Articles
26 Documents
ANALISIS BIBLIOMETRIK: SUSTAINABILITY IN HIGHER EDUCATION INSTITUTIONS (HEIs)
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang No. 1 (2022)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ie.v1i1.55
Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan analisis bibliometric dengan tema Sustaiability in Higher Education Institutions (HEIs) yang dipublikasikan dpada basis data Scopus. Data yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 311 artikel yang dipublikasikan dari tahun 2000 hingga tahun 2021. Penelitian ini menggunakan R biblioshiny untuk analisis dan visualisasi data. Selanjutnya dilakukan pula analisis tambahan dengan menggunakan Vos Viewer. Hasil penelitian menunjukan Sustainability in Higher Education Institutions masih menjadi topik yang menarik untuk diteliti hingga saat ini ditunjukkan oleh trend publikasi tahunan. Publikasi paling berpengaruh adalah artikel milik Luis Velazquez yang telah disitasi sebanyak 370. Penulis paling produktif berasal dari UK yaitu Leal Filho dengan total artikel 13 buah selama rentang waktu 2016–2021. Jurnal yang paling banyak mempublikasikan artikel dengan tema sustainability in higher education adalah Journal of Cleaner and Production. Kolaborasi penulis antarnegara paling banyak dilakukan oleh penulis-penulis yang berasal dari negara UK, Brazil and USA. Temuan penelitian ini menjadi acuan dan memberi arah bagi para peneliti berikutnya dengan tema serupa, misalkan keterkaitan antara Higher Education Institutios (HEIs) dengan sustainability development goals (SDGs).
BANK SYARIAH MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 – SEBUAH PERBANDINGAN DENGAN BANK KONVENSIONAL
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang No. 1 (2022)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ie.v1i1.56
Bank syariah dan bank konvensional memiliki sistem operasional yang berbeda, sehingga pandemi covid-19 akan memberikan dampak yang berbeda bagi kedua bank. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberi bukti apakah bank syariah lebih kuat menghadapi pandemi covid-19 dengan melihat faktor kinerja profitabilitas, permodalan dan likuditas. Dengan menggunakan data bulanan selama tahun 2014 sampai dengan juli 2021, hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah dan bank konvensional memiliki perbedaan kinerja profitabilitas (ROA, ROE dan BOPO), permodalan (CAR) dan likuditas (LDR). Pandemi covid19 berdampak pada kinerja bank syariah dan bank konvensional, namun dampak yang ditimbulkan berbeda. Bank syariah lebih kuat menghadapi krisis akibat pandemi covid-19 ini dimana pada saat krisis bank syariah lebih kuat dalam mempertahankan kinerja profitabilitas, permodalan dan LDR. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pandemi covid-19 menyebabkan bank syariah mengambil kebijakan beresiko dengan meningkatkan pembiayaan PLS (Profit and Loss Sharing). Pandemi covid-19 juga menyebabkan pembiayaan PLS memiliki risiko kredit yang lebih besar.
ANALISIS PERTUMBUHAN USAHA UMKM BATIK DI MASA PANDEMI COVID 19
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang No. 1 (2022)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ie.v1i1.57
Penyebaran virus covid19 yang sangat cepat ke berbagai belahan dunia berdampak pada perekonomian dunia, baik dari sisi perdagangan, pariwisata dan investasi. Pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) merasakan dampak Covid 19 yang signifikan. Pelemahan perekonomian Indonesia akan berdampak terhadap semua industri di Indonesia, termasuk Industri batik. Industri batik ikut terdampak karena melibatkan bahan baku import dan penjualan di luarnegeri. Walau ada beberapa industri batik yang bisa lepas dari hiruk pikuk dampak covid 19 dan mampu mengalamai pertumbuhan usaha. Hal-hal yang mempengaruhi industri batik mampu bertahan dan mengalami pertumbuhan adalah pengusaha batik telah memiliki konsumen loyal, dan pengusaha batik melakukan inovasi dan kreatifitas dengan berani menggeser focus dan jenis usaha yang dikerjakan. Perkembangan usaha batik Pekalongan menunjukkan grafik yang menggembirakan. Tetapi dengan adanya pandemi Covid 19 ini, ada beberapa pengusaha di kampung batik Kauman Pekalongan yang harus menyesuikan usahanya karena terjadi penurunan permintaan batik dan kesulitan pasokan bahan baku. Penelitian ini akan menganalisa tentang pertumbuhan usaha UMKM batik kususnya batik Kauman Pekalongan, dan meneliti faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan usaha yaitu manajemen usaha, yang meliputi: modal usaha, produksi bahan baku, karakteristik wirausaha, dan penggunaan teknologi digital. Tujuan penelitian adalah untuk melihat kondisi pertumbuhan usaha UMKM Batik Pekalongan pada masa Pandemi Covid 19. Penelitian ini menggunakan grand theory yaitu Theory of finance dan theory of Entrepeneurship. Jenis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Populasi penelitian adalah pemilik usaha Batik di desa kauman Pekalongan sejumlah 33 pengusaha batik, dengan sample penelitian sejumlah 24 pengusaha batik. Teknik pengambilan sampel sampling non-probabilitas dengan pendekatan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model persamaan struktural berbasis partial least square. Software Smart PLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)terjadi penurunan pendapatan usaha, 2)lesunya pasar batik baik dari sisi konsumen maupun pengusaha, 3)sulitnya distribusi bahan baku serta 4)meningkatnya harga bahan yang menyebabkan beberapa usaha tutup dan mengalihkan lini usahanya. Dan ditilik dari analisis pertumbuhan usaha maka 47% pertumbuhan usaha UMKM Batik di kampung Batik Pekalongan dipengaruhi oleh manajemen usaha yang terdiri dari manajemen keuangan usaha, manajemen produksi, karakteristik wirausaha dan teknologi digital. Keterbatasan penelitian karena adanya PPKM yang menyebabkan sulitnya mengakses data penelitian berimbas kepada waktu penelitian.
KELANGSUNGAN BISNIS UMKM DI TENGAH PENDEMI COVID 19
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang No. 1 (2022)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ie.v1i1.58
Pendemi COVID-19 memberikan dampak besar kepada UMKM, utamanya UMKM yang padat karrya. Dengan diberlakukannya PPKM yang tentunya berpengaruh pada produktivitas dan daya beli konsumen. UMKM diharapkan mampu untuk mempertahankan kelangsungan bisnisnya dengan kekuatan yang dimiliki dan dukungan dari pihak lain (eksternal). Peneliti melakukan penelitian di UMKM yang ada di berbagai daerah secara random sampling untuk mencoba menganalisis faktor-faktor apa saja yang menjadikan UMKM tetap tangguh dalam ujian pendemi COVID 19. Penelitian ini menunjukkan adanya faktor-faktor yang mempengaruhi kelangsungan bisnis UMKM di tengah pendemi COVID 19, yaitu literasi keuangan yang berfungsi untuk mengatur manajemen keuangan selama pendemi dan PPKM, literasi digital dan skill berwirausaha dari pelaku UMKM dan dengan didorong kompetensi human resources dan kesehatan para pegawai dan pelaku UMKM itu sendiri.
ANALISIS FAKTOR PENENTU KINERJA (PROFITABILITAS) PERBANKAN INDONESIA; BAGAIMANA PENGARUH KESENJANGAN GAJI?
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang No. 1 (2022)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ie.v1i1.59
Perbankan Indonesia menghadapi tantangan berat selama pandemi COVID-19. Tulisan ini menganalisis faktor penentu profitabilitas perbankan Indonesia sebelum dan selama pandemi. Di samping itu, tulisan ini juga mengkaji hubungan kesenjangan gaji terhadap kinerja (profitabilitas) perbankan Indonesia. Kesenjangan gaji merupakan isu yang menarik untuk dikaji lebih dalam. Pengamatan penelitian dilakukan pada perbankan Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode pengambilan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil kajian menunjukkan bahwa profitabilitas perbankan di Indonesia mengalami penurusan selama pandemic. Kinerja perbankan Indonesia dihadapkan pada tantangan yang berat dengan keadaan ekonomi Indonesia dan global. Faktor penentu profitabilitas ditemukan hanya non-performing loan yang terbukti berpengaruh signifikan terhadap ROA. Sementara faktor lainnya (likuiditas, CAR, ukuran bank) tidak signifikan. Kinerja juga bisa dipengaruhi oleh kebijakan penggajian. Dampak pemberian bonus yang menyebabkan besarnya kesenjangan memiliki keterkaitan yang kompleks. Pada perusahaan yang sedang berkembang, pertumbuhan perusahaan masih dapat dioptimalkan dengan merangsang karyawan untuk meningkatkan kinerja dengan tournament game.
PERILAKU KONSUMSI DAN GAYA HIDUP MAHASISWA PERKOTAAN DI MASA PANDEMI COVID-19
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang No. 2 (2023)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ie.v1i2.110
Pandemi Covid-19 yang melanda dunia hampir tiga tahun terakhir ini telah banyak merubah tatanan kehidupan social di masyarakat. Perubahan terbesar ada pada cara bagaimana individu menjalani kehidupannya, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga cara individu berinteraksi dengan individu lain. Meningkatnya aplikasi belanja mendorong semakin banyak orang untuk memanfaatkan fasilitas belanja online yang begitu mudah dan praktis melalui genggaman tangan. Hal ini mendorong pada terciptanya perilaku konsumtif di masyarakat yang kemudian mengarah pada perubahan gaya hidup terutama kelompok usia muda, terutama mahasiswa. Mahasiswa di wilayah perkotaan adalah kelompok yang sarat akan gaya hidup modern dan konsumtif yang umumnya dari pergaulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola konsumsi dan gaya hidup mahasiswa perkotaan pada masa pandemi Covid-19, khususnya mahasiswa di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Adapun metode penelitian yang digunakan adalah mix-method yaitu kuantitatif deskriptif dengan kuisioner dan kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Responden dan informan yang dilibatkan adalah mahasiswa UNNES dari berbagai fakultas dan angkatan. Temuan dalam penelitian ini akan focus pada pola konsumsi mahasiswa ketika berbelanja online di platform belanja online, gaya hidup mahasiswa yang menggunakan sneakers brand impor dan kebiasaan nongkrong di cafe sekitar kampus. Temuan menunjukkan bahwa meskipun gaya hidup konsumtif tidak terpengaruh adanya pandemi, namun diakui bahwa pandemi menguatkan gaya hidup tersebut karena banyak promosi dan kemudahan yang diberikan oleh platform belanja online. Sementara media social menjadi media representative mahasiswa dalam menunjukkan gaya hidup mereka ketika menggunakan sneaker brand impor dan aktivitas nongkrong di café bersama teman-teman mereka.
PENCEGAHAN OCCUPATIONAL FRAUD PERBANKAN SYARIAH
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang No. 2 (2023)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ie.v1i2.111
Penipuan masih menjadi masalah di industri perbankan. Jumlah kasus penipuan pada perbankan memiliki jumlah kasus tertinggi dibandingkan jenis bisnis lainnya. Perbankan syariah yang telah mengharamkan praktik penipuan juga tidak lepas dari kejadian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan pengaruh ukuran, jenis kelamin, keahlian, dan independensi anggota komite audit serta kesejahteraan karyawan perusahaan terhadap penipuan karyawan. Penelitian yang dilakukan ini melengkapi penelitian-penelitian sebelumnya yang mengukur penipuan menggunakan kuesioner, sedangkan penelitian ini menggunakan jumlah kasus sebagai indikator penipuan karyawan. 14 bank syariah merupakan sampel penelitian dengan rentang pengamatan tahun 2010-2020. Temuan penelitian memberi bukti bahwa keahlian akuntansi anggota komite audit dan kesejahteraan karyawan dapat mempengaruhi tindakan penipuan yang dilakukan karyawan. Jumlah anggota, gender, dan independensi dari anggota komite audit tidak terbukti memiliki pengaruh pada pengendalian kecurangan. Keahlian komite audit dan kesejahteraan karyawan dapat menjadi sistem pengendalian internal yang efektif dalam mengurangi penipuan. Oleh karena itu, perbankan harus merekrut anggota komite audit yang memiliki keahlian profesional dan selalu memperhatikan kesejahteraan karyawan yang dimiliki.
GREEN INTELLECTUAL CAPITAL PADA UMKM BATIK PEKALONGAN
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang No. 2 (2023)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ie.v1i2.112
Terdapat fenomena bisnis dan terdapat beberapa fenomena bisnis dan masalah yang dihadapi UMKM Batik, antara lain: 1)dimensi SDM, pemilik adalah penggerak utama dalam usaha, 2)belum ada kepedulian pengusaha batik terhadap limbah dan lingkungan, dan 3)manajemen hijau usaha mendukung keunggulan bersaing usaha. Tujuan penelitian ini adalah memotret green intellectual capital pengusaha Batik kususnya di Batik Pekalongan Jawa Tengah, dan dilakukan studi empirik tentang green intellectual capital dan pengaruhnya terhadap competitive advantage UMKM Batik Pekalongan. Objek penelitian adalah pemilik usaha batik di dua sentra terbesar batik Pekalongan, yaitu di Sentra Batik Kauman dan Pesindon. Penelitian meliputi empat tahap: 1)menganalisa green intellectual capital pengusaha batik, 2)menganalisa tentang dimensi enterprenuership pemilik UMKM batik Pekalongan, 3)menganalisa kinerja UMKM batik Pekalongan dan 4)menganalisa pengaruh green intellectual capital terhadap competitive advantage UMKM Batik. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan merupakan data primer. Metode analisis data menggunakan analisis cluster dan dibantu alat SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variabel green human capital, Green structure capital dan green relational capital berpengaruh terhadap competitive advantage UMKM Batik Pekalongan. Hasil penelitian ini mampu mendukung kebijakan pemerintah kususnya di bidang UMKM Batik, mampu mengetahui fenomena bisnis yang ada, dan kemudian mencari solusi masalah. Hasil akir penelitian ini juga bisa digunakan sebagai acuan bagi pemerintah, lembaga-lembaga terkait serta akademisi untuk mengembangkan keilmuan dan pengembangkan saran prasarana yang dibutuhkan untuk peningkatan UMKM Batik.
EKONOMI PERDAGANGAN DAN PENYEBARAN ISLAM: MENELISIK KEJAYAAN DEMAK DALAM JARINGAN KEMARITIMAN
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang No. 2 (2023)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ie.v1i2.113
Kota Demak dalam pespektif historis menjadi pusat perkembangan Islam melalui jalur perniagaan yakni pelayaran dan perdagangan. Adanya perdagangan berbagai komoditas dari wilayah nusantara yang laku diperdagangkan di tingkat internasional, menjadikan pelayaran antar pulau sangat intensif dan padat. Jalur laut ini menjadi sarana transportasi para pedagang muslim untuk melakukan aktiftasnya, dibarengi dengan penyebaran Islam. Perniagaan antara pulau antar negara dan antar benua, mewujudkan pantai utara Jawa berada dalam jalur kemaritiman yang ramai. Wilayah kota pantai utara Jawa menjadi pintu keluar masuk para pedagang dari berbagai wilayah nusantara dan mancanegara yakni pedagang dari wilayah Arab, Gujarat, Cina, dan negara Eropa. Para pedagang muslim yang datang ke Demak tidak semata-mata berdagang tetapi melakukan syiar agama Islam yang dianutnya. Mengingat kerajaan Demak sebagai kerajaan Islam terbesar di Jawa saat itu. Kejayaan Demak sebagai pusat penyebaran Islam, menghasilkan sebutan Demak sebagai kota wali. Statusnya sebagai kota pantai, tumbuhnya ekonomi lokal dan terpeliharanya kearifan lokal. Demak memiliki kekuatan untuk mengembangkan heritage beserta ikon kota wali. Ke depan diharapkan khalayak umum memiliki kesadaran memori kolektif bahwa Demak merupakan kesultanan Islam yang terbesar di pulau Jawa, menunjukkan terpeliharanya warisan peninggalan sejarah, dan budaya masyarakatnya dari perubahan arus global
DAMPAK PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA SEBELUM PANDEMI COVID-19
Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang No. 2 (2023)
Publisher : Bookchapter Ekonomi Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ie.v1i2.114
Tulisan ini ditujukan untuk menganalisis dampak implementasi good corporate governance (GCG) terhadap kinerja perbankan syariah di Indonesia sebelum pandemi COVID-19. Profitabilitas menjadi ukuran kinerja perbankan dan diproksikan dengan return on assets (ROA) dan return on equity (ROE). Di samping itu, pengaruh dana pihak ketiga, non-performing financing (NPF), dan ukuran bank terhadap ROA dan ROE juga akan dijelaskan. Sampel penelitian adalah bank umum syariah yang mempublikasikan laporan keuangan dan laporan tahunan pada tahun 2011-2019. Metode pengambilan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dan menggunakan software WarpPLS. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa implementasi GCG tidak berdampak signifikan terhadap kinerja (probability value sebesar 0.425 dan 0.420 terhadap ROA dan ROE dengan coefficient sebesar 0.016 dan 0.019). P-value dari variable NPF adalah <0.001 terhadap ROA dan ROE, yang berarti NPF terbukti signifikan berpengaruh negatif terhadap ROA dan ROE. Dana pihak ketiga hanya berdampak pada ROE secara signifikan dengan p-value sebesar 0.046. Sedangkan ukuran bank tidak terbukti mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja perbankan syariah di Indonesia. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya manajamen bank untuk terus menjaga NPF agar tetap mampu mencapai kinerja (profitabilitas) yang baik. NPF menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja perbankan syariah.