sosial antar remaja sekaligus penanda eksistensi generasi muda di era digital.
Analisis Multimodal Iklan Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Katolik Santo Thomas Medan 2025 Di Media Sosial Instagram Nababan, Liska Roada Nababan; Dairi Sapta Rindu Simanjuntak; Cindy Henike Berutu; Santa Gracia Sihombing; Surabina Br Barus
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i2.7591

Abstract

Tulisan ini membahas tentang analisis multimodal pada brosur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Brosur sebagai media informasi cetak memiliki kekompleksitasan makna yang tidak hanya disampaikan melalui bahasa verbal, tetapi juga melalui unsur visual, tata letak, tipografi, dan simbol-simbol nonverbal lainnya. Kekayaan makna dalam brosur PMB menuntut adanya pendekatan analisis yang mampu mengungkap berbagai lapisan pesan yang disampaikan. Oleh karena itu, analisis multimodal menjadi pendekatan yang relevan untuk memahami bagaimana makna dibentuk melalui kombinasi berbagai moda semiotik. Tulisan ini menggunakan teori linguistik sistemik fungsional (LSF) sebagai landasan teoretis. Model analisis multimodal dikembangkan dari perpaduan teori multimodal oleh Anstey & Bull (2010) dan kerangka kerja analisis visual oleh Kress dan Van Leeuwen (1996–2006). Hasil analisis menunjukkan bahwa brosur PMB mengandung sistem semiotik multimodal yang mencakup unsur linguistik, visual, gestural (melalui ekspresi dan posisi tokoh), serta spasial (melalui penataan elemen dalam halaman). Temuan ini menunjukkan bahwa pemaknaan brosur PMB tidak dapat dilepaskan dari interaksi antar moda semiotik yang saling mendukung dalam menyampaikan pesan promosi dan ajakan kepada calon mahasiswa.
Makna Denotatif dan Konotatif Lagu ”Bergema Sampai Selamanya” oleh Nadhif Basalamah dalam Kajian Semantik Aulia, Nur; Avida Alfi Atuzzahro; Dinar Thahira Handatika; Anisa Yogi Noviana; Ulul Fadli Zakiyatul Badriyah
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i2.8008

Abstract

Lirik lagu merupakan bentuk ekspresi sastra yang sarat makna dan dapat dianalisis secara semantik untuk mengungkap nilai-nilai emosional serta budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna denotatif dan konotatif pada lirik lagu “Bergema Sampai Selamanya” karya Nadhif Basalamah dengan pendekatan semiotik Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan data utama berupa lirik lagu yang dianalisis berdasarkan teori dua lapis makna: denotatif sebagai makna literal dan konotatif sebagai makna kultural yang dibentuk oleh konteks sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan telaah literatur, sedangkan analisis dilakukan dengan mengidentifikasi representasi makna pada setiap bait lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini menggambarkan pengalaman kebersamaan, keintiman emosional, serta kesadaran akan kefanaan secara denotatif, dan pada saat yang sama menyiratkan makna konotatif berupa relasi yang tulus, sederhana, serta penuh refleksi terhadap waktu dan kehidupan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa lirik lagu tidak hanya bersifat estetis, tetapi juga menjadi medium representasi budaya dan sosial yang menggambarkan relasi emosional dalam masyarakat kontemporer.
Pengembangan Bahan Ajar Menulis Puisi Berbantuan Padlet Pada Siswa Kelas VII SMP Harapan 1 Medan Yulia, Yulia Nadhira; Uci Rahmadhani; Rizky Fauzan Akbar; Syairal Fahmi Dalimunthe; M. Surip
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i2.6633

Abstract

Pembelajaran menulis puisi di kelas VII-B SMP Harapan 1 Medan masih menghadapi berbagai kendala, seperti kesulitan dalam pemilihan diksi, menemukan ide, penggunaan majas, serta rendahnya rasa percaya diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar menulis puisi berbantuan Padlet guna meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas VII-B SMP Harapan 1 Medan tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Padlet membantu siswa dalam memperkaya diksi, meningkatkan kreativitas dalam menemukan ide, serta mendorong penggunaan majas yang lebih variatif. Selain itu, Padlet juga meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri siswa dalam menulis puisi. Dengan demikian, integrasi teknologi dalam pembelajaran menulis puisi terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta keterampilan menulis siswa.
Pengaruh Efikasi Diri Terhadap Minat Akademik Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Siliwangi Viona Sepahira; Eka Rahmawati; Fawaz Taqi Nasrulloh; Iis Lisnawati
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i2.6806

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran efikasi diri sebagai faktor utama yang memengaruhi minat akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Efikasi diri adalah keyakinan seseorang terhadap kemampuannya untuk dapat mengorganisasikan dan melakukan tindakan yang diperlukan guna mewujudkan tujuan tertentu. Minat akademik merupakan suatu kecenderungan yang ada dalam diri individu. Penelitian ini menggunakan metode survei, dimana data dikumpulkan melalui distribusi angket kepada mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Siliwangi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa efikasi diri mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia tingkat tinggi dan minat akademiknya pun berada pada kategori yang sama. Dari hasil ini menunjukkan bahwa efikasi diri sangat berpengaruh terhadap minat akademik mahasiswa. Kata kunci: efikasi diri, minat akademik, mahasiswa, survei.

Page 1 of 4 | Total Record : 31