cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang
ISSN : 28293851     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang adalah terbitan ilmiah berkualitas tinggi dibidang kesehatan masyarakat.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "No. 2 (2022)" : 6 Documents clear
PENGEMBANGAN APLIKASI SIKRIBO (SISTEM SKRINING TUBERKULOSIS)
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i2.73

Abstract

Angka penemuan kasus Tuberkulosis (TB) di Indonesia masih rendah. Rendahnya penemuan kasus secara dini akan menyebabkan peningkatan angka penularan TB di masyarakat. Untuk mencegah hal tersebut, maka diperlukan suatu pengembangan alat skrining (deteksi) dini TB dengan pemanfaatan teknologi untuk membantu dalam penemuan kasus TB di masyarakat. Belum adanya pengembangan aplikasi skrining TB di Kota Semarang. Tujuan penelitian ini untuk melakukan pengembangan aplikasi skrining Tuberkulosis berbasis mobile. Penelitian dengan metode Design Science Research Methodology (DSRM) ini mengembangkan produk penelitian ini berupa aplikasi SIKRIBO (Sistem Skrining Tuberkulosis) yaitu aplikasi deteksi dini terduga penyakit tuberkulosis berbasis mobile. Hasil penelitian ini telah dikembangkan sebuah aplikasi berbasi android yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam membantu fasilitas kesehatan melakukan penemuan kasus TB di masyarakat yang dinamakan aplikasi SIKRIBO. Terdapat 4 menu utama dalam aplikasi SIKRIBO, meliputi 1) Temukan TB, 2) Edukasi TB, 3) Info Terkini, dan 4) Profil. Aplikasi ini terintegrasi dengan website yang digunakan oleh Puskesmas dan tim peneliti untuk menyunting konten, merekap data hasil skrining, dan memantau pelaksanaan skrining di masyarakat. Perlu pengembangan lebih merinci pada aplikasi ini tidak hanya sebagai alat skrining namun sebagai alat untuk menindaklanjuti pemeriksaan dan pengobatan bagi pasien yang terduga TB.
GAMBARAN EKOLOGI VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE DALAM PENELUSURAN KASUS COVID-19 DI DAERAH ENDEMIS DBD KOTA TEMANGGUNG
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i2.74

Abstract

Dampak signifikan dari co-sirkulasi virus dengue dengan COVID-19 pada sistem kekebalan tubuh. Pengetahuan mengenai tanda-tanda awal / gejala klinis kasus dapat membantu mencegah terjadinya keparahan penyakit yang lebih berat karena terjadi koinfeksi. Penemuan kasus COVID-19 di wilayah endemis DBD pun sering terjadi. Pembatasan jarak sosial sebagai pencegahan penularan COVID-19, dapat berdampak pada kejadian DBD. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mendapat gambaran ekologi vektor Demam Berdarah Dengue dalam penelusuran kasus Covid-19 di wilayah endemis DBD. Penelitian dilaksanakan daerah Kota Temanggung yang termasuk wilayah endemis DBD. Penelitian dilaksanakan dengan desain observasi analitik. Responden dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Deskripsi ekologi vektor DBD didapat dengan menganalisa data sekunder serta primer dalam penelusuran kasus Covid-19 di daerah endemis DBD di Kota Temanggung. Hasil penelitian menunjukkan bentuk topografi cekungan atau depresi mendominasi wilayah Kabupaten Temanggung. Daerah berbentuk pegunungan dan bukit dengan wilayah dataran lebih rendah dibagian tengah. Kejadian DBD maupun Covid-19 lebih banyak terjadi pada lahan pemukiman daripada lahan lainnya. Hal ini dapat dipengaruhi oleh kepadatan penduduk, kebersihan lingkungan, aktivitas warga. Ditemukan ada 7 wilayah kerja puskesmas di Kabupaten Temanggung terdapat kasus Covid-19 dengan riwayat DD dan DBD. Dominasi penderita DBD sebanyak 84,49% berada di wilayah dengan status endemis di tingkat desa maupun kelurahan. Sebanyak 7 kecamatan berstatus wilayah endemik ditemukan kasus Covid-19 dengan riwayat pernah positif DBD dan DD.
POTENSI EKSOPOLISAKARIDA BAKTERI ASAM LAKTAT UNTUK MENCEGAH DAN MENGENDALIKAN DIABETES MELLITUS TIPE 2
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i2.75

Abstract

Bakteri Asam Laktat (BAL) merupakan salah satu potensi indigenus Indonesia yang berhasil diisolasi dari berbagai makanan fermentasi. BAL bersifat menguntungkan di bidang pangan maupun kesehatan. BAL juga memiliki potensi sebagai probiotik dengan berbagai manfaat fungsional bagi tubuh. Studi yang telah dilakukan melaporkan bahwa produk pangan yang difermentasi dengan BAL akan meningkatkan aktivitas antioksidan dan penghambatan terhadap α-glukosidase. Produk pangan dengan kandungan antioksidan tinggi mampu menurunkan inflamasi pada kondisi diabetes mellitus tipe 2 (DMT2) sehingga menurunkan glukosa darah. Salah satu mekanisme penurunan glukosa darah adalah melalui penurunan ekspresi gen pengendali proses glukoneogenesis di hati yaitu gen fosfoenol piruvat karboksikinase (Pepck) dan glucose-6-fosfatase (G6pc). Komponen yang diduga berperan dalam mekanisme penurunan glukosa darah oleh BAL adalah eksopolisakarida (EPS). Eksopolisakarida merupakan metabolit sekunder BAL yang mampu menempel dan berkolonisasi di mukosa usus sehingga menekan pertumbuhan patogen. Tantangan pengembangan BAL sebagai probiotik adalah pada saat komersialisasi produk. BAL harus mudah dikulturkan pada skala besar dan harus bertahan selama proses fermentasi atau pengolahan. BAL harus tetap stabil dan bertahan viabilitasnya di dalam produk selama pemasaran, serta tetap memiliki sifat fungsional sebagai probiotik ketika berada di kolon.
YOGURT KULIT BUAH NAGA MERAH DAN HIPERGLIKEMIA
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i2.76

Abstract

Hiperglikemia memicu Reactive Oxygen Species (ROS). Akumulasi ROS yang berlebihan dapat mengganggu permeabilitas membran dan kadar glukosa darah. Kandungan antioksidan pada yogurt kulit buah naga yang dikombinasi tepung tempe memiliki potensi dalam memperbaiki kadar glukosa darah. Penelitian ini merupakan true experimental dengan metode randomized controlled pre-test-post test design. Tikus Sprague dawley (SD) jantan secara acak dibagi menjadi enam kelompok. Pembagian meliputi kontrol negatif (K-); kontrol positif (K+); yogurt kulit buah naga merah dan tepung tempe (BAL) sebanyak 3.6 ml (P1); yogurt kulit buah naga merah dan tepung tempe (starter komersial) sebanyak 3.6 ml (P2); yogurt kulit buah naga merah dan tepung tempe (BAL) sebanyak 1.8 ml (P3); yogurt kulit buah naga merah dan tepung tempe (starter komersial) sebanyak 1.8 ml (P4). Masing-masing kelompok sebanyak lima ekor. Kondisi hiperglikemia menggunakan streptozotocin dan NA secara intraperitoneal. Yogurt diberikan secara sonde 1x/hari selama 28 hari. Lokasi penelitian di Laboratorium Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gajah Mada pada Mei – Agustus 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua kelompok mempunyai perbedaan yang bermakna sebelum dan sesudah intervensi (p <0.05). Yogurt kulit buah naga merah dan tepung tempe (BAL) sebanyak 3.6 ml memberikan penurunan kadar glukosa darah paling banyak dibandingkan kelompok yang lain.
BEKASAM: PANGAN TRADISIONAL YANG BERMANFAAT BAGI PASIEN HIPERTENSI
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i2.77

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah utama di dunia hingga saat ini. Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa hipertensi berhubungan dengan tingkat kesakitan dan kematian akibat penyakit kardiovaskular. Oleh sebab itu, penyakit hipertensi harus dicegah dan diobati, baik dengan obat-obatan maupun dengan modifikasi diet. Berdasarkan beberapa hasil penelitian, diketahui perlu adanya bahan makanan tertentu yang memiliki kemampuan antihipertensi dan dapat dimanfaatkan sebagai penyedap masakan yang aman bagi penderita hipertensi, salah satu yang dikaji yaitu bekasam. Bekasam merupakan produk hasil fermentasi spontan menggunakan kadar garam tinggi dengan bahan dasar ikan air tawar. Rasa dan aroma bekasam memiliki sangat khas dan dapat digunakan sebagai penyedap masakan. Bekasam diproduksi dengan mencampur ikan dengan nasi dan yang kemudian difermentasi selama 5-7 hari. Karakteristik daging bekasam sedikit kenyal dibandingkan dengan ikan segar, memiliki rasa asam asin khas bekasam dengan aroma tertentu. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa bekasam ikan memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, antara lain aktivitas penghambatan Angiotensin-I-Converting Enzyme (ACE), yaitu enzim yang menyebabkan hipertensi dan juga sebagai penurun kolesterol karena mengandung lovastatin.
WHEY PROTEIN, DAUN KELOR, KURMA, DAN KELELAHAN OTOT
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i2.78

Abstract

BCAA merupakan salah satu jenis asam amino yang banyak digunakan pada minuman olahraga atau sport drink. BCAA berperan pada proses metabolisme dan kerja otot, meningkatkan daya tahan pada kapasitas latihan, meningkatkan sintesis protein dan mengurangi kelelahan otot sehingga dapat mempercepat pemulihan nyeri otot. Suplementasi BCAA yang dilakukan pada penelitian sebelumnya memberikan efek berupa penurunan nyeri otot dan kerusakan pada otot yang terjadi pasca latihan. Kemudian sport drink pada penelitian ini dikembangakan dengan menggunakan bahan yang terdapat kandungan protein seperti whey protein, kurma dan daun kelor. Whey protein dalam meningkatkan peforma mempunyai peranan untuk meningkatkan kapasitas aerob, mengoptimalkan pemulihan setelah latihan, pembangun massa otot dan meningkatkan komposisi tubuh. Kemudian asam amino banyak ditemukan di dalam daun kelor salah satunya adalah asam amino esensial yang berguna bagi pertumbuhan dan perbaikan jaringan otot. Selain itu, kurma merupakan bahan pangan yang kaya akan zat gula, vitamin, mineral, dan serat serta berperan sebagai antioksidan. Oleh sebab itu, guna mendeteksi adanya kerusakan jaringan pada otot maka diperlukan kreatin kinase (CK) untuk mengetahui adanya inflamasi pada membran otot skeletal dan otot jantung sehingga mendapatkan penangan khusus untuk pemulihannya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6