cover
Contact Name
-
Contact Email
asghar@iainpekalongan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
asghar@iainpekalongan.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Program, Faculty of Education and Teacher Training, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
Location
Kota pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Asghar: Journal of Children Studies
ISSN : 27975630     EISSN : 28073479     DOI : https://doi.org/10.28918/asghar
Core Subject : Education,
Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Program, Faculty of Education and Teacher Training, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021" : 8 Documents clear
Upaya Peningkatan Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini dengan Menggunakan Ape Kocanghi di TK Muslimat Bustanus Sibyan Sodong Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang Arlinda; Siti Mumun Muniroh
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v1i2.4738

Abstract

Kondisi lingkungan hidup saat ini semakin hari bukan semakin membaik namun sebaliknya, berbagai problematika lingkungan muncul seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi. Hal ini butuh kecerdasan dan kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Pendidikan anak usia dini sebagai lembaga pendidikan fondasi pengembangan kecerdasan naturalis kembali mendapat tantangan guna menyiapkan generasi yang cerdas dan sadar lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah media atau alat peraga edukatif berupa kotak kacang hijau (KoCangHi) yang digunakan dalam meningkatkan kecerdasan naturalis anak usia dini di TK Muslimat Bustanu Sibyan kecamatan Belik kabupaten Pemalang. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan subjek penelitiannya adalah siswa TK Muslimat Bustanu Sibyan usia 5-6 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa data proses pengembangan produk serta analisis data kelayakan produk yang dihasilkan. Media yang dikembangkan dinilai kelayakannya oleh ahli materi, ahli ke-PAUD-an dan ahli media serta pengujian keefektifanya pada siswa TK Muslimat Bustanus Sibyan Sodong Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang. Hasil penelitian uji kelayakan APE KoCangHi berdasarkan penilaian: (1) ahli materi menunjukkan nilai segi aspek edukatif memperoleh skor 4,0, aspek isi memperoleh skor 4,0 yang termasuk kategori “sangat baik”, (2) ahli media menunjukkan nilai estetika memperoleh skor 3,7 dan aspek teknis memperoleh skor 3,8 yang termasuk kategori “ yang termasuk kategori “sangat baik” Adapun hasil uji lapangan terbatas terdapat 7 anak yang berkembang sesuai harapan (BSH), ada 3 anak yang berkembang sangat baik (BSB). Dari uji lapangan luas yang diiukuti 15 anak ada 7 anak yang berkembang sesuai harapan (BSH) dan 8 anak berkembang sangat baik (BSB).
Pengaruh Permainan Tradisional Engklek dalam Mengembangkan Motorik dan Sosial Emosional Anak Wariyanti
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v1i2.4750

Abstract

Kegiatan bermain berperan penting bagi anak dalam mengembangkan aspek personalnya pada masa usia dini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh permainan tradisonal engklek dalam mengembangkan motorik dan sosial emosional anak. Teknik pengumpulan data melalui obeservasi, wawancara dan dokumentasi serta checklist perilaku untuk memperoleh data dan mengenai kegiatan pembelajaran guru dan keaktifan anak ketika bermain. Tehnik analisis data menggunakan analisis statistik uji perbedaan rata-rata dengan t-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelompok B di RA Miftahul Jannah Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat dengan sampel yang digunakan adalah 11 anak. Dalam menentukan jumlah sampel, peneliti menggunakan teknik Sampling Purposive yaitu dilakukan dengan cara mengambil subjek bukan didasarkan pada strata, random atau daerah tetapi berdasarkan atas adanya tujuan tertentu dan biasanya dilakukan karena beberapa pertimbangan tertentu. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari permainan tradisional engklek terhadap perkembangan motorik dan sosial emosional anak usia dini di RA Miftahul Jannah Dusun Dondong Timur II Desa Stabat Lama Barat, Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat. Hasil dari nilai thitung adalah 5,85 dan ttabel 2,089. Maka dapat disimpulkan bahwa (-2,089 > -5,85) sehinnga H0 ditolak dan Ha diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh permainan tradisional engklek terhadap perkembangan motorik dan sosial emosional anak di RA Miftahul Jannah.
Tauhid Education In Saying Subhanallah To The Family Of Early Children Aged 5-6 Years In Tk Karya Mandiri Deliserdang Tety Eviaty Harahap
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v1i2.4741

Abstract

Tawhid is the main foundation in education because the main purpose of education is to direct humans to their perfect nature. Full responsibility in terms of habituation and daily life of children is the family, the best educational environment for children and habituation is basic education in the family. The right way for children to get used to the pronunciation of the sentence Thayyibah Subhanallah is the method of exemplary, habituation, advice, attention, and monitoring, which is the process of getting children to behave in accordance with the teachings of the Messenger of Allah. This article aims to describe how to habituate the pronunciation of Subhanallah for children in their daily lives without being reminded and on their own consciousness. The research in this article uses a qualitative method with a descriptive analysis approach taken from various document data and in-depth observations. Methods that can be used to familiarize children with thinking, behaving and behaving in accordance with Islamic teachings are the Quran and Hadith. From the test results based on my observations that some of the Karya Mandiri Private Kindergarten children in the Blue - Blue District, Kab. Deli often applies the pronunciation of the phrase Subhanallah at home because the habit of repeating it at home will make children better in their daily habits.
Implementasi Seni Tari Dalam Mengembangkan Motorik Kasar Anak Usia Dini Ulul Afni; Nur Khasanah
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v1i2.4756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementsi seni tari dalam mengembangkan motorik kasar anak kelompok B di RA Al Hikmah Durenombo Kecamatan Subah Kabupaten Batang, kemudian untuk mengetahui bagaimana perkembangan motorik kasar anak kelompok B di RA Al-Hikmah Durenombo Kecamatan Subah Kabupaten Batang, dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi seni tari terhadap perkembagan motorik kasar pada anak usia dini kelompok B di RA Al-Hikmah Durenombo Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan atau field research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran seni tari diantaranya dengan melalui tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi mampu menunjukkan bahwa penelitian tersebut bisa digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan motorik kasar anak. Kemudian dalam penelitian implementasi pembelajaran seni tari dalam mengembangkan motorik kasar anak juga mampu mewujudkan tujuan yang telah dirumuskan meskipun akan adanya faktor pendukung dan penghambat yang masing- masing memiliki tiga poin. Pertama faktor pendukung diantarany adanya minat siswa terhadap pembelajaran seni tari yang tinggi, kondisi fisik dan mental siswa berkembang dengan baik, dan jumlah peserta didik hanya tidak terlalu banyak membuat guru tidak terlalu kesulitan dalam mengatur, kemudian untuk faktor penghambat diantaranya ada sarana dan prasarana yang tersedia belum cukup memadai, belum adanya tenaga pendidik yang selama ini mengajarkan seni tari, dan yang terakhir tidak adanya ruang khusus praktek atau aula yang besar untuk pembelajaran jasmani.
Peningkatan Kemampuan Keaksaraan Awal Menggunakan Metode Bermain dengan Keranjang Literasi pada Anak Usia Dini di Kota Pekalongan Sari Yuliastuti
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v1i2.4689

Abstract

Kemampuan anak kelompok B1 TK Negeri Pembina Kota Pekalongan dalam hal pengembangan kemampuan keaksaraan awal dalam mendukung gerakan literasi masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah (1)Mengenalkan keaksaraan awal pada anak menggunakan metode bermain dengan keranjang literasi. (2) Mendeskripsikan hasil peningkatan kemampuan keaksaraan awal anak menggunakan metode bermain dengan keranjang literasi. (3) Mendeskripsikan perubahan sikap dan tingkah laku setelah mendapatkan pembelajaran keaksaraan awal menggunakan metode bermain dengan keranjang literasi. Proses pembelajaran keaksaraan awal menggunakan metode bermain dengan keranjang literasi pada Siklus I dan Siklus II mengalami peningkatan ke arah positif. Aspek intensifnya proses internalisasi melakukan kegiatan keaksaraan awal pada Siklus I sebanyak 8 anak yang memperhatikan atau sebesar 53,33% . Sedangkan pada Siklus II terdapat 12 anak yang memperhatikan atau sebesar 80% dan termasuk dalam kategori baik. Aspek Intensifnya anak belajar keaksaraan awal menggunakan metode bermain dengan keranjang literasi pada Siklus I terdapat 10 anak didik yang memperhatikan atau sebesar 66% dan termasuk dalam kategori cukup. Sedangkan pada Sikus II terdapat 14 anak yang memperhatikan atau sebesar 93,33% dan termasuk dalam kategori sangat baik. Aspek kondusifnya kondisi anak saat belajar keaksaraan awal menggunakan metode bermain dengan keranjang literasi pada Siklus I terdapat 9 anak yang memperhatikan atau sebesar 60% dan termasuk dalam kategori baik. Sedangkan pada Siklus II terdapat 12 anak yang memperhatikan atau sebesar 80% dan termasuk dalam kategori baik. Aspek terbangunnya suasana yang reflektif, sehingga anak terus mengikuti proses pembelajaran maupun berlatih setelah proses pembelajaran pada Siklus I terdapat 11 anak yang memperhatikan atau sebesar 73,33% data termasuk dalam kategori baik. Sedangkan pada Siklus II terdapat 14 anak yang memperhatikan atau sebesar 93,33% data termasuk dalam kategori sangat baik.. Perilaku anak didik setelah mengikuti pembelajaran pada setiap aspek mengalami peningkatan ke arah yang positif.
Pengaruh Gerakan Senam Anak Gembala Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Hijriati; Jamaliah Hasballah; A. Olimonita
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v1i2.4788

Abstract

eaqqe
Peningkatan Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Whole Language Khorida Filasofa, Lilif Muallifatul; Assakinah
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v1i2.4674

Abstract

Riset ini bertujuan untuk memahami dan meraih gambaran mengenai upaya meningkatkan kemampuan berbahasa awal melalui pendekatan whole language serta untuk mengetahui kendala-kendala dalam meningkatkan Kemampuan Berbahasa Awal Melalui Pendekatan Whole Language. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah anak didik kelompok A TK di Semarang, yang terdiri dari 16 anak. Teknik analisis yang di terapkan adalah deskriptif persentatif dan deskriptif aktivitas anak didik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan kemampuan berbahasa yang dicapai peserta didik kelompok A di TK di Semarang lebih meningkat dibandingkan sebelumnya dimana perkembangan awal bahasa anak hanya mencapai 43,75% (BB) namun, setelah dilakukan praktik penelitian tindakan kelas melalui pendekatan whole language, pada siklus pertama mengalami kenaikan menjadi 56,77% (MB), maka untuk itu dilakukan penelitian lanjutan ke siklus kedua dengan total presentase 74,79% (BSH) dan hasil siklus ketiga mencapai 87,5% (BSB), dimana hasil tersebut telah memenuhi target.
Peningkatkan Penguasaan Konsep Lambang Bilangan Melalui Metode Bermain Kartu Angka pada Anak Usia Dini Anggraini, Vihesti Nur; Mohammad Irsyad
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v1i2.4739

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya meningkatkan penguasaan lambang bilangan melalui metode bermain kartu angka, dan untuk mengetahui apakah dengan metode bermain kartu angka dapat meningkatkan penguasaan lambang bilangan pada siswa KB Bintang Kecil. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisa data yaitu analisis kuantitatif deskriptif untuk melihat peningkatan perkembangan kognitif anak dalam mengenal dan menguasai lambang bilangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat pra siklus penguasaan konsep lambang bilangan anak masih rendah yaitu 57.48% yang masuk dalam kategori kurang. Pada siklus I ada peningkatan yaitu 65,69%. dengan kategori cukup, dan pada siklus II meningkat menjadi 81,62% dengan kategori baik. Masing-masing siklus menunjukkan peningkatan yang cukup baik dan sesuai dengan kriteria keberhasilan yang ditentukan yaitu 80%. Pada pra siklus sampai siklus I mengalami peningkatan 8,21% dan pada siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan 15,93%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan kartu angka dapat meningkatkan penguasaan konsep lambang bilangan pada anak di KB Bintang Kecil Desa Tegalsari Kecamatan Kandeman Batang Tahun Ajaran 2020/2021.

Page 1 of 1 | Total Record : 8