cover
Contact Name
-
Contact Email
asghar@iainpekalongan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
asghar@iainpekalongan.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Program, Faculty of Education and Teacher Training, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
Location
Kota pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Asghar: Journal of Children Studies
ISSN : 27975630     EISSN : 28073479     DOI : https://doi.org/10.28918/asghar
Core Subject : Education,
Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Program, Faculty of Education and Teacher Training, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024" : 8 Documents clear
Pengenalan Literasi Pada Anak Usia Dini Menggunakan Metode Membaca Nyaring (Read Aloud) Tasya Sabila
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v4i2.8691

Abstract

Pada zaman sekarang dengan kemajuan zaman yang semakin maju tuntutan realitas pada anak sekolah dasar semakin kompleks. Anak pada usia sekolah dasar terutama dikelas-kelas awal seperti kelas I dan II anak sudah dituntut untuk memahami, membaca, menyimak, fokus dan penalaran terhadap materi pembelajaran di sekolah. Problematika pada anak-anak sekolah dasar ini meliputi kesulitan belajar seperti ketidakmampuan anak dalam mengenal uruf, tidak mampu fokus dan memahami serta kesulitan menyimak dan menalara materi pembelajaran sekolah. Anak sebelum sekolah dasar sejatinya sudah menempuh pra sekolah di lembaga pendidikan anak usia dini. Pada lembaga PAUD inilah perkembangan literasi dasar anak terutama literasi baca anak dipersiapkan untuk memasuki sekolah dasar. Fokus karya tulis ilmiah ini adalah pengenalan budaya literasi dengan membacakan buku pada anak secara nyaring ke lembaga pendidikan anak usia dini. Karya ilmiah ini menggunakan metode tinjauan pustaka dan penulisan deskriptif dengan menggunakan sumber sekunder dan primer. Hasil dari penelitian ini menunjukkan membacakan buku pada anak secara nyaring memiliki banyak manfaat dalam pengembangan literasi terutama pada kemampuan menyimak, memahami, mendengar, mengenal kata, memiliki rasa ingin tahu serta perbendaharaan kata anak yang banyak untuk kesiapan anak di sekolah dasar. Kesulitan belajar anak sekolah dasar pada pembelajaran dapat diatasi dengan membacakan buku pada anak secara nyaring yang melatih aspek-aspek literasi dasar anak seperti kemampuan memahami, menyimak, mengingat dan banyak manfaat lainnya yang menjadi modal dasar dalam kesiapan pembelajaran di tahap sekolah dasar.
Implikasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelegence ) pada Proses Penerapan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Rosita; Naila Tamimi
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v4i2.8692

Abstract

Proses pembelajaran bisa menggunakan berbagai media untuk memudahkan prosesnya, yang bertujuan untuk mengembangkan aspek perkembangan serta kemampuan anak. Perkembangan media yang begitu pesat, seperti penggunaan AI (artificial intelegence) di berbagai bidang mulai marak. Sehingga tidak menutup kemunkinan, pendidik suatu saat akan dominan dibantu oleh AI (artificial intelegence). Namun penanaman karakter serta pembiasaan sikap baik pada anak usia dini membutuhkan penguatan dan role model yag kuat dari pembimbing atau guru yang tidak hanya menginstruksikan. Dan proses pendidikan karakter dan penanaman nilai ibadah melalui kecerdasan buatan ini sepatutnya menjadi hal yang layak diamati secara mendalam. Karena proses penanaman pendidikan karakter melalui kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) harus memiliki pedoman (guideline) yang tepat, khususnya pada pendidikan awal anak ( Anak Usia Dini/ TK/RA atau SD kelas awal). Penelitian ini menganalisa tentang dampak dari proses pembelajaran karakter anak usia dini dengan menggunakan bantuan kecerdasan buatan (artificial intelegence). Adapun jenis penelitian ini adalah kualitatif.
Moderasi Beragama Pada Anak Usia Dini Melalui Lagu Kebangsaan dan Nasional Mukhlis Fathurrohman; Ngatmin Abbas; Alfian Eko Rochmawan
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v4i2.8693

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya penanaman nilai-nilai moderasi beragama pada anak usia dini untuk membentuk generasi yang toleran, harmonis, dan cinta damai. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektifitas lagu kebangsaan dan lagu nasional dalam mengajarkan nilai-nilai moderasi beragama kepada anak-anak. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research), di mana data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur terkait moderasi beragama, pendidikan anak usia dini, dan musik dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik, khususnya lagu kebangsaan dan lagu nasional, memiliki peran signifikan dalam perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak. Lagu-lagu dengan lirik yang bermakna seperti "Indonesia Raya", "Bagimu Negeri", dan "Garuda Pancasila" membantu anak-anak memahami konsep abstrak seperti persatuan, toleransi, dan cinta tanah air. Teori pembelajaran sosial Bandura mendukung penggunaan lagu-lagu ini sebagai alat pembelajaran, karena anak-anak belajar melalui pengamatan dan imitasi. Selain itu, teori Kecerdasan Ganda Gardner menunjukkan bahwa lagu-lagu ini dapat membantu mengembangkan kecerdasan musikal dan interpersonal anak, serta memperkuat nilai-nilai moderasi beragama. Dengan demikian, pengajaran moderasi beragama melalui lagu kebangsaan dan lagu nasional dapat membantu anak-anak menginternalisasi nilai-nilai penting yang membentuk sikap moderat dalam beragama. Pendekatan ini melibatkan peran aktif orang tua dan lingkungan pendidikan yang mendukung, menciptakan generasi yang siap menghargai perbedaan dan bekerja sama untuk kebaikan bersama.
Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini Melalui Kisah Para Nabi di Raudhatul Athfal Chairunnisa Sukoharjo Elina Intan Apriliani; Muhammad Jafar Nashir; Iffah Mukhlisah
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v4i2.8695

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pendidikan karakter pada anak usia dini untuk membentuk dasar moral yang kuat. Pendidikan karakter di usia dini menjadi krusial karena pada masa inilah anak-anak mulai membentuk kebiasaan, nilai-nilai, dan perilaku yang akan mereka bawa hingga dewasa. Raudhatul Athfal Chairunnisa Sukoharjo menggunakan kisah para nabi sebagai media pembelajaran karena kisah-kisah ini mengandung nilai-nilai moral yang mendalam dan universal. Kisah para nabi tidak hanya menawarkan cerita yang menarik, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang kuat seperti kejujuran, kesabaran, keberanian, dan kasih sayang. Pendekatan ini dipilih karena cerita adalah salah satu cara paling efektif untuk menarik perhatian anak-anak dan membantu mereka memahami konsep moral yang kompleks. Dengan mendengarkan kisah para nabi, anak-anak dapat melihat contoh nyata tentang perilaku positif yang dapat mereka teladani. Selain itu, kisah-kisah ini mampu menjangkau berbagai aspek perkembangan anak, termasuk kognitif, sosial, dan emosional, sehingga memberikan dampak yang holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pendidikan karakter melalui kisah para nabi pada anak usia dini di Raudhatul Athfal Chairunnisa Sukoharjo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah para nabi efektif dalam menanamkan nilai-nilai positif pada anak usia dini. Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, keberanian, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan kisah para nabi sebagai media pendidikan karakter adalah strategi yang efektif untuk mendukung perkembangan moral anak usia dini di Raudhatul Athfal Chairunnisa Sukoharjo. Dengan demikian, strategi ini bisa menjadi model bagi lembaga pendidikan lain yang ingin mengintegrasikan pendidikan karakter dalam kurikulum mereka.
Analisis Karakter Religius Pada Anak Usia 5-6 Tahun di Desa Gaseu Aceh Barat Fitri Yani; Hayati, Zikra; Munawwarah
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v4i2.8763

Abstract

Children's religious character can be analyzed by mentioning the name of their God and the religion they embrace, understanding that living things and their surroundings are God's creations and children can explain the existence of symbols that reflect their religious practices such as religious holidays, places of worship and others. The role of parents is very important in shaping the religious character of children aged 5-6 years. This study aims to determine the religious character of children aged 5-6 years in Gaseu Village, West Aceh. This study uses descriptive qualitative research with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The subjects of this study were 3 children in Gaseu Village aged 5-6 years, and 3 parents of children studied in Gaseu Village, West Aceh. The results of the study showed that one subject experienced development and two other subjects had not experienced development in mentioning the name of their God and the religion they embraced, in the second indicator one subject experienced development and two other subjects had not experienced development in knowing that living things and the surroundings are God's creations, while in the third indicator two subjects experienced development and one other subject had not experienced development in explaining the existence of symbols that reflect their religious practices.
Analisis Implementasi Program Pelibatan Orangtua di Taman Kanak-Kanak Berdasarkan Epstein Model of Parental Involvement Salianty, Syariah; Aulia Tazkia Kariim; Dede Dhiyaul Auliyah; Iklima; Miftah Fadhilah Rahmah; Nazwa Putri Rieuwpassa; Nur Aliza; Siti Nurmania Najwa
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v4i2.8770

Abstract

Pelibatan orang tua dalam PAUD memiliki manfaat dalam meningkatkan motivasi pada anak usia dini, selain itu keterlibatan orang tua juga sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran di sekolah, karena pihak sekolah juga akan membutuhkan dukungan dari para orang tua dalam mengembangkan dan melaksanakan berbagai kegiatan di sekolah. Orang tua berperan penting dalam membentuk karakter anak terutama dalam pengembangan kepribadian mereka. Seringkali, orang tua kurang menyadari betapa pentingnya peran mereka dalam pendidikan anak. Mereka seringkali menganggap bahwa tanggung jawab pendidikan sepenuhnya berada pada sekolah dan bahwa tugas mereka hanya terbatas pada pembayaran biaya pendidikan. Akibatnya, komunikasi dan kerjasama antara sekolah dan orang tua sering terputus, yang dapat menghambat perkembangan anak. keterlibatan orang tua berarti partisipasi mereka dalam pendidikan dan pengalaman anak. Unsur-unsur pendukung keterlibatan ini meliputi perhatian, waktu berkualitas, pemenuhan kebutuhan, kasih sayang, motivasi, dan pengembangan karakter anak. Oleh karena itu, peran orang tua dalam pendidikan anak sangat penting dan tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada guru di sekolah. Orang tua berperan penting dalam membentuk karakter anak, terutama dalam pengembangan kepribadian mereka. Sebagai sarana pertama sosialisasi, keluarga sangat berpengaruh dalam membentuk karakter anak. Tujuan dari keterlibatan orang tua adalah untuk membentuk pribadi anak menjadi individu yang baik dan berguna bagi masyarakat. Dengan menerapkan strategi yang tepat, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul di era yang berkembang pesat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Karena pada penelitian ini dilakukan pengumpulan data dan selanjutnya akan diubah menjadi penjelasan secara terperinci yang berfokus pada perumusan masalah yang mengarahkan peneliti untuk secara menyeluruh, luas, dan mendalam mengeksplorasi atau menggambarkan situasi sosial yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taman kanak-kanak yang diteliti yaitu TK Negeri Pembina Cipocok telah mengimplementasikan beberapa dimensi model Epstein, terutama dalam hal communicating dan volunteering antara sekolah dan orang tua. Di sekolah TK Negeri Pembina Cipocok menunjukkan ada beberapa kegiatan bentuk pelibatan orang tua yang dilaksanakan seperti rapat sekolah, mendukung putting class, mendukung extra fooding, menghadiri seminar (sosialisasi), hadir dan ikut terlibat dalam pentas seni, dan pembagian rapor. Untuk meningkatkan efektivitas program, disarankan agar sekolah bekerja sama dengan orang tua dan pihak luar untuk merancang program yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan serta keterbatasan orang tua.
Pengaruh Media Flip Chart ABG (Angka Dan Bentuk Geometri) Terhadap Kemampuan Matematika Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun Kastiyah
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v4i2.9010

Abstract

Kemampuan matematika permulaan merupakan salah satu kemampuan yang perlu dikenalkan pada anak sejak dini, karena pembelajaran matematika bagi anak usia dini dapat menjadikan anak belajar dan mampu berfikir logis dan matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media flip chart ABG (Angka dan Bentuk Geometri) terhadap kemampuan matematika permulaan anak usia 5-6 tahun di PAUD Lab School FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen dengan desain one group pre-test post-test design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 9 anak yang berada pada kategori usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data yaitu tes dan dokumentasi. Teknik analisis data mencakup uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji paired sampel t-test dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS versi 25.0. Dari hasil analisis data yang diperoleh yaitu uji paired sampel t-test sebesar 0.000 < 0.05. sedangkan koefisien determinasi yang dihasilkan sebesar 0.743. artinya pengaruh media flip chart ABG terhadap kemampuan matematika permulaan anak usia 5-6 tahun sebesar 74,3%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media flip chart (Angka dan Bentuk Geometri) terhadap kemampuan matematika permulaan anak usia 5-6 tahun di PAUD Lab School FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Implementasi Pengenalan Makanan Sehat dan Bergizi Melalui Bekal Makanan pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Nusa Indah Randumuktiwaren Izha Aliefa
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v4i2.9140

Abstract

Pengenalan makanan sehat dan bergizi melalui bekal makanan pada anak usia dini merupakan suatu upaya agar anak memiliki pengetahuan yang baik ketika mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, selain itu merupakan suatu upaya agar pertumbuhan dan perkembangan anak dapat optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pengenalan makanan sehat dan bergizi melalui bekak makanan sehat di TK Nusa Indah Randumuktiwaren. Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengenalan makanan sehat dan bergizi melalui bekal makanan pada anak usia 5-6 tahun di TK Nusa Indah Randumuktiwaren menunjukkan bahwa pengenalan makanan sehat melalui bekal menjadikan peserta didik memiliki pemahaman yang baik dan terbiasa untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, tidak mudah jajan di sembarang tempat, dan pertumbuhan peserta didik di setiap bulannya mengalami kenaikan. Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan implementasi pengenalan makanan sehat dan bergizi melalui bekal makanan pada anak usia 5-6 tahun di TK Nusa Indah Randumuktiwaren adalah hubungan yang baik dari guru dan orang tua, sarana dan prasarana yang mendukung dan pola asuh orang tua. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu tingkat ekonomi, waktu dan kesibukan orang tua, pengertahuan orang tua dan lingkungan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8